{"id":21288,"date":"2020-11-19T16:25:09","date_gmt":"2020-11-19T09:25:09","guid":{"rendered":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/?p=21288"},"modified":"2020-11-19T16:25:09","modified_gmt":"2020-11-19T09:25:09","slug":"16-peti-harta-karun-milik-bung-hatta-apa-isinya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/16-peti-harta-karun-milik-bung-hatta-apa-isinya\/","title":{"rendered":"16 Peti Harta Karun Milik Bung Hatta, Apa Isinya?"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-21289 aligncenter\" src=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2020\/11\/1-Bung-Hatta-dan-Buku.png\" alt=\"\" width=\"940\" height=\"788\" srcset=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2020\/11\/1-Bung-Hatta-dan-Buku.png 940w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2020\/11\/1-Bung-Hatta-dan-Buku-300x251.png 300w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2020\/11\/1-Bung-Hatta-dan-Buku-768x644.png 768w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2020\/11\/1-Bung-Hatta-dan-Buku-705x591.png 705w\" sizes=\"auto, (max-width: 940px) 100vw, 940px\" \/><\/p>\n<p>Buku adalah harta yang sangat mahal, begitulah menurut Bung Hatta sebagai salah satu mantan wakil Presiden Indonesia. Fakta bahwa Bung Hatta sangat mencintai buku dan tulisan-tulisan sastra sudah tidak mengejutkan lagi, mengingat segala hal yang ia tunjukkan dengan buku-bukunya. Berawal dari usia 17 tahun, Bung Hatta sudah fasih dalam berbahasa Belanda dan sedang mempelajari Bahasa Prancis di tanah kelahirannya yaitu Bukti Tinggi. Inilah yang menjadi faktor mengapa buku-buku Bung Hatta banyak menggunakan bahasa-bahasa asing. Bung Hatta selalu menyisihkan uang sakunya untuk membeli buku-buku yang beliau inginkan. Terkadang, beliau juga mendapat buku sebagai pemberian teman-temannya yang tahu bahwa beliau merupakan pecinta buku. Sejak saat itu, buku-buku yang telah dibaca dan ditulis oleh Bung Hatta sampai sekarang masih disimpan rapi di perpustakaan dalam rumah keluarganya. Uniknya, buku-buku tua yang terlihat usang tersebut masih sangat mulus tanpa coretan, lipatan, maupun kerusakan. Dari dulu, Bung Hatta tidak pernah menekuk maupun menyoret buku-buku yang ia punya, beliau menjaganya dengan sangat hati-hati.<\/p>\n<p>Berangkat ke Negeri Belanda dengan beasiswa di genggamannya, menjadi salah satu kesempatan Bung Hatta untuk mengeksplor buku-buku baru di negeri asing. Di Belanda, Hatta sangat aktif dalam pembelajaran dan terlibat pergerakan kemerdekaannya. Pulang dari Belandapun, ia tidak lupa untuk membawa harta karun berupa buku yang telah ia temukan disana. Kehidupan Bung Hatta seolah-olah tidak pernah lepas dari buku-bukunya, bahkan ketika para colonial Belanda menekan politik Indonesia, 16 peti berisi koleksi bukunya tidak pernah ia tinggalkan.<\/p>\n<p>Sebagai informasi, Bung Hatta dan Sutan Sjahrir (Perdana Mentri Pertama Indonesia) pernah diasingkan oleh pemerintah Belanda ke Banda Neira, Maluku, pada 1936-1942. Ketika mereka turun dari kapal, terdapat 16 peti berisikan buku milik Bung Hatta yang dibawa serta. Meski dibuang, mereka Bahagia di sana. \u201cDi sini benar-benar sebuah (surga) Firdaus\u201d Tulis Sjahrir pada 1936. Hatta, misalnya, rutin mengelilingi pulau. Warga memaanfaatkan kehadiran Hatta sebagai penanda waktu. Hatta juga memelihara sejumlah kucing, dinamai sejumlah dictator yang ia benci, seperti Hitler, Franco, Mussolini. Ketika diperintahkan kembali ke Jakarta, mereka hendak membawa semua anak angkat mereka dan semua bukunya. Namun, muatan tidak cukup, sehingga Hatta mesti merelakan 16 peti yang berisikan buku, untuk tinggal di Banda Neira.<\/p>\n<p>Jika menurutmu kecintaan Bung Hatta terhadap buku hanya sampai sini saja, kalian salah besar! Bung Hatta bahkan menjadikan salah satu buku bertema filsafat yang berjudul \u2018Alam Pikiran Yunani\u2019 sebagai mas kawin pernikahannya loh! Menurutnya, buku dari hasil kerja dan pemikirannya sendiri itu jauh lebih berharga dan penting daripada emas dan perhiasan. Beliau hampir tidak mempunyai uang deposito ketika beliau menikah karena seluruh uangnya selalu ia habiskan untuk membeli buku \u2013 buku yang beliau inginkan.