{"id":12355,"date":"2018-02-02T14:39:51","date_gmt":"2018-02-02T07:39:51","guid":{"rendered":"https:\/\/library.uc.ac.id\/?p=12355"},"modified":"2025-05-01T12:33:14","modified_gmt":"2025-05-01T05:33:14","slug":"sekarang-saatnya-storydoing","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/sekarang-saatnya-storydoing\/","title":{"rendered":"Sekarang Saatnya Storydoing!"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-extra_large wp-image-12356\" src=\"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2018\/02\/Sekarang-Saatnya-Strorydoing.Info-Komputer.September-2017.Hal-66-67-001-page-001-e1517556924792-1500x1043.jpg\" alt=\"\" width=\"1500\" height=\"1043\" \/><\/p>\n<p>Storytelling ternyata bisa lebih optimal bila kita bisa mengajak audiens untuk bergerak dan mempengaruhi lingkungannya.<\/p>\n<p>Pada era tsunami dan komunikasi yang super gaduh, semua orang, sepanjang punya akses internet, bisa membuat \u201cpanggung\u201d sendiri.<\/p>\n<p>Tidak percaya?<\/p>\n<p>Silakan cek media sosial Anda! Cek, ada berapa komen dan Like di tiap posting. Pasti ada, dan lebh dari satu. Itu adalah bukti bahwa Anda memiliki audiens. Dan media sosial sudah sukses menjadi panggung Anda.<\/p>\n<p>Wajar kalau hari ini, sebuah program televisi yang digarap oleh puluhan kru dengan konsep yang didiskusikan berjam-jam ternyata memiliki audiens yang lebih sedikit dibanding sebuah video di Youtube. Padahal, video tersebut hanya dibuat oleh seorang remaja umur belasan tahun. Serunya, jumlah pelanggan kanal vlogger bau kencur ini kadang melebihi jumlah pelanggan sebuah majalah ternama yang sudah terbit bertahun-tahun.<\/p>\n<p>Akses internet yang murah dan terjangkau membuat semua orang bisa mempunyai panggung yang tak kalah mengkilap dibanding media. Penontonnya pun tersebar secara global. Tidak lagi terbatas Bahasa, ruang, dan waktu.<\/p>\n<p>Kebiasaan membuat konten, baik bentuknya teks dan video ini, sebenarnya bisa dimanfaatkan para marketer untuk proses pemasaran produk. Dengan sedikit gimmick, para \u201cbintang\u201d ini bisa ikutan terlibat bercerita di panggung mereka. Dan, mereka pun akan melakukan kegiatan yang dikenal sebagai storydoing!<\/p>\n<p>Storydoing mulai dilirik orang setelah diperkenalkan oleh Beto Nahmad di tahun 2013. Beto adalah pembuat iklan kelahiran Buenos Aires yang saat ini bekerja sebagai Executive Creative Director di VCCP, sebuah agensi komunikasi terpadu yang memiliki kantor perwakilan di Berlin, London, Madrid, New York, Praha, San Francisco, dan Sydney.<\/p>\n<p>Kisah storydoing bermula saat Nahmad diberi tugas untuk menggarap content marketing sebuah kompetisi sepakbola yang akan disiarkan di televisi Spanyol. Alih-alih membuat konten pertandingan sepak bola, sutradara film Bon Appetit ini justru menggelar kompetisi video selebrasi gol.<\/p>\n<p>Ya! Nahmad jeli melihat kebiasaan anak-anak muda Spanyol di media sosial. Mereka memang paling suka meniru gaya selebrasi pemain sepak bola seusai mencetak gol.<\/p>\n<p>Pilihan Nahmad tidak salah. Dalam waktu singkat, ia mnerima ribuan video selebrasi yang rata-rata dibuat dengan smartphone. Bahkan, banyak juga yang diunggah melalui media sosial.<\/p>\n<p>Selepas kiriman terkumpul, giliran para bintang sepakbola dilibatkan. Mereka diberi tugas untuk memilih gaya selebrasi hasil kiriman. Gaya selebrasi itu nantinya akan mereka peragakan sesaat sesudah memasukkan bola ke gawang.<\/p>\n<p>Buntutnya, kian banyak anak mudayang ikut menonton pertandingan sepakbola. Semuanya fokus, memerhatikan menit per menit selama pertandingan. Menunggu datangnya gol. Menanti, apakah gaya selebrasi buatannya diperagakan oleh pahlawan pencetak gol di lapangan hijau.<\/p>\n<p>Kampanye digital yang super di Spanyol sangat sukses. Bahkan, kerap dijadikan contoh, sebuah kampanye digital yang sukses melibatkan banyak audiens dan membuat ketertarikan antar penonton dan pertandingan menguat.<\/p>\n<p><strong>Bersahabat<\/strong><\/p>\n<p><strong>\u00a0<\/strong><strong>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 <\/strong>Bagaimana proses kreatif ini filakukan oleh Nahmad? Sebenarnya, tidaklah istimewa.<\/p>\n<p>\u201cPertama-tama, saban melakukan proses content marketing, saya selalu memikirkan sasaran audiensnya. Apa saja yang mereka butuhkan, dan hal apa saja yang dianggap menarik,\u201d tegas pria yang pernah bekerja di JWT ini.<\/p>\n<p>Nahmad menganalogikan hubungan antara produk dan konsumen itu semestinya berlangsung seperti sebuah proses memilih teman.<\/p>\n<p>\u201cTeman yang baik adalah teman yang tahu kapan bisa diajak tertawa, kapan bisa memberikan pelukan dan empati, dan kapan bersikap sebagai pendengan yang baik. Bukan teman yang setiap saat membicarakan dirinya,\u201d ungkap Nahmad.