{"id":14305,"date":"2018-07-05T13:22:20","date_gmt":"2018-07-05T06:22:20","guid":{"rendered":"https:\/\/library.uc.ac.id\/?p=14305"},"modified":"2025-05-01T12:20:28","modified_gmt":"2025-05-01T05:20:28","slug":"minangkabau-kompas-25-maret-2018-hal-29","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/minangkabau-kompas-25-maret-2018-hal-29\/","title":{"rendered":"Minangkabau.Kompas.25 Maret 2018.Hal.29"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-extra_large wp-image-14306\" src=\"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2018\/07\/Minangkabau.Kompas.25-Maret-2018.Hal_.29-2-960x1500.jpg\" alt=\"\" width=\"960\" height=\"1500\" srcset=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2018\/07\/Minangkabau.Kompas.25-Maret-2018.Hal_.29-2-960x1500.jpg 960w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2018\/07\/Minangkabau.Kompas.25-Maret-2018.Hal_.29-2-192x300.jpg 192w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2018\/07\/Minangkabau.Kompas.25-Maret-2018.Hal_.29-2-768x1200.jpg 768w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2018\/07\/Minangkabau.Kompas.25-Maret-2018.Hal_.29-2-659x1030.jpg 659w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2018\/07\/Minangkabau.Kompas.25-Maret-2018.Hal_.29-2-451x705.jpg 451w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2018\/07\/Minangkabau.Kompas.25-Maret-2018.Hal_.29-2-450x703.jpg 450w\" sizes=\"auto, (max-width: 960px) 100vw, 960px\" \/><\/p>\n<p>Imaji tentang Ranah Minang di Sumatera Barat selalu tentang alam yang indah berupa pantai, danau. Hingga ngarai nan elok. Begitu juga dengan pesona kulinernya yang menjerat lidah. Hati makin tertambat dengan kehangatan senyum dan sapa orang-orang Minang.<\/p>\n<p><strong>ISMAIL ZAKARIA &amp; DWI AS SETIANINGSIH<\/strong><\/p>\n<p>Sumatera Barat (Sumbar) adalah surga bagi para pelancong. Posisinya yang berada di pesisir barat Pulau Sumatera membuat provinsi dengan 19 kabupaten\/kota ini memiliki pantai-pantai dan pulau kecil yang menawan dari ujung selatan di Pesisir Selatan hingga utara di Pasaman Barat. Termasuk Kepulauan Mentawai dengan ombak kelas dunianya. Sumbar juga memiliki keindahan alam berupa gunung, danau, lembah, hingga air terjun nan elok dalam pelukan hijau hutan Bukit Barisan.<\/p>\n<p>Kemasyhuran adat Minangkabau membuat masyarakatnya memiliki kehidupan sosial dan budaya yang tak kalah elok. Rumah gadang, sifat tradisional, musik, hingga tari-tarian tradisonal adalah kekayaan budaya yang begitu memikat untuk dikenal lebih dekat.<\/p>\n<p>Sumbar juga surga untuk memanjakan perut dan lidah. Siapa tak kenal rendang, dendeng bakotok. Hingga olahan makanan laut di sepanjang pesisir pantai Sumbar. Berkunjung ke Ranah Minang artinya memanjakan diri dengan pemandangan elok dan kuliner lezat yang berserak nyaris di seluruh pelosok Sumbar.<\/p>\n<p>Rabu (14\/2)<\/p>\n<p>PUKUL 07.00\u201308.00<\/p>\n<p>Pantai Padang<\/p>\n<p>Pagi selalu menjadi saat yang tepat untuk memulai perjalanan. Dari pusat kota Padang, terdapat Pantai Padang yang berjarak sekitar 1,5 kilometer, di tempuh hanya sekitar 10 menit dari pusat kota.<\/p>\n<p>Di pagi hari, pantai ini ramai dikunjungi warga. Di bawah hangat matahari, mereka berjalan dan joging di jalur pedestrian atau juga di bibir pantai. Beberapa memilih refleksi, bertelanjang kaki pada batu-batu alam yang ditata membentuk jalan setapak melingkar.<\/p>\n<p>Pemandangan menarik dipagi hari adalah aktivitas nelayan yang disebut maelo pukek atau menarik pukat. Aktivitas itu adalah salah satu kearifan lokal yang bertahan sampai kini. Jaring dilepas dengan kapal ke tengah laut, kemudian ditarik ke pinggir. Ikan yang didapat dibagi rata oleh para nelayan. Sore hari, senja di Pantai Padang adalah pertunjukan alam yang tak boleh dilewatkan begitu saja.<\/p>\n<p>PUKUL 10.00-12.00<\/p>\n<p><strong>PARIAMAN \u2013 <\/strong>Dari Padang, perjalanan sekitar dua jam ke arah utara akan membawa ke Kota Pariaman. Alternatif lainnya bisa menggunakan kereta api dari Stasiun Simpang Haru di Padang selama 1,5 jam perjalanan.<\/p>\n<p>Seperti halnya Padang, Kota Pariaman juga berada di kawasan pesisir. Maka ketika berada di Kota yang tengah menggiatkan wisata bahari, pantai-pantai eksotis menjadi suguhan seperti Gandoriah, Kata, Pauh, serta pantai-pantai di pulau-pulau kecil di sana.