{"id":11422,"date":"2018-01-23T09:31:40","date_gmt":"2018-01-23T02:31:40","guid":{"rendered":"https:\/\/library.uc.ac.id\/?p=11422"},"modified":"2025-05-01T13:13:25","modified_gmt":"2025-05-01T06:13:25","slug":"medsos-berpotensi-memecah-belah-bangsa-infokomputer-edisi-07-juli-2017-hal-78-79","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/medsos-berpotensi-memecah-belah-bangsa-infokomputer-edisi-07-juli-2017-hal-78-79\/","title":{"rendered":"Medsos, Berpotensi Memecah Belah Bangsa. Infokomputer. Edisi 07. Juli 2017. Hal 78-79"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-extra_large wp-image-11423\" src=\"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2018\/01\/5a669dfab011a-5a669dfab012aMedsos-Berpotensi-Memecah-Belah-Bangsa.-Infokomputer.-Edisi-07.-Juli-2017.-Hal-78-79..jpg-1500x1001.jpg\" alt=\"\" width=\"1500\" height=\"1001\" srcset=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2018\/01\/5a669dfab011a-5a669dfab012aMedsos-Berpotensi-Memecah-Belah-Bangsa.-Infokomputer.-Edisi-07.-Juli-2017.-Hal-78-79..jpg-1500x1001.jpg 1500w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2018\/01\/5a669dfab011a-5a669dfab012aMedsos-Berpotensi-Memecah-Belah-Bangsa.-Infokomputer.-Edisi-07.-Juli-2017.-Hal-78-79..jpg-300x200.jpg 300w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2018\/01\/5a669dfab011a-5a669dfab012aMedsos-Berpotensi-Memecah-Belah-Bangsa.-Infokomputer.-Edisi-07.-Juli-2017.-Hal-78-79..jpg-768x512.jpg 768w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2018\/01\/5a669dfab011a-5a669dfab012aMedsos-Berpotensi-Memecah-Belah-Bangsa.-Infokomputer.-Edisi-07.-Juli-2017.-Hal-78-79..jpg-1030x687.jpg 1030w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2018\/01\/5a669dfab011a-5a669dfab012aMedsos-Berpotensi-Memecah-Belah-Bangsa.-Infokomputer.-Edisi-07.-Juli-2017.-Hal-78-79..jpg-705x470.jpg 705w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2018\/01\/5a669dfab011a-5a669dfab012aMedsos-Berpotensi-Memecah-Belah-Bangsa.-Infokomputer.-Edisi-07.-Juli-2017.-Hal-78-79..jpg-450x300.jpg 450w\" sizes=\"auto, (max-width: 1500px) 100vw, 1500px\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Perkembangan media sosial (medsos) yang sangat pesat dan meninggalkan pemahaman maupun etika penggunanya, seperti kata Presiden Joko Widodo, bisa membuat Indonesia menjadi negara barbar, liar, atau biadab. Bagaimana tidak, lewat medsos seseorang dengan tanpa merasa salah melakukan berbagai tindakan keji berupa kabar kemarahan.<\/p>\n<p>Ujung-ujungnya, mereka, atau pengikut tokoh, atau kelompok yang menjadi sasaran lalu melakukan tindakan main hakim sendiri, melakukan intimidasi, presekusi, atau perburuan yang sudah memakan banyak korban.<\/p>\n<p>Situasi juga menjadi panas dan timbul sikap saling curiga antarwarga, karena masyarakat mudah terpengaruh dan percaya saja apa isi informasi yang disebarkan. Kondisi ini tentu sangat meresahkan dan dan berpotensi memecah belah bangsa. Masyarakat menjadi terkotak-kotak sebab yang terekam di otak mereka adalah pihak yang bersebrangan sebagai musuh harus dimusnahkan. Kurangnya upaya untuk tabayun, mengklarifikasi, <em>check &amp; re-check<\/em>, membuat orang lalu saling curiga dan ini sangat merugikan semua pihak.<\/p>\n<p>Saat ini, ketika ada orang atau kelompok yang tidak suka pada orang atau kelompok lain, merka bisa melakukan kampanye dan menyerang lawan dengan memanfaatkan <em>buzzer<\/em> yang bisa dibayar. <em>Buzzer <\/em>demikian mudah ditemui dan dipilih kekuatannya berdasarkan jumlah <em>follower<\/em>-nya.<\/p>\n<p>Kasus yang baru-baru ini dialami PT. Indosat Ooredoo adalah contoh paling aktual, ketika operator milik Ooredoo Qatar itu dilecehkan (<em>bully<\/em>) habis-habisan akibat unggahan salah satu manajernya di medsos. Ketika manejemen Indosat menegur karyawannya itu, sasaran serangan tidak hanya perusahaan dengan tagar (<em>hashtag<\/em>) #boikotindosat, tetapi juga petingginya.