{"id":11735,"date":"2018-01-24T10:12:58","date_gmt":"2018-01-24T03:12:58","guid":{"rendered":"https:\/\/library.uc.ac.id\/?p=11735"},"modified":"2025-05-01T12:37:11","modified_gmt":"2025-05-01T05:37:11","slug":"muhammad-nizar-rt_tangan-emas-seorang-difabel-kompas-21-november-2017-hal-16","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/muhammad-nizar-rt_tangan-emas-seorang-difabel-kompas-21-november-2017-hal-16\/","title":{"rendered":"Muhammad Nizar  RT_&#8221;Tangan Emas Seorang Difabel&#8221;. Kompas. 21 November 2017. Hal 16"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-extra_large wp-image-11736\" src=\"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2018\/01\/Muhammad-Nizar-RT_Tangan-Emas-Seorang-Difabel.-Kompas.-21-November-2017.-Hal-16-1500x1061.jpg\" alt=\"\" width=\"1500\" height=\"1061\" srcset=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2018\/01\/Muhammad-Nizar-RT_Tangan-Emas-Seorang-Difabel.-Kompas.-21-November-2017.-Hal-16-1500x1061.jpg 1500w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2018\/01\/Muhammad-Nizar-RT_Tangan-Emas-Seorang-Difabel.-Kompas.-21-November-2017.-Hal-16-300x212.jpg 300w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2018\/01\/Muhammad-Nizar-RT_Tangan-Emas-Seorang-Difabel.-Kompas.-21-November-2017.-Hal-16-768x543.jpg 768w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2018\/01\/Muhammad-Nizar-RT_Tangan-Emas-Seorang-Difabel.-Kompas.-21-November-2017.-Hal-16-1030x729.jpg 1030w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2018\/01\/Muhammad-Nizar-RT_Tangan-Emas-Seorang-Difabel.-Kompas.-21-November-2017.-Hal-16-260x185.jpg 260w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2018\/01\/Muhammad-Nizar-RT_Tangan-Emas-Seorang-Difabel.-Kompas.-21-November-2017.-Hal-16-705x499.jpg 705w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2018\/01\/Muhammad-Nizar-RT_Tangan-Emas-Seorang-Difabel.-Kompas.-21-November-2017.-Hal-16-450x318.jpg 450w\" sizes=\"auto, (max-width: 1500px) 100vw, 1500px\" \/><\/p>\n<p><strong>Muhammad Nizar RT adalah penyandang tunagrahita dan tunadaksa. Sampai usianya 20 tahun seperti sekarang, ia belum bisa membaca dan menulis. Namun, ia memiliki kelebihan lain: peka terhadap nada. Kepekaan itu yang mengantar Nizar menjadi musisi lagu-lagu khas Banyuwangi bernuansa Islami.<\/strong><\/p>\n<p><strong>OLEH ADI SUCIPTO KISSWARA<\/strong><\/p>\n<p><strong>\u00a0<\/strong><\/p>\n<p>Sejauh ini, Nizar telah mwngaransemen banyak lagu bernuansa Islami. Sebanyak 16 lagu telah ia rekam dalam dua album, yakni Doa Keluar Rumah dan Ucapkan Salam. Ia mengaransemen lagu-lagu bersama ayah, Achmad Amaluddin (56). Amaludding dan ibunda Nizar, Erma Suryani, yang membuatkan lirik dan mencoba melagukannya. Nizar kemudian membuat aransemennya.<\/p>\n<p>Kedua album itu dibuat Nizar bersama grup musik Islaminya, Nizar Group. Bersama gupnya, Nizar tampil disejumlah acara, termasuk acara yang digelar Pemerintah Kabupaten Gresik. Namun, kelompok musik itu sementara vakum karena dua vokalisnya meninggal dalam sebuah kecelakaan, dan hingga kini belum ada penggantinya.<\/p>\n<p>Kini, tinggal Nizar bersama sang ayah dan bunda yang tampil ketika ada undangan manggung. Ia hanya menggunakan tangan kanannya untuk memainkan keyboard dan salah satu kakinya. Tangan kirinya tidak berfungsi karena sarafnya ada yang putus.<\/p>\n<p>Penglihatannya pun hanya berfungsi sebagian. Hanya mana kanan yang normal. Fungsi otaknya juga mengalami penurunan. Namun semua keterbatasan itu tidak menghalangi Nizar untuk tetap bermusik.<\/p>\n<p>Ia sebenarnya terlahir normal pada 1997. Ketika usianya 1 bulan, ia mulai mengalami pembesaran kepala karena ada cairan tertentu (<em>hydrocephalus<\/em>). Sejak saat itu, ia keluar masuk rumah sakit dan pernah mengalami koma selama dua hari dua malam.<\/p>\n<p>Ketika berumur 5 bulan ia menjani operasi di rumah sakit. Bagian kepala Nizar dipasang selang sampai lambung hingga kini. Sampai usia 5 tahun ia berangsur sehat, tetapi belum bisa duduk sendiri.