JIKA memiliki masalah gigi dan mulut, harus tetap dikonsultasikan ke dokter.  Hal itu disampaikan drg R.Ngt.  Anastasia Ririen Pramudyawati.  Kalau dibiarkan dalam jangka panjang, bisa berakibat fatal.  Oleh karena itu, masyarakat diminta tidak takut dengan dokter.

“Banyak warga yang tidak tahu jika mengalami gangguan kesehatan gigi. Mereka menganggap gejala bau mulut, gusi gampang berdarah, atau makanan mudah nyempil di antara gigi adalah hal yang lumrah. Padahal, jika dibiarkan, bisa berakibat fatal seperti hancurnya tulang penyangga gigi,” drg Anastasia di Graha BNPB, Jakarta.

Ada beberapa kasus darurat yang harus segera ditangani agar tidak mengakibatkan masalah yang serius. Misalnya, struktur tulang rahang, hebat, dan nyeri luar biasa yang tidak bisa dilakukan  mereda.

“Jadi, jika seseorang mengalami keluhan pada kesehatan gigi dan mulutnya, dan harus segera dengan dokter,” tuturnya. (nin/c12/xav)

MEMERIKSAKAN kesehatan menjadi satu rutinitas yang tidak boleh berhenti meski sedang pandemi.  Pada awal pandemi, Kementerian Kesehatan memang mengimbau dokter dan tenaga medis untuk tidak membuka praktik rutin, kecuali dalam keadaan darurat.  Imbauan itu diberikan demi mencegah semakin meluasnya penularan virus korona.  Namun, masyarakat yang membutuhkan pertolongan medis dapat memeriksa diri dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.  Termasuk perawatan gigi dan mulut.

Dokter gigi Rumah Sakit Permata Pamulang drg R. Ngt.  Anastasia Ririen Pramudyawati menyampaikan, warga yang mengalami gangguan kesehatan tidak harus langsung mendatangi fasilitas kesehatan.  Seperti halnya bagi warga di zona merah yang mengalami keluhan sakit gigi.

“Mereka tidak perlu langsung berobat ke rumah. Mereka dapat terlebih dahulu melakukan langkah-langkah peryembuhan menghubungi dokter gigi untuk melakukan konsultasi. Nanti dokter tersebut membinibing yang harus dilakul pasien. Dengan  begitu, mereka tetap bisa berdiam diri di rumah serta bisa mengobati sakitnya,” jelas dr Ana dalam talk show Para Pahlawan Kesehatan di Pusaran Pandemi di Graha BNPB, Jakarta, Rabu (30/9).

Ana melanjutkan, saat ini sudah banyak dokter gigi yang melayani konsultasi secara online.  Hal itu tentu menjadi solusi bagi warga agar tidak tertular Covid-19.  “Sebagai dokter, kami siap melayani semua pasien. Namun, dalam kondisi pandemi ini tentu berbeda dari sebelum pandemi yang mana kami harus menjalankan tindakan sesuai protap pandemi yang terbaik bagi para pasien. Sebab, tidak ada satu pun dalam semua tindakan kami adalah keselamatan pasien,”  ujar dr Ana.  (nin/c12/kkn)