<\/p>\n<p>Setelah Hatta mengundurkan diri sebagai wakil presiden, ia memiliki lebih banyak waktu untuk membaca dan menulis buku-buku di rumah pribadinya. Menurut Meutia, beliau bisa menghabiskan 6 hingga 8 jam hanya untuk membaca dan menulis buku. Tidak ada buku yang beliau beli hanya untuk menjadi pajangan. Bung Hatta menyukai buku mengenai perekonomian, sosialis, komunis, kapitalis dari berbagai Negara, hukum, hubungan internasional, sejarah, biografi, hingga sosial. Mahatma Gandhi sebagai salah satu individu yang sangat disukai oleh Hatta membuat koleksi bukunya menjadi semakin banyak. Kira-kira ada 10.000 judul buku yang telah ia kumpulkan hingga Hatta akhirnya wafat. Sebelum ia wafat, ia sempat bertanya kepada anaknya apakah lebih baik jika buku-buku yang sangat ia cintai itu lebih baik dijual dan uangnya lebih baik untuk biaya hidup anaknya. Beliau takut jika ketika ia wafat, tidak ada lagi yang dapat merawat buku-buku miliknya. Namun anak-anaknya yang mengetahui seberapa cintanya ia terhadap buku tersebut menolak permintaannya dan memilih untuk menjaga buku-buku tersebut dengan baik.<\/p>\n<p>Tulisan-tulisan karya bung Hatta tentunya sangat dihargai oleh masyarakat. Bahkan pada bulan November 2018 Kemendikbud masih meluncurkan hasil karya Hatta. Jika ditotal, ada 800 karya tulis dalam Bahasa Indonesia yang akhirnya dijadikan 10 buku seri. Dari hasil karya tulisnya, beliau dapat mendapatkan upah dan berangkat naik haji dengan uang yang telah ia sisihkan. Sebenarnya, sebagai wakil presiden, ia difasilitasi untuk pergi naik haji dengan biaya dari negara. Namun Bung Hatta menolak tawaran tersebut dan lebih memilih untuk menggunakan uang yang telah ia kumpulkan sendiri. Hal ini sebagai pembuktian bahwa ia dapat melakukan itu seperti rakyat biasa, bukan seperti pejabat dengan wewenang.<\/p>\n<p>Bung Hatta selalu mengajarkan kita, khususnya para generasi penerus bangsa untuk selalu giat membaca buku yang akan membuka pengetahuan kita agar lebih luas lagi. Kita juga harus menghormati dan menjaga hal yang kita cintai dengan baik.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Daftar Pustaka<\/strong><\/p>\n<p>Suseno, Ines (2018, April 23). Hal ini rela dilakukan Bung Hatta Demi Buku-Bukunya, Kamu juga?. Idntimes.com. Diakses pada <a href=\"https:\/\/www.idntimes.com\/life\/education\/ines-sela-melia-s\/5-hal-ini-rela-dilakukan-bung-hatta-demi-buku-bukunya-c1c2\/5\">https:\/\/www.idntimes.com\/life\/education\/ines-sela-melia-s\/5-hal-ini-rela-dilakukan-bung-hatta-demi-buku-bukunya-c1c2\/5<\/a>. 4 November 2020<\/p>\n<p>Mashitoh, Dwi (2019, Agustus 10). Kecintaan Bung Hatta Terhadap Buku dan Menulis, jadikan Mas Kawin Hingga Antarkan ke Tanah Suci. Sosok.grid.id. Diakses pada <a href=\"https:\/\/sosok.grid.id\/read\/411814496\/kecintaan-bung-hatta-terhadap-buku-dan-menulis-dijadikan-mas-kawin-hingga-antarkan-ke-tanah-suci?page=all\">https:\/\/sosok.grid.id\/read\/411814496\/kecintaan-bung-hatta-terhadap-buku-dan-menulis-dijadikan-mas-kawin-hingga-antarkan-ke-tanah-suci?page=all<\/a>. 4 November 2020.<\/p>\n<p>Nurjanah, Rina (2015, Oktober 4). Bukti Kecintaan Bung Hatta Terhadap Buku. Liputan6.com. Diakses pada <a href=\"https:\/\/www.liputan6.com\/citizen6\/read\/2332280\/bukti-kecintaan-bung-hatta-terhadap-buku\">https:\/\/www.liputan6.com\/citizen6\/read\/2332280\/bukti-kecintaan-bung-hatta-terhadap-buku<\/a>. 4 November 2020.<\/p>\n<p>Safitri, Dewi (2010, Februari 15). Kisah cinta Bung Hatta dan bukunya. Diakses pada <a href=\"https:\/\/www.bbc.com\/indonesia\/majalah\/2010\/02\/100215_hattabooks\">https:\/\/www.bbc.com\/indonesia\/majalah\/2010\/02\/100215_hattabooks<\/a>. 5 November 2020.