<\/p>\n<p>Usia sekitar 6 tahun, ia disekolahkan di TK batik, dilanjutkan di Sekolah Luar Basa (SLB) Kemala Bhayangkari. Ia saat itu sudah bisa duduk sendiri. Mata kanan belum bisa melihat, tangan kiri tidak aktif (tidak berfungsi). \u201cAwalnya, kejang-kejang, tetapi saat itu terlambat penanganannya,\u201d kata Amaluddin. Pascaoperasi, derita Nizar belum usai, sarafnya ada yang putus. Nizar masih sering kejang. Tumbuh kembangnya tidak normal. Amaluddin tak lelah mengikhtiarkan kesehatan anaknya. Ia mengobatkan secara medis hingga alternatif. Ia malah tertipu.<\/p>\n<p>Saat Nizar berumur 7 tahun, ada \u201corang pintar\u201d datang ke rumah. Orang itu mengaku bisa mengobati dan memberikan daging kijang merah dari Malaysia untuk menyembuhkan Nizar.<\/p>\n<p>Mobil yang biasa digunakan untuk mobilitas keluarga pun dijual Rp 7 juta. Dari uang itu, sebanyak Rp 5 jta diberikan kepada orang pintar itu untuk proses penyembuhan Nizar. Ketika ditanya obat dan daging kijang merah, orang itu beralasan sibuk menangani pasiennya. Sampai akhirnya hilang ditelan angin.<\/p>\n<p><strong>Beli \u201ckeyboard\u201d <\/strong><\/p>\n<p>Amaluddin pun pasrah. Sisa Rp 2 juta dari penjualan mobil dibelikan <em>keyboard <\/em>untuk menghibur anaknya. Semula Nizar hanya melihat lalu meniru apa yang dilakukannya. Ia memainkan lagu dan <em>keyboard <\/em>dengan kunci awal C, G, dan F. Ia menyentuh tangan Nizar lalu dipegangkan pada tuts <em>keyboard<\/em>.<\/p>\n<p>Lambat laun Nizar bisa memainkan lagu sendiri. Kepekaannya terhadap nada pun tumbuh. Sayangnya saat Nizar sedang senang-senangnya bermain musik, datang lagi ujian. Ada kerabat meminjam <em>keyboard<\/em> untuk tanggapan (manggung). <em>Keyboard<\/em> itu tak pernah kembali sampai kini.<\/p>\n<p>Amaluddin mengikhlaskannya. Ia kembali menyisihkan penghasilan untuk membeli <em>keyboard<\/em> lagi. Anaknya terus dirangsang untuk bermusik. Amaluddin mencoba-coba melagukannya, ternyata Nizar bisa mengiringinya dengan <em>keyboard<\/em>.<\/p>\n<p>Akhirnya, ia dan istrinya membuatkan lirik dan Nizar menata aransemennya. Berkat kepiawaiannya, Nizar pun sering tampil baik di acara sekolah maupun perusahaan atau di Pemerintah Kabupaten Gresik M Robbach Ma\u2019sum, ataupun bupati saat ini, Sambari Halim Radianto dibuat terkesima.<\/p>\n<p>Nizar meraih penghargaan Lomba Cipta Lagu Daerah di Gresik pada 2007. Gresik yang dikenal sebagai Kota Pudak, Kota Santri, dan Kota Industri punya kekhasan dengan seni hadrahnya. Kekhasan itu digali menjadi musik religi, Qasidah Modern.<\/p>\n<p>Nizar Group masuk dapur rekaman di Surabaya. Lagu-lagu yang di aransemen direkam dalam bentuk cakram padat, berlabel Golden Hand (tangan emas).<\/p>\n<p>Dalam album pertama terdapat enam lagu: \u201cDoa Keluar Rumah\u201d, \u201cDoa untuk Makan\u201d, \u201c20 Sifat Allah\u201d, Rukun Islam\u201d, \u201cKanjeng Nabi Muhammad\u201d, dan \u201cTombo Ati\u201d. Dalam album kedua ada 10 lagu: \u201cUcapkan Salam\u201d, \u201cAku Punya Cita-Cita\u201d, \u201cIbu\u201d, \u201cAyo Bangun Pagi\u201d, \u201cDoa Akan Tidur\u201d, \u201cDoa Bangun Tidur\u201d, \u201cGresik Kota Santri dan kota Industri\u201d, \u201cDoanya Abu Nawas\u201d, \u201cSenandung Do\u2019a Alqur\u2019an\u201d, \u201cWahdana\u201d.<\/p>\n<p>Lagu mengkritisi kondisi Gresik pun tercipta, judulnya \u201cBanjir\u201d. Isinya mengajak warga agar tidak membuang sampah dan menebang pohon sembarangan karena memicu banjir.<\/p>\n<p>\u201cMari semua jaga lingkungan kita\/Ayo tingkatkan kebersihan kita\/Bersih itu bagian dari iman\/Mari kita lestarikan\/\/Kita semua suka keindahan\/Indah itu dambaan semua\/Alam semesta ciptaan Tuhan\/ Mari kita lestarikan\/\/Jangan gunduli hutan\/jangan membakar hutan\/jangan buang sampah sembarang\/Apa akibatnya\/Apa akibatnya\/Banjir di mana-mana\/\/\/\u2026<\/p>\n<p>Ibu Nizar ingin anaknyatetap tumbuh percaya diri. Ia mendukung talenta buah hati dengan menyusun lirik. Ia percaya etiap anak dikaruniai potensi luar biasa dari Sang Pencipta.