{"id":19606,"date":"2020-07-07T13:55:09","date_gmt":"2020-07-07T06:55:09","guid":{"rendered":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/?p=19606"},"modified":"2020-10-08T18:52:28","modified_gmt":"2020-10-08T11:52:28","slug":"menelusuri-sejarah-krembangan-sebagai-europeesche-wijk-5_pemukiman-orang-eropa-hanya-di-jalan-utama-radar-surabaya-24-juni-2020-hal-3-chrisyandi-library","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/menelusuri-sejarah-krembangan-sebagai-europeesche-wijk-5_pemukiman-orang-eropa-hanya-di-jalan-utama-radar-surabaya-24-juni-2020-hal-3-chrisyandi-library\/","title":{"rendered":"Menelusuri Sejarah Krembangan Sebagai Europeesche Wijk (5)_Pemukiman Orang Eropa Hanya di Jalan Utama. Radar Surabaya. 24 Juni 2020. Hal.3. Chrisyandi. Library"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-extra_large wp-image-19607\" src=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2020\/07\/Menelusuri-Sejarah-Krembangan-Sebagai-Europeesche-Wijk-5_Pemukiman-Orang-Eropa-Hanya-di-Jalan-Utama.-Radar-Surabaya.-24-Juni-2020.-Hal.3.-Chrisyandi.-Library-1500x445.jpg\" alt=\"\" width=\"1500\" height=\"445\" srcset=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2020\/07\/Menelusuri-Sejarah-Krembangan-Sebagai-Europeesche-Wijk-5_Pemukiman-Orang-Eropa-Hanya-di-Jalan-Utama.-Radar-Surabaya.-24-Juni-2020.-Hal.3.-Chrisyandi.-Library-1500x445.jpg 1500w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2020\/07\/Menelusuri-Sejarah-Krembangan-Sebagai-Europeesche-Wijk-5_Pemukiman-Orang-Eropa-Hanya-di-Jalan-Utama.-Radar-Surabaya.-24-Juni-2020.-Hal.3.-Chrisyandi.-Library-300x89.jpg 300w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2020\/07\/Menelusuri-Sejarah-Krembangan-Sebagai-Europeesche-Wijk-5_Pemukiman-Orang-Eropa-Hanya-di-Jalan-Utama.-Radar-Surabaya.-24-Juni-2020.-Hal.3.-Chrisyandi.-Library-1030x305.jpg 1030w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2020\/07\/Menelusuri-Sejarah-Krembangan-Sebagai-Europeesche-Wijk-5_Pemukiman-Orang-Eropa-Hanya-di-Jalan-Utama.-Radar-Surabaya.-24-Juni-2020.-Hal.3.-Chrisyandi.-Library-768x228.jpg 768w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2020\/07\/Menelusuri-Sejarah-Krembangan-Sebagai-Europeesche-Wijk-5_Pemukiman-Orang-Eropa-Hanya-di-Jalan-Utama.-Radar-Surabaya.-24-Juni-2020.-Hal.3.-Chrisyandi.-Library-1536x456.jpg 1536w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2020\/07\/Menelusuri-Sejarah-Krembangan-Sebagai-Europeesche-Wijk-5_Pemukiman-Orang-Eropa-Hanya-di-Jalan-Utama.-Radar-Surabaya.-24-Juni-2020.-Hal.3.-Chrisyandi.-Library-2048x607.jpg 2048w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2020\/07\/Menelusuri-Sejarah-Krembangan-Sebagai-Europeesche-Wijk-5_Pemukiman-Orang-Eropa-Hanya-di-Jalan-Utama.-Radar-Surabaya.-24-Juni-2020.-Hal.3.-Chrisyandi.-Library-705x209.jpg 705w\" sizes=\"auto, (max-width: 1500px) 100vw, 1500px\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>\u201cDengan adanya hak-hak Istimewa membuat bangsa Eropa di Surabaya memiliki kekuasaan mutlak untuk mengatur kota. Bangsa Eropa ini bebas memilih atau menentukan di mana mereka akan tinggal,\u201d Mus Purmadani<\/p>\n<p>Pustawakan Universitas Ciputra Surabaya Chrisyandi Tri Kartika mengatakan pola pembangunan rumah permanen orang-orang Eropa hanya dilakukan di jalan utama. Menurutnya, pemukiman bangsa Eropa ini berada di sekitar Jembatan Merah dan Simpang. \u201cKompleks ini dilengkapi penerangan, jalan beraspal, air bersih, trem, rumah toko, kantor pos, barak militer, makam, gereja, kendaraan dan sebagainya. Selain itu juga ada kantor residen Surabaya,\u201d papar Chrisyandi.<\/p>\n<p>Dalam perkembangan selanjutnya, lanjut dia, kawasan Jembatan Merah menjadi pusat perdagangan dan ekonomi Surabaya. Karena semakin banyak orang-orang Eropa yang datang ke Surabaya dan berlomba membelu tanah di kawasan ini. Meskipun para akhirnya pemerintah kota praja mengeluarkan larangan untuk membeli tanah pribumi, namun pembangunan kantor, pemukiman hingga toko di kawasan ini tetap berjalan. \u201cKarena kebutuhan pemukiman semakin meningkat, pemerintah saat itu melakukan penghacuran pemukiman milik pribumi,\u201d sambungnya.<\/p>\n<p>Sementara untuk pemukiman orang-orang Tiongkok, Melayu,dan Arab terletak di sebelah timur Jembatan Merah (seberang Kalimas). Untuk orang Negeri Tirai Bambu tinggal di Kembang Jepun, Kapasan, dan Pasar Atom. Sedangkan orang Arab tinggal di sekitar Mashud Ampel. Dan masyarakat Melayu tinggal di timur Jembatan Merah. \u201cUntuk penduduk pribumi tinggal di balik gedung-gedung bangsa Eropa dengan memanfaatkan lahan mereka yang tersisa. Sehingga tampak sekali bertolak belakang,\u201d tutur Chrisyandi. <strong>(bersambung\/opi)<\/strong><\/p>\n<p><strong>\u00a0<\/strong><\/p>\n<p>Sumber: Radar Surabaya. 