
Sehebat apa pun manusia mendirikan bangunan, tetap saja mash tidak dapat mengalahkan bentang alam yang spektakuler. Terdapat banyak lanskap di berbagai belahan Bumi yang begitu menakjubkan dan spektakuler. Salah satu tempat terbaik untuk menyaksikannya adalah Selandia Baru.
Terentang sepanjang sekitar 1.600 kilometer dan terbagi atas dua pulau utama, yaitu Pulau Utara dan Pulau Selatan, Selandia Baru menyimpan segudang lanskap yang menarik. Di Negara ini, Anda akan menemukan beragam bentangan alam menakjubkan di antaranya gletser, fyord, gunung-gunung terjal, dataran luas, perbukitan, hutan subtorpis, dataran tinggi vulkanik, hingga pantai-pantai berpasir. Tidak heran jika Selandia Baru dangat populer sebagai lokasi film.
Selandia Baru terletak di atas dua lempeng tektonik, yaitu Pasifik dan Australia. Karena lempeng-lempeng ini terus bergeres dan saling bergesek, Selandia Baru mendapatkan banyak kegiatan geologi. Kegiatan bawah tanah ini membuat Selandia Baru memiliki sejumlah wilayah geothermal dan mata air panas untuk berendam. Contohnya Rotorua yang merupakan pusat wisata geothermal utama, dengan banyak kolam lumpur belerang, geiser, dan kolam air panas.
Sekitar seperlima Pulau Utara dan dua pertiga Pulau Selatan terdiri atas pegunungan. Southern Alps Selandia Baru memiliki sejumlah gletser. Yang terbesar adalah gletser Tasman, yang dapat Anda lihat dengan berjalan tak jauh dari desa Mount Cook. Gletser yang paling terkenal adalah Franz Josef dan Fox di Pantai Barat Pulau Selatan. Dipahat oleh es yang bergeser selama ribuan tahun, gletser-gletser spektakuler ini mudah diakses oleh para pendaki gunung dan pelintas alam. Anda dapat berjalan mendaki gletser atau melakukan heli-hike – terbang naik dengan helicopter dan berjalan turun.
Selama lebih dari ribuan tahun, proses subduksi membuat bagian-bagian bentangan alam selandia Baru melesak. Marlborough Sounds dan Fiordland merupakan contoh pegunungan tinggi yang melesak ke dalam laut, menciptakan selat dan fyord yang spektakuler. Daerah Baru yang paling cantik, dengan perbukitan curam yang subur meukik ke teluk-teluk dalam yang tenang di bawahnya. Perairan tenang, dalam dan jernih dikelilingi oleh semak belukar menjadikan daerah-daerah ini ideal untuk naik perahu dan naik kayak.
Waktu berkunjung
Karena Selandia Baru berada di Bumi bagian selatan, musimnya berkebalikan dengan Bumi di bagian utara. Musim paling bagus untuk mengunjungi Selandia Baru adalah pada musim semi September ke November dan musim gugur Maret ke Mei. Suhu rata-rata selama musim semi berkisar antara 19 derajat Celsius di utara hingga 16 derajat Celsius di selatan sehingga masih cukup nyaman bagi warga negeri tropis seperti Indonesia.
Dengan iklim yang bersahabat, inilah saat yang tepat untuk aktivitas luar ruang. Ikuti diantaranya tur ke Milford Sound melalui Milford Road. Jelajahi Waitakere ranges Auckland dengan berjalan kaki – daun pakis yang mungil menghiasi semak-semak asli selama musim ini. Sementara itu, wilayah kebun buah di Central Otago Pulau Alexandra diselenggarakan setiap tahun ketika pohon ceri kota ini mekar sempurna.
Musim semi adalah waktu yang cocok untuk mengunjungi Hobbiton Film Set di mana bunga bluebell bluebell yang cantik dan taman-taman Middle Earth bermekaran. Pemandangan dramatis Selandia Baru, dataran keemasan, pegunungan menjulang, dan lembah-lembah memukau memerankan dunia ajaib Middle Earth di layar lebar dalam film trilogi The Lord of The Rings dan The Hobbit.
Jelajahi pula kebun anggur berkelas dunia di Hawke’s Bay dan festival food and wine mereka yang bergengsi, FAWC, atau jelajahi luar ruang di salah satu dari Great Walks atau Cycle Trails Selandia Baru.
Denggan berbagai atraksinya, Selandia Baru merupakan destinasi wisata yang tepat, baik untuk berlibur bersama keluarga, berbulan madu dengan pasangan, atau menikmati kemewahan dengan pelayanan kelas dunia. Segera rencanakan perjalanan Anda ke Selandia Baru.
Sumber: Kompas. 19 Oktober 2017. Hal 13 001
