{"id":11922,"date":"2018-01-24T14:54:02","date_gmt":"2018-01-24T07:54:02","guid":{"rendered":"https:\/\/library.uc.ac.id\/?p=11922"},"modified":"2025-05-01T12:37:10","modified_gmt":"2025-05-01T05:37:10","slug":"ujang-koswara_lampu-listrik-rakyat-mandiri-kompas-12-januari-2018-hal-16","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/ujang-koswara_lampu-listrik-rakyat-mandiri-kompas-12-januari-2018-hal-16\/","title":{"rendered":"Ujang Koswara_Lampu Listrik Rakyat Mandiri.Kompas.12 Januari 2018.Hal.16"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-extra_large wp-image-11923\" src=\"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2018\/01\/Ujang-Koswara_Lampu-Listrik-Rakyat-Mandiri.Kompas.12-Januari-2018.Hal_.16-1500x1254.jpg\" alt=\"\" width=\"1500\" height=\"1254\" srcset=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2018\/01\/Ujang-Koswara_Lampu-Listrik-Rakyat-Mandiri.Kompas.12-Januari-2018.Hal_.16-1500x1254.jpg 1500w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2018\/01\/Ujang-Koswara_Lampu-Listrik-Rakyat-Mandiri.Kompas.12-Januari-2018.Hal_.16-300x251.jpg 300w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2018\/01\/Ujang-Koswara_Lampu-Listrik-Rakyat-Mandiri.Kompas.12-Januari-2018.Hal_.16-768x642.jpg 768w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2018\/01\/Ujang-Koswara_Lampu-Listrik-Rakyat-Mandiri.Kompas.12-Januari-2018.Hal_.16-1030x861.jpg 1030w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2018\/01\/Ujang-Koswara_Lampu-Listrik-Rakyat-Mandiri.Kompas.12-Januari-2018.Hal_.16-705x589.jpg 705w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2018\/01\/Ujang-Koswara_Lampu-Listrik-Rakyat-Mandiri.Kompas.12-Januari-2018.Hal_.16-450x376.jpg 450w\" sizes=\"auto, (max-width: 1500px) 100vw, 1500px\" \/><\/p>\n<p>Tahun 2008, Ujang Koswara ( 19 ) di- minta membantu warga kampung di kawasan pegunungan Jawa Barat selatan agar mendapatkan penerangan listrik . Warga kampung di perbukitan Kecamatan Pakenjeng Kabupaten Garut , Jabur , itu masih menggunakan camper , yakni lampu minyak tanah untuk alat penerangan.<\/p>\n<p>&#8221; Saat itu , keponakan saya sedang ujian nasional.la la kesulitan menghafal karena lampu teplok itu sinarnya temaram . Padahal , penilaian UN di kota yang listriknya jarang Belum Ingi harga minyak tanah ang arang palapak tanah untuk cempor memberatkan warna.<\/p>\n<p>Ujang lalu mencoba memasang pa nel surya yang dibelinya dari Bandung Rp 10 juta . Namun , nerangan menggunakan energie energi sinar matahari tidak lama Kalau cuaca mendung arusnya tidak mau hidup Alat penerangan itu akhirnya mati sama sekali karena panelnya tertutup debu dan susah dibersihkan.<\/p>\n<p>Ujang lalu memanfaatkan sejum- lah air terjun sebagai penggerak listrik mikrohidra Dari pembangkit mikro- hidro itu ia harus menarik kabel sepanjang 1 kilometer agar arus listrik \u2022 bisa sampai kampung Walaupun pembangkit kecil itu bisa meng- hasilkan arus 4000 watt , sesampai di rumah , arusnya menjadi lemah . Nyalasangat ringan . &#8221; Lampu polemit lampu listriknya remang &#8211; remang.<\/p>\n<p>Di musim apa pun terjadi masalah . Awal kemarau turbin mati karena kekurangan daya penggerak air . Se baliknya , saat musim hujan , semua bangunan mikrohidro lenyap disapu banjir karena konservasi di hulu su ngai rusak . &#8221; Jang , rakyat mah tidak teknologi canggih , yang penting nyala lampunya bisa awet , &#8221; kata Ujang men menirukan keluhan almarhum ibunya.<\/p>\n<p>Sesampainya di Bandung , sekitar 160 kilometer dari Pakenjeng ia membeli sebuah telepon seluler yang ada lampunya . la mempelajari mengapa lampu ponsel bisa menyala agak lama dengan asupan energi yang menggunakan chip LED ting sehingga penggunaan energinya ginya bisa awet , &#8221; ungkap Ujang.