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Buku adalah harta yang sangat mahal, begitulah menurut Bung Hatta sebagai salah satu mantan wakil Presiden Indonesia. Fakta bahwa Bung Hatta sangat mencintai buku dan tulisan-tulisan sastra sudah tidak mengejutkan lagi, mengingat segala hal yang ia tunjukkan dengan buku-bukunya. Berawal dari usia 17 tahun, Bung Hatta sudah fasih dalam berbahasa Belanda dan sedang mempelajari Bahasa&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[100],"tags":[],"class_list":["post-21288","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-library-info"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>16 Peti Harta Karun Milik Bung Hatta, Apa Isinya? - Library<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/16-peti-harta-karun-milik-bung-hatta-apa-isinya\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"16 Peti Harta Karun Milik Bung Hatta, Apa Isinya? - Library\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Buku adalah harta yang sangat mahal, begitulah menurut Bung Hatta sebagai salah satu mantan wakil Presiden Indonesia. Fakta bahwa Bung Hatta sangat mencintai buku dan tulisan-tulisan sastra sudah tidak mengejutkan lagi, mengingat segala hal yang ia tunjukkan dengan buku-bukunya. Berawal dari usia 17 tahun, Bung Hatta sudah fasih dalam berbahasa Belanda dan sedang mempelajari Bahasa...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/16-peti-harta-karun-milik-bung-hatta-apa-isinya\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Library\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-11-19T09:25:09+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2020\/11\/1-Bung-Hatta-dan-Buku.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"940\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"788\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin_library\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin_library\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/16-peti-harta-karun-milik-bung-hatta-apa-isinya\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/16-peti-harta-karun-milik-bung-hatta-apa-isinya\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin_library\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"headline\":\"16 Peti Harta Karun Milik Bung Hatta, Apa Isinya?\",\"datePublished\":\"2020-11-19T09:25:09+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/16-peti-harta-karun-milik-bung-hatta-apa-isinya\\\/\"},\"wordCount\":811,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/16-peti-harta-karun-milik-bung-hatta-apa-isinya\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/library\\\/2020\\\/11\\\/1-Bung-Hatta-dan-Buku.png\",\"articleSection\":[\"Library Info\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/16-peti-harta-karun-milik-bung-hatta-apa-isinya\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/16-peti-harta-karun-milik-bung-hatta-apa-isinya\\\/\",\"name\":\"16 Peti Harta Karun Milik Bung Hatta, Apa Isinya? - Library\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/16-peti-harta-karun-milik-bung-hatta-apa-isinya\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/16-peti-harta-karun-milik-bung-hatta-apa-isinya\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/library\\\/2020\\\/11\\\/1-Bung-Hatta-dan-Buku.png\",\"datePublished\":\"2020-11-19T09:25:09+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/16-peti-harta-karun-milik-bung-hatta-apa-isinya\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/16-peti-harta-karun-milik-bung-hatta-apa-isinya\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/16-peti-harta-karun-milik-bung-hatta-apa-isinya\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/library\\\/2020\\\/11\\\/1-Bung-Hatta-dan-Buku.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/library\\\/2020\\\/11\\\/1-Bung-Hatta-dan-Buku.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/16-peti-harta-karun-milik-bung-hatta-apa-isinya\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"16 Peti Harta Karun Milik Bung Hatta, Apa Isinya?