{"id":12124,"date":"2018-01-31T12:59:47","date_gmt":"2018-01-31T05:59:47","guid":{"rendered":"https:\/\/library.uc.ac.id\/?p=12124"},"modified":"2025-05-01T12:37:09","modified_gmt":"2025-05-01T05:37:09","slug":"george-weah_berantas-korupsi-tak-semudah-cetak-gol","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/george-weah_berantas-korupsi-tak-semudah-cetak-gol\/","title":{"rendered":"George Weah_Berantas Korupsi Tak Semudah Cetak Gol"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-extra_large wp-image-12118\" src=\"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2018\/01\/George-Weah_Berantas-Korupsi-Tak-Semudah-Cetak-Gol_Kompas.Sabtu27-Januari-2018.hal_.16-001-e1517378157443-1500x1274.jpg\" alt=\"\" width=\"1500\" height=\"1274\" \/><\/p>\n<p>George Weah<\/p>\n<p>Berantas korupsi tak semudah cetak gol<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Bermain membela negara di ajang piala dunia adalah impian semua pemain sepak bola. Impian ini tidak pernah diraih George Weah. Namun, diluar itu, sebagai bintang lapangan hijau, Weah telah mendapatkan segalanya.<\/p>\n<p>(Anton Sanjoyo)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Karir gemilangnya membentang selama hamper dua decade, di enam negara, di klub-klub terbaik di tiga benua. Pengalaman jattuh bangun menjadi yang terbaik itu juga mengajarkan Weah untuk tidak pernah putusasa mengejar impiannya mengabdi negaranya, Liberia, sebagai presiden.<\/p>\n<p>Hari senin (22\/1), George Manneh Oppong Weah (51) resmi dilantik sebagai presiden Liberia menggantikan Ellen Johnson Sirleaf, perempuan pertama yang menjabat presiden di benua Afrika.<\/p>\n<p>Seolah kebali keakarnya, pelantikan Weah dilakukan di Stadion sepak bola Samurel Doe di ibukota Monrovia yang disesaki pendukungnya. Beberaoa jam sebelumnya rakyat Liberia antre hamper 2 kilometer untuk memasuki stadion guna merayakan transisi demokrasi damai untuk pertama kalinya dalam 47 tahun. Antrean didominasi kau muda yang\u00a0 menaruh harapan setinggi langit pada Weah, yang mereka percaya akan membawa era baru kesejahteraan bagi seluruh rakyat.<\/p>\n<p>\u201cSaya bersumpah, demi rakya Liberia, demi tuhan Maha Kuasa, Yakinlah saya tdak mengecewakan rakyat Liberia,\u201d ujar Weah yang berpakaian serba putih dalam pelantikan dan pengambilan sumpah itu.<\/p>\n<p>Momen inilah yang selama satu decade lebih telah ditunggu Weah, satu-satunya\u00a0 pemain bola Afrika yang berhasil dalam meraih predikat pemain terbaik dunia Ballon d\u2019Or. Pertama kali terjun sebagai kandidat presiden pada 2005, Weah kalah oleh Sirleaf yang juga mantan eksekutif bank dunia. Tahun 2011 Weah kembali mencalonkan diri, kala itu menjadi calon wakil presiden bagi Winston Tubman, tetapi kembali dikalahkan oleh Sirleaf.<\/p>\n<p>\u201cKemenangan ini mustahil tanpa dukungan kaum muda dan kaum perempuan yang membiayai hidupnya dengan berjualan dipasar,\u201d papar Weah seperti dikutip The Guardian.<\/p>\n<p>Anak muda dan kelompok masyaraat miskin memang menjadi target utama kampanye untuk memenangi pilpres. Lebih dari separuh rakyat Liberia yang berjumlah sekitar 4,5 juta jiwa hidup dibawah garis kemiskinan. Kelompok ini menjadi tulang punggung pemilih Weah saat mengalahkan Sirleaf.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Beban Berat<\/p>\n<p>Meski demikian, tidak hanya pengentasan rakyat miskin yang menjadi PR besar bagi Weah, tetapi juga pemberantasan korupsi, kultur suap, dan politik transaksional yang sudah mengakar kuat dalam struktur masyarakat dan pemerintah dinegara yang sampai 2003 masih membara akibat perang saudara tersebut.<\/p>\n<p>Saat Sirleaf menjadi presiden pada 2005, perempuan peraih Nobel itu sebenarnya telah membawa Liberia kejalur yang benar, terutama dibidang ekonomi dan stabilitas politik. Sirleaf berhasil memutihkan utang Liberia senilai 5 miliar dollar AS dan menstabilkan ekonomi yang mengalami kontraksi lebih dari 90 persen selama decade 80-an dan 90-an. Pemerintahan Sirleaf juga berhasil menciptakan system perlindungan hak-hak asasi dan menyokong kebebasan berpendapat.<\/p>\n<p>Meski demikian, sirleaf tentu saja tidak mampu membenahi semua hal meski berkuasa dua termin. Sejumlah persoalan bangsa tersisa dan kini menjadi beban di bahu Weah. Selain kemiskinan Liberia juga berada di peringkat nyaris dasar dalam indek kemudahan berbisnis, menurut versi Bank Dunia 2018. Maklum, setelah puluhan tahun negara terbakar oleh perang sipil, hamper semua institusi negara dan pranata sosial lumpuh.