{"id":28941,"date":"2021-08-23T12:14:16","date_gmt":"2021-08-23T05:14:16","guid":{"rendered":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/?p=28941"},"modified":"2025-05-01T12:39:22","modified_gmt":"2025-05-01T05:39:22","slug":"bersinar-melewati-tantangan-kompas-28-juli-2021-hal-16","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/bersinar-melewati-tantangan-kompas-28-juli-2021-hal-16\/","title":{"rendered":"Bersinar Melewati Tantangan. Kompas 28 Juli 2021. Hal. 16"},"content":{"rendered":"<p><a ref=\"magnificPopup\" href=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/08\/Bersinar-Melewati-Tantangan.-Kompas-28-Juli-2021.-Hal.-16.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-large wp-image-28942\" src=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/08\/Bersinar-Melewati-Tantangan.-Kompas-28-Juli-2021.-Hal.-16-988x1030.png\" alt=\"\" width=\"988\" height=\"1030\" srcset=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/08\/Bersinar-Melewati-Tantangan.-Kompas-28-Juli-2021.-Hal.-16-988x1030.png 988w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/08\/Bersinar-Melewati-Tantangan.-Kompas-28-Juli-2021.-Hal.-16-288x300.png 288w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/08\/Bersinar-Melewati-Tantangan.-Kompas-28-Juli-2021.-Hal.-16-768x801.png 768w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/08\/Bersinar-Melewati-Tantangan.-Kompas-28-Juli-2021.-Hal.-16-1473x1536.png 1473w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/08\/Bersinar-Melewati-Tantangan.-Kompas-28-Juli-2021.-Hal.-16-1438x1500.png 1438w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/08\/Bersinar-Melewati-Tantangan.-Kompas-28-Juli-2021.-Hal.-16-676x705.png 676w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/08\/Bersinar-Melewati-Tantangan.-Kompas-28-Juli-2021.-Hal.-16.png 1584w\" sizes=\"auto, (max-width: 988px) 100vw, 988px\" \/><\/a><\/p>\n<p>Sempat didiagnosis mengalami anemia ekstrem, gangguan kecemasan, bahkan sempat nyaris memutuskan berhenti berenang, Yui Ohashi muncul lagi dengan lebih kuat. Semangat, kegigihan, dan perjuangannya mengantar Ohashi meraih emas Olimpiade Tokyo 2020. Ia mampu membuktikan bahwa tak ada yang tak mungkin selama mau berusaha.<\/p>\n<p>Ohashi mengukir kemenangan manis pada hari pertama final renang di Tokyo, Minggu (25\/7\/2021). Ia mempersembahkan emas pertama untuk negara tuan rumah pada nomor 400 meter gaya ganti putri dengan catatan waktu 4 menit 32,08 detik.<\/p>\n<p>Ia mengalahkan dua perenang AS, Emma Weyant, yang meraih perak dengan selisih waktu 0,68 detik dan Hali Flickinger yang meraih perunggu (4 menit 34,90 detik). Ohashi juga mengalahkan pemegang rekor dunia, Katinka Hosszu, dari Hongaria yang mendominasi pada nomor ini selama delapan tahun terakhir.<\/p>\n<p>Meski perlombaan dimulai tanpa penonton, kegembiraan Ohashi tak berkurang. &#8220;Awalnya saya tidak kaget. Kemudian, saya melihat sesuatu yang mengatakan &#8216;ju-ara Olimpiade&#8217;, saat itulah saya rasa sudah menang dan saya jadi sangat gembira. Sejujurnya, saya masih tidak percaya,&#8221; kata Ohashi, seperti kutip The Japan Times. Ohashi membuka perlombaan kupu-kupu. Ia berenang di belakang Flickinger. Perenang kelahiran 1995 ini berangkat ke perlombaan dengan keyakinan bahwa gaya dada adalah kekuatannya. Ohashi mem buktikan diri dengan tampil mendominasi pada gaya ini sehingga, bisa mengambil alih kendali per lombaan. Ohashi lalu mengamankan medali emas setelah menyelesaikan renang gaya bebas.<\/p>\n<p>&#8220;Setelah berputar dari gaya pung gung, saya berpikir, inilah titik kri tisnya.&#8217; Itulah gameplan yang saya gunakan untuk memenangi lomba,&#8221; jelasnya. Ohashi lahir di Hikone, Jepang. Ia mulai berlatih renang pada usia 6 tahun, mengikuti saudara perem puannya yang sudah berenang lebih dulu.<\/p>\n<p>Pada 2015, saat duduk di bangku kuliah, penampilannya mundur drastis. Tak peduli seberapa banyak latihan yang ia lakukan, ia merasa mudah lelah. Ia juga harus melewatkan sejumlah kejuaraan karena dislokasi tempurung lutut kiri. Catatan waktunya pun kian buruk. dengan berada di urutan ketiga gaya Pada Kejuaraan Nasional, Ohashi menempati peringkat ke-40. Performa buruk Ohashi berlanjut selama enam bulan, jadi ia menjalani beberapa tes kesehatan di rumah sakit. Perenang itu kemudian didiagnosis menderita anemia, yang disebabkan kurang nya sel darah merah atau sel darah merah tak berfungsi normal.