{"id":10565,"date":"2017-10-20T15:36:34","date_gmt":"2017-10-20T08:36:34","guid":{"rendered":"http:\/\/library.uc.ac.id\/?p=10565"},"modified":"2025-05-01T12:37:13","modified_gmt":"2025-05-01T05:37:13","slug":"dian-herdiana-menyemai-dalang-muda","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/dian-herdiana-menyemai-dalang-muda\/","title":{"rendered":"Dian Herdiana Menyemai Dalang Muda"},"content":{"rendered":"<p><a ref=\"magnificPopup\" href=\"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2017\/10\/Dian-Herdiana_Menyemai-Dalang-Muda.Kompas.28-Juli-2017.-Hal-16-001-page-001.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-extra_large wp-image-10566\" src=\"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2017\/10\/Dian-Herdiana_Menyemai-Dalang-Muda.Kompas.28-Juli-2017.-Hal-16-001-page-001-1500x1207.jpg\" alt=\"Dian Herdiana_Menyemai Dalang Muda.Kompas.28 Juli 2017. Hal 16 001-page-001\" width=\"1500\" height=\"1207\" \/><\/a><\/p>\n<p>Dian Herdiana ( 37 ) , perajin wayang aneka karakter dari Kawargian Adat Karangkamulyan , Kabupaten Ciamis , hanya bisa meringis sedih . Setelah bertahun &#8211; tahun membina 50 &#8211; an dalang muda , hanya tiga orang yang bertahan . Itu pun sebagai peker aan sambilan .<\/p>\n<p>OLEH DEDI MUHTADI<\/p>\n<p>Dalang Dian miris melihat ke nyataan seni wayang makin kurang peminat . &#8221; Siapa lagi kelak yang akan melestarikan seni budaya wayang warisan leluhur . Pa dahal , wayang sudah diakui oleh UNESCO sebagai warisan dunia , se perti halnya batik , keris , dan ang klung , &#8221; ujarnya di Museum Situs Karangkamulyan , Desa Karang kamulyan , Kabupaten Ciamis , Jawa Barat , Kamis ( 20\/7 ) lalu .<\/p>\n<p>Anak &#8211; anak sekarang lebih menye nangi film &#8211; film superhero impor ke timbang wayang . Menggelar ( nang gap ) wayang bagi sebagian besar ma syarakat adalah sesuatu yang mahal . Di mayoritas masyarakat , daya beli yang rendah berkelindan dengan ti dak cintanya mereka terhadap budaya wayang . Sementara pembinaan dari pemerintah daerah nyaris tidak ada . Budaya wayang pun tergerus zaman dan banyak ditinggalkan.<\/p>\n<p>Akan tetapi , Dian bergeming . Di depan kawasan situs yang diyakini oleh masyarakat Tatar Galuh ( Ciamis ) sebagai peninggalan Ciung Wanara salah satu raja Kerajaan Galuh pada abad VIII , Dian membuka kios pa- depokan Kawargian Adat Karang kamulyan . Di kios sederhana yang terletak di jalan raya Ciamis &#8211; Ban- jar Jawa Tengah ini , ia membuka praktik pembuatan aneka wayang , di- bantu tiga perajin lainnya .<\/p>\n<p>&#8221; Kami secara rutin mengirim ke rajinan wayang ke Yogyakarta dan Bali , &#8221; ujarnya . Aneka wayang yang dikembangkannya mengikuti pola in- dustri rumahan . Baju &#8211; baju wayang yang beraneka warna diserahkan ke pada ibu &#8211; ibu penjahit Pembuat ba dannya dan kepala wayang diserah- kan kepada perajin khusus .<\/p>\n<p>Dian lalu merangkainya menjadi wayang yang utuh , dikerjakan secara beramai &#8211; ramai . Dengan pola seperti itu , banyak tenaga kerja yang terlibat .<\/p>\n<p>Dian bertugas membentuk karakter wayang karena dalang tahu karakter yang dipilih pemesannya . Karakter itu mulai dari sosok ketawa , seram , atau pun karakter bodor .<\/p>\n<p>Bersama Kawargian Adat , ia sekuat tenaga berupaya melestarikan budaya leluhur itu walaupun biayanya dari utang &#8221; Kios itu akan dipindah ke ruang Dewan Kerajinan Nasional Da- erah Ciamis yang ada di Situs Ka- rangkamulyan , &#8221; ujar Kepala Desa Ka- rangkamulyan M Abdul Haris .<\/p>\n<p><strong>Wayang Kawung <\/strong><\/p>\n<p>Dian lahir dari keluarga dalang se nior , almarhum Husen , yang terkenal tahun 1960 &#8211; an di kawasan , Banjar ( sekarang Kota Banjar , tetangga Ciamis ) . Di keluarga itu , Dian &#8211; lah yang meneruskan tradisi wayang di sertai keterampilan membuat kera jinan patung dan aneka kerajinan dari kayu . Beraneka wayang sampai iteuk ( tongkat penyangga ) berbentuk bi natang disediakan di kios depan Situs Carangkamulyan , Ciamis .<\/p>\n<p>Di bidang pedalangan , ia berguru bupaten Pangandaran . Rojikin adalah salah satu murid dalang terkenal Jawa Barat , yakni Cecep Supriadi , Dede Amung , dan maestro dalang wayang golek almarhum Asep Sunandar Su- narya .<\/p>\n<p>Sejak kelas VSD ( 1988 ) , Dian sudah mendalang dan mulai membuat ke- rajinan . Ia kreator wayang kawung ( aren ) untuk pergelaran khusus ritual Ngikis di Situs Karangkamulyan . Da lam pergelaran wayang kawung , me dia wayang menggunakan gumpalan ijuk dengan alat musik gambang , ken- dang apuk , bangbaraan bambu , dan suling Sindennya pelantun kidung beluk yang suaranya tinggi melittk &#8211; li uk khas beluk Sunda .<\/p>\n<p>Dalam acara ritual Ngikis di Ka- rangkamulyan , dalang Dian me- nyebarkan kisah &#8211; kisah perjalanan hi- dup Ciung Wanara , salah satu raja di kerajaan Galuh.<\/p>\n<p>Dian juga menciptakan wayang Ki la ( Kidung Lakbok ) untuk ritual adat di wilayah Lakbok , yakni kecamatan yang berbatasan langsung dengan Ka bupaten Cilacap , Jawa Tengah .