SURABAYA – Penuaan adalah musuh besar bagi perempuan. Kerutan dan penurunan kekencangan kulit di wajah dianggap sesuatu yang cukup menghantui. Ditambah factor cuaca panas dan polusi seperti di Surabaya, upaya mempertahankan keremajaan kulit wajah memang perlu dilakukan.
Salah satu treatment yang sedang digemari perempuan Surabaya adalah penanaman benang dengan cone 12 dan 16. Anna Lovely termasuk perempuan yang sudah mencoba treatment tersebut. Kemarin (9/11) sosialita itu terlihat menjalani treatment The Global Rejunevation with Thread and Filler di klinik kecantikan daerah Manyar, Surabaya.
Menurut dia, teknik penanaman benang relatif membutuhkan waktu yang singkat. Hasilnya, pun bisa langsung dinikmati setelah perawatan tersebut selesai dijalankan. Rasa sakitnya, menurut perempuan penggemar tas itu, bisa diminimalkan lewat pemberian anestesi. “Gak sakit, cuma kaku aja rasanya setelah ditanemi benang,” ujarnya.
Dr Agnes Wong, salah seorang dokter yang melakukan treatment tersebut kepada Anna, menjelaskan, perawatan semacam itu memang sedang digemari. Sebab, selain membutuhkan waktu sejam, hasilnya langsung dinikmati. “Kebanyakan yang datang mereka yang berwajah chubby dan kulit wajahnya sudah turun. Pengen kelihatan lebih shape saja,” terangnya.
Untuk efek samping, alumnus Universitas Airlangga tersebut menjelaskan bahwa pasien hanya akan merasakan kaku pada wajah selama sehari. Itu terjadi lantaran penarikan benang sesaat yang ditanamkan di wajah. “Hasilnya bisa dinikmati 1,5 tahun ke depan,” ujarnya.
Treatment itu dijamin aman oleh Agnes. Sebab, benang yang digunakan terbuat dari bahan yang bisa diserap kulit dengan baik. Dokter yang sering melakukan praktik di Klinik Profira tersebut juga menyarankan agar treatment dilakukan perempuan berusia lebih dari 30-an tahun. “Lebih aman, cepat, dan mudah. Cocok untuk karakter perempuan-perempuan di kota besar seperti Surabaya,” bebernya.
UC Lib-Collect
Jawa Pos. 10 November 2015