<\/p>\n<p>Pariaman juga memiliki kawasan penangkaran penyu di Apar, Pariaman utara yang berdiri sejak 2009. Hingga saat ini, sudah puluhan ribu anak penyu (tukik) dilepas dari sana.<\/p>\n<p>Ada juga kuliner unik nasi sek. Sek berarti \u2018saratuih kanyang\u2019 atau seratus kenyang. Dulu, harga nasi yang dibungkus daun pisang berukuran kecil itu hanya Rp 100. Sekarang, sekali makan dengan pilihan seperti lauk gulai kepala ikan, ikan karang, gulai jengkol, sambal, dan sayur singkong sekitar Rp 10.000.<\/p>\n<p>PUKUL 14.00-15.00<\/p>\n<p><strong>AIR TERJUN LEMBAH ANAI \u2013 <\/strong>Dua jam dari Pariaman, saatnya menjajal segarnya air terjun Lembah Anai. Air Terjun dengan tinggi 35 meter ini berada di kawasan Cagar Alam Lembah Anai, sekitar 17 kilometer sebelum memasuki Kota Padang Panjang.<\/p>\n<p>Posisi air terjun Lembah Anai yang berada tepat di pinggir jalan raya Padang Bukit Tinggi membuatnya ramai disinggahi pengunjung, terutama pada akhir pekan. Airnya yang dingin mengalir dari Sungai Batang Lurah Dalam dari Gunung Singgalang.<\/p>\n<p>Sayang, derasnya guyuran air kerap membuat ciut nyali untuk menjajal menceburkan diri. Banyak wisatawan yang hanya duduk santai di tepi kolam air terjun sambil berswafoto salah satu kegiatan standar wisatawan saat ini.<\/p>\n<p>PUKUL 15.00-16.00<\/p>\n<p><strong>KOPI KAWA DAUN \u2013 <\/strong>Setelah merasakan segar dan dinginnya air terjun Lembah Anai, menyeruput kopi kawa daun khas Minangkabau yang dibuat dari daun kopi yang diseduh bisa memberi kehangatan. Salah satunya ada didaerah Pariangan, di jalur penghubung Padang Panjang Tanah Datar.<\/p>\n<p>Di sana, kopi kawa daun diminum menggunakan gelas batok kelapa. Rasanya pahit manis, bisa dicampur susu atau gula. Sebagai teman, ada pisang atau bakwan goreng hangat yang lezat disantap.<\/p>\n<p>Kopi sebenarnya telah masuk ke Sumatera Barat jauh sebelum Belanda datang. Tetapi, ada kesalahan persepsi. Tanaman kopi dianggap sama teh. Akibatnya, alih-alih mengolah biji kopi, mereka justru menyeduh daun kopi. Bijinya terbuang percuma.<\/p>\n<p>Kamis (15\/2)<\/p>\n<p>PUKUL 08.00-10.00<\/p>\n<p><strong>ISTANA PAGARUYUNG \u2013 <\/strong>Berkunjung ke Sumbar tak lengkap jika tak singgah ke Istana Besar Pagaruyung di Kecamatan Tanjung Emas, kota Batusangkar, sekitar 106 Kilometer dari Padang. Istana Pagaruyung saat ini merupakan replika istana asli yang terbakar pada tahun 1804.<\/p>\n<p>Istana Pagaruyung saat ini lebih banyak difungsikan sebagai obyek wisata. Di dalam istana terdapat berbagai benda peninggalan kerajaan. Termasuk benda-benda yang bisa diselamatkan dari sejumlah peristiwa kebakaran yang telah berkali-kali melanda.<\/p>\n<p>Biasanya, selain berkeliling menjelajahi bangunan tiga lantai istana hingga area di luar istana, pengunjung juga bisa berfoto dengan menyewa pakaian tradisional.<\/p>\n<p>PUKUL 09.00-14.00<\/p>\n<p><strong>BEBEK LADO HIJAU \u2013 <\/strong>Dalam sebuah kesempatan, Wali Kota Bukittinggi Ramlan pernah berujar, \u201cBelum lengkap menjadi orang Indonesia jika belum ke Bukittinggi.\u201d Sebelumnya, ada juga ungkapan. \u201cBelum ke Sumbar jika belum ke Bukittinggi.<\/p>\n<p>Maka, Bukittinggi pun menjadi salah satu destinasi dalam perjalanan kali ini. Apalagi, Bukittinggi yang merupakan kota terbesar kedua setelah Padang saat ini masih menjadi ikon pariwisata Sumbar. Tak hanya pemandangan alam dengan udara segar dari Gunung Marapi, Singgalang, dan Sago yang mengelilinginya, Bukittinggi juga menawarkan wisata sejarah, budaya, kuliner, dan belanja.<\/p>\n<p>Bukittinggi yang berjarak sekitar 2,5 jam dari Kota Padang bahkan pernah dijuluki kota perjuangan. Ini karena Bukittinggi menjadi kota kelahiran tokoh nasional seperti Mohammad Hatta, Sjahrir, Muhammad Nasir, dan Tan Malaka, serta sarat sejarah sejak zaman kolonial hingga kemerdekaan.<\/p>\n<p>Di Bukittinggi, Menara Jam Gadang yang dirancang arsitek Yazid Abidin atau Angku Acik dari Nagari Koto Gadang, Kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam, Sumbar, masih menjadi magnet utama. Menara setinggi 26 Meter yang berdiri kokoh sejak tahun 1826 selalu ramai dikunjungi wisatawan.<\/p>\n<p>Selain jam gadang orang akan teringat pada lezatnya bebek lado hijau atau bebek sambal hijau. Warung-warung penjual bebek lado hijau cukup banyak, terutama di kawasan Ngarai Sianok atau lembah di perbatasan Bukittinggi dengan Kabupaten Agam. Menyantap bebek sambil menikmati Sianok pas untuk menutup perjalanan dari Padang hingga Bukittinggi.