Penjualan Unit Apartemen Siap Huni Bakal Meningkat
Jawa Pos. 16 Januari 2024
LUAS: Hunian vertikal di kawasan Surabaya Barat semakin berkembang kemarin (15/1). Para pengembang terus membuat fasilitas pendukung yang lengkap dan menarik.
Pengembang Tingkatkan Fasilitas Pendukung
Tren penjualan apartemen tahun ini diprediksi terus meningkat. Hal itu diungkapkan Dewan Kehormatan Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI) Rudy Sutanto. Khususnya untuk pembelian secondary market atau dari pemilik sebelumnya ke pembeli baru dan unit yang sudah tersedia serta siap dihuni. “Untuk penjualan unit yang masih progres pembangunan masih stagnan,” katanya kemarin (15/1).
Rudy menyebutkan, selama 2023 rata-rata penjualan unit apartemen secondary market sebanyak 100 unit. Sedangkan untuk unit baru sejumlah 50 unit. Tahun ini jumlahnya bakal lebih dari itu. “Unit apartemen dengan dua dan satu kamar menjadi primadona bagi para pengguna,” lanjutnya.
Dalam kurun waktu 2010 hingga 2020, banyak penambahan apartemen baru di Surabaya. Terutama di Surabaya Barat. Namun, sejak 2020 hingga 2023, relatif tidak ada penambahan apartemen anyar.
Sementara itu, dosen arsitektur Universitas Ciputra Freddy H. Istanto menjelaskan, pasar apartemen sering kali identik dengan generasi muda. Karena itu, para pengembang terus meningkatkan value dari apartemen yang ditawarkan. “Disesuaikan dengan kebutuhan generasi muda,” ucapnya.
Freddy menyebutkan, saat ini banyak pengembang apartemen yang memperhatikan dan meningkatkan fasilitas pendukung. Seperti kolam renang, lapangan olahraga, ruang terbuka hijau, hingga co-working space. Sebab, itu menjadi kebutuhan mendasar bagi para penghuni. Khususnya generasi muda.
Karena itu, para pengembang terus berlomba melengkapi fasilitas dan berbagai sarana pendukung. Agar mampu menarik minat para calon penghuni. “Terutama yang menunjang kebutuhan mereka (penghuni apartemen, Red),” tambahnya. (ata/c9/may)

