Universitas Ciputra.
Prodi IMB Terapkan 4 Skema Kelulusan Nonskripsi
Jawa Pos. 7 Mei 2024. Hal. 13
SURABAYA – Menerapkan konsep merdeka belajar, International Business Management (IBM) Universitas Ciputra (UC) memiliki empat skema kelulusan selain skripsi. Mahasiswa bisa memilih salah satu skema yang sudah lama diterapkan. “Yakni, publikasi jurnal, internship, seni, hingga bisnis. Masing-masing poin itu mempunyai takaran yang berbeda-beda dan sudah melewati quality control yang tidak main-main,” kata Wakil Ketua Peogram Studi International Business Management Dr Timotius Febry Christian ST MM MT CSCA CDS saat ditemui di UC akhir April lalu.
Prodi IBM menjadi yang pertama menerapkan skema lulus tanpa skripsi di kampus tersebut. Hal tersebut membuat para mahasiswa lebih serius dalam mengambil sebuah project. Sindu Sandika Dwi Rendra, misalnya. Dia mengambil skema bisnis untuk kelulusannya. Bisnis yang dibangunnya sejak semester I itu terus dikembangkan hingga kini sudah berada di semester akhir. “Awalnya berkelompok. Kini jadi bisnis sendiri dan berupa PT. Ada toko offline-nya juga. Yakni, menyediakan bahan-bahan kue,” paparnya. Lewat bisnis tersebut, Sindu memiliki 15 karyawan.
Selain Sindu, ada Felicia Margaret yang mengambil skema publikasi jurnal untuk lulus sarjana. Dengan skema itu, dia ditantang untuk bisa memublikasikan jurnalnya di Sinta 2 yang sudah setara dengan S-3. Sebagai informasi, Sinta adalah akronim dari Science and Technology Index. Ini merupakan sebuah portal ilmiah daring yang dioperasikan Kemendikbudristek dan menyajikan daftar jurnal nasional terakreditasi. Untuk itu, Felicia dibantu dosen pembimbingnya yang jadi penulis kedua di riset tersebut. Dia mengatakan, skema kelulusan lewat publikasi jurnal direncanakan sejak semester VI. “Mulai metode risetnya sampai bangun model penelitiannya,” ungkapnya. Prosesnya memang panjang. “Tapi, saya sudah siap sejak awal,” lanjutnya.
Febry menambahkan, mahasiswa yang mengikuti skema nonskripsi sudah mempersiapkan jauh-jauh hari. Sebab, persiapannya tidak sedikit. “Kami beri apresiasi yang baik. Apalagi, prodi IBM menjadi percontohan untuk prodi maupun universitas lain untuk belajar tentang skema kelulusan selain skripsi,” ujarnya. (ama/c19/ai)

