Beberapa bulan lagi 2014 akan berakhir. Bulan-bulan yang ramai dengan tartggal merah pun berangsur berkurang. Meski tidak begitu banyak lagi waktu liburan yang dimiliki, dengan merencanakan secara tepat destinasi yang ingin dituju, Anda tetap bisa mendapatkan liburan berkesan dengan waktu singkat.
Melanglang buana dengan lebih bebas sebelum memasuki masa peak season pada Desember nanti, dapat dilakukan dalam tiga bulan ke depan (September, Oktober, dan November). Kesempatan untuk da’pat lebih menghemat biaya dapat dilakukan pada periode ini karena sejumlah maskapai penerbangan berlomba-lomba mengeluarkan tiket promosi terjangkau. Bandingkan dengan masa peak season yang harganya dapat naik dua kali lipat dari biasanya.
Begitu pula dengan banyaknya penginapan yang juga menghadirkan berbagai macam promosi. Tujuan wisata pun tak akan seramai saat peak season sehingga membuat Anda akan lebih nyaman, tak perlu berdesakan.
Untuk mempermudah dalam mencari destinasi wisata impian, mendatangi pameran wisata dapat menjadi salah satu alternatif yang dapat membantu Anda menemukan informasi bermanfaat bagi perjalanan wisata kelak. Menariknya juga, saat pameran wisata berlangsung, banyak pihak yang ikut serta seperti biro perjalanan memberikan promosi khusus yang tidak dapat Anda jumpai di acara atau kesempatan lain.
Salah satu pameran wisata terbesar di Indonesia yang sebentar lagi digelar adalah Kompas Travel Fair (KTF) 2014. KTF merupakan pameran persembahan Harian Kompas yang menjadi medium untuk mempertemukan pengiklan terutama di bidang industri pariwisata dengan pembacanya. Acara ini menyajikan wahana promosi dan edukasi bagi seluruh perusahaan penyedia produk dan jasa tour travel. KTF menggabungkan konsep pameran, talkshow, serta promosi tiket murah dan paket wisata dalam satu rangkaian acara besar.
Dengan mengusung tema “Your Unstoppable Journey”, KTF 2014 meng-hadirkan ragam penawaran spesial untuk mendapatkan liburan impian. Berbagai destinasi wisata, baik domestik maupun internasional dihadirkan dalam pameran yang akan diselenggarakan pada 26-28 September 2014 ini bertempat di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta Pusat.
KTF sukses menggaet lebih dari 60 perusahaan dari berbagai aspek di bidang travel seperti maskapai penerbangan, tourism board, hotel, resor, biro perjalanan, dan sektor pariwisata pendukung lainnya.
Promosi khusus
Biro perjalanan Bayu Buana, misalnya, menghadirkan Turki sebagai destinasi wisata andalannya kali ini. Musim gugur di Turki tak kalah indahnya dengan negara lain yang juga sedang mengalami musim yang serupa. Dongan harga paket lebih ekonomis, paket wisata ke Turki tetap diarahkan ke destinasi tempat yang diunggulkan di negeri dua benua ini.
“Harga paket wisata yang kami tawarkan ketika masa libur panjang telah berakhir dapat mencapai 25-30 persen lebih rendah dari harga biasa atau saat peak season,” terang SPV Europe, Mediteranian, and Middle East Department Bayu Buana Harryanto Tjung.
Beberapa destinasi andalan di Turki seperti mengunjungi Situs-situs arkeologi ternama yakni Troya, Ephesus, dan Istana Topkapi menjadi perjalanan seru yang dipilihkan oleh Bayu Buana untuk para pesertanya. Kemudian, keindahan di alam terbuka lewat Lembah Kapadokia di Turki juga menjadi pengalaman seru yang dapat menambah kisah wisata Anda. Kemegahan dan keanggunan Hagia Sofia juga tak terlewatkan.
Selain itu, Bayu Buana menghadirkan Ladies Program yang khusus diadakan bagi para perempuan yang ingin merasakan wisata Turki dengan cara yang lebih spesial. Program ini memberikan para peserta perempuan untuk dapat berfoto dengan pakaian tradisional Turki, kemudian mandi uap ala Turkistan yakni Hammam, dan menjelajahi Turkish delight yang menggoda selera. Selain Turki, Bayu Buana mengadakan paket wisata untuk menikmati musim gugur di Jerman, Austria, Hongaria, Slowakia, dan Republik Chechnya.