<\/p>\n<p>la berpikir bagaimana jika lampu LED itu diproduksi di Indonesia Bandung ) . Ia kemudian mencari in- forfnasi ke Kementerian Perindustrian untuk mendapatkan industri yang bisa memproduksi lampu LED.<\/p>\n<p><strong>\u00a0pergi ke AS<\/strong><\/p>\n<p>Ternyata di dalam negeri belum ada yang bisa membuat chip LED Salah satu pabrik chip LED berada di Amerika Serikat . Didorong semangat yang sangat kuat , ingin membantu ibunda tercinta , Ujang pun berangkat itu menuju pabrik di Philadelphia , AS Namun , setelah jauh &#8211; jauh terbangnya melintasi lautan , ternyata ia tidak bisa membeli chip itu .<\/p>\n<p>&#8221; Kalau mau membeli dalam jumlah banyak harus melalui agennya di Hongkong , &#8221; ujarnya . Sesampai di Tanah Air . Ujang berkoordinasi dengan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia ( Hipmi ) Jabar agar di- fasilitasi berhubungan dengan Hipni China.<\/p>\n<p>Pengusaha di Hipmi China mem- berikan alamat seorang pembuat LED di Shenzhen yang kemudian di temuinya . &#8221; Kalau proses produksinya begini , mah , di Bandung juga bisa , pikir Ujang saat melihat pabrik LED itu yang ternyata industri rumahan . la membawa konsep itu ke kalangan kampus.<\/p>\n<p>&#8221; Diskusi tentang LED rumahan menarik , tetapi lampunya tidak ja di &#8211; jadi , &#8221; kata Uko , sapaan akrabnya , Akhirnya ia bertemu dengan tulang listrik di pusat peralatan listrik di Jalan Banceuy , Kota Bandung &#8221; Kalau lampu mau nyalanya stabil harus me makai diode , ujar tukang listrik itu menjawab kebutuhan Ujang.<\/p>\n<p>Setelah dilakukan beberapa kali uji coba , ditemukanlah LED yang hanya berkekuatan arus I watt , tetapi nyala terbangnya setara lampu listrik 10 watt de ngan kekuatan 10 tahun . Lampu LED 1 watt itu menggunakan baterai aki yang inspirasinya diperoleh dari sis tem kerja panel surya . Penggunaan lima lampu memakai aki bekas mobil kecil ternyata bisa menyala sebulan lamanya . Setelah baterai habis , aki kembali dicas seperti pengisian daya pada aki basah .<\/p>\n<p>Jadi , kalau mau mengecas , seperti tukar galon air mineral . Kami pakalaki baterai besh karena awet , asal Jangan kekurangan air aki , &#8221; ujar Ujang Aki baterai yang dicas selama tiga jam bisa untuk lampu dalam sebulan .<\/p>\n<p>Setelah lampu LED dan pola peng isian daya ditemukan , Limar dipro duksi secara massal di rumahnya di Cilengkrang , Bandung Timur . Komponen dibeli dari banyak vendor . Misalnya , PCB atau plastik pembung- kus lampu dipesan dari pabrik plastik dengan cetakan sendiri agar tidak dijual kepada orang lain , termasuk kabel &#8211; kabelnya . Hanya saja , chip &#8211; nya masih dibeli dari China dengan mi- nimal pemesanan puluhan ribu loom- ponen sebab produksi chip LED be- lum ada di Indonesia.<\/p>\n<p><strong>Lebih murah<\/strong><\/p>\n<p>Setelah dipasang di daerah pegu- nungan , ternyata Limar lebih murah daripada minyak tanah Satu liter mi- nyak tanah seharga Rp 15.000 habis dalam tiga hari . Artinya , dalam sebulan dihabiskan Rp 150000 , &#8221; Pakai Limar mengocus tiga jam untuk satu bulan ongkosnya Rp 2000 &#8221; ujarnya .<\/p>\n<p>Kini ratusan ribu lampu Limar Ujang sudah tersebar di daerah &#8211; da- erah terpencil yang belum terjangkau listrik PLN , mulai dari Aceh , Nusa Tenggara Timur , hingga Papua . Pola periyebarannya menggunakan tang- gung jawab sosial perusahaan ( CSR PLN , pemerintah daerah , ataupun perusahaan yang berdekatan dengan daerah &#8211; daerah terpencil itu .<\/p>\n<p>Salah satu lokasi yang menikmati penerangan Limar adalah 150 kepala keluarga di Desa Margaluyu , Keca matan Cipeuncleuy , Kabupaten Ban dung Barat , lewat bantuan Peme rintah Provinsi Jabar . Selama ini Margaluyu , yang terletak di tengah Waduk Pusat Listrik Tenaga Air ( PLTA ) Cirata , tidak terjangkau listrik karena PLN kesulitan membangun tiang di tempat tersebut . Padahal PLTA Cirata merupakan pemasok lis trik interkoneksi Jawa &#8211; Bali .