Respons Disrupsi AI, UC Gelar Industrial Gathering 2026
20 Februari 2026
RRI.CO.ID. Surabaya – Di tengah perkembangan Artificial Intelligence, Universitas Ciputra menggelar Industrial Gathering 2026, dengan menyatukan akademik dan industri dalam satu ekosistem. Kegiatan tersebut dihadiri Arumi Bachsin, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jawa Timur, serta Yanuar Arief, Adyatama Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Arsitektur dan Desain, Kementerian Ekonomi Kreatif.
School of Creative Industry Universitas Ciputra (UC) resmi melantik Industrial Advisory Board sebagai mitra strategis. Forum ini memperkuat pengembangan pendidikan berbasis kebutuhan industri kreatif.
Kehadiran Arumi Bachsin dan Kementerian Ekonomi Kreatif, menegaskan pentingnya sinergi pendidikan dan industri. Rektor Universitas Ciputra Surabaya, Prof Wirawan ED Radianto, Jumat, 20 Februari 2026, menilai kampus tak bisa berjalan sendiri.
“Kreativitas harus relevan dan berdampak di tengah disrupsi AI, karena perkembangan AI memengaruhi desain dan produksi kreatif,” ujarnya. Ia menekankan kolaborasi industri menjadi kunci adaptasi lulusan.
Sementara itu, Dekan School of Creative Industry, Susan, menilai paradigma pendidikan desain perlu diredefinisi. “Desain bukan sekadar estetika, tetapi pencipta nilai ekonomi,” katanya.
Ia menegaskan pentingnya hilirisasi karya mahasiswa. “Karya harus relevan, bernilai ekonomi, dan berdampak nyata,” ujarnya.
Pelantikan dewan industri menjadi momentum penguatan kurikulum dan riset terapan. Langkah ini menyiapkan talenta kreatif adaptif, inovatif, dan siap bersaing global.

