Tujuh Pertannyaan Pendeteksi.Surya.8 Oktober 2017.Hal 12 001-page-001

SELECTIVE Mutism (SM) adalah keadaan saat anak menolak berbicara

secara konsisten dalarn situasi sosial tertentu tetapi anak dapat berbicara pada situasi sosial yang lain. Ada tujuh pertanyaan yang dirancang Christopher Kearney, peneliti di bidang SM, untuk mengetahui kondisi anak.

  1. Apakah anak diam saat diminta berbicara? Diam ini tidak hanya terjadi sesaat atau karena anak bertemu orang baru tetapi anak ini akan diam bahkan pada situasi yang sering dimasukinya.
  2. Apakah anak dapat berbicara lancar pada situasi lain seperti di rumah? Bila anak sangat diam di suatu situasi secara terus menerus tetapi berbicara di tempat lain dengan lancar maka orang tua perlu waspada bahwa anak mengalami SM.
  3. Apakah penolakan anak untuk berbicthu ini berpengaruh terhadap komunikasi sbsial dan nilai akademisnya? Perilaku diam ini menyebabkan mereka tidak mau bertanya bila mereka mengalami kesulitan. Hal ini menyebabkan mereka tIdak dapat menyerap materi belajar dengan baik sehingga akhirnya bermasalah pada pelajaran di sekolah.
  4. Apakah kondisi anak untuk menolak bicara telah terjadi setidak-tidaknya satu bulan dan bukan karena akibat penyesuaian awal di sekolahnya? Beberapa anak memang cenderung diam ketika awalawal masuk di sekolah.
  5. Apakah kegagalan berbicara pada anak akibat kurangnya pemahaman anak pada bahasa yang digunakan? Pada kondisi ini anak mungkin tidak familiar de

ngan bahasa di sekitarnya. Misalnya anak diajak orang tua ke luar negeri dengan bahasa yang asing bagi anak. ‘Dalam situasi itu kemungkirian besar anak akan menunjukkan perilaku diam.

  1. Apakah anak gagal bicara karena gangguan .komunikasi seperti gagap? Pada kasus gagap, anak merasa malu untuk bicara karena diejek temannya saat ia bicara gagap.
  2. Apakah kegagalan berbicara pada anak terjadi karena gangguan perkembangan, schizophrenia atau psikotik lainnya?

Bila dari tujuh pertanyaan di atas jawaban untuk pertanyaan 1 sampai dengan 4 adalah “ya” sedangkan  jawaban untuk pertanyaan 5 sampai 7 adalah “tidak”. maka pihak profesional dapat mengategorikan anak mengalami SM. (*)

 

Sumber: Surya 8 Oktober 2017. Hal 12