<\/p>\n<p>Kegagalannya di olahraga, juga perasaan terpukul karena diagnosis dokter, membuat Ohashi sempat mempertimbangkan berhenti dari renang. Untungnya, menyerah tidak pernah ada dalam kamusnya. Setelah menjalani pengobatan dan mengubah pola makan, kondisinya mulai mem- baik, begitu pula renangnya.<\/p>\n<p>&#8220;Saya tak pernah merasa bahwa berenang adalah kesenangan dari lubuk hati saya sampai saat saya didiagnosis anemia. Ketika saya mulai pulih, rasanya sangat menyenangkan bisa berenang dan berlatih,&#8221; katanya dikutip dari laman Olympics.<\/p>\n<p>Setelah kesehatannya mulai membaik, Ohashi mulai berpikir untuk bersaing pada seleksi final Olimpiade Rio 2016. &#8220;Saya juga ingin membuat rekor terbaik saya. Ini adalah pertama kali saya merasakan tekad kuat. Pengalaman itu mungkin merupakan titik balik karier renang saya,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Pada Kejuaraan Nasional 2016 yang jadi seleksi terakhir untuk Olimpiade Rio 2016, Ohashi menempati urutan kelima dalam gaya ganti individu 200 meter dan ketiga dalam gaya ganti individu 400 meter. Pencapaian ini belum cukup untuk berangkat ke Rio. Setelah melewatkan Olimpiade Rio, Ohashi menjalani debut in ternasional di Kejuaraan Dunia 2017. Ia menjadi peringkat kedua nomor 200 meter gaya ganti. Selanjutnya, di kejuaraan yang sama pada 2019 ia menempati posisi ketiga di nomor 400 meter gaya ganti.<\/p>\n<p>Dia terus meningkatkan rekor nya dengan kecepatan yang me nakjubkan. Dalam kejuaraan na sional 2018, ia mencatat waktu 4 menit 30,82 detik dan mencetak rekor nasional baru untuk gaya ganti 400 meter individu yang masih bertahan sampai sekarang. Ia juga meraih emas di Pan Pacific Swimming Championships dan Asian Games 2018.<\/p>\n<p><strong>Daya juang<\/strong><\/p>\n<p>Semangat dan daya juangnya menjadi inspirasi. Ia memperoleh beberapa penghargaan, seperti Perenang Terbaik Japan Aquatic Awards pada 2017 dan 2018, serta Penghargaan Olahraga Kozuki oleh Yayasan Kozuki di Jepang pada 2019.<\/p>\n<p>Menjadi atlet papan atas berarti selalu memasang ekspektasi tinggi. Ohashi diharapkan menyelesaikan perlombaan dengan waktu dan hasil terbaik. Secara tak sadar, ia menekan dirinya sens diri. Ia kerap merasa gugup dan mengalami gangguan kecemasan.<\/p>\n<p>Pada 2019, sekali lagi ia meng alami titik terendah, yaitu gang guan mental. &#8220;Pengalaman 2015 mungkin merupakan titik balik saya. Semula saya pikir tak akan pernah menderita seperti itu lagi, tetapi pada 2019 saya menabrak tembok lain. Anemia adalah kondisi fisik sehingga masalahnya sangat jelas, tetapi pada 2019 masalahnya adalah mental dan tidak ada solusi jelas. Saya berjuang lebih dari sebelumnya,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Pada Kejuaraan Dunia FINA 2019, Ohashi didiskualifikasi da lam gaya ganti individu 200 meter karena pelanggaran aturan renang. Ia hanya bisa menangis dan tak tahu bagaimana mendapatkan kembali kepercayaan dirinya.<\/p>\n<p>Ia terselamatkan kata-kata Muramatsu Sayaka dari Federasi Renang Jepang yang melihat Ohashi tertekan. &#8220;Kamu tidak menghor mati diri sendiri jika kamu tidak berenang dengan percaya diri mengingat kamu sudah mencu rahkan begitu banyak usaha dan melakukan apa yang kamu bisa,&#8221; kata Ohashi, mengutip kata-kata Sayaka.<\/p>\n<p>Dari situ, Ohashi kembali fokus. Ia kemudian tampil pada gaya ganti individu 400 meter dan memenangi medali perunggu.<\/p>\n<p>Ia tahu bahwa dalam hidup ini segalanya tak selalu berjalan seperti yang diharapkan. Dalam kondisi sulit, ia merefleksikan diri mengapa berkompetisi dan mengapa ia ingin melakukannya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sumber: Kompas 28 Juli 2021. Hal. 16<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sempat didiagnosis mengalami anemia ekstrem, gangguan kecemasan, bahkan sempat nyaris memutuskan berhenti berenang, Yui Ohashi muncul lagi dengan lebih kuat. Semangat, kegigihan, dan perjuangannya mengantar Ohashi meraih emas Olimpiade Tokyo 2020. Ia mampu membuktikan bahwa tak ada yang tak mungkin selama mau berusaha. Ohashi mengukir kemenangan manis pada hari pertama final renang di