24 Juni 2020. Hal.3<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; \u201cDengan adanya hak-hak Istimewa membuat bangsa Eropa di Surabaya memiliki kekuasaan mutlak untuk mengatur kota. Bangsa Eropa ini bebas memilih atau menentukan di mana mereka akan tinggal,\u201d Mus Purmadani Pustawakan Universitas Ciputra Surabaya Chrisyandi Tri Kartika mengatakan pola pembangunan rumah permanen orang-orang Eropa hanya dilakukan di jalan utama. Menurutnya, pemukiman bangsa Eropa ini berada&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":19623,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4151,4159],"tags":[],"class_list":["post-19606","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uc-news-2020","category-uc-news-juni-2020"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Menelusuri Sejarah Krembangan Sebagai Europeesche Wijk (5)_Pemukiman Orang Eropa Hanya di Jalan Utama. Radar Surabaya. 24 Juni 2020. Hal.3. Chrisyandi. Library - Library<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/menelusuri-sejarah-krembangan-sebagai-europeesche-wijk-5_pemukiman-orang-eropa-hanya-di-jalan-utama-radar-surabaya-24-juni-2020-hal-3-chrisyandi-library\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Menelusuri Sejarah Krembangan Sebagai Europeesche Wijk (5)_Pemukiman Orang Eropa Hanya di Jalan Utama. Radar Surabaya. 24 Juni 2020. Hal.3. Chrisyandi. Library - Library\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"&nbsp; \u201cDengan adanya hak-hak Istimewa membuat bangsa Eropa di Surabaya memiliki kekuasaan mutlak untuk mengatur kota. Bangsa Eropa ini bebas memilih atau menentukan di mana mereka akan tinggal,\u201d Mus Purmadani Pustawakan Universitas Ciputra Surabaya Chrisyandi Tri Kartika mengatakan pola pembangunan rumah permanen orang-orang Eropa hanya dilakukan di jalan utama. Menurutnya, pemukiman bangsa Eropa ini berada...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/menelusuri-sejarah-krembangan-sebagai-europeesche-wijk-5_pemukiman-orang-eropa-hanya-di-jalan-utama-radar-surabaya-24-juni-2020-hal-3-chrisyandi-library\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Library\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-07-07T06:55:09+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2020-10-08T11:52:28+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2020\/07\/gbr-5f052f9861eb7.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"383\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"312\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin_library\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin_library\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"1 minute\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/menelusuri-sejarah-krembangan-sebagai-europeesche-wijk-5_pemukiman-orang-eropa-hanya-di-jalan-utama-radar-surabaya-24-juni-2020-hal-3-chrisyandi-library\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/menelusuri-sejarah-krembangan-sebagai-europeesche-wijk-5_pemukiman-orang-eropa-hanya-di-jalan-utama-radar-surabaya-24-juni-2020-hal-3-chrisyandi-library\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin_library\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"headline\":\"Menelusuri Sejarah Krembangan Sebagai Europeesche Wijk (5)_Pemukiman Orang Eropa Hanya di Jalan Utama. Radar Surabaya. 24 Juni 2020. Hal.3. Chrisyandi. Library\",\"datePublished\":\"2020-07-07T06:55:09+00:00\",\"dateModified\":\"2020-10-08T11:52:28+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/menelusuri-sejarah-krembangan-sebagai-europeesche-wijk-5_pemukiman-orang-eropa-hanya-di-jalan-utama-radar-surabaya-24-juni-2020-hal-3-chrisyandi-library\\\/\"},\"wordCount\":250,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/menelusuri-sejarah-krembangan-sebagai-europeesche-wijk-5_pemukiman-orang-eropa-hanya-di-jalan-utama-radar-surabaya-24-juni-2020-hal-3-chrisyandi-library\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/library\\\/2020\\\/07\\\/gbr-5f052f9861eb7.jpg\",\"articleSection\":[\"UC News 2020\",\"UC News Juni 2020\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/menelusuri-sejarah-krembangan-sebagai-europeesche-wijk-5_pemukiman-orang-eropa-hanya-di-jalan-utama-radar-surabaya-24-juni-2020-hal-3-chrisyandi-library\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/menelusuri-sejarah-krembangan-sebagai-europeesche-wijk-5_pemukiman-orang-eropa-hanya-di-jalan-utama-radar-surabaya-24-juni-2020-hal-3-chrisyandi-library\\\/\",\"name\":\"Menelusuri Sejarah Krembangan Sebagai Europeesche Wijk (5)_Pemukiman Orang Eropa Hanya di Jalan Utama. Radar Surabaya. 