WUHAN sedang menikmati musim semi yang bersemi. Sebersemi-berseminya.cBunga-bunga bermekaran Turis berdatangan. Ibu kota provinsi Hubel itu sudah lepas dari bayang-bayang pandemi Covid-19 yang menghajamya secara telak tahun lalu.
Keceriaan musim semi itu terasa di East Lake Plum Garden. Di taman seluas 53 hektare tersebut, sebanyak 20 ribu pohon prem (plum) mekar bareng. Pemandangan elok pun terhampar. Terlebih, di antara 340 varietas prem yang ada di taman itu adalah bibit-bibit unggul.
Tak heran, lebih dari 15 ribu turis berdatangan saban hari. Mereka datang dari berbagai kalangan. Ada orang biasa yang ingin sekadar menikmati suasana taman dan berfoto di bawah pohon. Ada juga para fotografer yang mengabadikan bunga-bunga tersebut sebagai sebuah seni fotografi. Atau orang-orang yang datang dengan mengenakan pakaian zaman dinasi Han dan cheongsam.
Tetapi, pengelola taman tetap waspada. Pengunjung dicek suhunya. Mereka juga harus mendaftar secara daring untuk bisa masuk ke taman. (Doan Widhiandono)
Foto SIM Pakai Masker
SURAT Izin Mengemudi (SIM) bukan sekadar tanda bahwa sang pemilih sudah layak bukan sekadar tanda bahwa mengemudikan kendaraan. Kartu kecil itu juga menjadi tanda pengenal yang menunjukkan identitas si pemilik. Nah, bagaimana jika wajah si pemilik tidak tampak pada foto SIM?
Itu terjadi pada Leslie Pilgrim, warga Huntington Beach, California, Amerika Serikat. Dia tiba di dinas perhubungan setempat yang sedang ramai saat akan mengurus SIM. Setelah antre sebentar, perempuan itu tiba di ujung terdepan. “Saya pakai masker terus. Tiba-tiba, saya sudah ada di depan, di dekat backdrop, untuk difoto. Tidak ada yang mengarahkan saya,” kata perempuan ayu itu.
Tiba-tiba, terdengar suara, “Lihat kamera… Dan terdengarlah suara klik. Proses pengurusan pun rampung. “Saat itu saya baru sadar, saya masih pakai masker,” ujar Pilgrim.
Beberapa hari kemudian, SIM dengan biaya USD 35 (hampir Rp 500 ribu) itu tiba. Betul juga, Pilgrim terlihat masih memakal masker berwarna kelabu. Yang terlihat hanya mata, alis, dahi, rambut, dan leher.
“Saya diajari untuk melihat sisi humor dalam segala sesuatu. Dan bagi saya, ini lucu banget,” katanya seperti dikutip FOX News.
Nah, rasanya mulai sekarang Pilgrim harus memakai masker kelabu itu kalau mana-mana. Agar wajahnya sesuai dengan foto pada SIM… (Doan Widhiandono)
Sumber: Harian DI’S Way.25 Februari 2021.Hal.17