<\/p>\n<p>Bersamaan dengan itu . Ujang dan timnya juga menyebarkan ilmu mem buat LED ke sekolah &#8211; sekolah ataupun pesantren agar menghasilkan ke gotongroyongan . Tujuannya , jika ada masalah dengan alat penerangan itu anak &#8211; anak itu bisa membantu ma syarakat sekitarnya .<\/p>\n<p>Dengan cara membuat sendiri Li mar , ada nilai bela negara karena bisa menggantikan alat penerangan yang selama ini diimpor . Lewat pola itu dimungkinkan pula menumbuhkan usaha pedesaan . &#8221; Transfer pengeta huan ini perlu keikhlasan semua pi hak agar memunculkan kegotong royongan , &#8221; ucap Ujang.<\/p>\n<p>Lewat Limar , Ujang berharap pengabdiannya bisa menerangi negeri ini sekaligus membantu warga daerah terpencil<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sumber: Kompas.12 Januari 2018.Hal.16<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tahun 2008, Ujang Koswara ( 19 ) di- minta membantu warga kampung di kawasan pegunungan Jawa Barat selatan agar mendapatkan penerangan listrik . Warga kampung di perbukitan Kecamatan Pakenjeng Kabupaten Garut , Jabur , itu masih menggunakan camper , yakni lampu minyak tanah untuk alat penerangan. &#8221; Saat itu , keponakan saya sedang ujian nasional.la&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":11924,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-11922","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Ujang Koswara_Lampu Listrik Rakyat Mandiri.Kompas.12 Januari 2018.Hal.16 - Library<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/ujang-koswara_lampu-listrik-rakyat-mandiri-kompas-12-januari-2018-hal-16\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Ujang Koswara_Lampu Listrik Rakyat Mandiri.Kompas.12 Januari 2018.Hal.16 - Library\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tahun 2008, Ujang Koswara ( 19 ) di- minta membantu warga kampung di kawasan pegunungan Jawa Barat selatan agar mendapatkan penerangan listrik . Warga kampung di perbukitan Kecamatan Pakenjeng Kabupaten Garut , Jabur , itu masih menggunakan camper , yakni lampu minyak tanah untuk alat penerangan. &#8221; Saat itu , keponakan saya sedang ujian nasional.la...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/ujang-koswara_lampu-listrik-rakyat-mandiri-kompas-12-januari-2018-hal-16\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Library\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2018-01-24T07:54:02+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-05-01T05:37:10+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2018\/01\/Ujang-Koswara_Lampu-Listrik-Rakyat-Mandiri.Kompas.12-Januari-2018.Hal_.16-F.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1809\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1317\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin_library\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin_library\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/ujang-koswara_lampu-listrik-rakyat-mandiri-kompas-12-januari-2018-hal-16\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/ujang-koswara_lampu-listrik-rakyat-mandiri-kompas-12-januari-2018-hal-16\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin_library\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"headline\":\"Ujang Koswara_Lampu Listrik Rakyat Mandiri.Kompas.12 Januari 2018.Hal.16\",\"datePublished\":\"2018-01-24T07:54:02+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-01T05:37:10+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/ujang-koswara_lampu-listrik-rakyat-mandiri-kompas-12-januari-2018-hal-16\\\/\"},\"wordCount\":905,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/ujang-koswara_lampu-listrik-rakyat-mandiri-kompas-12-januari-2018-hal-16\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/dieng.blob.core.windows.net\\\/library\\\/2018\\\/01\\\/Ujang-Koswara_Lampu-Listrik-Rakyat-Mandiri.Kompas.12-Januari-2018.Hal_.16-F.jpg\",\"articleSection\":[\"Artikel