Tokyo, Minggu&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":28943,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-28941","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Bersinar Melewati Tantangan. Kompas 28 Juli 2021. Hal. 16 - Library<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/bersinar-melewati-tantangan-kompas-28-juli-2021-hal-16\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Bersinar Melewati Tantangan. Kompas 28 Juli 2021. Hal. 16 - Library\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Sempat didiagnosis mengalami anemia ekstrem, gangguan kecemasan, bahkan sempat nyaris memutuskan berhenti berenang, Yui Ohashi muncul lagi dengan lebih kuat. Semangat, kegigihan, dan perjuangannya mengantar Ohashi meraih emas Olimpiade Tokyo 2020. Ia mampu membuktikan bahwa tak ada yang tak mungkin selama mau berusaha. Ohashi mengukir kemenangan manis pada hari pertama final renang di Tokyo, Minggu...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/bersinar-melewati-tantangan-kompas-28-juli-2021-hal-16\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Library\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-08-23T05:14:16+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-05-01T05:39:22+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/08\/lkjj.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"465\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"370\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin_library\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin_library\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/bersinar-melewati-tantangan-kompas-28-juli-2021-hal-16\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/bersinar-melewati-tantangan-kompas-28-juli-2021-hal-16\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin_library\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"headline\":\"Bersinar Melewati Tantangan. Kompas 28 Juli 2021. Hal. 16\",\"datePublished\":\"2021-08-23T05:14:16+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-01T05:39:22+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/bersinar-melewati-tantangan-kompas-28-juli-2021-hal-16\\\/\"},\"wordCount\":808,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/bersinar-melewati-tantangan-kompas-28-juli-2021-hal-16\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/library\\\/2021\\\/08\\\/lkjj.png\",\"articleSection\":[\"Artikel Koran\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/bersinar-melewati-tantangan-kompas-28-juli-2021-hal-16\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/bersinar-melewati-tantangan-kompas-28-juli-2021-hal-16\\\/\",\"name\":\"Bersinar Melewati Tantangan. Kompas 28 Juli 2021. Hal. 16 - Library\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/bersinar-melewati-tantangan-kompas-28-juli-2021-hal-16\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/bersinar-melewati-tantangan-kompas-28-juli-2021-hal-16\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/library\\\/2021\\\/08\\\/lkjj.png\",\"datePublished\":\"2021-08-23T05:14:16+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-01T05:39:22+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/bersinar-melewati-tantangan-kompas-28-juli-2021-hal-16\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/bersinar-melewati-tantangan-kompas-28-juli-2021-hal-16\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/bersinar-melewati-tantangan-kompas-28-juli-2021-hal-16\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/library\\\/2021\\\/08\\\/lkjj.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/library\\\/2021\\\/08\\\/lkjj.png\",\"width\":465,\"height\":370},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/bersinar-melewati-tantangan-kompas-28-juli-2021-hal-16\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Bersinar Melewati Tantangan. Kompas 28 Juli 2021. Hal. 16\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\",\"name\":\"Library\",\"description\":\"UC\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\",\"name\":\"admin_library\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin_library\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/author\\\/admin_library\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Bersinar Melewati Tantangan. Kompas 28 Juli 