<\/p>\n<p>Dalam kesehariannya . Dian juga menekuni wayang Syiar , yakni per gelaran wayang untuk dakwah di aca ra keagamaan atau acara hajatan se- perti halnya wayang golek yang biasa digelar dalang &#8211; dalang pada umum<\/p>\n<p><strong>Cerita rakyat <\/strong><\/p>\n<p>Wayang Kila dan Kawung dipilih Kerajaan Galuh nya . mat dan diminati masyarakat . Dalam Kidung Lakbok , misalnya , Dian me ngisahkan asal &#8211; usul Lakbok zaman dahulu kala yang merupakan Nagara Banjar Patroman .<\/p>\n<p>Dalam buku De Lakbok Droogge legd tulisan futurolog pertama In donesia , Dr Ratulangie ( 1936 ) , di kisahkan , banjir akibat meluapnya Sungai Citanduy dan Ciseel itu per nah ditanggulangi Bupati Tasikma laya Wiratanoenrat dengan meng gerakkan rakyat .<\/p>\n<p>Pada 1923 , ketika imis Selatan masih jadi wilayah Tasik ulaya ( Ta tar Sukapura ) , Wirataningrat mengusulkan agar Raw akbok di keringkan dengan carn canggul . Na mun , usul itu ditolp ? vemerintah Be landa dengan alas persoalan banjir Lakbok harus dipasrahkan kepada alam . Namun , sebelum penanggulan selesai , Wiratanoeningrat meninggal 1935 ) , diduga terserang malaria .<\/p>\n<p>Dalam legenda rakyat , Lakbok per nah diperebutkan Kerajaan Sukapura ( Sunda ) dan Banyumas ( Jawa ) . Untuk menentukan batas keduanya , dibu atlah petunjuk dari pergerakan ikan . Kalau ikan &#8211; ikan bergerak ke timur dan menjadi ikan peda , wilayah itu masuk Jawa Banyumasan . Apabila ikan &#8211; ikan itu lari ke barat menjadi ikan sepat , maka masuk Sukapura Sunda .<\/p>\n<p>&#8221; Hingga kini di Lakbok , di kolam yang kosong pun selalu tumbuh dan berkembang sendiri ikan sepat bu hun , &#8221; tambah Dian.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sumber: Kompas.28-Juli-2017.-Hal-16<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dian Herdiana ( 37 ) , perajin wayang aneka karakter dari Kawargian Adat Karangkamulyan , Kabupaten Ciamis , hanya bisa meringis sedih . Setelah bertahun &#8211; tahun membina 50 &#8211; an dalang muda , hanya tiga orang yang bertahan . Itu pun sebagai peker aan sambilan . OLEH DEDI MUHTADI Dalang Dian miris melihat ke&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":10566,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-10565","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Dian Herdiana Menyemai Dalang Muda - Library<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/dian-herdiana-menyemai-dalang-muda\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Dian Herdiana Menyemai Dalang Muda - Library\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Dian Herdiana ( 37 ) , perajin wayang aneka karakter dari Kawargian Adat Karangkamulyan , Kabupaten Ciamis , hanya bisa meringis sedih . Setelah bertahun &#8211; tahun membina 50 &#8211; an dalang muda , hanya tiga orang yang bertahan . Itu pun sebagai peker aan sambilan . OLEH DEDI MUHTADI Dalang Dian miris melihat ke...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/dian-herdiana-menyemai-dalang-muda\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Library\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-10-20T08:36:34+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-05-01T05:37:13+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/10\/Dian-Herdiana_Menyemai-Dalang-Muda.Kompas.28-Juli-2017.-Hal-16-001-page-001-e1508488578163.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1179\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1082\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin_library\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin_library\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/dian-herdiana-menyemai-dalang-muda\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/dian-herdiana-menyemai-dalang-muda\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin_library\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"headline\":\"Dian Herdiana Menyemai Dalang Muda\",\"datePublished\":\"2017-10-20T08:36:34+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-01T05:37:13+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/dian-herdiana-menyemai-dalang-muda\\\/\"},\"wordCount\":781,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/dian-herdiana-menyemai-dalang-muda\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/10\\\/Dian-Herdiana_Menyemai-Dalang-Muda.Kompas.28-Juli-2017.-Hal-16-001-page-001-e1508488578163.jpg\",\"articleSection\":[\"Artikel Koran\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/dian-herdiana-menyemai-dalang-muda\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/dian-herdiana-menyemai-dalang-muda\\\/\",\"name\":\"Dian Herdiana Menyemai Dalang Muda - Library\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/dian-herdiana-menyemai-dalang-muda\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/dian-herdiana-menyemai-dalang-muda\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/10\\\/Dian-Herdiana_Menyemai-Dalang-Muda.Kompas.28-Juli-2017.-Hal-16-001-page-001-e1508488578163.jpg\",\"datePublished\":\"2017-10-20T08:36:34+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-01T05:37:13+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/dian-herdiana-menyemai-dalang-muda\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/dian-herdiana-menyemai-dalang-muda\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/dian-herdiana-menyemai-dalang-muda\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/10\\\/Dian-Herdiana_Menyemai-Dalang-Muda.Kompas.28-Juli-2017.