Adhitya Himawan,
Yuwono Triatmodjo
Perkembangan teknologi dunia maya banyak melahirkan sosok miliarder, salah satunya Zhou Hongyi, pendiri Qihoo 360 Technology Co.Ltd. Sudah fasih mengoperasikan komputer sejak usia dini, menjadi modal penting bagi pemilik harta kekayaan sebesar US$ 1,3 miliar itu versi Forbes. Sebelumnya, Zhou sempat gagal menjual program perangkat lunak. Tapi, ia sukses mendirikan 3721.com. Situs ini pula yang menarik minat para kompetitor, salah satunya Yahoo! Inc.
Sebagai raksasa ekonomi dunia dan negeri dengan jumlah penduduk terbanyak, China tidak pernah kehabisan stok sosok miliarder. Salah satunya adalah Zhou Hongyi yang menjadi raja perangkat lunak (software) anti virus.
Zhou, miliarder berusia 45 tahun itu tercatat sebagai pendiri Qihoo 360 Technology Co. Ltd. (Qihoo), perusahaan perangkat lunak anti virus yang beroperasi sejak tahun 2005. Kesuksesan Qihoo berbisnis software telah mengantarkan Zhou masuk peringkat 1.335 orang terkaya di dunia versi majalah Forbes. Hingga Oktober 2014, Forbes mencatat kekayaan Zhou mencapai US$ 1,3 miliar.
Semuanya bermula di Huanggang, Provinsi Hubei China, pada tahun 1970 saat Zhou dilahirkan. Semasa kecil, Zhou tumbuh dan berkembang di Provinsi Hunan. Dari buku karya Lin Jun berjudul Boiling Fifteen Years yang terbit tahun 2000, Ayah Zhou diketahui adalah seorang insinyur topografi.
Lantaran pekerjaan sang ayah yang tidak bisa jauh dari komputer, imbasnya Zhou sudah mampu mengoperasikan komputer sejak usia dini. Tak heran bila Zhou sudah menjadi Programer kala ia menempuh pendidikan master di bidang system engineering (rekayasa sistem) pada Universitas Xi’an Jiaotong.
Asal tahu saja, Xi’an Jiaotong adalah Universitas terkemuka di China, yang kesohor karena karya-karya penelitian dalam bidang teknik dan teknologi.
Pada saat menempuh pendidikan master di Xi’an Jiaotong, Zhou mendirikan dua perusahaan sekaligus sebagai kendaraan untuk menawarkan program komputer ciptaannya, termasuk diantaranya software permainan dan anti virus. Namun sayang, bisnis Zhou gagal. Dia lantas memilih bekerja sebagai programer di sebuah perusahaan setelah menggenggam gelar master of science pada tahun 1995.
Hanya berselang tiga tahun, tepatnya pada tahun 1998, Zhou memutuskan hengkang dari tempatnya bekerja. Dia lantas mendirikan situs 3721.com yang bermarkas di Beijing. Situs ini adalah sebuah mesin pencari dan penjualan online, yang menyasar klien korporasi.
Untuk memulai bisnis 3721.com, Zhou harus meminjam uang sebanyak CNY 10.000 dari adik iparnya yang bernama Ouyang Xu. Demi memuluskan rencananya, Zhou menggaet empat orang rekan untuk bergabung membangun 3721.com.
Perkembangan 3721.com menarik minat banyak investor. Dalam waktu singkat, 3721.com mampu menggaet dana investasi sebesar US$ 2 juta dari perusahaan investasi China bernama IDG Capital Partners. Mendapat kucuran dana segar, bisnis 3721.com kian melesat. Hingga akhirnya menarik minat para kompetitor untuk membeli riset milik Zhou itu, semisal Sina Corp. Sohu. com Inc., dan juga Alibaba Group.
Sina mengajukan tawaran harga pembelian 3721.com sebesar US$ 20 juta. Sementara Sohu dan Alibaba masing-masing menyediakan anggaran senilai US$ 35 juta dan US$ 60 juta.
Geliat 3721.com rupanya juga menarik minat Yahoo! Inc. yang berani mengajukan tawaran US$ 120 juta. Tanpa pikir panjang, Zhou melepas asetnya itu kepada Yahoo! pada 2004 atau enam tahun setelah 3721.com berdiri.
Pasca pembelian 3721.com, Zhou dipercaya menjabat sebagai Chief Executive Officer (CEO) Yahoo! China pada tahun 2004. Kehadiran Yahoo!, menyebabkan sepak terjang 3721.com kian atraktif. Total pengguna situs 3721.com bahkan mampu menggeser dominasi mesin pencari Baidu Inc. yang didirikan oleh Robin Li dan Eric Xu pada tahun 2000.
Namun, keberadaan Zhou di Yahoo! China hanya sementara. Pada Agustus 2005, Zhou memilih hengkang dari yahoo! China, meninggalkan jabatan CEO.
Sumber : Kontan. 6 Januari 2014. Hal. 24.