<\/p>\n<p>Penelusuran bisa dilakukan untuk menemukan pembuat medsos #boikotindosat, bisa dengan maksud \u2018menjinakkannya\u201d, tetapi berbagai serangan makin masif terutama ketika diketahui karyawan si pembuat unggahan dijemput polisi. Serangan medsos yang terancang baik ini sempat menurunkan harga saham operator itu sampai lima belas persen tetapi kemudian <em>rebound<\/em> lagi.<\/p>\n<p>Perkembangan terakhir disebutkan, serangan tidak lagi dalam bentuk medsos tetapi melalui aplikasi <em>messanger <\/em>WhatsApp yang sangat sulit dilacak sumbernya. Isinya tetap berupa hujatan terhadap manajemen dan perusahaan.<\/p>\n<p>Kekacauan semacam ini akan makin berpengaruh setiap menjelang proses pemilu, terutama pilkada dan nanti terlebih pada saat pilpres tahun 2019. Hal ini diakibatkan tajamnya persaingan antarcalon yang memanfaatkan medsos tanpa etika. Contohnya dalam pilkada DKI yang sarat dengan fitnah, <em>hoax<\/em>, isu SARA.<\/p>\n<p>Di satu sisi membuat ujaran-ujaran negatif yang terkoordinir justru berkembang menjadi satu bisnis karena bisa menghasilkan uang dalam jumlah besar. Profesi baru, <em>buzzer<\/em>, menjadi profesi bernilai jutaan rupiah yang mudah dikerjakan tanpa harus keluar rumah. Pekerjaan \u201ctanpa hati \u201dini, termasuk mereka yang menyuruh, mendukung, membantu, atau memfasilitasinya, oleh MUI (Majelis Ulama Indonesia) disebut sebagai profesi haram.<\/p>\n<p><strong>\u201cMakan Daging\u201d Saudara<\/strong><\/p>\n<p>Sampai zaman Barack Obama, jika presiden ingin menyampaikan sesuatu kepada masyarakat luas, dibentuklah satu forum. Ini dilakukan melalui media telivisi atau radio untuk jangkauan dan konsumsi umum, bisa juga lewat tatap muka dengan kalangan terbatas.<\/p>\n<p>Lain lagi dengan Presiden Donald Trump. Ia lebih suka memanfaatkan twitter dan publik pun segera bisa tahu suasana hati Trump lewat kicauannya. Misalnya, baimana Trump mengicaukan Keriangannya usai keliling Timur Tengah yang \u2013 bisa jadi tidak ada hubungannya \u2013 menyebabkan Arab Saudi dan beberapa negara lain memutus hubungan diplomatiknya denga Qatar. Atau ketika Trump mengungkapkan kekesalannya kepada media lokal yang dianggapnya berat sebelah.<\/p>\n<p>Presiden Joko Widodo \u2013 juga putranya, Kaesang \u2013 kerap menggunakan media sosial walau tidak seperti Trump. Jokowi lebih suka membuat <em>video blog<\/em> atau <em>vlog<\/em>. Contohnya ketika kedatangan tamu Raja Arab Salman bin Faisal Al Saud beberapa waktu lau, orang melihat betapa sang raja memperlakukan Jokowi seperti anaknya sendiri, atau presiden yang selalu menggandeng tangan Raja, memayunginya, dan mewawancarainya.<\/p>\n<p>Lewat <em>vlog<\/em> yang dibuatnya, Jokowi meminta komentar Raja, Salman yang mau saja menjawab apa pertanyaan Jokowi. Entah itu atau sebab lain, raja Salman pun memperpanjang masa tinggalnya di Indonesia, bertamasya di Bali dengan seluruh rombongannya.<\/p>\n<p>Medsos menampilkan dua sisi yang sangat berbeda seperti pisau bermata dua. Ia bisa digunakan dengan santun tanpa maskud merugikan seperti yang dilakukan kedua presiden tadi. Sisi lain memang yang dilakukan dengan tujuan mengobarkan kebencian, mendorong kekerasan seperti yang kini sedangterjadi di Tanah Air.<\/p>\n<p>Itu bisa terjadi karena upaya edukasi terutama dari pemerintah sebagai pemilik kebijakan. Sangat terasa bahwa pemerintah hanya menghimbau dan berharap masyarakat lebih santun dalam memanfaatkan medsos. Walu untuk yang terakhir ini kepolisian sudah ditugasi meredam dan menindak tegas perlakuakn persekusi yang menggelisahkan.<\/p>\n<p>Di bulan Ramadhan lalu, akhirnya MUI didampingi Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI Rudiantara mengeluarkan fatwa. Di dalam hukum Islam, ada aturan-aturan yang wajib dan patut dipatuhi, mulai dari Al Quran sebagai pedoman utama, kemudian hadis yang merupakan contoh, tindakahn, kata-kata atau sunnah Nabi Muhammad SAW, dan rangkaian yang terakhir berupa fatwa ulama.<\/p>\n<p>Fatwa ulama yang seharusnya oleh umat, memberi gambaran kepada masyarakat terutama umat Islam bahwa tindakan-tindakan negatif di media sosial itu sebagai perbuatan haram. MUI mengharamkan setiap umat yang memproduksi, menyebarkan dan membuat konten tidak benar kemudian dapat diakses masyarakat.