Sehat Cantik dengan Liur Walet. Jawa Pos.10 juni 2014.Hal.40

Mulai Tradisi Tiongkok hingga Makanan Modern

Surabaya. Menyantap srang burung wallet seja lama dipercaya memberi khasiat lebih bagi tubuh. Mulai khasiat kesehatan, kesuburan, hingga kecantikan. Burung yang biasa hidup digua-gua pegunungan dan bagunan-bangunan tinggi tersebut kerap diburu untuk diambil sarangnya, yang tidak lain berasal dari air liur burung wallet itu.

Izzatul Manuwaroh dari House of Bird’s Nest Tunjungan Plaza menuturkan, sarang burung walet mengandung protein yang amat tinggi. Berbagai macam mineral juga terkandung didalamnya. Misalnya, kalium, fosfor, nitrogen, dan natrium. Pengobatan kuno tiongkok juga banyak menggunakan sarang burung walet sebagai penstimulus pErtumbuhan sel dan mempercepat penyembuhan sel dan mempercepat penyembuhan penyakit kritis. “ini juga suplemen agar kulit tetap segar dan awet muda,” ujar dia.

Salah seorang yang gemar mengkonsumsi sarng burung walet adalah Mona Yunit, 22. Tidak hanya dirinya, mona juga bercerita bahwa keluarganya rutin mengkonsumsi sarang burung tersebut. “Biasanya Papa dan Mama suka bikin sup, diminum dua minggu sekali,” ujar Moda .

Tidak hanya pada Mona, Evelyn Natassya juga merupakan salah seorang penggemar sarang burung walet, Namun, gadis berusia 22 tahun itu menggemarinya lebih karena alasan kecantikan. Dengan sarang burung Evelyn bermaksud menjaga kecantikan kulit dari dalam. “Walau agak mahal, tidak apa-apa. Yang penting sehat,” ujarnya.

Sarang burung walet biasanya dijual dalam bentuk gram. Yang beredar dipasaran adalah sarang burung yang sudah bersih, kadang berwarna putih atau kuning “tergantung kondisi cuaca tempat burung bersarang, kalau cuaca ekstrim warnanya jadi agak kuning,” jelas Izzatul.

Izzatul biasanya mendapat pasokan sarang burung dari sumatera dan Kalimantan> semakin utuh bentuknya, ujar Izzatul, harganya semakin mahal. Harga sarang burung bertingkat, mulai yang paling mahal berbentuk mangkuk (bagian bawah sarang), berbentuk sudut (bagian pinggir sarang), hingga berbentuk serpihan, itu bergantung pada jumlah serat air liur yang menyusunnya harag sarang burung utuh bisa mencapai Rp. 9 juta setiap500 gram.

Manfaat mengkonsumsi sarang burung walet, antara lain, menguatkan urat dan tulang, mengurangi efek nikotin bagi perokok, memperlancar aliran darah, dan menguatkan saluran pernapasan, dan menghambat proses penuaan.

“Bagi perumpuan hamil juga dapat menguragi rasa sakit pada punggung dan memperkuat paru-paru bayi yang dikandung. Juga mempercepat pemulihan setelah melahirkan,” tutur Izzatul.

Untuk mengkonsumsi sarang burung walet, berbagai olahan bisa disajika. Misalnya, berupa minuman atau sup. Beberapa daerah di sumatera bahkan telah mengekspor sarang burung walet berbentuk minuman kaleng. “Rasanya mirip agar-agar. Nikmat diminum dalam kondisi dingin,” kata Izzatul.

Sarang burung yang diolah menjadi sup dapat ditambah bumbu seperti lada hitam bawang putih, jahe, atau gingseng. Sup sarang burung  walet bisa dimasak dengan kaldu ayam dan dihidangkan ketika hangat.

Sumber: Jawa Pos. 10 Juni 2014. Hal. 40