<\/p>\n<p>Saat persabahatan menguat, kita jadi akan lebih mudah berkomunikasi. Dan saat persahabatan mengental, kita bisa mengajak audiens melompat lebih jauh. Bukan hanya mendengarkan cerita, tapi juga ikut terlibat membuat cerita.<\/p>\n<p>Nahmad membuktikan cerita selalu menjadi kunci keberhasilan sebuah content marketing. Dan, kita tidak harus menjadi pencerita. Kita bisa mengajak siapa saja bercerita. Membuat sebuah story yang bisa menggerakan hati orang untuk bergerak . Karena kami di GRID Story Factory percaya bahwa \u201cstory moves people\u201d.<\/p>\n<p>Tunggu apa lagi, mari kita bersama membuat cerita!<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sumber: Info-Komputer.September-2017.Hal-66-67-<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Storytelling ternyata bisa lebih optimal bila kita bisa mengajak audiens untuk bergerak dan mempengaruhi lingkungannya. Pada era tsunami dan komunikasi yang super gaduh, semua orang, sepanjang punya akses internet, bisa membuat \u201cpanggung\u201d sendiri. Tidak percaya? Silakan cek media sosial Anda! Cek, ada berapa komen dan Like di tiap posting. Pasti ada, dan lebh dari satu&#8230;.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":12356,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-12355","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Sekarang Saatnya Storydoing! - Library<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/sekarang-saatnya-storydoing\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Sekarang Saatnya Storydoing! - Library\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Storytelling ternyata bisa lebih optimal bila kita bisa mengajak audiens untuk bergerak dan mempengaruhi lingkungannya. Pada era tsunami dan komunikasi yang super gaduh, semua orang, sepanjang punya akses internet, bisa membuat \u201cpanggung\u201d sendiri. Tidak percaya? Silakan cek media sosial Anda! Cek, ada berapa komen dan Like di tiap posting. Pasti ada, dan lebh dari satu....\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/sekarang-saatnya-storydoing\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Library\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2018-02-02T07:39:51+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-05-01T05:33:14+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2018\/02\/Sekarang-Saatnya-Strorydoing.Info-Komputer.September-2017.Hal-66-67-001-page-001-e1517557119935.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"899\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1174\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin_library\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin_library\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/sekarang-saatnya-storydoing\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/sekarang-saatnya-storydoing\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin_library\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"headline\":\"Sekarang Saatnya Storydoing!\",\"datePublished\":\"2018-02-02T07:39:51+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-01T05:33:14+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/sekarang-saatnya-storydoing\\\/\"},\"wordCount\":603,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/sekarang-saatnya-storydoing\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/dieng.blob.core.windows.net\\\/library\\\/2018\\\/02\\\/Sekarang-Saatnya-Strorydoing.Info-Komputer.September-2017.Hal-66-67-001-page-001-e1517557119935.jpg\",\"articleSection\":[\"Artikel Koran\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/sekarang-saatnya-storydoing\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/sekarang-saatnya-storydoing\\\/\",\"name\":\"Sekarang Saatnya Storydoing! - Library\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/sekarang-saatnya-storydoing\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/sekarang-saatnya-storydoing\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/dieng.blob.core.windows.net\\\/library\\\/2018\\\/02\\\/Sekarang-Saatnya-Strorydoing.Info-Komputer.September-2017.Hal-66-67-001-page-001-e1517557119935.jpg\",\"datePublished\":\"2018-02-02T07:39:51+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-01T05:33:14+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/sekarang-saatnya-storydoing\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/sekarang-saatnya-storydoing\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/sekarang-saatnya-storydoing\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dieng.blob.core.windows.net\\\/library\\\/2018\\\/02\\\/Sekarang-Saatnya-Strorydoing.Info-Komputer.September-2017.Hal-66-67-001-page-001-e1517557119935.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/dieng.blob.core.windows.net\\\/library\\\/2018\\\/02\\\/Sekarang-Saatnya-Strorydoing.Info-Komputer.September-2017.Hal-66-67-001-page-001-e1517557119935.jpg\",\"width\":899,\"height\":1174},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/sekarang-saatnya-storydoing\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Sekarang Saatnya Storydoing!