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sumber:\u00a0Kompas.25 Maret 2018.Hal.29<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Imaji tentang Ranah Minang di Sumatera Barat selalu tentang alam yang indah berupa pantai, danau. Hingga ngarai nan elok. Begitu juga dengan pesona kulinernya yang menjerat lidah. Hati makin tertambat dengan kehangatan senyum dan sapa orang-orang Minang. ISMAIL ZAKARIA &amp; DWI AS SETIANINGSIH Sumatera Barat (Sumbar) adalah surga bagi para pelancong. Posisinya yang berada di&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":14307,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-14305","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Minangkabau.Kompas.25 Maret 2018.Hal.29 - Library<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/minangkabau-kompas-25-maret-2018-hal-29\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Minangkabau.Kompas.25 Maret 2018.Hal.29 - Library\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Imaji tentang Ranah Minang di Sumatera Barat selalu tentang alam yang indah berupa pantai, danau. Hingga ngarai nan elok. Begitu juga dengan pesona kulinernya yang menjerat lidah. Hati makin tertambat dengan kehangatan senyum dan sapa orang-orang Minang. ISMAIL ZAKARIA &amp; DWI AS SETIANINGSIH Sumatera Barat (Sumbar) adalah surga bagi para pelancong. Posisinya yang berada di...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/minangkabau-kompas-25-maret-2018-hal-29\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Library\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2018-07-05T06:22:20+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-05-01T05:20:28+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2018\/07\/Minangkabau.Kompas.F.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2673\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1357\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin_library\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin_library\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/minangkabau-kompas-25-maret-2018-hal-29\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/minangkabau-kompas-25-maret-2018-hal-29\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin_library\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"headline\":\"Minangkabau.Kompas.25 Maret 2018.Hal.29\",\"datePublished\":\"2018-07-05T06:22:20+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-01T05:20:28+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/minangkabau-kompas-25-maret-2018-hal-29\\\/\"},\"wordCount\":969,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/minangkabau-kompas-25-maret-2018-hal-29\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/library\\\/2018\\\/07\\\/Minangkabau.Kompas.F.jpg\",\"articleSection\":[\"Artikel Koran\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/minangkabau-kompas-25-maret-2018-hal-29\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/minangkabau-kompas-25-maret-2018-hal-29\\\/\",\"name\":\"Minangkabau.Kompas.25 Maret 2018.Hal.29 - Library\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/minangkabau-kompas-25-maret-2018-hal-29\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/minangkabau-kompas-25-maret-2018-hal-29\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/library\\\/2018\\\/07\\\/Minangkabau.Kompas.F.jpg\",\"datePublished\":\"2018-07-05T06:22:20+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-01T05:20:28+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/minangkabau-kompas-25-maret-2018-hal-29\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/minangkabau-kompas-25-maret-2018-hal-29\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/minangkabau-kompas-25-maret-2018-hal-29\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/library\\\/2018\\\/07\\\/Minangkabau.Kompas.F.