<\/p>\n<p>Pendek kata, Sirleaf harus membangun negara dari puing-puing dan abu perang. Belum lagi resesi\u00a0 yang menghantam tahun 2008, kolapsnya dua andalan utama ekspor, besi, dan karet pada 2011 serta wabah ebola yang menghantam Liberia lebih dahsyat dibanddingkan negara-negara afrika barat lainnya.<\/p>\n<p>Meski pada masa pemerintahannya membentuk komisi antikorupsi, sirleaf mengakui dia telah gagal memerangi \u201cpenyakit kanker\u201d yang menggerogoti tubuh lemah Liberia selama puluhan tahun. Pengakuan Sirleaf tidak lepas dari kenyataan bahkan berbagai modus korupsi terutama di pemerintahan dan kultur transaksional dalam politik tingkat tinggi, masalah sangat marak.<\/p>\n<p>Dalam indek persepsi korupsi 2016, Liberia berada di posisi ke-90 dari 176 negara atau meningkat cukup signifikan karena pada 2005 negara itu berada di peringkaat 137. Itu menjadi beban teramat berat bagi Weah. Namun, bukan lagi mustahil tingkat korupsi dikurangi jika mampu menyakinan rakyatnya dengan contoh nyata, dimulai dari pejabat pemerintahannya. Benjamin Spatz, mantan anggota panel ahli PBB untuk Liberia, seperti dikutip <em>The New York Times, <\/em>mengatakan presiden Weah bisa memulai dengan memerintahkan para pejabat negara disemua level untuk mempublikasikan pengeluaran bulanan.<\/p>\n<p>Menurut Spatz, dosen di United States Institute of Peace, ini memang langkah sederhana, tetapi bisa memberikan impak besar untuk mengurangi korupsi di pemerintahan. Presiden Weah juga memerintahkan menteri keuangannya untuk mengalokasi anggaran hanya kepada badan pemerintahhan yang rencana anggarannya telah disetujui. Sudah menjadi rahasia umun di Liberia bahwa kontrak-kontrak pemerintahan untuk barang dan jasa leih dari 50 persennya merupakan lahan basah korupsi. Fokta ini ditunjang data yang mengatakan bahwa hanya 41 persen badan negara yang mempunyai rencana anggaran, sementara selebihnya merupakan ladang subur korupsi karena tanpa perencanaan anggaran.<\/p>\n<p>Sirleaf, meski sempat dituding melakukan praktik nepotisme dan jadi awal kejatuhan popularitasnya, bagaimanapun sudah membawa Liberia bangkit dari kematian dan kini giliran weah untuk membawa rakyatnya ketingkat kemakmuran yang lebih tinggi dengan menyingkirkan kanker korupsi yang telah mengakar di dalam tubuh pemerintahan dan institusu negara.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>\u00a0<\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Pidato Pertama<\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Saat masih menjadi pemain bola, Weah adalah pemain terbaik di duniapada 1995 dan empat kali dinobatkan sebagai pemain terbaik Afrika. Sepanjang karir profesionalnya, Weah terkenal sebagai pelari cepat, penggiring bola brilian, tentu saja pencetak gol andal dengan torehan 193 gol dalam 411 laga.<\/p>\n<p>Saat mencetak gol, Weah tak mungkin melakukannya tanpa dukungan rekan lainnya yang memberi umpan atau menceta ruang dan peluang. Demikian pula dalam pemerintahan, dia tidak mungin memberantas korupsi tanpa dukungan para menteri dan para pejabat badan negara dan lembaga legislative. Mencetak gol barangkali mudah bagi Weah, tetapi memberantas korupsi pasti jauh lebih sulit.<\/p>\n<p>\u201cSalah satu jalan memberantas kemiskinan adalah memastikan bahwa sumber daya negara tidak\u00a0 dikorupsi oleh pejabat pemerintah. Saya berjanji untuk melaksanakan mandate itu,\u201d ujar Weah dalam pidato pertamanya sebagai presiden.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>GEORGE WEAH<\/p>\n<p>Lahir: 1 Okober 1966<\/p>\n<p>Karier sepak bola: AC Milan (1995-2000), Manchester City (2000-2001), Timnas Liberia (1987-2003)<\/p>\n<p>Penghargaan:<\/p>\n<ol>\n<li>Ballon d\u2019Or 1995 (pemain terbaik dunia FIFA)<\/li>\n<li>Pemain sepakbola terbaik Afrika 1989,1994,1995<\/li>\n<li>Peman sepak bola terbaik Afrka abad ini 1996<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sumber: Kompas.Sabtu 27-Januari-2018<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>George Weah Berantas korupsi tak semudah cetak gol &nbsp; Bermain membela negara di ajang piala dunia adalah impian semua pemain sepak bola. Impian ini tidak pernah diraih George Weah. Namun, diluar itu, sebagai bintang lapangan hijau, Weah telah mendapatkan segalanya. (Anton Sanjoyo) &nbsp; Karir gemilangnya membentang selama hamper dua decade, di enam negara, di klub-klub&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":12118,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-12124","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>George Weah_Berantas Korupsi Tak Semudah Cetak Gol - Library<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/george-weah_berantas-korupsi-tak-semudah-cetak-gol\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"George Weah_Berantas Korupsi Tak Semudah Cetak Gol - Library\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"George Weah Berantas korupsi tak semudah cetak gol &nbsp; Bermain membela negara di ajang piala dunia adalah impian semua pemain sepak bola. Impian ini tidak pernah diraih George Weah. Namun, diluar itu, sebagai bintang lapangan hijau, Weah telah mendapatkan segalanya. (Anton Sanjoyo) &nbsp; Karir gemilangnya membentang selama hamper dua decade, di enam negara, di klub-klub...