{"id":14313,"date":"2018-07-05T13:31:53","date_gmt":"2018-07-05T06:31:53","guid":{"rendered":"https:\/\/library.uc.ac.id\/?p=14313"},"modified":"2025-05-01T12:27:24","modified_gmt":"2025-05-01T05:27:24","slug":"nikmat-gurih-empuk-dan-hangat-tabloid-kontan-2-8-april-2018-hal-32","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/nikmat-gurih-empuk-dan-hangat-tabloid-kontan-2-8-april-2018-hal-32\/","title":{"rendered":"Nikmat, Gurih, Empuk, dan Hangat.Tabloid Kontan.2-8 April 2018.Hal.32"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-extra_large wp-image-14314\" src=\"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2018\/07\/5b3dbaa79dead-5b3dbaa79debeNikmat-Gurih-Empuk-dan-Hangat.Tabloid-Kontan.2-8-April-2018.Hal_.32.jpg-957x1500.jpg\" alt=\"\" width=\"957\" height=\"1500\" srcset=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2018\/07\/5b3dbaa79dead-5b3dbaa79debeNikmat-Gurih-Empuk-dan-Hangat.Tabloid-Kontan.2-8-April-2018.Hal_.32.jpg-957x1500.jpg 957w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2018\/07\/5b3dbaa79dead-5b3dbaa79debeNikmat-Gurih-Empuk-dan-Hangat.Tabloid-Kontan.2-8-April-2018.Hal_.32.jpg-191x300.jpg 191w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2018\/07\/5b3dbaa79dead-5b3dbaa79debeNikmat-Gurih-Empuk-dan-Hangat.Tabloid-Kontan.2-8-April-2018.Hal_.32.jpg-768x1203.jpg 768w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2018\/07\/5b3dbaa79dead-5b3dbaa79debeNikmat-Gurih-Empuk-dan-Hangat.Tabloid-Kontan.2-8-April-2018.Hal_.32.jpg-657x1030.jpg 657w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2018\/07\/5b3dbaa79dead-5b3dbaa79debeNikmat-Gurih-Empuk-dan-Hangat.Tabloid-Kontan.2-8-April-2018.Hal_.32.jpg-450x705.jpg 450w\" sizes=\"auto, (max-width: 957px) 100vw, 957px\" \/><\/p>\n<p>Warung Sudi Mampir menjadi tujuan para penyuka sop kambing betawi, selama hampir setengah abad.<\/p>\n<p>Hujan yang mengguyur Jakarta Selasa (27\/3) beringsut reda bertepatan dengan jam pulang kantor. Tak heran jika kendaraan yang mengaspal jalan di Ibu Kota mulai merayap dan mengular.<\/p>\n<p>Suasana kemacetan dan cuaca dingin membuat sebagian orang pilih menepi mencari asupan kehangatan sambil menunggu lalu lintas lebih lancar. Salah satu tempat yang banyak jadi persinggahan adalah warung tenda di Jalan Biak, Cideng, Gambir, Jakarta Pusat.<\/p>\n<p>Warung ini menjajakan sajian yang bisa jadi penghangat tubuh, seperti menu sop kambing dan sate kambing. Lokasinya, jika Anda datang dari arah Jalan Gajah Mada ke arah ITC Roxy Mas, sekitar 50 meter dari perempatan kedua Jalan KH Hasyim Ashari Jakarta Pusat.<\/p>\n<p>Meski tampilannya tenda kaki lima, warung sudah berdiri sejak 1969. Pesohor seperti Eko Patrio dan Ivan Gunawan pernah merasakan dahsyatnya menu kedai ini.<\/p>\n<p>Dengan hamparan meja dan kursi panjang, pengunjung bisa melihat penjual mengiris daging untuk isian sop dari tempat duduk. Demikian juga pemandangan beberapa paha kambing muda untuk sate yang sengaja dibiarkan menggantung di tengah warung.<\/p>\n<p>Jika lengang, tak sampai dia menit, semangkuk penuh sop kambing bertabur irisan daun bawang dan sepiring nasi, mendarat di meja. Aromanya bikin perut keroncongan.<\/p>\n<p>Kuahnya kental berwarna putih keruh agak kekuningan karena bercampur dengan minyak samin. Saat diaduk, kuah berubah menjadi kuning agak kecoklatan. Tak ada bau prengus tercium sama sekali. Malah, aroma gurih dan wangi minyak samin yang menyapa.<\/p>\n<p>Anda bisa memesan isian sop sesuai selera. Mau daging saja, tetalan kepala kambing, termasuk otak, pipi, mata hidung, dan telinga, bagian kaki, hingga bagian dalam atau jeroan. Tak jarang, pelanggan warung ini mengambil sendiri daging dalam wadah.