<\/p>\n<p>Termasuk haram menurut MUI jika umat juga mengumbar aib, gosip, atau kejelekan orang atau kelompok lain, kecuali konten yang disebarkan untuk kepentingan yang telah dibenarkan secara <em>syar\u2019i<\/em>. Dalam pemaham dan pengajaran Nabi Muhammad SAW meng-<em>ghiba<\/em> (membicarakn orang lain) sama dengan \u201cmakan daging\u201d saudaranya.<\/p>\n<p>Namun fakta ini kurang terasa gaungnya karena masyarakat menganggap fatwa ulama hanya sebagai imbauan, boleh dijalankan, seperti kaus penistaan agama yang melibatkan salah satu pejabat negeri ini. Atau boleh diabaikan, dan ini yang terjadi, terlihat dari masih bersliwernya ujaran-ujaran haram tadi di dunia maya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sumber: Infokomputer.Edisi 07.Juli 2017.Hal 78-79<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; Perkembangan media sosial (medsos) yang sangat pesat dan meninggalkan pemahaman maupun etika penggunanya, seperti kata Presiden Joko Widodo, bisa membuat Indonesia menjadi negara barbar, liar, atau biadab. Bagaimana tidak, lewat medsos seseorang dengan tanpa merasa salah melakukan berbagai tindakan keji berupa kabar kemarahan. Ujung-ujungnya, mereka, atau pengikut tokoh, atau kelompok yang menjadi sasaran lalu&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":11424,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-11422","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Medsos, Berpotensi Memecah Belah Bangsa. Infokomputer. Edisi 07. Juli 2017. Hal 78-79 - Library<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/medsos-berpotensi-memecah-belah-bangsa-infokomputer-edisi-07-juli-2017-hal-78-79\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Medsos, Berpotensi Memecah Belah Bangsa. Infokomputer. Edisi 07. Juli 2017. Hal 78-79 - Library\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"&nbsp; Perkembangan media sosial (medsos) yang sangat pesat dan meninggalkan pemahaman maupun etika penggunanya, seperti kata Presiden Joko Widodo, bisa membuat Indonesia menjadi negara barbar, liar, atau biadab. Bagaimana tidak, lewat medsos seseorang dengan tanpa merasa salah melakukan berbagai tindakan keji berupa kabar kemarahan. Ujung-ujungnya, mereka, atau pengikut tokoh, atau kelompok yang menjadi sasaran lalu...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/medsos-berpotensi-memecah-belah-bangsa-infokomputer-edisi-07-juli-2017-hal-78-79\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Library\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2018-01-23T02:31:40+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-05-01T06:13:25+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2018\/01\/5a669e50ec8e6-5a669e50ec8f7Medsos-Berpotensi-Memecah-Belah-Bangsa.-Infokomputer.-Edisi-07.-Juli-2017.-Hal-78-79-F.jpg.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2136\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1514\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin_library\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin_library\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/medsos-berpotensi-memecah-belah-bangsa-infokomputer-edisi-07-juli-2017-hal-78-79\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/medsos-berpotensi-memecah-belah-bangsa-infokomputer-edisi-07-juli-2017-hal-78-79\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin_library\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"headline\":\"Medsos, Berpotensi Memecah Belah Bangsa. Infokomputer. Edisi 07. Juli 2017. Hal 78-79\",\"datePublished\":\"2018-01-23T02:31:40+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-01T06:13:25+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/medsos-berpotensi-memecah-belah-bangsa-infokomputer-edisi-07-juli-2017-hal-78-79\\\/\"},\"wordCount\":865,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/medsos-berpotensi-memecah-belah-bangsa-infokomputer-edisi-07-juli-2017-hal-78-79\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/dieng.blob.core.windows.net\\\/library\\\/2018\\\/01\\\/5a669e50ec8e6-5a669e50ec8f7Medsos-Berpotensi-Memecah-Belah-Bangsa.