Semesta dengan Aneka Warna

22 Januari 2024. Hal. 19

JAKARTA – Alam semesta dan keindahannya menjadi inspirasi bagi desainer Gregorius Vici. Dalam SPOTLIGHT Indonesia yang diadakan di Pos Bloc, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu, desainer asal Semarang itu memamerkan karya bertajuk Moldavite. “Inspirasinya dari meteor yang berkaitan dengan jagat raya,” ujarnya saat dihubungi Jumat (19/1) siang.

Bagi Gregorius, meteor atau batu yang melayang di angkasaraya punya daya tarik tersendiri. Misterius, namun memiliki kekuatan semesta. Aspek misterius dan kuat itu tertuang dalam pemilihan warna hitam dan abu-abu yang tampak mendominasi koleksi Moldavite.

Warna abu-abu dan hitam tidak disusun abstrak. Gregorius merancangnya dengan pola kotak-kotak, dengan garis-garis kecil sebagai tepiannya. “Itu terinspirasi dari motif tenun lurik yang ada sisiran benangnya,” jelas desainer yang tergabung dalam Indonesian Fashion Chamber Semarang itu.

Sebagai penyeimbang warna abu-abu dan hitam, Gregorius memasukkan unsur yang kontras. Yakni, motif flora dan fauna yang penuh warna dan mencolok. Seolah, dari kekuatan semesta batu meteor, lahirlah berbagai kehidupan yang semarak.

Setiap warna yang dipilih Gregorius memiliki makna dan efek. Pink memberi kesan feminin dan lembut. Kuning membawa keceriaan. Lantas, biru dan hijau punya efek menenangkan sekaligus menyampaikan daya tarik alam semesta. Semuanya diaplikasikan pada kain dengan teknik print.

Warna hijau cukup dominan di beberapa koleksi. Selain berasal dari warna dedaunan, warna itu juga merupakan simbol batu moldavite yang jadi inspirasi Gregorius. Konon, batu moldavite memiliki energi murni dan bisa menyambungkan penggunanya dengan energi alam semesta.

Meskipun memiliki makna dan inspirasi yang terkesan berat, Gregorius membuat karyanya dengan bahan-bahan yang nyaman dan ringan. Dia banyak menggunakan kain sutra, katun, satin, dan santung. Jadi, pakaian tetap mudah dikenakan dan memberi ruang untuk bergerak.

Siluet busana juga dirancang santai, namun tidak mengurangi tampilan dress-up. Koleksi Moldavite dapat digunakan sebagai resort wear alias busana ketika berlibur, atau bisa dikenakan dalam acara formal. “Semua tergantung styling-nya,” tambah Gregorius. (c18/len)

sumber: Jawa Pos