Bebek menjadi salah satu hidangan wajib saat momen Imlek. Unggas ini menjadi simbol udara yang memiliki arti kesetiaan dan ketaatan. Karenanya, bebek tak luput dari hidangan di meja makan dengan berbagai menu yang menggugah selera.
Misalnya, bebek peking. Bebek peking yang dimasak hingga kulitnya berwarna cokelat keemasan mewakili warna merah. Yang berarti kebahagiaan, kesehatan, dan keberkahan sepanjang tahun.
Agar tidak membosankan, chef Fadly Widarte berinovasi melalui menu fusion. Yakni, crepes duck dynasty yang berbahan dasar bebek peking. Nanti potongan bebek peking dan irisan sayur dimasukkan gulungan crepes yang lembut. Lantas, dipotong sesuai dengan selera. Gabungan manis dan sedikit pedas menjadi cita rasa utama dalam menu ini.
Prosesnya dimulai dari pembuatan bebek peking. Fadly menyarankan untuk memilih bebek impor karena ukurannya yang lebih besar daripada bebek lokal. Lantas, perebusan dan pemanggangan harus dengan durasi waktu yang tepat. Sebab, itu akan memengaruhi teksturnya. Dia juga menyarankan untuk menggunakan potongan dada dan paha dalam satu porsi.
“Agar rasanya seimbang, karena tiap bagian punya cita rasa yang berbeda,” ucap executive chef DoubleTree by Hilton Surabaya tersebut.
Setelah itu, proses yang tak kalah penting adalah pembuatan crepes. Fadly menggabungkan antara soft flour dan hard flour untuk bahan utamanya. Agar hasilnya lembut, tetapi tidak mudah sobek, dia menambahkan lebih banyak soft flour.
Perbandingannya, 60:40 atau 70:30. “Itu juga bergantung tempat kita bikinnya. Kalau suhu di ruangan hangat, soft flour harus lebih banyak dan sebaliknya,” kata pria asli Bali itu.
Proses akhir adalah penggulungan. Yakni, irisan sayur dan daging bebek yang telah dimasak sebentar atau pan seared diletakkan pada lembaran crepes. Lalu diberi saus hoisin secukupnya. Kemudian digulung perlahan hingga padat dan dipotong-potong. Creped duck dynasty siap disajikan.
Resep CREPES DUCK DYNASTY
BAHAN PEKING DUCK
- 1 dada bebek muda
- 3 sendok makan saus hoisin
- 1 ruas jari lengkuas
- 1 ruas jari daun prei
- 5 siung bawang putih
- 1 ruas kayu manis
- 3 biji bunga pekak
- 200 ml air
- 1 sendok teh garam
CARA MEMBUAT
- Bersihkan bagian dada bebek, cuci hingga bersih, keringkan.
- Rebus air hingga mendidih, masukkan semua bahan tersebut beberapa menit hingga sedikit berubah warna di bagian dagingnya.
- Setelah matang, simpan di lemari pendingin selama 2 jam.
- Keluarkan bebek dari lemari pendingin, panggang dalam oven dengan suhu 145 derajat Celcius, kurang lebih selama 50 menit. Balik posisi daging bebek, panggang kembali selama 40 menit.
- Bebek peking siap untuk di pan-seared.
BAHAN CREPES
- 125 gram tepung terigu
- 2 butir telur
- 250 ml susu cair full cream
- ½ sendok teh garam
CARA MEMBUAT
- Campurkan semua bahan crepes, aduk hingga rata.
- Panaskan Teflon, olesi dengan minyak.
- Tuang adonan crepes pada teflon dengan ukuran 25cm, ratakan dengan digoyang-goyangkan. Balik dan angkat.
PENYAJIAN CREPES DUCK
- Letakkan sepotong crepes di atas talenan.
- Letakkan irisan bebek yang sudah di pan seared bersama dengan beberapa potong timun, iceberg lettuce atau selada bokor, dan daun bawang.
- Kemudian tuangkan saus hoisin secukupnya pada bagian tengah crepes hingga merata.
- Gulung perlahan hingga padat, kemudian potong sisi ujungnya agar rapi.
- Crepes duck siap disajikan.
Sumber: Jawa Pos, 7 Februari 2021