<\/p>\n<p>Ia ingin berbagi, agar orangtua tidak minder punya anak berkebutuhan khusus. \u201cSaya terus mendukung nizar tumbuh percayadiri. Ia belum bisa baca tulis, tetapi peka nada,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Muhammad Nizar RT<\/p>\n<p>Lahir\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 : Gresik, 10 Juni 1997<\/p>\n<p>Pendidikan\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 : TK Batik, SLB Kemala Bhayangkari Gresik<\/p>\n<p>Penghargaan\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 :<\/p>\n<ul>\n<li>Juara 3 Qasidah Kolaborasi Kabupaten Gresik 2007.<\/li>\n<li>Piagam Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Timur sebagai motivator dalam keterampilan musik..<\/li>\n<li>Piagam Keterampilan Musik dan Pelatihan di Malang 2008.<\/li>\n<li>Penghargaan Bupati Gresik sebagai penyandang tunagrahita yang memainkan piano\/\u201dkeyboard\u201d otodidak dengan album religi.<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sumber : Kompas. 21 November 2017. Hal 16<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Muhammad Nizar RT adalah penyandang tunagrahita dan tunadaksa. Sampai usianya 20 tahun seperti sekarang, ia belum bisa membaca dan menulis. Namun, ia memiliki kelebihan lain: peka terhadap nada. Kepekaan itu yang mengantar Nizar menjadi musisi lagu-lagu khas Banyuwangi bernuansa Islami. OLEH ADI SUCIPTO KISSWARA \u00a0 Sejauh ini, Nizar telah mwngaransemen banyak lagu bernuansa Islami. Sebanyak&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":11737,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-11735","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Muhammad Nizar RT_&#039;&#039;Tangan Emas Seorang Difabel&#039;&#039;. Kompas. 21 November 2017. Hal 16 - Library<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/muhammad-nizar-rt_tangan-emas-seorang-difabel-kompas-21-november-2017-hal-16\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Muhammad Nizar RT_&#039;&#039;Tangan Emas Seorang Difabel&#039;&#039;. Kompas. 21 November 2017. Hal 16 - Library\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Muhammad Nizar RT adalah penyandang tunagrahita dan tunadaksa. Sampai usianya 20 tahun seperti sekarang, ia belum bisa membaca dan menulis. Namun, ia memiliki kelebihan lain: peka terhadap nada. Kepekaan itu yang mengantar Nizar menjadi musisi lagu-lagu khas Banyuwangi bernuansa Islami. OLEH ADI SUCIPTO KISSWARA \u00a0 Sejauh ini, Nizar telah mwngaransemen banyak lagu bernuansa Islami. Sebanyak...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/muhammad-nizar-rt_tangan-emas-seorang-difabel-kompas-21-november-2017-hal-16\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Library\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2018-01-24T03:12:58+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-05-01T05:37:11+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2018\/01\/Muhammad-Nizar-RT_Tangan-Emas-Seorang-Difabel.-Kompas.-21-November-2017.-Hal-16-F.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2617\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1740\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin_library\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin_library\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/muhammad-nizar-rt_tangan-emas-seorang-difabel-kompas-21-november-2017-hal-16\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/muhammad-nizar-rt_tangan-emas-seorang-difabel-kompas-21-november-2017-hal-16\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin_library\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"headline\":\"Muhammad Nizar RT_&#8221;Tangan Emas Seorang Difabel&#8221;. Kompas. 