Koran\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/ujang-koswara_lampu-listrik-rakyat-mandiri-kompas-12-januari-2018-hal-16\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/ujang-koswara_lampu-listrik-rakyat-mandiri-kompas-12-januari-2018-hal-16\\\/\",\"name\":\"Ujang Koswara_Lampu Listrik Rakyat Mandiri.Kompas.12 Januari 2018.Hal.16 - Library\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/ujang-koswara_lampu-listrik-rakyat-mandiri-kompas-12-januari-2018-hal-16\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/ujang-koswara_lampu-listrik-rakyat-mandiri-kompas-12-januari-2018-hal-16\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/dieng.blob.core.windows.net\\\/library\\\/2018\\\/01\\\/Ujang-Koswara_Lampu-Listrik-Rakyat-Mandiri.Kompas.12-Januari-2018.Hal_.16-F.jpg\",\"datePublished\":\"2018-01-24T07:54:02+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-01T05:37:10+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/ujang-koswara_lampu-listrik-rakyat-mandiri-kompas-12-januari-2018-hal-16\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/ujang-koswara_lampu-listrik-rakyat-mandiri-kompas-12-januari-2018-hal-16\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/ujang-koswara_lampu-listrik-rakyat-mandiri-kompas-12-januari-2018-hal-16\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dieng.blob.core.windows.net\\\/library\\\/2018\\\/01\\\/Ujang-Koswara_Lampu-Listrik-Rakyat-Mandiri.Kompas.12-Januari-2018.Hal_.16-F.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/dieng.blob.core.windows.net\\\/library\\\/2018\\\/01\\\/Ujang-Koswara_Lampu-Listrik-Rakyat-Mandiri.Kompas.12-Januari-2018.Hal_.16-F.jpg\",\"width\":1809,\"height\":1317},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/ujang-koswara_lampu-listrik-rakyat-mandiri-kompas-12-januari-2018-hal-16\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Ujang Koswara_Lampu Listrik Rakyat Mandiri.Kompas.12 Januari 2018.Hal.16\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\",\"name\":\"Library\",\"description\":\"UC\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\",\"name\":\"admin_library\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin_library\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/author\\\/admin_library\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Ujang Koswara_Lampu Listrik Rakyat Mandiri.Kompas.12 Januari 2018.Hal.16 - Library","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/ujang-koswara_lampu-listrik-rakyat-mandiri-kompas-12-januari-2018-hal-16\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Ujang Koswara_Lampu Listrik Rakyat Mandiri.Kompas.12 Januari 2018.Hal.16 - Library","og_description":"Tahun 2008, Ujang Koswara ( 19 ) di- minta membantu warga kampung di kawasan pegunungan Jawa Barat selatan agar mendapatkan penerangan listrik . Warga kampung di perbukitan Kecamatan Pakenjeng Kabupaten Garut , Jabur , itu masih menggunakan camper , yakni lampu minyak tanah untuk alat penerangan. &#8221; Saat itu , keponakan saya sedang ujian nasional.la...","og_url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/ujang-koswara_lampu-listrik-rakyat-mandiri-kompas-12-januari-2018-hal-16\/","og_site_name":"Library","article_published_time":"2018-01-24T07:54:02+00:00","article_modified_time":"2025-05-01T05:37:10+00:00","og_image":[{"width":1809,"height":1317,"url":"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2018\/01\/Ujang-Koswara_Lampu-Listrik-Rakyat-Mandiri.Kompas.12-Januari-2018.Hal_.16-F.