{"id":10190,"date":"2017-08-14T13:34:28","date_gmt":"2017-08-14T06:34:28","guid":{"rendered":"http:\/\/library.uc.ac.id\/?p=10190"},"modified":"2025-04-29T12:16:12","modified_gmt":"2025-04-29T05:16:12","slug":"mengingat-masa-kecil-di-museum-layang-layang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/mengingat-masa-kecil-di-museum-layang-layang\/","title":{"rendered":"Mengingat Masa Kecil di Museum Layang-layang"},"content":{"rendered":"<p><a ref=\"magnificPopup\" href=\"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2017\/08\/Mengingat-Masa-Kecil-di-Museum-Layang-layang.Bisnis-Indonesia-Weekend.24-Agustus-2014.Hal_.9.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-extra_large wp-image-10191\" src=\"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2017\/08\/Mengingat-Masa-Kecil-di-Museum-Layang-layang.Bisnis-Indonesia-Weekend.24-Agustus-2014.Hal_.9-1127x1500.jpg\" alt=\"Mengingat Masa Kecil di Museum Layang-layang.Bisnis Indonesia Weekend.24 Agustus 2014.Hal.9\" width=\"1127\" height=\"1500\" \/><\/a><\/p>\n<p>Siang itu , museum Layang Layang Indonesia yang terletak di kilan kamang No.38 , Pondok Labu . Jakarta Selatan nampak lengang . Tidak terlalu banyak pengunjung datang memadati tempat ini<\/p>\n<p>Museum pribadi yang dimiliki oleh perempuan pecinta layangan . Endang Wijanarko Puspoyo cukup memang cukup mudah untuk disambangi . Sejumlah transportasi umum dapat dengan mudah menjangkau tempat ini .<\/p>\n<p>Bendirinya museum ini berangkat dari kecintaan Endang pada dunia seni . Kegairahannya dalam seni lukis , membuat dan menerangkan layang layang semasa kecil , tetapi meriyala hingga dia dewasa . Pada 1989 , Endang mulai menekuni dunia layang layang . Ketekunannya ini membuatnya menjadi penyelenggara festival layang &#8211; layang di berbagai tempat di Tanah Air .<\/p>\n<p>kecintaannya pada alat permainan yang memiliki beragam fungsi ini membuatnya mengoleksi\u00a0 beragam Jenis layangan . Pada akhirnya , Endang memutuskan untuk membangan museum yang juga dilengkapi program belajar membuat layangan .<\/p>\n<p>Koleksi museum layangan ini terbilang cukup lengkap . Pengurus museum Asep Irawan dengan senang hati akan menemani Anda untuk berkeliling g ke lokasi ini . Dengan membeli tiket masuk seharga Rp10.000 per orang , Anda dapat tienikmati tiga sesi kegiatan di tempat ini . Pertant , pemutaran film tentang sejarah dan kegiatan lestival layang<\/p>\n<p>Kedua , berkeliling museum dan sekaligus mendapatkan informasi tentang bertugai jenis layang &#8211; layang tradisional , layang &#8211; layang kreasi dari Indonesia maupun mancanegara Keris , belajar membuat layang &#8211; layang sederhana<\/p>\n<p>Pada sesi ketiga ini , Anda akan belajar bagaimana cara merakit , menghias , dan mewartai layang Layang sesuai tingkatan usia , dengan bahan dan alat yang sudah disediakan<\/p>\n<p>Di tempat ini , Anda dan keluarga juga dapat menikmati fasilitas lain lainnya yang tentunya tidak kalah seru dengan membeli paket tambahan seharga Rp35.000 &#8211; Rp50.000 di setiap sesi kegiatan . Kegiatan tambahan itu a.l. belajar melukis layang &#8211; layang menggunakan cat akrilik pada layang layang berbahan polyester , melukis payung , membatik di atas kain , dan membuat keramik .<\/p>\n<p><strong>MENGENAL MUSEUM<\/strong><\/p>\n<p>Dari sisi bangunan , museum ini terbagi menjadi empat bagian terpisah . Bangunan pertama adalah tempat penjualan tiket dan tempat untuk menonton video .<\/p>\n<p>Bangunan kedua adalah tempat untuk melukis keramik dan membatik . Bangunan ketiga adalah tempat melukis layang &#8211; layang , sekaligus ruang pamer koleksi layang &#8211; layang , sedangkan bangunan keempat adalah tempat membeli souvenir .<\/p>\n<p>Saat menjejakan kaki di ruang utama , Anda pasti akan tertegun1 menemukan koleksi beragam layangan yang jumlahnya mencapai ratusan hingga ribuan yang berasal dari Indonesia maupun mancanegara<\/p>\n<p>Salah satunya adalah layangan erbesar di Tanah Air dengan ukuran 9 x 26 meter , yang diberi nama bernama Megaray . Layangan ini berbentuk seperti ikan pari , dan disewakan untuk kegiatan eksibisi .<\/p>\n<p>Di tempat ini , Anda juga dapat melihat koleksi layangan minim berukuran 2 cm , yang berasal dari China . Bentuknya beragam mulai lalat , kupu &#8211; kupu , hingga naga .<\/p>\n<p>Selain layang &#8211; layang tradisional , museum ini juga memamerkan koleksi layang &#8211; layang kreasi dalam bentuk dua dimensi maupun tiga dimensi , a.l. layang &#8211; layang Petruk Gareng , Capung , Naga , Pegasus , K Layar , Dokar , dan berbentuk Minia Museum Layang &#8211; Layang Indonesia sendiri . Uniknya , semua layangan dalam bentuk tiga dimensi ini dap diterbangkan .<\/p>\n<p>Selain itu , dipamerkan juga layangan yang terbuat dari plastik kantong kresek . Dari seluruh kole yang paling menarik adalah kolek layang &#8211; layang purba yang berasal Pulau Muna , Sulawesi Tenggara Layang &#8211; layang purba ini biasa dis Kaghati .