24 Juni 2020. Hal.3. Chrisyandi. Library - Library\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/menelusuri-sejarah-krembangan-sebagai-europeesche-wijk-5_pemukiman-orang-eropa-hanya-di-jalan-utama-radar-surabaya-24-juni-2020-hal-3-chrisyandi-library\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/menelusuri-sejarah-krembangan-sebagai-europeesche-wijk-5_pemukiman-orang-eropa-hanya-di-jalan-utama-radar-surabaya-24-juni-2020-hal-3-chrisyandi-library\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/library\\\/2020\\\/07\\\/gbr-5f052f9861eb7.jpg\",\"datePublished\":\"2020-07-07T06:55:09+00:00\",\"dateModified\":\"2020-10-08T11:52:28+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/menelusuri-sejarah-krembangan-sebagai-europeesche-wijk-5_pemukiman-orang-eropa-hanya-di-jalan-utama-radar-surabaya-24-juni-2020-hal-3-chrisyandi-library\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/menelusuri-sejarah-krembangan-sebagai-europeesche-wijk-5_pemukiman-orang-eropa-hanya-di-jalan-utama-radar-surabaya-24-juni-2020-hal-3-chrisyandi-library\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/menelusuri-sejarah-krembangan-sebagai-europeesche-wijk-5_pemukiman-orang-eropa-hanya-di-jalan-utama-radar-surabaya-24-juni-2020-hal-3-chrisyandi-library\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/library\\\/2020\\\/07\\\/gbr-5f052f9861eb7.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/library\\\/2020\\\/07\\\/gbr-5f052f9861eb7.jpg\",\"width\":383,\"height\":312,\"caption\":\"170\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/menelusuri-sejarah-krembangan-sebagai-europeesche-wijk-5_pemukiman-orang-eropa-hanya-di-jalan-utama-radar-surabaya-24-juni-2020-hal-3-chrisyandi-library\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Menelusuri Sejarah Krembangan Sebagai Europeesche Wijk (5)_Pemukiman Orang Eropa Hanya di Jalan Utama. Radar Surabaya. 24 Juni 2020. Hal.3. Chrisyandi. Library\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\",\"name\":\"Library\",\"description\":\"UC\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\",\"name\":\"admin_library\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin_library\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/author\\\/admin_library\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Menelusuri Sejarah Krembangan Sebagai Europeesche Wijk (5)_Pemukiman Orang Eropa Hanya di Jalan Utama. Radar Surabaya. 24 Juni 2020. Hal.3. Chrisyandi. Library - Library","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/menelusuri-sejarah-krembangan-sebagai-europeesche-wijk-5_pemukiman-orang-eropa-hanya-di-jalan-utama-radar-surabaya-24-juni-2020-hal-3-chrisyandi-library\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Menelusuri Sejarah Krembangan Sebagai Europeesche Wijk (5)_Pemukiman Orang Eropa Hanya di Jalan Utama. Radar Surabaya. 24 Juni 2020. Hal.3. Chrisyandi. Library - Library","og_description":"&nbsp; \u201cDengan adanya hak-hak Istimewa membuat bangsa Eropa di Surabaya memiliki kekuasaan mutlak untuk mengatur kota. Bangsa Eropa ini bebas memilih atau menentukan di mana mereka akan tinggal,\u201d Mus Purmadani Pustawakan Universitas Ciputra Surabaya Chrisyandi Tri Kartika mengatakan pola pembangunan rumah permanen orang-orang Eropa hanya dilakukan di jalan utama. Menurutnya, pemukiman bangsa Eropa ini berada...","og_url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/menelusuri-sejarah-krembangan-sebagai-europeesche-wijk-5_pemukiman-orang-eropa-hanya-di-jalan-utama-radar-surabaya-24-juni-2020-hal-3-chrisyandi-library\/","og_site_name":"Library","article_published_time":"2020-07-07T06:55:09+00:00","article_modified_time":"2020-10-08T11:52:28+00:00","og_image":[{"width":383,"height":312,"url":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2020\/07\/gbr-5f052f9861eb7.