Ubah Limbah Kopi Jadi Sepatu Fashion

13 Juni 2024. Hal. 15

SURABAYA – Di tangan Mayra Zivanka, membuat sepatu pun bisa berkonsep sustainable dengan memanfaatkan limbah. Kali ini, dia membuat sepatu menggunakan limbah kopi. Limbah itu diolah menjadi kulit vegan sebelum dibuat menjadi bahan dasar sepatu karyanya yang diberi nama Waztehaus.

Mayra menjelaskan, Waztehaus berasalh dari dua kata: waste dan house. Bermakna tempat untuk daur ulang limbah sementara. “Nama ini juga terinspirasi dari kata warehouse,” terangnya kemarin (12/6).

Dalam koleksi tersebut, mahasiswi Fashion Product Design & Business (FPD) Universitas Ciputra (UC) itu membuatnya khusus untuk kaum hawa. “Lewat karya ini, saya ingin menyoroti keberanian dan karakteristik unik dari pada perempuan. Agar berbagai karakter yang berbeda itu bisa ditunjukkan dengan berani,” sambungnya.

Mayra memilih limbah kopi karena dekat dengan dirinya dan anak-anak muda saat ini. Proses mengubah limbah kopi menjadi kulit vegan dilakukan lewat eksperimen bioteknologi. Tujuan diciptakannya karya itu juga untuk menghasilkan sebuah produk. “Ini juga bisa mendorong kesadaran orang tentang lingkungan. Salah satunya terkait masalah limbah kopi,” jelasnya.

Meski merupakan bahan daur ulang, tampilan sepatu-sepatu koleksi Mayra terlihat modis. “Ini penting agar orang tidak hanya paham konsep sustainable saja, tapi juga tertarik pada produk biomaterial,’ ucapnya.

Lewat karyanya itu, Mayra juga bisa menginspirasi para desainer lain. Khususnya pelaku usaha local brand yang bergerak di bidang fashion dan aksesori. “Harapannya, karya ini juga mendoorng merek lokal untuk menciptakan produk yang lebih ramah lingkungan,” imbuhnya. (ama/cl8/may)