SURABAYA, Sim Tang Chuan tidak menyangka bisa jatuh cinta pada rawon. Awal mencicipi pada 2005, rawon dianggapnya makanan yang aneh. Kuah pekat warna hitam membuatnya kaget. Namun kekayaan rempah-rempah berpada pada daging yang lunak bikin dia terus ketagihan untuk menikmati rawon.
CEO Grand City Mall and Convex itu menjadikan rawon sebagai menu favorit. Belakangan, dia berusaha dia berusaha mengurangi konsumsi daging dan menerapkan hidup sehat. Pria yang menjabat CEO sejak 2010 tersebut hanya mengkonsumsi rawon maksimal dua kali seminggu. “Aku sekarang sangat menjaga makanan yang aku makan biar lebih sehat,” ungkap pria yang berasal dari Serawak, Malaysia, itu.
Mister Sim, begitu dia biasa disapa, menularkan hobi makan rawon kepada keluarganya. Salah seorang anak perempuannya yang saat ini tengah kuliah di Amerika Serikat juga ketagihan dengan makanan asli Indonesia tersebut. “Horrible, scary, and black. Anak saya bilang begitu sebelum nyoba, tapi sekarang rawon menjadi hal pertama syang dicari ketika dia berada di Surabaya,” alumnus Curtin University, Perth, Australia, tersebut.
SUMBER : Jawa Pos. 2 April 2015. Hal. 40