-Infokomputer.-Edisi-07.-Juli-2017.-Hal-78-79-F.jpg.jpg\",\"articleSection\":[\"Artikel Koran\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/medsos-berpotensi-memecah-belah-bangsa-infokomputer-edisi-07-juli-2017-hal-78-79\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/medsos-berpotensi-memecah-belah-bangsa-infokomputer-edisi-07-juli-2017-hal-78-79\\\/\",\"name\":\"Medsos, Berpotensi Memecah Belah Bangsa. Infokomputer. Edisi 07. Juli 2017. Hal 78-79 - Library\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/medsos-berpotensi-memecah-belah-bangsa-infokomputer-edisi-07-juli-2017-hal-78-79\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/medsos-berpotensi-memecah-belah-bangsa-infokomputer-edisi-07-juli-2017-hal-78-79\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/dieng.blob.core.windows.net\\\/library\\\/2018\\\/01\\\/5a669e50ec8e6-5a669e50ec8f7Medsos-Berpotensi-Memecah-Belah-Bangsa.-Infokomputer.-Edisi-07.-Juli-2017.-Hal-78-79-F.jpg.jpg\",\"datePublished\":\"2018-01-23T02:31:40+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-01T06:13:25+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/medsos-berpotensi-memecah-belah-bangsa-infokomputer-edisi-07-juli-2017-hal-78-79\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/medsos-berpotensi-memecah-belah-bangsa-infokomputer-edisi-07-juli-2017-hal-78-79\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/medsos-berpotensi-memecah-belah-bangsa-infokomputer-edisi-07-juli-2017-hal-78-79\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dieng.blob.core.windows.net\\\/library\\\/2018\\\/01\\\/5a669e50ec8e6-5a669e50ec8f7Medsos-Berpotensi-Memecah-Belah-Bangsa.-Infokomputer.-Edisi-07.-Juli-2017.-Hal-78-79-F.jpg.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/dieng.blob.core.windows.net\\\/library\\\/2018\\\/01\\\/5a669e50ec8e6-5a669e50ec8f7Medsos-Berpotensi-Memecah-Belah-Bangsa.-Infokomputer.-Edisi-07.-Juli-2017.-Hal-78-79-F.jpg.jpg\",\"width\":2136,\"height\":1514},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/medsos-berpotensi-memecah-belah-bangsa-infokomputer-edisi-07-juli-2017-hal-78-79\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Medsos, Berpotensi Memecah Belah Bangsa. Infokomputer. Edisi 07. Juli 2017. Hal 78-79\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\",\"name\":\"Library\",\"description\":\"UC\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\",\"name\":\"admin_library\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin_library\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/author\\\/admin_library\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Medsos, Berpotensi Memecah Belah Bangsa. Infokomputer. Edisi 07. Juli 2017. Hal 78-79 - Library","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/medsos-berpotensi-memecah-belah-bangsa-infokomputer-edisi-07-juli-2017-hal-78-79\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Medsos, Berpotensi Memecah Belah Bangsa. Infokomputer. Edisi 07. Juli 2017. Hal 78-79 - Library","og_description":"&nbsp; Perkembangan media sosial (medsos) yang sangat pesat dan meninggalkan pemahaman maupun etika penggunanya, seperti kata Presiden Joko Widodo, bisa membuat Indonesia menjadi negara barbar, liar, atau biadab. Bagaimana tidak, lewat medsos seseorang dengan tanpa merasa salah melakukan berbagai tindakan keji berupa kabar kemarahan. Ujung-ujungnya, mereka, atau pengikut tokoh, atau kelompok yang menjadi sasaran lalu...","og_url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/medsos-berpotensi-memecah-belah-bangsa-infokomputer-edisi-07-juli-2017-hal-78-79\/","og_site_name":"Library","article_published_time":"2018-01-23T02:31:40+00:00","article_modified_time":"2025-05-01T06:13:25+00:00","og_image":[{"width":2136,"height":1514,"url":"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2018\/01\/5a669e50ec8e6-5a669e50ec8f7Medsos-Berpotensi-Memecah-Belah-Bangsa.-Infokomputer.-Edisi-07.-Juli-2017.-Hal-78-79-F.jpg.