-Hal-16-001-page-001-e1508488578163.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/10\\\/Dian-Herdiana_Menyemai-Dalang-Muda.Kompas.28-Juli-2017.-Hal-16-001-page-001-e1508488578163.jpg\",\"width\":1179,\"height\":1082},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/dian-herdiana-menyemai-dalang-muda\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Dian Herdiana Menyemai Dalang Muda\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\",\"name\":\"Library\",\"description\":\"UC\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\",\"name\":\"admin_library\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin_library\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/author\\\/admin_library\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Dian Herdiana Menyemai Dalang Muda - Library","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/dian-herdiana-menyemai-dalang-muda\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Dian Herdiana Menyemai Dalang Muda - Library","og_description":"Dian Herdiana ( 37 ) , perajin wayang aneka karakter dari Kawargian Adat Karangkamulyan , Kabupaten Ciamis , hanya bisa meringis sedih . Setelah bertahun &#8211; tahun membina 50 &#8211; an dalang muda , hanya tiga orang yang bertahan . Itu pun sebagai peker aan sambilan . OLEH DEDI MUHTADI Dalang Dian miris melihat ke...","og_url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/dian-herdiana-menyemai-dalang-muda\/","og_site_name":"Library","article_published_time":"2017-10-20T08:36:34+00:00","article_modified_time":"2025-05-01T05:37:13+00:00","og_image":[{"width":1179,"height":1082,"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/10\/Dian-Herdiana_Menyemai-Dalang-Muda.Kompas.28-Juli-2017.-Hal-16-001-page-001-e1508488578163.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin_library","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin_library","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/dian-herdiana-menyemai-dalang-muda\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/dian-herdiana-menyemai-dalang-muda\/"},"author":{"name":"admin_library","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"headline":"Dian Herdiana Menyemai Dalang Muda","datePublished":"2017-10-20T08:36:34+00:00","dateModified":"2025-05-01T05:37:13+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/dian-herdiana-menyemai-dalang-muda\/"},"wordCount":781,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/dian-herdiana-menyemai-dalang-muda\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/10\/Dian-Herdiana_Menyemai-Dalang-Muda.Kompas.28-Juli-2017.-Hal-16-001-page-001-e1508488578163.jpg","articleSection":["Artikel Koran"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/dian-herdiana-menyemai-dalang-muda\/","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/dian-herdiana-menyemai-dalang-muda\/","name":"Dian Herdiana Menyemai Dalang Muda - Library","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/dian-herdiana-menyemai-dalang-muda\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/dian-herdiana-menyemai-dalang-muda\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/10\/Dian-Herdiana_Menyemai-Dalang-Muda.Kompas.28-Juli-2017.-Hal-16-001-page-001-e1508488578163.jpg","datePublished":"2017-10-20T08:36:34+00:00","dateModified":"2025-05-01T05:37:13+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/dian-herdiana-menyemai-dalang-muda\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/dian-herdiana-menyemai-dalang-muda\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/dian-herdiana-menyemai-dalang-muda\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/10\/Dian-Herdiana_Menyemai-Dalang-Muda.Kompas.28-Juli-2017.-Hal-16-001-page-001-e1508488578163.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/10\/Dian-Herdiana_Menyemai-Dalang-Muda.Kompas.28-Juli-2017.-Hal-16-001-page-001-e1508488578163.jpg","width":1179,"height":1082},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/dian-herdiana-menyemai-dalang-muda\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Dian Herdiana Menyemai Dalang Muda"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/","name":"Library","description":"UC","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824","name":"admin_library","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin_library"},"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/author\/admin_library\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10565","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10565"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10565\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":23080,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10565\/revisions\/23080"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10566"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10565"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10565"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10565"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}