<\/p>\n<p>Konon , Kaghati merupakan lay layang tertua di dunia , yang dibuktikan dengan relief di Goa Sigupatani , yang menggambarkan orang sedang bermain layang &#8211; layang Seluruh bahan layangan Kaghati berasal dari alam , dan diproses secara tradisional .<\/p>\n<p>Masyarakat Muna menggunakan daun gandun untuk penahan angin sebagai pengganti kertas dan rangkanya terbuat dari bambu dan kulit pohon waru .<\/p>\n<p>Di tempat ini , Anda dan keluarga tidak saja mendapatkan tambahan wawasan mengenai sejarah layang layang , tetapi waktu kumpul bersama anggota keluarga menjadi berbeda dengan menyaksikan sajian yang sangat mengapresiasi seni budaya Tanah Air .<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sumber: Bisnis-Indonesia-Weekend.24-Agustus-2014.Hal_.9<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Siang itu , museum Layang Layang Indonesia yang terletak di kilan kamang No.38 , Pondok Labu . Jakarta Selatan nampak lengang . Tidak terlalu banyak pengunjung datang memadati tempat ini Museum pribadi yang dimiliki oleh perempuan pecinta layangan . Endang Wijanarko Puspoyo cukup memang cukup mudah untuk disambangi . Sejumlah transportasi umum dapat dengan mudah&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":10191,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-10190","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Mengingat Masa Kecil di Museum Layang-layang - Library<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/mengingat-masa-kecil-di-museum-layang-layang\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengingat Masa Kecil di Museum Layang-layang - Library\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Siang itu , museum Layang Layang Indonesia yang terletak di kilan kamang No.38 , Pondok Labu . Jakarta Selatan nampak lengang . Tidak terlalu banyak pengunjung datang memadati tempat ini Museum pribadi yang dimiliki oleh perempuan pecinta layangan . Endang Wijanarko Puspoyo cukup memang cukup mudah untuk disambangi . Sejumlah transportasi umum dapat dengan mudah...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/mengingat-masa-kecil-di-museum-layang-layang\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Library\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-08-14T06:34:28+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-04-29T05:16:12+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/08\/Mengingat-Masa-Kecil-di-Museum-Layang-layang.Bisnis-Indonesia-Weekend.24-Agustus-2014.Hal_.9-e1502692420727.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"517\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"745\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin_library\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin_library\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/mengingat-masa-kecil-di-museum-layang-layang\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/mengingat-masa-kecil-di-museum-layang-layang\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin_library\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"headline\":\"Mengingat Masa Kecil di Museum Layang-layang\",\"datePublished\":\"2017-08-14T06:34:28+00:00\",\"dateModified\":\"2025-04-29T05:16:12+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/mengingat-masa-kecil-di-museum-layang-layang\\\/\"},\"wordCount\":608,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/mengingat-masa-kecil-di-museum-layang-layang\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/08\\\/Mengingat-Masa-Kecil-di-Museum-Layang-layang.Bisnis-Indonesia-Weekend.24-Agustus-2014.Hal_.9-e1502692420727.jpg\",\"articleSection\":[\"Artikel Koran\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/mengingat-masa-kecil-di-museum-layang-layang\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/mengingat-masa-kecil-di-museum-layang-layang\\\/\",\"name\":\"Mengingat Masa Kecil di Museum Layang-layang - Library\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/mengingat-masa-kecil-di-museum-layang-layang\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/mengingat-masa-kecil-di-museum-layang-layang\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/08\\\/Mengingat-Masa-Kecil-di-Museum-Layang-layang.Bisnis-Indonesia-Weekend.24-Agustus-2014.Hal_.9-e1502692420727.jpg\",\"datePublished\":\"2017-08-14T06:34:28+00:00\",\"dateModified\":\"2025-04-29T05:16:12+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/mengingat-masa-kecil-di-museum-layang-layang\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/mengingat-masa-kecil-di-museum-layang-layang\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/mengingat-masa-kecil-di-museum-layang-layang\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/08\\\/Mengingat-Masa-Kecil-di-Museum-Layang-layang.Bisnis-Indonesia-Weekend.24-Agustus-2014.Hal_.9-e1502692420727.