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin_library","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin_library","Est. reading time":"1 minute"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/menelusuri-sejarah-krembangan-sebagai-europeesche-wijk-5_pemukiman-orang-eropa-hanya-di-jalan-utama-radar-surabaya-24-juni-2020-hal-3-chrisyandi-library\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/menelusuri-sejarah-krembangan-sebagai-europeesche-wijk-5_pemukiman-orang-eropa-hanya-di-jalan-utama-radar-surabaya-24-juni-2020-hal-3-chrisyandi-library\/"},"author":{"name":"admin_library","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"headline":"Menelusuri Sejarah Krembangan Sebagai Europeesche Wijk (5)_Pemukiman Orang Eropa Hanya di Jalan Utama. Radar Surabaya. 24 Juni 2020. Hal.3. Chrisyandi. Library","datePublished":"2020-07-07T06:55:09+00:00","dateModified":"2020-10-08T11:52:28+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/menelusuri-sejarah-krembangan-sebagai-europeesche-wijk-5_pemukiman-orang-eropa-hanya-di-jalan-utama-radar-surabaya-24-juni-2020-hal-3-chrisyandi-library\/"},"wordCount":250,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/menelusuri-sejarah-krembangan-sebagai-europeesche-wijk-5_pemukiman-orang-eropa-hanya-di-jalan-utama-radar-surabaya-24-juni-2020-hal-3-chrisyandi-library\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2020\/07\/gbr-5f052f9861eb7.jpg","articleSection":["UC News 2020","UC News Juni 2020"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/menelusuri-sejarah-krembangan-sebagai-europeesche-wijk-5_pemukiman-orang-eropa-hanya-di-jalan-utama-radar-surabaya-24-juni-2020-hal-3-chrisyandi-library\/","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/menelusuri-sejarah-krembangan-sebagai-europeesche-wijk-5_pemukiman-orang-eropa-hanya-di-jalan-utama-radar-surabaya-24-juni-2020-hal-3-chrisyandi-library\/","name":"Menelusuri Sejarah Krembangan Sebagai Europeesche Wijk (5)_Pemukiman Orang Eropa Hanya di Jalan Utama. Radar Surabaya. 24 Juni 2020. Hal.3. Chrisyandi. Library - Library","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/menelusuri-sejarah-krembangan-sebagai-europeesche-wijk-5_pemukiman-orang-eropa-hanya-di-jalan-utama-radar-surabaya-24-juni-2020-hal-3-chrisyandi-library\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/menelusuri-sejarah-krembangan-sebagai-europeesche-wijk-5_pemukiman-orang-eropa-hanya-di-jalan-utama-radar-surabaya-24-juni-2020-hal-3-chrisyandi-library\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2020\/07\/gbr-5f052f9861eb7.jpg","datePublished":"2020-07-07T06:55:09+00:00","dateModified":"2020-10-08T11:52:28+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/menelusuri-sejarah-krembangan-sebagai-europeesche-wijk-5_pemukiman-orang-eropa-hanya-di-jalan-utama-radar-surabaya-24-juni-2020-hal-3-chrisyandi-library\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/menelusuri-sejarah-krembangan-sebagai-europeesche-wijk-5_pemukiman-orang-eropa-hanya-di-jalan-utama-radar-surabaya-24-juni-2020-hal-3-chrisyandi-library\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/menelusuri-sejarah-krembangan-sebagai-europeesche-wijk-5_pemukiman-orang-eropa-hanya-di-jalan-utama-radar-surabaya-24-juni-2020-hal-3-chrisyandi-library\/#primaryimage","url":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2020\/07\/gbr-5f052f9861eb7.jpg","contentUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2020\/07\/gbr-5f052f9861eb7.jpg","width":383,"height":312,"caption":"170"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/menelusuri-sejarah-krembangan-sebagai-europeesche-wijk-5_pemukiman-orang-eropa-hanya-di-jalan-utama-radar-surabaya-24-juni-2020-hal-3-chrisyandi-library\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Menelusuri Sejarah Krembangan Sebagai Europeesche Wijk (5)_Pemukiman Orang Eropa Hanya di Jalan Utama. Radar Surabaya. 24 Juni 2020. Hal.3. Chrisyandi. Library"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/","name":"Library","description":"UC","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824","name":"admin_library","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin_library"},"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/author\/admin_library\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19606","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=19606"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19606\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":20666,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19606\/revisions\/20666"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/19623"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=19606"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=19606"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=19606"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}