Sumber:https://surabaya.tribunnews.com/2025/07/30/uc-teken-mou-dengan-saza-coffee-siap-buka-peluang-magang-internasional-di-industri-kopi-jepang

UC Teken MoU dengan Saza Coffee, Siap Buka Peluang Magang Internasional di Industri Kopi Jepang

30 Juli 2025

SURYA.CO.ID, SURABAYA – Program Studi Food Technology Universitas Ciputra (FTP UC) Kota Surabaya, Jawa Timur (Jatim), menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dan Memorandum of Agreement (MoA) dengan Saza Coffee, salah satu brand kopi premium asal Jepang yang telah dikenal luas di kawasan Kanto.

Lewat kerja sama ini, FTP UC membuka peluang besar bagi mahasiswa untuk magang di Jepang selama 2-3 bulan, khususnya di bagian Research and Development (R&D) industri kopi.

Koordinator Kerja Sama FTP UC, Muliasari Kartikawati, mengungkapkan bahwa kesempatan ini sangat langka, mengingat industri Jepang dikenal cukup tertutup, terutama untuk program magang dari luar negeri.

“Lewat kolaborasi ini, mahasiswa bisa mendapat pengalaman internasional yang nyata, terutama di industri kopi. Semoga ini juga menjadi jalan untuk memajukan para petani kopi di Indonesia,” ujar Muliasari, Rabu (30/7/2025).

Tak hanya itu, Saza Coffee yang selama ini menggunakan biji kopi dari Kolombia dan Afrika, kini mulai melirik kopi Indonesia, terutama dari Pulau Jawa.

Apalagi, dalam 2 tahun terakhir, kopi Indonesia berhasil menorehkan prestasi sebagai kopi terenak di dunia.

“Kolaborasi ini menjadi pintu masuk bagi kopi lokal untuk menembus pasar internasional, melalui riset bersama antara FTP UC dan Saza Coffee,” urai Muliasari.

Dalam kunjungan kerja sama ini, Saza Coffee mengirimkan timnya mulai dari Direktur, Manager R&D, Manager Quality Assurance hingga Manager Produksi untuk memperkuat sinergi dengan UC.

Taroh Suzuki, Owner dan Direktur Saza Coffee, juga membuat kopi dengan biji kopi dari Panama, Colombia, Sumatera, Jombang dan Sulawesi. Taroh Suzuki merasa senang dengan kolaborasi ini.

“Saya senang bisa berkolaborasi dengan Universitas Ciputra, kampus yang bagus dan punya banyak koneksi. Koneksi sangat penting untuk kelanjutan bisnis,” terangnya.