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/08\\\/Mengingat-Masa-Kecil-di-Museum-Layang-layang.Bisnis-Indonesia-Weekend.24-Agustus-2014.Hal_.9-e1502692420727.jpg\",\"width\":517,\"height\":745},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/mengingat-masa-kecil-di-museum-layang-layang\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mengingat Masa Kecil di Museum Layang-layang\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\",\"name\":\"Library\",\"description\":\"UC\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\",\"name\":\"admin_library\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin_library\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/author\\\/admin_library\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengingat Masa Kecil di Museum Layang-layang - Library","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/mengingat-masa-kecil-di-museum-layang-layang\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Mengingat Masa Kecil di Museum Layang-layang - Library","og_description":"Siang itu , museum Layang Layang Indonesia yang terletak di kilan kamang No.38 , Pondok Labu . Jakarta Selatan nampak lengang . Tidak terlalu banyak pengunjung datang memadati tempat ini Museum pribadi yang dimiliki oleh perempuan pecinta layangan . Endang Wijanarko Puspoyo cukup memang cukup mudah untuk disambangi . Sejumlah transportasi umum dapat dengan mudah...","og_url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/mengingat-masa-kecil-di-museum-layang-layang\/","og_site_name":"Library","article_published_time":"2017-08-14T06:34:28+00:00","article_modified_time":"2025-04-29T05:16:12+00:00","og_image":[{"width":517,"height":745,"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/08\/Mengingat-Masa-Kecil-di-Museum-Layang-layang.Bisnis-Indonesia-Weekend.24-Agustus-2014.Hal_.9-e1502692420727.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin_library","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin_library","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/mengingat-masa-kecil-di-museum-layang-layang\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/mengingat-masa-kecil-di-museum-layang-layang\/"},"author":{"name":"admin_library","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"headline":"Mengingat Masa Kecil di Museum Layang-layang","datePublished":"2017-08-14T06:34:28+00:00","dateModified":"2025-04-29T05:16:12+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/mengingat-masa-kecil-di-museum-layang-layang\/"},"wordCount":608,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/mengingat-masa-kecil-di-museum-layang-layang\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/08\/Mengingat-Masa-Kecil-di-Museum-Layang-layang.Bisnis-Indonesia-Weekend.24-Agustus-2014.Hal_.9-e1502692420727.jpg","articleSection":["Artikel Koran"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/mengingat-masa-kecil-di-museum-layang-layang\/","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/mengingat-masa-kecil-di-museum-layang-layang\/","name":"Mengingat Masa Kecil di Museum Layang-layang - Library","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/mengingat-masa-kecil-di-museum-layang-layang\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/mengingat-masa-kecil-di-museum-layang-layang\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/08\/Mengingat-Masa-Kecil-di-Museum-Layang-layang.Bisnis-Indonesia-Weekend.24-Agustus-2014.Hal_.9-e1502692420727.jpg","datePublished":"2017-08-14T06:34:28+00:00","dateModified":"2025-04-29T05:16:12+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/mengingat-masa-kecil-di-museum-layang-layang\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/mengingat-masa-kecil-di-museum-layang-layang\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/mengingat-masa-kecil-di-museum-layang-layang\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/08\/Mengingat-Masa-Kecil-di-Museum-Layang-layang.Bisnis-Indonesia-Weekend.24-Agustus-2014.Hal_.9-e1502692420727.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/08\/Mengingat-Masa-Kecil-di-Museum-Layang-layang.Bisnis-Indonesia-Weekend.24-Agustus-2014.Hal_.9-e1502692420727.jpg","width":517,"height":745},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/mengingat-masa-kecil-di-museum-layang-layang\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengingat Masa Kecil di Museum Layang-layang"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/","name":"Library","description":"UC","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824","name":"admin_library","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin_library"},"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/author\/admin_library\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10190","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10190"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10190\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":23096,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10190\/revisions\/23096"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10191"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10190"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10190"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10190"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}