Makanan berkuah yang disajikan hangat adalah primadona saat musim hujan. Jika mulai bosan dengan mi instan atau bakso, tak ada salahnya menjajal bakmi toprak. Sajian khas Solo ini punya rasa segar yang bikin nagih.

BAKMI toprak pas jadi alternatif menu sarapan atau makan malam. Sebab, kandungan gizinya terbilang komplet. Karbohidrat “diwakili” mi kuning dan bihun. Proteinnya lengkap, ada tahu-tempe serta daging. Sayur pun ada. “Enaknya lagi, proses masaknya praktis. Tinggal buat kaldu. Isiannya cukup diseduh air panas dan digoreng,” papar Johanes Triwicoro, chef Mamaco, produsen minyak kelapa yang berbasis di Surabaya.

Menurut Jojo, sapaan Johanes, bakmi toprak cukup berbeda dengan menu khas Jawa Tengah dan Jogjakarta yang cenderung manis. la pun berbeda dengan ketoprak, menu khas Jakarta yang punya nama sama. Ketoprak Betawi disajikan dengan bumbu kacang, sedangkan bakmi toprak merupakan hidangan berkuah.

“Bakmi toprak ini segar, gurih, dan light sehingga pas buat anak-anak,” lanjutnya. Jojo menilai kunci kelezatan sajian khas Surakarta itu ada pada kuah kaldu daging. Dalam resep, dia menggunakan sandung lamur. Sandung lamur atau brisket terkenal kaya rasa dan lembut. Bila tidak ada, bisa diganti dengan sengkel (shank).

Menu tersebut juga pas dicoba untuk pemula. Sebab, bumbu yang digunakan basic. Rempah yang digunakan, sekilas, mirip dengan soto daging. Namun, tanpa kunyit dan ditambah belimbing wuluh. “Lalu, pakai garam, merica, kaldu bubuk Simpel,” ujar Jojo. Agar lebih segar, chef kelahiran Surakarta itu mengatakan, bakmi toprak biasa disajikan dengan potongan jeruk nipis dan tomat.

Di tempat asalnya, bakmi toprak biasa disajikan dengan gorengan. Mulai sosis solo, kerupuk puli, kerupuk kulit atau rambak, hingga cakue. Namun, paduan tersebut tidak lantas membuat sajian terasa ngendal. “Disarankan, bakmi toprak baru diracik saat akan dihidangkan,” lanjut Jojo. Dengan begitu, tekstur bahan pelengkap tidak hancur. (fam/c7/tia)

RESEP BAKMI TOPRAK

BAHAN

Sandung Lamur                      500 gram

Air                                           1,5L

Jahe                                         1 ruas jari

Lengkuas                                1 ruas jari

Serai                                        1 batang

Daun salam                             2 lembar

Daun jeruk                              3 lembar

Belimbing wuluh                    4 buah

Bawang merah                        5 siung

Bawang putih                         5 siung

Kemiri                                    3 butir

Garam                                     secukupnya

Lada                                        secukupnya

Kaldu jamur bubuk                 secukupnya

CARA MEMBUAT

  • Didihkan air. Rebus sandung lamur hingga matang. Lalu, masukkan jahe, lengkuas, serai, daun salam, dan daun jeruk.
  • Sementara itu, haluskan bawang merah, bawang putih, dan kemiri. Tumis bumbu halus hingga wangi.
  • Masukkan tumisan bumbu ke kaldu dag ing. Tambahkan garam, lada, dan kaldu jamur
  • Tambahkan potongan belimbing wuluh. Matikan api, lalu angkat daging dan potong kecil-kecil.
  • Penyajian: tata mi kuning, bihun, kol iris, taoge, tahu, dan tempe yang telah dipotong. Tambahkan sandung lamur, siram kuah di atasnya. Taburkan seledri, kacang tanah, dan bawang goreng. Beri potongan tomat jika suka.
  • Sajikan bersama bahan pelengkap lainnya selagi hangat.

TIP

  1. Agar kuah bening, bersihkan lemak dan kotoran daging yang mengapung saat direbus atau saring kaldu.
  2. Mi kuning yang digunakan bisa basah (siap pakai) atau kering. Namun, pilih jenis mi bulat yang tidak keriting.
  3. Jika suka pedas, tambahkan potongan cabai rawit segar.

Sumber: Jawa Pos.21 Februari 2021.Hal.41