21 November 2017. Hal 16\",\"datePublished\":\"2018-01-24T03:12:58+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-01T05:37:11+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/muhammad-nizar-rt_tangan-emas-seorang-difabel-kompas-21-november-2017-hal-16\\\/\"},\"wordCount\":854,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/muhammad-nizar-rt_tangan-emas-seorang-difabel-kompas-21-november-2017-hal-16\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/dieng.blob.core.windows.net\\\/library\\\/2018\\\/01\\\/Muhammad-Nizar-RT_Tangan-Emas-Seorang-Difabel.-Kompas.-21-November-2017.-Hal-16-F.jpg\",\"articleSection\":[\"Artikel Koran\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/muhammad-nizar-rt_tangan-emas-seorang-difabel-kompas-21-november-2017-hal-16\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/muhammad-nizar-rt_tangan-emas-seorang-difabel-kompas-21-november-2017-hal-16\\\/\",\"name\":\"Muhammad Nizar RT_''Tangan Emas Seorang Difabel''. Kompas. 21 November 2017. Hal 16 - Library\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/muhammad-nizar-rt_tangan-emas-seorang-difabel-kompas-21-november-2017-hal-16\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/muhammad-nizar-rt_tangan-emas-seorang-difabel-kompas-21-november-2017-hal-16\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/dieng.blob.core.windows.net\\\/library\\\/2018\\\/01\\\/Muhammad-Nizar-RT_Tangan-Emas-Seorang-Difabel.-Kompas.-21-November-2017.-Hal-16-F.jpg\",\"datePublished\":\"2018-01-24T03:12:58+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-01T05:37:11+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/muhammad-nizar-rt_tangan-emas-seorang-difabel-kompas-21-november-2017-hal-16\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/muhammad-nizar-rt_tangan-emas-seorang-difabel-kompas-21-november-2017-hal-16\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/muhammad-nizar-rt_tangan-emas-seorang-difabel-kompas-21-november-2017-hal-16\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dieng.blob.core.windows.net\\\/library\\\/2018\\\/01\\\/Muhammad-Nizar-RT_Tangan-Emas-Seorang-Difabel.-Kompas.-21-November-2017.-Hal-16-F.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/dieng.blob.core.windows.net\\\/library\\\/2018\\\/01\\\/Muhammad-Nizar-RT_Tangan-Emas-Seorang-Difabel.-Kompas.-21-November-2017.-Hal-16-F.jpg\",\"width\":2617,\"height\":1740},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/muhammad-nizar-rt_tangan-emas-seorang-difabel-kompas-21-november-2017-hal-16\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Muhammad Nizar RT_&#8221;Tangan Emas Seorang Difabel&#8221;. Kompas. 21 November 2017. Hal 16\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\",\"name\":\"Library\",\"description\":\"UC\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\",\"name\":\"admin_library\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin_library\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/author\\\/admin_library\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Muhammad Nizar RT_''Tangan Emas Seorang Difabel''. Kompas. 21 November 2017. Hal 16 - Library","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/muhammad-nizar-rt_tangan-emas-seorang-difabel-kompas-21-november-2017-hal-16\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Muhammad Nizar RT_''Tangan Emas Seorang Difabel''. Kompas. 21 November 2017. Hal 16 - Library","og_description":"Muhammad Nizar RT adalah penyandang tunagrahita dan tunadaksa. Sampai usianya 20 tahun seperti sekarang, ia belum bisa membaca dan menulis. Namun, ia memiliki kelebihan lain: peka terhadap nada. Kepekaan itu yang mengantar Nizar menjadi musisi lagu-lagu khas Banyuwangi bernuansa Islami. OLEH ADI SUCIPTO KISSWARA \u00a0 Sejauh ini, Nizar telah mwngaransemen banyak lagu bernuansa Islami. Sebanyak...","og_url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/muhammad-nizar-rt_tangan-emas-seorang-difabel-kompas-21-november-2017-hal-16\/","og_site_name":"Library","article_published_time":"2018-01-24T03:12:58+00:00","article_modified_time":"2025-05-01T05:37:11+00:00","og_image":[{"width":2617,"height":1740,"url":"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2018\/01\/Muhammad-Nizar-RT_Tangan-Emas-Seorang-Difabel.