Universitas Ciputra Beri Coaching Bisnis. Jawa Pos. 29 Januari 2019. Hal.28
SIDOARJO – Banyak manfaat mengikuti program Desa Melangkah. Kemarin (28/I)desa-desa peserta mendapatkan pelatihan dari tim Universitas Ciputra terkait dengan pengembangan badan usaha milik desa (BUMDes).Bertempat Di Semanggi Room,Graha Pena Surabaya, peserta pun antusias mengikuti kegiatan tersebut.Dalam pertemuan itu, Kepala Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat(LPPM) Universitas Ciputra Surabaya Wirawan Endro Dwi Radianto berbagi pengetahuan tentang cara menanamkan mindset wirausaha kepada anggota karang taruna. Makhluk, selain wakil dari pemerintah desa, diundang juga tim karang taruna.Wirawan mengajak mereka untuk membentuk desa wirausaha di Sidoarjo. Selain Itu, mengajak karang tarunauntuk terus berinovasi dalam membentuk (BUMDes) sesuai dengan potensi desa masing-masing.Bukan hanya paparan materi,Wirawan dan Agus Sugiharto,Gm dari Universitas Ciputra Lain, juga saling berkolaborasi memberikan trik dan tip.Terutama cara mengembang-kan business model canvas(BMC) dalam penggalianidebisnis yang dapat terintegrasi pada BUMDes. BMC merupakan pemodelan sederhana tentang rancangan bisnis.” BMC itu memetakan pola bisnis mulai supplier, proses produksi, core value bisnis,segmen pasar, hingga carameraih pasall ujar Wlrawan.Hari ini (29/ l) program pe-latihan peserta Desa Melangkah masih berlanjut. Namun,dalam pertemuan Lanjutan Itu, peserta diberi waktu untuk presentasi produk unggulan tiap-tiap desa. Produk tersebut akandiulas satu per satu. “Ide Bisnisnya dipresentasikan,”ujar Baswara Yua Kristama,research and community development Universitas Ciputra Surabaya.Sebagai tindak lanjut, kedepan 6m Universitas Ciputra Melakukan Coachingke desa-desa peserta Desa Melangkah Sekaligus hasil implementasi ide bisnis yang telah mereka buat. “Itu berkesinambungan terus, bisa konsultasi,dengan tujuan utama bisa menghasilkan BUMDes yang dapat menyejahterakan dan memberdayakan masyarakat,”tandasnya. (uzi/c22/hud)