<\/p>\n<p>Kami mencoba semangkuk sop kambing capir. Isiannya, potongan daging kambing bagian kepala, hati, tulang muda, hingga jeroan. Daging dipotong ukuran sekitar 3 centimeter (cm), lalu didampingi potongan tomat, seledri dan daun bawang, plus <em>topping <\/em>emping melinjo.<\/p>\n<p>Tak perlu usaha ekstra untuk mengigit dagingnya, yang sangat empuk. Bumbu kuah sop yang gurih meresap hingga ke daging. Sedap!<\/p>\n<p>Belum kenyang? Saatnya menyikat sate kambing muda yang terasa legit bertaburan bawang goreng. Anda bisa pilih bumbu kacang, atau kecap. Setiap tusuknya, berisi tiga potong daging kambing berukuran besar.<\/p>\n<p>Jangan lupa celupkan dulu setiap tusuk daging sate ke bumbu kacang bercampur kecap manis. Saat dikunyah, daging sate ini terasa empuk banget.<\/p>\n<p>Kalau Anda kurang selera dengan daging kambing, warung Sudi Mampir menyediakan sop daging sapi, juga sate ayam. Jadi jangan khawatir, Cuma jadi penonton di kedai ini lantaran enggak suka daging kambing.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Kuah susu<\/strong><\/p>\n<p>Resep kelezatan sop kambing Sudi Mampir milik Haji Ismail itu tak lepas dari proses pembuatannya. Agar daging sop empuk, memerlukan perebusan selama dua jam. Setelah dua jam, daging ditiriskan di sebuah wadah besar di meja di depan tempat duduk pengunjung.<\/p>\n<p>Begitu juga dengan jeroan. Ismail, yang merupakan generasi kedua pemilik Sudi Mampir bilang, sebelum direbus, jeroan harus dicuci hingga bersih dan dicuci berkali-kali untuk menghindari bau prengus.<\/p>\n<p>Sementara rahasia gurih adalah mereka tak pakai santan, tapi susu <em>full cream<\/em>, yang di tambah dengan telur bebek, minyak samin, dan beberapa rempah. \u201cAwal-awal pakai santan, tapi sering gagal dan banyak orang nggak mau makan santan. Makanya kami ganti susu <em>full cream<\/em>,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Untuk mendapatkan daging sate yang empuk, Ismail juga menggunakan daging kambing bagian paha belakang yang dibuang lemaknya. Agar tidak beu prengus, daging tidak boleh terkena air dan harus digantung agar terkena angin.<\/p>\n<p>Saat ramai, Sudi Mampir mampu menghabiskan 40 kepala plus kaki kambing sehari. Kedai ini buka pukul 19.00 WIB hingga dini hari. \u201cHari libur lebih ramah. Jam 11 malam sudah ludes,\u201d kata Arif Supandi, salah satu pegawai Sudi Mampir.<\/p>\n<p>Nah, untuk menghilangkan jejak lemak di mulut, Anda bisa memesan es kelapa muda atau es kopyor. Untuk menikmati sop kambing dan 10 tusuk sate kambing Sudi Mampir, Anda perlu merogoh kocek, masing-masing Rp 55.000. Adapun satu porsi sop daging sapi, dibanderol Rp 40.000 dan nasi putih harganya Rp 6.000 seporsi.<\/p>\n<p>Satu gelas besar es kelapa muda dan es kopyor harganya Rp 17.000 dan Rp 27.000.<\/p>\n<p>Tertarik mencari penghangat badan ke sana?<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Lebih Cocok dengan Konsep Warung Tenda<\/strong><\/p>\n<p><strong>WARUNG<\/strong> tenda Sudi Mampir berdiri sejak tahun 1969 di lokasi yang sama, yaitu di Jalan Biak, Cideng, Gambir, Jakarta Pusat. Saat pertama didirikan oleh Haji Mahmudin, warung ini hanya berupa tenda.<\/p>\n<p>Setelah Haji Mahmudin meninggal 16 tahun yang lalu, kini warung tenda Sudi Mampir dikelola oleh sang anak, Haji Ismail.<\/p>\n<p>Sejak kali pertama berdiri, lokasi Warung tenda Sudi Mampir tidak pernah pindah. Hanya saja, Ismail sempat mencoba peruntungan dengan menyewa bangunan permanen untuk membuka cabang Sudi Mampir di bilangan Kelapa Gading, Kebon Jeruk, hingga Bintaro. Tapi usahanya itu bertahan.