2021. Hal. 16 - Library","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/bersinar-melewati-tantangan-kompas-28-juli-2021-hal-16\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Bersinar Melewati Tantangan. Kompas 28 Juli 2021. Hal. 16 - Library","og_description":"Sempat didiagnosis mengalami anemia ekstrem, gangguan kecemasan, bahkan sempat nyaris memutuskan berhenti berenang, Yui Ohashi muncul lagi dengan lebih kuat. Semangat, kegigihan, dan perjuangannya mengantar Ohashi meraih emas Olimpiade Tokyo 2020. Ia mampu membuktikan bahwa tak ada yang tak mungkin selama mau berusaha. Ohashi mengukir kemenangan manis pada hari pertama final renang di Tokyo, Minggu...","og_url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/bersinar-melewati-tantangan-kompas-28-juli-2021-hal-16\/","og_site_name":"Library","article_published_time":"2021-08-23T05:14:16+00:00","article_modified_time":"2025-05-01T05:39:22+00:00","og_image":[{"width":465,"height":370,"url":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/08\/lkjj.png","type":"image\/png"}],"author":"admin_library","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin_library","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/bersinar-melewati-tantangan-kompas-28-juli-2021-hal-16\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/bersinar-melewati-tantangan-kompas-28-juli-2021-hal-16\/"},"author":{"name":"admin_library","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"headline":"Bersinar Melewati Tantangan. Kompas 28 Juli 2021. Hal. 16","datePublished":"2021-08-23T05:14:16+00:00","dateModified":"2025-05-01T05:39:22+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/bersinar-melewati-tantangan-kompas-28-juli-2021-hal-16\/"},"wordCount":808,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/bersinar-melewati-tantangan-kompas-28-juli-2021-hal-16\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/08\/lkjj.png","articleSection":["Artikel Koran"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/bersinar-melewati-tantangan-kompas-28-juli-2021-hal-16\/","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/bersinar-melewati-tantangan-kompas-28-juli-2021-hal-16\/","name":"Bersinar Melewati Tantangan. Kompas 28 Juli 2021. Hal. 16 - Library","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/bersinar-melewati-tantangan-kompas-28-juli-2021-hal-16\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/bersinar-melewati-tantangan-kompas-28-juli-2021-hal-16\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/08\/lkjj.png","datePublished":"2021-08-23T05:14:16+00:00","dateModified":"2025-05-01T05:39:22+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/bersinar-melewati-tantangan-kompas-28-juli-2021-hal-16\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/bersinar-melewati-tantangan-kompas-28-juli-2021-hal-16\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/bersinar-melewati-tantangan-kompas-28-juli-2021-hal-16\/#primaryimage","url":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/08\/lkjj.png","contentUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/08\/lkjj.png","width":465,"height":370},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/bersinar-melewati-tantangan-kompas-28-juli-2021-hal-16\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Bersinar Melewati Tantangan. Kompas 28 Juli 2021. Hal. 16"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/","name":"Library","description":"UC","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824","name":"admin_library","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin_library"},"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/author\/admin_library\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28941","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=28941"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28941\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":30227,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28941\/revisions\/30227"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/28943"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=28941"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=28941"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=28941"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}