Bali – Kedatangan wisman ke Bali pada tahun Jnuari 2017 menacapai 460.824 kunjungan, naik sebesar 31.44% dibandingkan bulan Januari 2016. Wisman datang ke Bali melalui bandara sebanyak 452.660 kunjungan dan yang melalui pelabuhan laut sebesar 8.164 kunjungan. Menurut kebangsaan, wisman yang paling banyak datang ke Bali pada bulan Januari 2017 adalah wisman dengan kebangsaan Tiongkok, Australia. India, Jepang, dan Amerika Serikat dengan persentase masing-masing sebesar 32.10%,19.86%.3.80%, dan 3.9%.

Tingkat hunian kamar pada hotel berbintang bulan Januari 2017 mencapai rata-rata 59.61% turun 0.47 poin dibandingkan TPK bulan sebelumnya. Rata-rata lama menginap tamu pada hoel berbintang di Bali bulan Januari 2017 mencapai 2.88 hari.

Sumatra – Jumlah wisman yang berkunjung di Sumatra Utara pada bulan Januari 2017 mencapai 20.212 kunjungan, mengalami penurunan 30.18% dibandingkan dengan bulan Desember 2016 yang mencapai 28.950 kunjungan. Jika dibandingkan dengan bulan yang sama tahun 2016, jumlah wisman pada bulan Januari 2017 mengalami kenaikan 54.25% dari 13.103 kunjungan pada bulan Januari 2016 mejadi 20.212 kunjungan. Bulan Desember 2016 dan Januari 2017, wisman dari Malaysia merupakan pengunjung yang terbanyak dengan 15.034 kunjungan atau 51.93% pada bulan desember 2016 dan 9.593 kunjungan atau 47.46% pada bulan Januari 2017 dari total wisman yang berkunjung di Sumatra Utara.

Tingkat penghunian Kamar (TKP) hotel berbintang di Sumatra Utara pada bulan Januari 2017 mncapai rata-rata 40.44% atau turun 10.97 poin dibanding bulan Desember 2016 sebesar 51.41%.

Yogyakarta – Jumlah penumpang pesawat udara komersial yang datang melalui Bandara Adisijupto Yogyakarta pada bulan Januari 2017 mencapai 278.638 orang untuk penerbangan domestik dan 17.558 orang penerbangan internasional. Jumlah tamu yang menginap di hotel selama bulan Januari 2017 tercatat sebanyak 361.042 orang, terdiri dari 348.641 orang tammu domestik dan 12.401 orang tamu mancanegara. Dari umlah tersebut meninap di hotel bintang sebanyak 156.984 orang dan 204.058 orang menginap di hotel nonbintang.

Tingkat Penhunian Kmaar (TPK) hotel bintang di D.I. Yogyakarta secara rata-rata pada bulan Januari 2017 sebesar 57.61% TPK hotel nonbintang atau akomodasi lain rata-rata sebesar 32.56% mengalami penurunan sebesar 2.85 poin dibandingkan bulan Desember 2016 yang mencapai besaran angka 35.41%.

Riau – Jumlah wisatawan manacenegara yang berkunjung ke Provinsi Kepulauan Riau pada bulan Januari 2017 mencapai 172.698 kunjungan. Dibandingkan Januari 2016, kunjungan wisman Januari 2017 mengalami kenaikan sebesar 20.7%.Wisman yang brkunjung ke provinsi ini oada bulan tersebut didominasi oleh wisman berkebangsaan Singapura dengan persentase 48.52% dari total jumlah wisman pada bulan tersebut.

Tingkat hunan kamar hotel berbintang di provinsi ini pada bulan tersebut mencapai rata-rata 50.71%, turun 4,36 poin dibanding TPK Desember 2016 sebesar 55,07%.(AA)

Jakarta – Jumlah wisatawan mancanegara (wisman) di Jakarta bulan Januari 2017 mencapai 193.788 kunjungan. Dibandingkan bulan yang sama tahun sebelumnya meningkat 21.97%. pengunjung terbanyak ke Kota Jakarta di bulan Januari 2017 adalah Tionghoa 26.923 kunjungan, Malaysia 20.049 kunjungan, Jepang 14.950 kunjungan, Taiwan 9.045 kunjungan, India 7.630 kunjungan, Australia 7.298 kunjungan, dan Amerika 6.497 kunjungan.

Tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang pada bulan Januari 2017 mencapai 56.75% naik dibandingkan bulan Januari 2016 yang mencapai 54,44%. Rata-rata lama menginap tamu (asing dan Indonesia) pada hotel berbintang bulan Januari 2017 adalah 1.74 hari, mengalami penurunan 0,41 hari jika dibandingkan dengan rata-rata lama menginap bulan Desember 2016 yang sebesar 2.15 hari.

Prancis – World Tourism Organization UNWTO membuat laporan Tourism Highlights 2016 yang diluncurkan bulan Juli 2016 lalu. Laporan yang dibuat berdasarkan dan terakhir tahun 2015 itu menunjukan peringkat kunjungan wisatawan mancanegara. Prancis menduduki peringkat kunjungan wisatawan manacanegara ke sejumlah negara, Prancis menduduki peringkat pertama dengan jumlah turis mencapai 84,5 juta, jumlah tersebut menigkat 0.9% dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 83,7 juta.

Jika melihat penerimaan negara dari kunjungan tersebut negara inii menduduki peringkat 4 dengan nilai US$45,9 miliar, jumlah ini turun dibandng tahun sebelumnya yang mencapai US$58,1 miliar, atau turun 5,4 %.

Sementara jika dilihat pengeluaran untu urusan wisata ini, Prancis menduduki peringkat 5 dengan pengeluaran mencapai US$38,4 miliar di tahun 2015.

Rusia – Negara Rusia menduduki peringkat ke-10 dalam jumlah wisatawan yang berkunjung. Jumlah wisatawan yang datang ke negara ini pada 2015 mencapai 31.3 juta, meningkat 5% dibanding tahun sebelumnya sebanyak 29,8 juta. Jumlah penerimaan negara dari jumlah wisatawan tersenut mencapai US$31,3 miliar, turun 26,4% dibanding tahun sebelumnya yang mencapai US$42,6 miliar.

Sementara penduduk negara ini juga gemar berwisata, pada tahun 2015 pengeluaran mencapai US$34,9 miliar, kendati nilai tersebut turun tipis 10% dari tahun sebelumnya yang mencapai US$50,4 miliar.

Cina ­– Negara Tirai Bambu ini menduduki peringkat ke-4 dalam mendatangkan wisatawan ke negaranya. Jumlah wisatawan ke negaranya. Jumlah wisatawan yang didatangkan di 205 mencapai 56,9 juta turis meningkat 2,3% dari tahun sebelumnya mencapai 55,6 juta. Penerimaan negara dari kunjungan wisata tersebut berada di peringkat ke-2, dengan jumlah mencapai US$114,1 miliar, meningkat 8,3% dari tahun sebelumnya US$105,4 miliar.

Namun negara ini juga menjadi negara paling boros dalam pengeluaran untuk berwistata yang mencapai US$292,2 miliar, meningkat 26,2% dari tahun sebelumnya mencapai US$234,7 miliar.

Amerika Serikat – Amerika menjadi negara peringkat kedua dengan jumlah kedatangan turis mencapai 77,5 juta turis. Jumlah tersebut meningkat 3,3% dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 75 juta turis. Dengan kedatangan tersebut, negara mendapatkan penerimaan dengan peringkat pertama mencapai US$204,5 milisr, meningkat 6,9% dibanding tahun sebelumnya yang mencapai US$191,3 miliar.

Sementara jika dilihat dari jumlah warga Amerika yang mengunjungi negara lain, menduduki peringkat ke-2 dengan jumlah mencapai 73,5 keberangkatan, meningkat dari tahun sebelumnya yang mencapai 68,2 juta keberangkatan. Jika dihitung jumlah pengeluaran warga Amerika mencapai US$105,5 miliar. Dengan jumlah penduduk mencapai 322 juta, pengeluaran per kapita mencapai US$351.

Italia – Italia juga menjadi destinasi kunjungan wisata menarik di dunia. Negara ini menduduki peringkat ke-5 dalam kunjungan wisata dengan jumlah 50,7 juta di tahun 2015, meningkat 4,4% dibanding tahun sebelumnya mencapai 48,6 jta. Namun jika melihat penerimaa yang didapat dari kunjungan tersebut, menduduki peringkat 7 dengan jumlah US$39,4 miliar. Jumlah tersebut turun 13,3% dibanding tahun sebelumnya yang mencapai US$45,5 miliar.

Dalam hal pengeluaran, negara ini berada di peringkat ke-9 dengan nilai mencapai US$24,4 miliar, turun dibanding ahun sebelumnya yang mencapai US$28,8 miliar.(AA)

 

Sumber: Warta-Ekonomi.-Edisi-04.-Tahun-XXVIII-2017.-Hal-10-11