
KULINER tradisional Tiongkok makin jarang ditemui. Tiga siswa Tristar Culinary Institute mencoba menghidupkan menu khas dengan berinovasi. Yonathan Wellyanto, Abigail Gabriella dan Leonardo Aldy Mahat menambahkan interpretasi mereka terhadap menu-menu lama Chinede food.
Salah satunya, kreasi Yonathan, 20, berupa tim ikan kerapu masak arak dengan lemon dan puding vla. Ikan memang punya tempat khusus bagi peranakan Tionghoan di Indonesia. Selain menandakan kelancaran rezeki, ikan menjadi sajian khas masyarakat pesisir. Meski begitu, saat ini mulai jarang ada ikan yang dimasak secara tim dengan arak.
Ada alasan atas keengganan mengonsumsinya. Aroma kuat bawang putih tidak terlalu disukai. Belum lagi kehadiran arak yang membuatnya sedikit pahit. Agar bisa dikonsumsi secara halal, arak bisa diganti kecap asin dan perasan jeruk limau, “Selain itu, saya kasih lemon agar rasanya lebih lembut. Lalu, didampingi dengan puding vla supaya masakan panas bertemu pencuci mulut yang dingin,” ungkapnya.
Berbeda dengan yang dilakukan Gaby, sapaan Abigail. Dara yang merantau dari Jakarta sejak dua tahun lalu itu justru menggabungkan dua menu wajib Tionghoa di Indonesia. Jeruk dan lapis legit. Dia menjelaskan bahwa jeruk mempunyai arti sebagai pembawa rezeki karena pengucapannya sama dengan aksara Mandarin untuk emas.
Digabung dengan kue yang memuat doa agar rezeki bisa berlapis, Gaby berharap efek yang ditimbulkan berkali-kali lipat. “Rasa manis lapis legit dicampur dengan asamnya jeruk cocok banget untuk anak muda. Jadi, enggak terlalu enek,” tuturnya.
Hidangan yang dibuat Leonardo justru yang paling tradisional. Telur teh, menurut dia, merupakan warisan yang makin jarang dijumpai, tetapi cocok dengan anak muda. “Saya rasa ,emu yamg satu ini perlu dicoba generasi milenial. Memang pembuatannya agak rumit, tapi rasa akhirnya sangat khas,” katanya.
Leo menambahkan, masyarakat kian memilih yang serba instan. Kebanyakan membeli makanan ketimbang memasak sendiri. “Padahal, masakan seperti bihun atau misoa juga punya daya tarik sendiri. Makanya, kami mencoba kreasikan agar cocok dengan zaman sekarang,” ujarnya. (bit/c14/nda)
Telur Teh
Bahan:
- Telur 5 butir
- Teh celup 1 bungkus
- Bintang adas manis 3 butir
- Kecap Jamur 5 sendok makan
- Kayu manis secukupnya
Cara membuat:
- Rebus telur sampai matang.
- Ketuk-ketuk kulit telur sampai retak.
- Rebus air, tambahkan teh, kayu manis, bintang adas manis, kecap jamur.
- Setelah mendidih, masukan telur dan rebus dua jam.
- Biarkan semalaman untuk menghasilkan telur yang kenyal.
Tim Kerapu Masak Arak
Bahan:
- Kerapu batik 1 ekor
- Bawang pre 2 buah
- Wortel 1 buah
- Bawang putih 5 siung
- Minyak wijen 2 sendok makan
- Saus jamur 1 sendok makan
- Kecap ikan 1 sendok makan
- Arak China* 3 sendok makan
- Kecap asin 1 sendok makan
- Lemon 1 buah
- Air 150 ml
Cara membuat:
- Bersihkan ikan dan rendam dalam air perasan lemon, diamkan 20 menit.
- Geprek bawang putih dan iris bawang pre, sebar di dalam dan di sekitar ikan.
- Taburkan merica dan garam.
- Didihkan kukusan dan masukan piring ikan ke dalam kukusan selama 30 menit.
- Buat kuah dengan bawang putih.
- Bawang putih diiris tipis, lalu ditumis.
- Setelah harum, masukkan saus tiram, kecap ikan, kecap asin, dan lemon.
- Tambahkan 150 ml air, aduk rata. Masukan ikan ke dalam tumisan dan goreng sebentar.
*: agar bisa dikonsumsi secara halal, arak bisa diganti dengan kecap asin dan perasan jeruk limau.
Puding Vla
Bahan:
- Susu cair 800 ml
- Pasta vanila 31/4 sendok teh
- Agar-agar bubuk 1 bungkus
- Gula pasir 125 gram
- Garam 11/4sendok teh
- Kuning telur 2 butir
Cara membuat:
- Campurkan susu, bubuk agar-agar, dan gula pasir ke dalam panci.
- Masak bahan puding sambil diaduk-aduk sampai mendidih.
- Tuangkan sedikit bahan ke wadah berisi kuning telur, aduk.
- Tuangkan kuning telur ke panci.
- Masukan pasta vanila, lalu aduk lagi sampai merata.
- Masukkan bahan ke cetakan atau gelas.
- Biarkan adonan tersebut sampai beku.
Lapis Legit Orange
Bahan:
- Gula bubuk 150 gram
- Mentega 150 gram
- Mentega asin 50 gram
- Susu kental manis 1/4 kaleng
- Telur 5 butir
- Tepung protein rendah 110 gram
- Vanila pasta 2 sendok teh
- Bubuk spekulas Secukupnya
- Essence jeruk Secukupnya
Cara membuat:
- Kocok gula bubuk, mentega, dan mentega asin hingga lembut.
- Masukkan susu kental manis, kocok lagi.
- Masukkan telur bergantian dengan tepung sedikit demi sedikit.
- Tambahkan bubuk spekulas dan pasta vanila, aduk rata.
- Siapkan loyang, alasi dengan kertas roti dan olesi mentega.
- Panaskan loyang.
- Tuangkan satu adonan, panaskan dengan api atas sampai kecokelatan.
- Ulangi sampai adonan hampir penuh.
- Oven dengan suhu 180 derajat Celsius selama 15 menit.
Sumber: JawaPos.26 Maret 2018.Hal.9
