Universitas Ciputra Surabaya kirim 10 dokter relawan ke banjir Sumatera Barat
19 Desember 2025
Surabaya (ANTARA) – Universitas Ciputra Surabaya mengirim 10 dokter relawan ke wilayah terdampak banjir bandang Sumatera Barat untuk memberikan layanan kesehatan dan mencegah potensi wabah penyakit pascabencana hingga akhir Januari 2026.
“Kita memang sudah berlangganan mendapatkan setiap tahun (hibah Kemendiktisaintek) tapi tahun ini ada pos khusus untuk Fakultas Kedokteran dan fokusnya pada bencana di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh. Jadi mereka itu benar-benar memberikan bantuan kepada kami,” ujar Rektor Universitas Ciputra Prof. Dr. Wirawan Endro Dwi Radianto, M.ScA, CA., Ak, di Surabaya, Jumat.
Ia mengatakan dukungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) juga diwujudkan melalui koordinasi intensif dengan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi mitra di daerah terdampak bencana.
“Tidak hanya dilakukan, tapi koordinasinya sangat baik dengan kami di sini dan juga dengan mitra kami di Universitas Andalas di sana,” tambahnya.
Sementara itu, Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Ciputra Prof. Dr. dr. Hendy Hendarto, Sp.OG(K), Subsp. FER menyampaikan bahwa tim dokter relawan tidak hanya memberikan layanan kuratif, tetapi juga edukasi kesehatan kepada masyarakat.
“Selain layanan medis, tim dokter relawan juga akan memberikan penyuluhan kesehatan kepada warga terkait pola hidup bersih dan sehat di lingkungan pascabanjir. Langkah ini penting untuk mencegah penyebaran penyakit sebelum berkembang menjadi wabah,” katanya.
Ia menjelaskan penyakit yang diwaspadai pascabanjir meliputi demam berdarah, diare, infeksi saluran pernapasan akut, penyakit kulit, leptospirosis, hingga gangguan psikologis pada korban bencana.
Selain tenaga medis, Universitas Ciputra juga menyalurkan bantuan logistik berupa alat kesehatan, obat-obatan, serta kebutuhan hidup bagi masyarakat terdampak banjir di Sumatera Barat.