Keindahan berwisata saat musim gugur memang dapat menjadi kisah seru tersendiri. Mengakomodasikan hal itu, beragam promosi menarik hadir. Meski demikian, tetap merencanakan dengan baik segala kebutuhan Anda untuk berwisata menjadi langkah bijak. Jangan sampai banyaknya promosi yang ada malah membuat Anda keluar banyak dana. Nikmatnya liburan ketika Anda merasakan kepuasan dari hal tersebut, kapan pun waktunya.
Sajian Indah Tersaji Saat Musim Gugur
Beberapa negara berikut ini menarik untuk Anda kunjungi. Semakin seru karena negara-negara ini tepat memasuki musim gugur periode September—November.
Jepang Salah satu tempat yang dapat Anda kunjungi ketika di Jepang adalah Arashiyama Kyoto. Tidak hanya keindahan dedaunan yang bisa dinikmati, di tempat ini terdapat beberapa kuil bersejarah yang di tamannya banyak ditumbuhi pohon maple atau pohon momiji, serta hamparan rumpun pohon bambu yang sangat menakjubkan. Kegiatan pergi melihat pohon momiji saat musim gugur sering disebut dengan momijigari.
Korea Selatan Suhu yang dingin, udara segar, dan pemandangan indah dari gugurnya dedaunan terutama saat pagi hari ini membuat Korea Selatan dijuluki sebagai “The Land of Morning Calm”. Pada November, masyarakat Korea Selatan menikmati indahnya musim gugur. Di sepanjang jalan kota Seoul yang bersih misalnya, Anda bisa melihat warna-warni dedaunan yang mulai meranggas perlahan-lahan. Daun-daun pohon maple, sansuyu, dan aneka pohon lain yang aslinya berwarna hijau akan mulai berubah warna menjadi kuning kemerahan sebelum akhirnya gugur.
Tiongkok Memasuki musim gugur, Tiongkok akan menyambutnya dengan menghadirkan Festival Musim Gugur atau dikenal juga dengan nama Festival Kue Bulan. Festival ini merupakan hari raya panen dan salah satu festival terpenting di Republik Rakyat Tiongkok. Dirayakan pada hari ke lima belas bulan delapan Kalender Tionghoa. Biasanya jatuh’ pada minggu kedua September sampai minggu kedua Oktober. Pada Dinasti Ming (1368-1644) dan Dinasti Qing (1644-1911), tradisi ini menjadi lebih populer. Muncul beberapa kebiasaan seperti menanam pohon musim gugur, menyalakan lentera, dan Tari Naga. Tradisi yang paling utama yang sampai sekarang masih ada adalah bersama keluarga menikmati bulan perak sambil menik-mati panganan serta minuman.
Jerman
Der Herbst adalah musim gugur. Musim gugur ini akan muncul pada September hingga November. Tidak jauh berbeda dengan musim panas, musim gugur ini juga dinanti-nantikan oleh para pelajar di Jerman untuk berlibur. Namun, tidak selama pada musim panas, musim gugur di Jerman memiliki waktu untuk berlibur selama 2 minggu atau yang di sebut Herbstferien (liburan musim gugur).
Perancis
Di Perancis, musim gugur dimulai 21 September dan berakhir empat hari sebelum perayaan natal. Coba Anda rasakan pengalaman musim gugur di Montpellier, yang berada di belahan selatan Perancis. Di sini suhu udara lebih hangat dibandingkan daerah lainnya di Perancis. Memasuki pertengahan Oktober, warna dari batang pohon semakin menua. Lembaran daun yang menguning, mulai melepaskan dirinya dari ranting, berjatuhan, berserakan, menumpuk tebal. Menjelang akhir Oktober hingga awal bulan berikutnya adalah hari liburan sekolah. Di Perancis dinamakan liburan Toussaint. Perayaan umat Katolik dalam rangka memeringati para Santa atau orang suci.
Sumber : Kompas, 26 Agustus 2014, Hlmn 11