\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\",\"name\":\"Library\",\"description\":\"UC\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\",\"name\":\"admin_library\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin_library\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/author\\\/admin_library\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Sekarang Saatnya Storydoing! - Library","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/sekarang-saatnya-storydoing\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Sekarang Saatnya Storydoing! - Library","og_description":"Storytelling ternyata bisa lebih optimal bila kita bisa mengajak audiens untuk bergerak dan mempengaruhi lingkungannya. Pada era tsunami dan komunikasi yang super gaduh, semua orang, sepanjang punya akses internet, bisa membuat \u201cpanggung\u201d sendiri. Tidak percaya? Silakan cek media sosial Anda! Cek, ada berapa komen dan Like di tiap posting. Pasti ada, dan lebh dari satu....","og_url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/sekarang-saatnya-storydoing\/","og_site_name":"Library","article_published_time":"2018-02-02T07:39:51+00:00","article_modified_time":"2025-05-01T05:33:14+00:00","og_image":[{"width":899,"height":1174,"url":"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2018\/02\/Sekarang-Saatnya-Strorydoing.Info-Komputer.September-2017.Hal-66-67-001-page-001-e1517557119935.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin_library","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin_library","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/sekarang-saatnya-storydoing\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/sekarang-saatnya-storydoing\/"},"author":{"name":"admin_library","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"headline":"Sekarang Saatnya Storydoing!","datePublished":"2018-02-02T07:39:51+00:00","dateModified":"2025-05-01T05:33:14+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/sekarang-saatnya-storydoing\/"},"wordCount":603,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/sekarang-saatnya-storydoing\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2018\/02\/Sekarang-Saatnya-Strorydoing.Info-Komputer.September-2017.Hal-66-67-001-page-001-e1517557119935.jpg","articleSection":["Artikel Koran"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/sekarang-saatnya-storydoing\/","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/sekarang-saatnya-storydoing\/","name":"Sekarang Saatnya Storydoing! - Library","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/sekarang-saatnya-storydoing\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/sekarang-saatnya-storydoing\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2018\/02\/Sekarang-Saatnya-Strorydoing.Info-Komputer.September-2017.Hal-66-67-001-page-001-e1517557119935.jpg","datePublished":"2018-02-02T07:39:51+00:00","dateModified":"2025-05-01T05:33:14+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/sekarang-saatnya-storydoing\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/sekarang-saatnya-storydoing\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/sekarang-saatnya-storydoing\/#primaryimage","url":"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2018\/02\/Sekarang-Saatnya-Strorydoing.Info-Komputer.September-2017.Hal-66-67-001-page-001-e1517557119935.jpg","contentUrl":"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2018\/02\/Sekarang-Saatnya-Strorydoing.Info-Komputer.September-2017.Hal-66-67-001-page-001-e1517557119935.jpg","width":899,"height":1174},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/sekarang-saatnya-storydoing\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Sekarang Saatnya Storydoing!"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/","name":"Library","description":"UC","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824","name":"admin_library","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin_library"},"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/author\/admin_library\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12355","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12355"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12355\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":21882,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12355\/revisions\/21882"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12356"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12355"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12355"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12355"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}