<\/p>\n<p>Ismail bercerita, dirinya banyak menerima komentar pelanggan yang menyatakan lebih suka dengan lokasi utama, yaitu yang tak jauh dari ITC Roxy Mas tersebut. \u201cKayaknya lebih cocok kaki lima. Walau rumahnya di Kelapa Gading, mereka bilang datangnya tetap ke warung tenda dekat Roxy,\u201d ujarnya. Maka, diapun menutup cabang-cabang yang pernah dia buka.<\/p>\n<p>Ismail tak menampik adanya warung tenda Sudi Mampir di beberapa wilayah di Jakarta, bahkan hingga di Bali dan Kalimantan. Namun warung tersebut tidak ada hubungan dengan Sudi Mampir miliknya. \u201cBanyak pelanggan yang laporan, padahal kami enggak buka cabang,\u201d kata dia.<\/p>\n<p>Cabang Sudi Mampir milik Ismail kini hanya ada di Pekanbaru, Riau. Sama seperti pusatnya, Sudi Mampir di Pekanbaru juga merupakan warung tenda. Tetapi, tenda permanen.<\/p>\n<p>Sumber : Kontan.2-8-April-2018.Hal.32<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Warung Sudi Mampir menjadi tujuan para penyuka sop kambing betawi, selama hampir setengah abad. Hujan yang mengguyur Jakarta Selasa (27\/3) beringsut reda bertepatan dengan jam pulang kantor. Tak heran jika kendaraan yang mengaspal jalan di Ibu Kota mulai merayap dan mengular. Suasana kemacetan dan cuaca dingin membuat sebagian orang pilih menepi mencari asupan kehangatan sambil&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":14315,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-14313","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Nikmat, Gurih, Empuk, dan Hangat.Tabloid Kontan.2-8 April 2018.Hal.32 - Library<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/nikmat-gurih-empuk-dan-hangat-tabloid-kontan-2-8-april-2018-hal-32\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Nikmat, Gurih, Empuk, dan Hangat.Tabloid Kontan.2-8 April 2018.Hal.32 - Library\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Warung Sudi Mampir menjadi tujuan para penyuka sop kambing betawi, selama hampir setengah abad. Hujan yang mengguyur Jakarta Selasa (27\/3) beringsut reda bertepatan dengan jam pulang kantor. Tak heran jika kendaraan yang mengaspal jalan di Ibu Kota mulai merayap dan mengular. Suasana kemacetan dan cuaca dingin membuat sebagian orang pilih menepi mencari asupan kehangatan sambil...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/nikmat-gurih-empuk-dan-hangat-tabloid-kontan-2-8-april-2018-hal-32\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Library\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2018-07-05T06:31:53+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-05-01T05:27:24+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2018\/07\/5b3dbaf2a9a84-5b3dbaf2a9a96Nikmat-Gurih-Empuk-dan-Hangat.F.jpg.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1621\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1153\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin_library\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin_library\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/nikmat-gurih-empuk-dan-hangat-tabloid-kontan-2-8-april-2018-hal-32\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/nikmat-gurih-empuk-dan-hangat-tabloid-kontan-2-8-april-2018-hal-32\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin_library\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"headline\":\"Nikmat, Gurih, Empuk, dan Hangat.Tabloid Kontan.2-8 April 2018.Hal.32\",\"datePublished\":\"2018-07-05T06:31:53+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-01T05:27:24+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/nikmat-gurih-empuk-dan-hangat-tabloid-kontan-2-8-april-2018-hal-32\\\/\"},\"wordCount\":877,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/nikmat-gurih-empuk-dan-hangat-tabloid-kontan-2-8-april-2018-hal-32\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/library\\\/2018\\\/07\\\/5b3dbaf2a9a84-5b3dbaf2a9a96Nikmat-Gurih-Empuk-dan-Hangat.F.jpg.jpg\",\"articleSection\":[\"Artikel