Universitas Ciputra Surabaya Gelar “Run and Rave”, Kombinasi Olahraga dan Musik untuk Peringati Hari Anti Narkoba Sedunia
23 Juni 2026
Surabaya, INFODIS.ID – Dalam rangka memperingati Hari Anti Narkoba Sedunia yang jatuh pada 26 Juni, Universitas Ciputra (UC) Surabaya menggelar kegiatan “Run and Rave” pada akhir pekan lalu. Acara yang diikuti oleh perwakilan seluruh departemen dan program studi ini mengombinasikan olahraga lari dengan hiburan musik, menyusuri rute di kawasan UC Loop.
Kegiatan ini menjadi bentuk nyata komitmen kampus dalam mengajak sivitas akademika menerapkan gaya hidup sehat sekaligus memperkuat kampanye anti narkoba di kalangan generasi muda. Para peserta yang ditunjuk sebagai “warriors” tidak hanya mengikuti lari, tetapi juga membagikan lollipop berstiker bertema anti narkoba kepada mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, hingga warga sekitar—sebuah pendekatan interaktif untuk menyampaikan edukasi bahaya narkoba.
Rektor Universitas Ciputra, Prof. Wirawan E.D. Radianto, menyampaikan bahwa peringatan Hari Anti Narkoba Sedunia tidak hanya dapat dilakukan melalui seminar atau sosialisasi, tetapi juga melalui aktivitas positif yang membangun kesehatan fisik dan mental. “Generasi muda perlu diberikan ruang untuk menyalurkan energi, kreativitas, dan semangat kebersamaan melalui kegiatan yang sehat. Melalui Run and Rave, kami ingin menunjukkan bahwa hidup aktif, produktif, dan menyenangkan dapat dinikmati tanpa ketergantungan pada narkoba,” ujarnya.
DJ Henry, mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Ciputra yang juga berprofesi sebagai DJ profesional, turut memeriahkan acara. Ia berlari sambil melakukan live DJ set dari bagian belakang mobil listrik yang mengikuti peserta, menciptakan suasana “run and rave” yang unik sepanjang rute. “Lewat Run and Rave, kami ingin menunjukkan bahwa anak muda bisa bersenang-senang, mengekspresikan diri, dan mendapatkan energi positif dengan cara yang sehat tanpa harus bergantung pada narkoba atau zat adiktif lainnya,” ujar Henry.
dr. Celline Wijaya, dosen Fakultas Kedokteran UC yang juga aktif sebagai runner, menjelaskan hubungan erat antara olahraga dan pencegahan penyalahgunaan narkoba. “Ketika seseorang rutin berolahraga, tubuh akan melepaskan hormon endorfin yang membantu meningkatkan suasana hati, mengurangi stres, dan memberikan rasa nyaman secara alami. Sensasi positif ini sering disebut sebagai runner’s high. Olahraga dapat menjadi alternatif yang sehat untuk memperoleh kebahagiaan tanpa harus mencari pelarian melalui zat adiktif,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa aktivitas fisik juga berkontribusi terhadap kesehatan mental, meningkatkan rasa percaya diri, serta membangun lingkungan pergaulan yang positif. “Banyak kasus penyalahgunaan narkoba berawal dari tekanan psikologis, rasa kesepian, atau lingkungan yang kurang mendukung. Komunitas olahraga menawarkan kebalikannya: dukungan sosial, tujuan yang jelas, dan kebiasaan hidup sehat yang saling menguatkan,” tambahnya.
Melalui kegiatan Run and Rave, Prof. Wirawan berharap pesan Hari Anti Narkoba Sedunia dapat tersampaikan dengan cara yang lebih dekat dengan generasi muda. Tidak hanya meningkatkan kesadaran akan bahaya narkoba, acara ini juga mengajak mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan untuk membangun budaya hidup sehat yang berkelanjutan. (Abi)