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin_library","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin_library","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/medsos-berpotensi-memecah-belah-bangsa-infokomputer-edisi-07-juli-2017-hal-78-79\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/medsos-berpotensi-memecah-belah-bangsa-infokomputer-edisi-07-juli-2017-hal-78-79\/"},"author":{"name":"admin_library","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"headline":"Medsos, Berpotensi Memecah Belah Bangsa. Infokomputer. Edisi 07. Juli 2017. Hal 78-79","datePublished":"2018-01-23T02:31:40+00:00","dateModified":"2025-05-01T06:13:25+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/medsos-berpotensi-memecah-belah-bangsa-infokomputer-edisi-07-juli-2017-hal-78-79\/"},"wordCount":865,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/medsos-berpotensi-memecah-belah-bangsa-infokomputer-edisi-07-juli-2017-hal-78-79\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2018\/01\/5a669e50ec8e6-5a669e50ec8f7Medsos-Berpotensi-Memecah-Belah-Bangsa.-Infokomputer.-Edisi-07.-Juli-2017.-Hal-78-79-F.jpg.jpg","articleSection":["Artikel Koran"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/medsos-berpotensi-memecah-belah-bangsa-infokomputer-edisi-07-juli-2017-hal-78-79\/","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/medsos-berpotensi-memecah-belah-bangsa-infokomputer-edisi-07-juli-2017-hal-78-79\/","name":"Medsos, Berpotensi Memecah Belah Bangsa. Infokomputer. Edisi 07. Juli 2017. Hal 78-79 - Library","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/medsos-berpotensi-memecah-belah-bangsa-infokomputer-edisi-07-juli-2017-hal-78-79\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/medsos-berpotensi-memecah-belah-bangsa-infokomputer-edisi-07-juli-2017-hal-78-79\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2018\/01\/5a669e50ec8e6-5a669e50ec8f7Medsos-Berpotensi-Memecah-Belah-Bangsa.-Infokomputer.-Edisi-07.-Juli-2017.-Hal-78-79-F.jpg.jpg","datePublished":"2018-01-23T02:31:40+00:00","dateModified":"2025-05-01T06:13:25+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/medsos-berpotensi-memecah-belah-bangsa-infokomputer-edisi-07-juli-2017-hal-78-79\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/medsos-berpotensi-memecah-belah-bangsa-infokomputer-edisi-07-juli-2017-hal-78-79\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/medsos-berpotensi-memecah-belah-bangsa-infokomputer-edisi-07-juli-2017-hal-78-79\/#primaryimage","url":"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2018\/01\/5a669e50ec8e6-5a669e50ec8f7Medsos-Berpotensi-Memecah-Belah-Bangsa.-Infokomputer.-Edisi-07.-Juli-2017.-Hal-78-79-F.jpg.jpg","contentUrl":"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2018\/01\/5a669e50ec8e6-5a669e50ec8f7Medsos-Berpotensi-Memecah-Belah-Bangsa.-Infokomputer.-Edisi-07.-Juli-2017.-Hal-78-79-F.jpg.jpg","width":2136,"height":1514},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/medsos-berpotensi-memecah-belah-bangsa-infokomputer-edisi-07-juli-2017-hal-78-79\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Medsos, Berpotensi Memecah Belah Bangsa. Infokomputer. Edisi 07. Juli 2017. Hal 78-79"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/","name":"Library","description":"UC","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824","name":"admin_library","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin_library"},"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/author\/admin_library\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11422","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11422"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11422\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15068,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11422\/revisions\/15068"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11424"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11422"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11422"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11422"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}