Koran\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/nikmat-gurih-empuk-dan-hangat-tabloid-kontan-2-8-april-2018-hal-32\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/nikmat-gurih-empuk-dan-hangat-tabloid-kontan-2-8-april-2018-hal-32\\\/\",\"name\":\"Nikmat, Gurih, Empuk, dan Hangat.Tabloid Kontan.2-8 April 2018.Hal.32 - Library\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/nikmat-gurih-empuk-dan-hangat-tabloid-kontan-2-8-april-2018-hal-32\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/nikmat-gurih-empuk-dan-hangat-tabloid-kontan-2-8-april-2018-hal-32\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/library\\\/2018\\\/07\\\/5b3dbaf2a9a84-5b3dbaf2a9a96Nikmat-Gurih-Empuk-dan-Hangat.F.jpg.jpg\",\"datePublished\":\"2018-07-05T06:31:53+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-01T05:27:24+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/nikmat-gurih-empuk-dan-hangat-tabloid-kontan-2-8-april-2018-hal-32\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/nikmat-gurih-empuk-dan-hangat-tabloid-kontan-2-8-april-2018-hal-32\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/nikmat-gurih-empuk-dan-hangat-tabloid-kontan-2-8-april-2018-hal-32\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/library\\\/2018\\\/07\\\/5b3dbaf2a9a84-5b3dbaf2a9a96Nikmat-Gurih-Empuk-dan-Hangat.F.jpg.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/library\\\/2018\\\/07\\\/5b3dbaf2a9a84-5b3dbaf2a9a96Nikmat-Gurih-Empuk-dan-Hangat.F.jpg.jpg\",\"width\":1621,\"height\":1153},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/nikmat-gurih-empuk-dan-hangat-tabloid-kontan-2-8-april-2018-hal-32\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Nikmat, Gurih, Empuk, dan Hangat.Tabloid Kontan.2-8 April 2018.Hal.32\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\",\"name\":\"Library\",\"description\":\"UC\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\",\"name\":\"admin_library\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin_library\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/author\\\/admin_library\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Nikmat, Gurih, Empuk, dan Hangat.Tabloid Kontan.2-8 April 2018.Hal.32 - Library","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/nikmat-gurih-empuk-dan-hangat-tabloid-kontan-2-8-april-2018-hal-32\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Nikmat, Gurih, Empuk, dan Hangat.Tabloid Kontan.2-8 April 2018.Hal.32 - Library","og_description":"Warung Sudi Mampir menjadi tujuan para penyuka sop kambing betawi, selama hampir setengah abad. Hujan yang mengguyur Jakarta Selasa (27\/3) beringsut reda bertepatan dengan jam pulang kantor. Tak heran jika kendaraan yang mengaspal jalan di Ibu Kota mulai merayap dan mengular. Suasana kemacetan dan cuaca dingin membuat sebagian orang pilih menepi mencari asupan kehangatan sambil...","og_url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/nikmat-gurih-empuk-dan-hangat-tabloid-kontan-2-8-april-2018-hal-32\/","og_site_name":"Library","article_published_time":"2018-07-05T06:31:53+00:00","article_modified_time":"2025-05-01T05:27:24+00:00","og_image":[{"width":1621,"height":1153,"url":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2018\/07\/5b3dbaf2a9a84-5b3dbaf2a9a96Nikmat-Gurih-Empuk-dan-Hangat.F.jpg.