Sumber berita : https://rri.co.id/surabaya/hiburan/1193911/universitas-ciputra-surabaya-gelar-communicative-performance
Universitas Ciputra Surabaya Gelar Communicative Performance
16 Desember 2024
KBRN, Surabaya: Mahasiswa semester satu Fakultas Ilmu Komunikasi dan Media Bisnis, Universitas Ciputra, Surabaya sukses menyelenggarakan acara Communicative Performance, yang berlangsung pada Sabtu (14/12/2024) di Atrium Ciputra World Surabaya. Acara ini merupakan bagian dari mata kuliah Konsep Komunikasi Terintegrasi yang bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung bagi mahasiswa dalam berkomunikasi dan berkoordinasi, serta berani mengekspresikan diri di depan publik.
Penampilan pertama dibawakan oleh tim Bloom, yang terdiri dari 37 mahasiswa. Tim ini mempersembahkan sebuah drama musikal yang mengisahkan tentang perjalanan cinta di kampus. Melalui drama musikal ini, mereka ingin menyampaikan pesan bahwa meskipun kehidupan penuh tantangan, kita tidak boleh menyerah.
Bahkan, setelah menghadapi kegagalan dalam hubungan, kita masih bisa bangkit, berprestasi, dan menemukan cinta yang baru. Penampilan kedua berasal dari tim MBOH (Menikmati Budaya dan Orkestra Hiburan), beranggotakan 44 mahasiswa, yang mengangkat tema Plot Twist dalam Cerita Rakyat Indonesia.
Drama musikal ini diawali dengan kisah empat anak yang tersasar ke dunia dongeng dan diminta oleh Dewa untuk menyelesaikan misi agar cerita-cerita rakyat berakhir bahagia. Dalam penampilan ini, sejumlah cerita rakyat klasik seperti Roro Jonggrang, Joko Tarub, Malin Kundang, dan Bawang Merah-Bawang Putih diputarbalikkan dengan twist yang mengesankan.
Setiap kisah menunjukkan nilai-nilai positif seperti keberanian untuk berbicara, menghargai diri sendiri, dan memperjuangkan cinta sejati.
Monika Teguh, dosen pengampu mata kuliah ini, menjelaskan bahwa kegiatan ini sengaja dirancang untuk membantu mahasiswa semester awal dalam mengembangkan rasa percaya diri yang sangat penting dalam pembelajaran komunikasi.
“Dengan berlatih berbicara di depan umum dan bekerja dalam tim, mahasiswa bisa mempersiapkan diri untuk tantangan komunikasi di masa depan,” ujar Monika.