-Kompas.-21-November-2017.-Hal-16-F.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin_library","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin_library","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/muhammad-nizar-rt_tangan-emas-seorang-difabel-kompas-21-november-2017-hal-16\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/muhammad-nizar-rt_tangan-emas-seorang-difabel-kompas-21-november-2017-hal-16\/"},"author":{"name":"admin_library","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"headline":"Muhammad Nizar RT_&#8221;Tangan Emas Seorang Difabel&#8221;. Kompas. 21 November 2017. Hal 16","datePublished":"2018-01-24T03:12:58+00:00","dateModified":"2025-05-01T05:37:11+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/muhammad-nizar-rt_tangan-emas-seorang-difabel-kompas-21-november-2017-hal-16\/"},"wordCount":854,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/muhammad-nizar-rt_tangan-emas-seorang-difabel-kompas-21-november-2017-hal-16\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2018\/01\/Muhammad-Nizar-RT_Tangan-Emas-Seorang-Difabel.-Kompas.-21-November-2017.-Hal-16-F.jpg","articleSection":["Artikel Koran"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/muhammad-nizar-rt_tangan-emas-seorang-difabel-kompas-21-november-2017-hal-16\/","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/muhammad-nizar-rt_tangan-emas-seorang-difabel-kompas-21-november-2017-hal-16\/","name":"Muhammad Nizar RT_''Tangan Emas Seorang Difabel''. Kompas. 21 November 2017. Hal 16 - Library","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/muhammad-nizar-rt_tangan-emas-seorang-difabel-kompas-21-november-2017-hal-16\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/muhammad-nizar-rt_tangan-emas-seorang-difabel-kompas-21-november-2017-hal-16\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2018\/01\/Muhammad-Nizar-RT_Tangan-Emas-Seorang-Difabel.-Kompas.-21-November-2017.-Hal-16-F.jpg","datePublished":"2018-01-24T03:12:58+00:00","dateModified":"2025-05-01T05:37:11+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/muhammad-nizar-rt_tangan-emas-seorang-difabel-kompas-21-november-2017-hal-16\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/muhammad-nizar-rt_tangan-emas-seorang-difabel-kompas-21-november-2017-hal-16\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/muhammad-nizar-rt_tangan-emas-seorang-difabel-kompas-21-november-2017-hal-16\/#primaryimage","url":"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2018\/01\/Muhammad-Nizar-RT_Tangan-Emas-Seorang-Difabel.-Kompas.-21-November-2017.-Hal-16-F.jpg","contentUrl":"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2018\/01\/Muhammad-Nizar-RT_Tangan-Emas-Seorang-Difabel.-Kompas.-21-November-2017.-Hal-16-F.jpg","width":2617,"height":1740},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/muhammad-nizar-rt_tangan-emas-seorang-difabel-kompas-21-november-2017-hal-16\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Muhammad Nizar RT_&#8221;Tangan Emas Seorang Difabel&#8221;. Kompas. 21 November 2017. Hal 16"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/","name":"Library","description":"UC","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824","name":"admin_library","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin_library"},"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/author\/admin_library\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11735","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11735"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11735\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":17436,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11735\/revisions\/17436"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11737"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11735"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11735"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11735"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}