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/george-weah_berantas-korupsi-tak-semudah-cetak-gol\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Library\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2018-01-31T05:59:47+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-05-01T05:37:09+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2018\/01\/George-Weah_Berantas-Korupsi-Tak-Semudah-Cetak-Gol_Kompas.Sabtu27-Januari-2018.hal_.16-001-e1517378319244.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1819\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"934\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin_library\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin_library\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/george-weah_berantas-korupsi-tak-semudah-cetak-gol\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/george-weah_berantas-korupsi-tak-semudah-cetak-gol\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin_library\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"headline\":\"George Weah_Berantas Korupsi Tak Semudah Cetak Gol\",\"datePublished\":\"2018-01-31T05:59:47+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-01T05:37:09+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/george-weah_berantas-korupsi-tak-semudah-cetak-gol\\\/\"},\"wordCount\":943,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/george-weah_berantas-korupsi-tak-semudah-cetak-gol\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/dieng.blob.core.windows.net\\\/library\\\/2018\\\/01\\\/George-Weah_Berantas-Korupsi-Tak-Semudah-Cetak-Gol_Kompas.Sabtu27-Januari-2018.hal_.16-001-e1517378319244.jpg\",\"articleSection\":[\"Artikel Koran\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/george-weah_berantas-korupsi-tak-semudah-cetak-gol\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/george-weah_berantas-korupsi-tak-semudah-cetak-gol\\\/\",\"name\":\"George Weah_Berantas Korupsi Tak Semudah Cetak Gol - Library\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/george-weah_berantas-korupsi-tak-semudah-cetak-gol\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/george-weah_berantas-korupsi-tak-semudah-cetak-gol\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/dieng.blob.core.windows.net\\\/library\\\/2018\\\/01\\\/George-Weah_Berantas-Korupsi-Tak-Semudah-Cetak-Gol_Kompas.Sabtu27-Januari-2018.hal_.16-001-e1517378319244.jpg\",\"datePublished\":\"2018-01-31T05:59:47+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-01T05:37:09+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/george-weah_berantas-korupsi-tak-semudah-cetak-gol\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/george-weah_berantas-korupsi-tak-semudah-cetak-gol\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/george-weah_berantas-korupsi-tak-semudah-cetak-gol\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dieng.blob.core.windows.net\\\/library\\\/2018\\\/01\\\/George-Weah_Berantas-Korupsi-Tak-Semudah-Cetak-Gol_Kompas.Sabtu27-Januari-2018.hal_.16-001-e1517378319244.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/dieng.blob.core.windows.net\\\/library\\\/2018\\\/01\\\/George-Weah_Berantas-Korupsi-Tak-Semudah-Cetak-Gol_Kompas.Sabtu27-Januari-2018.hal_.16-001-e1517378319244.jpg\",\"width\":1819,\"height\":934},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/george-weah_berantas-korupsi-tak-semudah-cetak-gol\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"George Weah_Berantas Korupsi Tak Semudah Cetak Gol\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\",\"name\":\"Library\",\"description\":\"UC\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\",\"name\":\"admin_library\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin_library\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/author\\\/admin_library\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"George Weah_Berantas Korupsi Tak Semudah Cetak Gol - Library","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/george-weah_berantas-korupsi-tak-semudah-cetak-gol\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"George