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/library\\\/2018\\\/07\\\/Minangkabau.Kompas.F.jpg\",\"width\":2673,\"height\":1357},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/minangkabau-kompas-25-maret-2018-hal-29\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Minangkabau.Kompas.25 Maret 2018.Hal.29\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\",\"name\":\"Library\",\"description\":\"UC\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\",\"name\":\"admin_library\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin_library\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/author\\\/admin_library\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Minangkabau.Kompas.25 Maret 2018.Hal.29 - Library","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/minangkabau-kompas-25-maret-2018-hal-29\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Minangkabau.Kompas.25 Maret 2018.Hal.29 - Library","og_description":"Imaji tentang Ranah Minang di Sumatera Barat selalu tentang alam yang indah berupa pantai, danau. Hingga ngarai nan elok. Begitu juga dengan pesona kulinernya yang menjerat lidah. Hati makin tertambat dengan kehangatan senyum dan sapa orang-orang Minang. ISMAIL ZAKARIA &amp; DWI AS SETIANINGSIH Sumatera Barat (Sumbar) adalah surga bagi para pelancong. Posisinya yang berada di...","og_url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/minangkabau-kompas-25-maret-2018-hal-29\/","og_site_name":"Library","article_published_time":"2018-07-05T06:22:20+00:00","article_modified_time":"2025-05-01T05:20:28+00:00","og_image":[{"width":2673,"height":1357,"url":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2018\/07\/Minangkabau.Kompas.F.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin_library","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin_library","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/minangkabau-kompas-25-maret-2018-hal-29\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/minangkabau-kompas-25-maret-2018-hal-29\/"},"author":{"name":"admin_library","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"headline":"Minangkabau.Kompas.25 Maret 2018.Hal.29","datePublished":"2018-07-05T06:22:20+00:00","dateModified":"2025-05-01T05:20:28+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/minangkabau-kompas-25-maret-2018-hal-29\/"},"wordCount":969,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/minangkabau-kompas-25-maret-2018-hal-29\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2018\/07\/Minangkabau.Kompas.F.jpg","articleSection":["Artikel Koran"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/minangkabau-kompas-25-maret-2018-hal-29\/","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/minangkabau-kompas-25-maret-2018-hal-29\/","name":"Minangkabau.Kompas.25 Maret 2018.Hal.29 - Library","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/minangkabau-kompas-25-maret-2018-hal-29\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/minangkabau-kompas-25-maret-2018-hal-29\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2018\/07\/Minangkabau.Kompas.F.jpg","datePublished":"2018-07-05T06:22:20+00:00","dateModified":"2025-05-01T05:20:28+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/minangkabau-kompas-25-maret-2018-hal-29\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/minangkabau-kompas-25-maret-2018-hal-29\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/minangkabau-kompas-25-maret-2018-hal-29\/#primaryimage","url":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2018\/07\/Minangkabau.Kompas.F.jpg","contentUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2018\/07\/Minangkabau.Kompas.F.jpg","width":2673,"height":1357},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/minangkabau-kompas-25-maret-2018-hal-29\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Minangkabau.Kompas.25 Maret 2018.Hal.29"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/","name":"Library","description":"UC","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824","name":"admin_library","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin_library"},"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/author\/admin_library\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14305","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14305"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14305\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15518,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14305\/revisions\/15518"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/14307"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14305"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14305"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14305"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}