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin_library","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin_library","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/ujang-koswara_lampu-listrik-rakyat-mandiri-kompas-12-januari-2018-hal-16\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/ujang-koswara_lampu-listrik-rakyat-mandiri-kompas-12-januari-2018-hal-16\/"},"author":{"name":"admin_library","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"headline":"Ujang Koswara_Lampu Listrik Rakyat Mandiri.Kompas.12 Januari 2018.Hal.16","datePublished":"2018-01-24T07:54:02+00:00","dateModified":"2025-05-01T05:37:10+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/ujang-koswara_lampu-listrik-rakyat-mandiri-kompas-12-januari-2018-hal-16\/"},"wordCount":905,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/ujang-koswara_lampu-listrik-rakyat-mandiri-kompas-12-januari-2018-hal-16\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2018\/01\/Ujang-Koswara_Lampu-Listrik-Rakyat-Mandiri.Kompas.12-Januari-2018.Hal_.16-F.jpg","articleSection":["Artikel Koran"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/ujang-koswara_lampu-listrik-rakyat-mandiri-kompas-12-januari-2018-hal-16\/","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/ujang-koswara_lampu-listrik-rakyat-mandiri-kompas-12-januari-2018-hal-16\/","name":"Ujang Koswara_Lampu Listrik Rakyat Mandiri.Kompas.12 Januari 2018.Hal.16 - Library","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/ujang-koswara_lampu-listrik-rakyat-mandiri-kompas-12-januari-2018-hal-16\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/ujang-koswara_lampu-listrik-rakyat-mandiri-kompas-12-januari-2018-hal-16\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2018\/01\/Ujang-Koswara_Lampu-Listrik-Rakyat-Mandiri.Kompas.12-Januari-2018.Hal_.16-F.jpg","datePublished":"2018-01-24T07:54:02+00:00","dateModified":"2025-05-01T05:37:10+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/ujang-koswara_lampu-listrik-rakyat-mandiri-kompas-12-januari-2018-hal-16\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/ujang-koswara_lampu-listrik-rakyat-mandiri-kompas-12-januari-2018-hal-16\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/ujang-koswara_lampu-listrik-rakyat-mandiri-kompas-12-januari-2018-hal-16\/#primaryimage","url":"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2018\/01\/Ujang-Koswara_Lampu-Listrik-Rakyat-Mandiri.Kompas.12-Januari-2018.Hal_.16-F.jpg","contentUrl":"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2018\/01\/Ujang-Koswara_Lampu-Listrik-Rakyat-Mandiri.Kompas.12-Januari-2018.Hal_.16-F.jpg","width":1809,"height":1317},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/ujang-koswara_lampu-listrik-rakyat-mandiri-kompas-12-januari-2018-hal-16\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Ujang Koswara_Lampu Listrik Rakyat Mandiri.Kompas.12 Januari 2018.Hal.16"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/","name":"Library","description":"UC","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824","name":"admin_library","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin_library"},"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/author\/admin_library\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11922","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11922"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11922\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":23138,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11922\/revisions\/23138"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11924"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11922"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11922"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11922"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}