Weah_Berantas Korupsi Tak Semudah Cetak Gol - Library","og_description":"George Weah Berantas korupsi tak semudah cetak gol &nbsp; Bermain membela negara di ajang piala dunia adalah impian semua pemain sepak bola. Impian ini tidak pernah diraih George Weah. Namun, diluar itu, sebagai bintang lapangan hijau, Weah telah mendapatkan segalanya. (Anton Sanjoyo) &nbsp; Karir gemilangnya membentang selama hamper dua decade, di enam negara, di klub-klub...","og_url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/george-weah_berantas-korupsi-tak-semudah-cetak-gol\/","og_site_name":"Library","article_published_time":"2018-01-31T05:59:47+00:00","article_modified_time":"2025-05-01T05:37:09+00:00","og_image":[{"width":1819,"height":934,"url":"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2018\/01\/George-Weah_Berantas-Korupsi-Tak-Semudah-Cetak-Gol_Kompas.Sabtu27-Januari-2018.hal_.16-001-e1517378319244.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin_library","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin_library","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/george-weah_berantas-korupsi-tak-semudah-cetak-gol\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/george-weah_berantas-korupsi-tak-semudah-cetak-gol\/"},"author":{"name":"admin_library","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"headline":"George Weah_Berantas Korupsi Tak Semudah Cetak Gol","datePublished":"2018-01-31T05:59:47+00:00","dateModified":"2025-05-01T05:37:09+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/george-weah_berantas-korupsi-tak-semudah-cetak-gol\/"},"wordCount":943,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/george-weah_berantas-korupsi-tak-semudah-cetak-gol\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2018\/01\/George-Weah_Berantas-Korupsi-Tak-Semudah-Cetak-Gol_Kompas.Sabtu27-Januari-2018.hal_.16-001-e1517378319244.jpg","articleSection":["Artikel Koran"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/george-weah_berantas-korupsi-tak-semudah-cetak-gol\/","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/george-weah_berantas-korupsi-tak-semudah-cetak-gol\/","name":"George Weah_Berantas Korupsi Tak Semudah Cetak Gol - Library","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/george-weah_berantas-korupsi-tak-semudah-cetak-gol\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/george-weah_berantas-korupsi-tak-semudah-cetak-gol\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2018\/01\/George-Weah_Berantas-Korupsi-Tak-Semudah-Cetak-Gol_Kompas.Sabtu27-Januari-2018.hal_.16-001-e1517378319244.jpg","datePublished":"2018-01-31T05:59:47+00:00","dateModified":"2025-05-01T05:37:09+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/george-weah_berantas-korupsi-tak-semudah-cetak-gol\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/george-weah_berantas-korupsi-tak-semudah-cetak-gol\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/george-weah_berantas-korupsi-tak-semudah-cetak-gol\/#primaryimage","url":"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2018\/01\/George-Weah_Berantas-Korupsi-Tak-Semudah-Cetak-Gol_Kompas.Sabtu27-Januari-2018.hal_.16-001-e1517378319244.jpg","contentUrl":"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2018\/01\/George-Weah_Berantas-Korupsi-Tak-Semudah-Cetak-Gol_Kompas.Sabtu27-Januari-2018.hal_.16-001-e1517378319244.jpg","width":1819,"height":934},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/george-weah_berantas-korupsi-tak-semudah-cetak-gol\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"George Weah_Berantas Korupsi Tak Semudah Cetak Gol"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/","name":"Library","description":"UC","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824","name":"admin_library","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin_library"},"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/author\/admin_library\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12124","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12124"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12124\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15063,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12124\/revisions\/15063"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12118"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12124"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12124"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12124"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}