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\",\"name\":\"Library\",\"description\":\"UC\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\",\"name\":\"admin_library\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin_library\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/author\\\/admin_library\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"16 Peti Harta Karun Milik Bung Hatta, Apa Isinya? - Library","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/16-peti-harta-karun-milik-bung-hatta-apa-isinya\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"16 Peti Harta Karun Milik Bung Hatta, Apa Isinya? - Library","og_description":"Buku adalah harta yang sangat mahal, begitulah menurut Bung Hatta sebagai salah satu mantan wakil Presiden Indonesia. Fakta bahwa Bung Hatta sangat mencintai buku dan tulisan-tulisan sastra sudah tidak mengejutkan lagi, mengingat segala hal yang ia tunjukkan dengan buku-bukunya. Berawal dari usia 17 tahun, Bung Hatta sudah fasih dalam berbahasa Belanda dan sedang mempelajari Bahasa...","og_url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/16-peti-harta-karun-milik-bung-hatta-apa-isinya\/","og_site_name":"Library","article_published_time":"2020-11-19T09:25:09+00:00","og_image":[{"width":940,"height":788,"url":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2020\/11\/1-Bung-Hatta-dan-Buku.png","type":"image\/png"}],"author":"admin_library","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin_library","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/16-peti-harta-karun-milik-bung-hatta-apa-isinya\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/16-peti-harta-karun-milik-bung-hatta-apa-isinya\/"},"author":{"name":"admin_library","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"headline":"16 Peti Harta Karun Milik Bung Hatta, Apa Isinya?","datePublished":"2020-11-19T09:25:09+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/16-peti-harta-karun-milik-bung-hatta-apa-isinya\/"},"wordCount":811,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/16-peti-harta-karun-milik-bung-hatta-apa-isinya\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2020\/11\/1-Bung-Hatta-dan-Buku.png","articleSection":["Library Info"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/16-peti-harta-karun-milik-bung-hatta-apa-isinya\/","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/16-peti-harta-karun-milik-bung-hatta-apa-isinya\/","name":"16 Peti Harta Karun Milik Bung Hatta, Apa Isinya? - Library","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/16-peti-harta-karun-milik-bung-hatta-apa-isinya\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/16-peti-harta-karun-milik-bung-hatta-apa-isinya\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2020\/11\/1-Bung-Hatta-dan-Buku.png","datePublished":"2020-11-19T09:25:09+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/16-peti-harta-karun-milik-bung-hatta-apa-isinya\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/16-peti-harta-karun-milik-bung-hatta-apa-isinya\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/16-peti-harta-karun-milik-bung-hatta-apa-isinya\/#primaryimage","url":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2020\/11\/1-Bung-Hatta-dan-Buku.png","contentUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2020\/11\/1-Bung-Hatta-dan-Buku.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/16-peti-harta-karun-milik-bung-hatta-apa-isinya\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"16 Peti Harta Karun Milik Bung Hatta, Apa Isinya?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/","name":"Library","description":"UC","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824","name":"admin_library","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin_library"},"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/author\/admin_library\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21288","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=21288"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21288\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":21291,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21288\/revisions\/21291"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=21288"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=21288"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=21288"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}