Surabaya – Industri fashion dunia kerap menjadikan September sebagai momen untuk meluncurkan tren bertema fall/winter. Fenomena yang banyak disebut sebagai pembuka musim baru di dunia fasion itu ternyata juga berdampak positif. Hal tersebut ditunjukkan dengan makin banyaknya brand internasional dan desainer muda dalam industri pashion Indonesia.
Misalnya, yang terlihat dalam Ciputra World Fashion Week (CWSW)) 2015 di Ciputra Woeld Surabaya yang dibuka tadi malam (16/9). Berlokasi di ground floor CWS, selama lima hari peragaan, akan ditampilkan koleksi fall/winter merek-merek terkenal dunia bersama bakat-bakat muda di industri fashion Surabaya.
Pergelaran itu sekaligus mengedukasi audiens, terutama yang berkecimpung di industri fashion. Sebab, tren fashion selalu berganti dan dinamis dari tahun ke tahun. “Tapi, kita tetap dengan spirit lokalitas kita sendiri,” kata Stephana Favriera, event coordinator Ciputra World Surabaya.
Dalam CWSW 2015, penyelenggara mengundang beberapa duest designer dari beberapa negara. Salah seorang diantaranya Kaer Kazami, desainer dari Malaysia yang tadi malam menampilkan 20 rancangan terbarunya.
Beberapa rancangan desainer lokal juga tidak mau kalah. Misalnya, yang ditunjukkan empat siswa Arva School of Fashion yang menampilkan dua tema, yaitu Rebirth dan Papua. Ada juga karya Opi Bachtiar dan Iwan Tirta yang akan tampil Jumat dan Sabtu lusa.
Sementara itu, Verlita Evelyn tadi malam tampil dengan brand In A Beat yang memboyong 12 rancangan terbaru
Sumber : Jawa-Pos, 17 September 2015, Hal.242