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin_library","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin_library","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/nikmat-gurih-empuk-dan-hangat-tabloid-kontan-2-8-april-2018-hal-32\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/nikmat-gurih-empuk-dan-hangat-tabloid-kontan-2-8-april-2018-hal-32\/"},"author":{"name":"admin_library","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"headline":"Nikmat, Gurih, Empuk, dan Hangat.Tabloid Kontan.2-8 April 2018.Hal.32","datePublished":"2018-07-05T06:31:53+00:00","dateModified":"2025-05-01T05:27:24+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/nikmat-gurih-empuk-dan-hangat-tabloid-kontan-2-8-april-2018-hal-32\/"},"wordCount":877,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/nikmat-gurih-empuk-dan-hangat-tabloid-kontan-2-8-april-2018-hal-32\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2018\/07\/5b3dbaf2a9a84-5b3dbaf2a9a96Nikmat-Gurih-Empuk-dan-Hangat.F.jpg.jpg","articleSection":["Artikel Koran"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/nikmat-gurih-empuk-dan-hangat-tabloid-kontan-2-8-april-2018-hal-32\/","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/nikmat-gurih-empuk-dan-hangat-tabloid-kontan-2-8-april-2018-hal-32\/","name":"Nikmat, Gurih, Empuk, dan Hangat.Tabloid Kontan.2-8 April 2018.Hal.32 - Library","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/nikmat-gurih-empuk-dan-hangat-tabloid-kontan-2-8-april-2018-hal-32\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/nikmat-gurih-empuk-dan-hangat-tabloid-kontan-2-8-april-2018-hal-32\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2018\/07\/5b3dbaf2a9a84-5b3dbaf2a9a96Nikmat-Gurih-Empuk-dan-Hangat.F.jpg.jpg","datePublished":"2018-07-05T06:31:53+00:00","dateModified":"2025-05-01T05:27:24+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/nikmat-gurih-empuk-dan-hangat-tabloid-kontan-2-8-april-2018-hal-32\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/nikmat-gurih-empuk-dan-hangat-tabloid-kontan-2-8-april-2018-hal-32\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/nikmat-gurih-empuk-dan-hangat-tabloid-kontan-2-8-april-2018-hal-32\/#primaryimage","url":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2018\/07\/5b3dbaf2a9a84-5b3dbaf2a9a96Nikmat-Gurih-Empuk-dan-Hangat.F.jpg.jpg","contentUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2018\/07\/5b3dbaf2a9a84-5b3dbaf2a9a96Nikmat-Gurih-Empuk-dan-Hangat.F.jpg.jpg","width":1621,"height":1153},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/nikmat-gurih-empuk-dan-hangat-tabloid-kontan-2-8-april-2018-hal-32\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Nikmat, Gurih, Empuk, dan Hangat.Tabloid Kontan.2-8 April 2018.Hal.32"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/","name":"Library","description":"UC","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824","name":"admin_library","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin_library"},"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/author\/admin_library\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14313","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14313"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14313\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15044,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14313\/revisions\/15044"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/14315"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14313"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14313"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14313"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}