Toko Beraksara Tionghoa-Pasar Bong Night Martet
29 September 2023. Hal. 15
SURABAYA – Kampung pecinan di Jalan Kembang Jepun, Pabean Cantian, merupakan salah satu wisata unggulan Surabaya. Ribuan pengunjung kerap meramaikan destinasi wisata tersebut. Hal itu berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat.
Demi meningkatkan kunjungan, upaya mempercantik kawasan pun terus dilakukan. Di antaranya, memperbarui lampu lampion, mengecat bangunan, serta memasang papan nama toko dengan aksara Tionghoa. “Agar lebih menggambarkan suasana kampung pecinan, papan nama seluruh toko nanti diganti dengan menggunakan dua bahasa. Bahasa Mandarin dan Indonesia,” kata Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (DKKORP) Surabaya Wiwiek Widayati kemarin (28/9).
Pemasangan papan nama baru akan dilakukan secara bertahap. Mulai 20 toko pertama yang berada di Jalan Kembang Jepun, sisi barat. Saat ini pembuatan papan nama masih berjalan.
Kawasan kampung pecinan di Jalan Slompretan juga dikembangkan. Salah satunya, Pasar Bong. Lokasi itu akan dijadikan Pasar Bong Night Market. Sesuai namanya, selain pagi, pasar akan buka sampai malam.
Tidak hanya Pasar Bong, Kelenteng Suka Loka di Jalan Coklat dan Rumah Abu Han di Jalan Karet juga menjadi prioritas pengembangan tahun ini.
Koordinasi dengan pengelola bangunan pun telah dilakukan. Pihaknya meminta dua bangunan itu bisa beroperasi hingga malam. Menyesuaikan jadwal buka kampung pecinan. Yakni, Jumat, Sabtu, dan Minggu malam. “Sejauh ini, Rumah Abu Han dan Kelenteng Suka Loka dibuka untuk umum ketika ada kedatangan pengunjung kapal pesiar. Sekarang ingin kami perkuat melalui revitalisasi pada dua bangunan cagar budaya itu,” ujarnya. (ian/c7/may)

