Tiga Tema Style Hari Valentine_Satu Desain untuk Dua Event. Jawa Pos. 4 Februari 2015.Hal.36

SURABAYA – merah adalah membara. Untuk Imlek dan Valentine’s day yang hadirnya hampi bersamaan, salah seorang desainer, Linggra Kartika, mengombinasikannya menjadi satu tema.

Spesialis baju anak-anak  itu mengatakan, kombinasi tersebut dilakukan agar praktis. Satu gaun bisa dikenakan untuk perayaan hari Valentine dan Imlek. Masih dengan inspirasi princess. Linggra membikin 10 desain untuk anak berusia dibawah 14 tahun.

Ada yang bertumpuk-tumpuk, ada pula yang simpel. Linggra mengatakan, akses bertumpuk ditunjukan untuk membuat karakter lucu pada anak. Agar tidak menggangu gerak anak, jenis kain yang digunakan adalah organza. “dengan organza, gaun terkihat menggelembung,” ujar perempuan kelahira 11 januari 1991 tersebut.

Pada pakaian bagian atas, terdapat hiasan dengan detail lace dan flower 3D. Desain dibuat simpel dengan mengacu pada mobilitas anak-anak yang tinggi. “saya sengaja menekankan pada merah. Ini eksperimen bahwa satu warna tidak monoton. Detail bisa dari kreasi jenis bahan.” Tutur alumnius International Business Management (IBM) Universitas Ciputra (UC) tersebut.

Aksesoris pada rambut bermacam-macam. Bisa berupa tusuk Shanghai, bisa juga digelung ala anak-anak Tiongkok. “untuk edisi Valentine, bisa menggunakan aksesoris rambut berupa bando dari brokat dan lace yang diebntuk-bentuk.” Ujar Linggran.

Tak hanya persiapan busana. Kelenteng Hong San Kon Tee di jalan Cokroaminoto juga mempersiapkan diri menjelang Imlek. Beberapa karyawan mengangkat lilin-lilin jumbo. Sebagian di antaranya membersihkan debu dupa. Meski begitu, orang-orang tetap bersembahyang dengan khusyuk. (cik/c7/nda)

Tiga Tema Style Hari Valentine

Inspirasi Kesegaran Bunga dan Buah

SURABAYA – Fiona, Fabienne, dan Karina tidak akan bingung menghadapi Hari Valentine. Mereka telah menyiapkan dandanan ketika kekasih hati mengajak berkencan. Fiona siap dengan dandanan Choco Citrus, Fabienne berdandan Fruit Woman, dan Karina dengan Flower Paradise.

Tema itu, tampaknya, diprakarsai Arie Hidayat Siswanto. Pemilik Ariel Harry Salon and Bridal tersebut mengungkapkan, tema Valentine itu terinspirasi Hari kasih sayang yang identik dengan bunga. “unsur segarnya saya dapat dari buah,” ucap Arie.

Arie menjelaskan Choco Citrus terinspirasi makanan seger untuk Hari Kasih Sayang. Aplikasinya pada rambut, digunting long layer, kemudian dibiarkan panjang. Poni digunting pendek untuk tampilan lebih modern.

Dia menambahkan, pada bagian rambut, dapat diberikan sentuhan warna deep chpcolate dan sentuhan warna pineapple serra orange pada bagian tertentu saja. Bagian wajah diberi efek berchaya dengan sentuhan alas bedak dan blushter mata dihidupkan dengan warna baby pink.

Arie membeberkan dandanan dengan tema fruit woman. Tema itu terinspirasi corak buah-buahan yang bisa diaplikasikan untuk inspirasi gaya tatanan rambut identik dengan warna-earna tajam. Potongan rambut dibuat pendek dengan keriting yang kusur dan diperkaya tali-tali sederhana. “untuk mempertegas gaya muda. Ada aksen ikal-ikal lembut untuk efek messy,” tuturnya.

Pada tema ketiga, flower paradise, Arie menjelaskaan, hari Valentine identik dengan bunga segar alami. Pengaplikasiannya, rambut dibiarkan panjang lurus dengan cutting blund cut. Ditambah permainan hair do yang tidak kaku. Hal ini didapat dari sentuhan lekuk rambut saling silang untuk kesab berantakan dan girly.

Agar tidak monoton, rambut juga diberi warna gelap pada dasar rambut sambil diselingi ambre highlight.(cik/c5/nda)

Sumber: Jawa-Pos.-4-Februari-2015.Hal_.36