Sempat tutup selama pandemi, Mr Fox Surabaya kembali. dengan melakukan rebranding menu. Kali ini, Mr Fox menyajikan menu dari penjuru Asia dengan konsep modern.
Freddie Fabian Salim, Executive Chef Mr Fox Surabaya, menuturkan tentang menu Asia. Itu bukan hanya menu dari Indonesia. Thailand, atau Jepang yang selama ini dikenal oleh lidah lokal. Mereka menyediakan menu dari seluruh Asia sehingga memungkinkan penggemar kuliner mengeksplorasi aneka kuliner.
Freddie ingin mengeksplor ragam kuliner dengan rasa autentik dari seluruh Asia. Namun, ia tetap memberikan sentuhan khas dalam tiap hidangan. Salah satu sajian yang ia tunjukkan adalah Short Rib Red Curry. Hidangan itu menggunakan saus orisinal Thailand tanpa menambah atau mengurangi takaran resep.
“Saya belajar modern Thai cuisine di Sydney selama 3,5 tahun. Jadi rasa yang ada di sajian Thailand ini tentu orisinal,” ujarnya.
Menurut Freddie, kari Thailand dan Indonesia memiliki perbedaan mencolok. Itu terutama pada rasa yang dihasilkan.
“Kari Thailand itu lebih murni rasanya. Kalau kari Indonesia, cenderung seperti gulai atau bumbu kuning,” paparnya.
Saat memasak pun. Freddie tidak mengganti tahapan dan bahannya. Ia memasak menggunakan minyak kelapa dengan teknik slow cook.
Selain Short Rib Red Curry, Freddie juga menyajikan menu fusion unik lainnya yakni, burger isi sambal terasi alias Terasi Bun Black Angus Slider. Menu itu dibuat karena sehari-hari orang suka sambal.
Chef yang lama belajar you di Australia ini mengaku suka menjajal beragam jenis sambal Indonesia. Ia kemudian terpikir untuk menggabungkan kuliner de luar negeri dengan sambal khas Nusantara.
“Daging burger dikasih sambal pedas, gurih, sepertinya enak,” ucapnya.
Beberapa menu lain juga patut dijajal. Paduan bahan yang diracik kadang-kadang mengejutkan. Itu memberi tambahan rasa yang unik mulai dari Salmon Robatayaki yang dibalut sambal matah kecombrang sampai Rib-Eye Steak Flambe. (kir)
Sumber: Surya. 4 Juni 2021. Hal.10

