{"id":33041,"date":"2022-01-18T13:56:53","date_gmt":"2022-01-18T06:56:53","guid":{"rendered":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/?p=33041"},"modified":"2025-05-01T12:17:06","modified_gmt":"2025-05-01T05:17:06","slug":"bentuknya-bikin-geli-cuannya-bikin-happy-kontan-17-23-januari-2022-hal-14-15","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/bentuknya-bikin-geli-cuannya-bikin-happy-kontan-17-23-januari-2022-hal-14-15\/","title":{"rendered":"Bentuknya Bikin Geli, Cuannya Bikin Happy. Kontan. 17-23 Januari 2022. Hal. 14-15"},"content":{"rendered":"<p><a ref=\"magnificPopup\" href=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2022\/01\/61e661c66bdab-61e661c66bdacBentuknya-Bikin-Geli-Cuannya-Bikin-Happy.-Kontan.-17-23-Januari-2022.-Hal.-14-15.png.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-33042\" src=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2022\/01\/61e661c66bdab-61e661c66bdacBentuknya-Bikin-Geli-Cuannya-Bikin-Happy.-Kontan.-17-23-Januari-2022.-Hal.-14-15.png.png\" alt=\"\" width=\"1414\" height=\"1487\" srcset=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2022\/01\/61e661c66bdab-61e661c66bdacBentuknya-Bikin-Geli-Cuannya-Bikin-Happy.-Kontan.-17-23-Januari-2022.-Hal.-14-15.png.png 1414w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2022\/01\/61e661c66bdab-61e661c66bdacBentuknya-Bikin-Geli-Cuannya-Bikin-Happy.-Kontan.-17-23-Januari-2022.-Hal.-14-15.png-285x300.png 285w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2022\/01\/61e661c66bdab-61e661c66bdacBentuknya-Bikin-Geli-Cuannya-Bikin-Happy.-Kontan.-17-23-Januari-2022.-Hal.-14-15.png-979x1030.png 979w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2022\/01\/61e661c66bdab-61e661c66bdacBentuknya-Bikin-Geli-Cuannya-Bikin-Happy.-Kontan.-17-23-Januari-2022.-Hal.-14-15.png-768x808.png 768w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2022\/01\/61e661c66bdab-61e661c66bdacBentuknya-Bikin-Geli-Cuannya-Bikin-Happy.-Kontan.-17-23-Januari-2022.-Hal.-14-15.png-670x705.png 670w\" sizes=\"auto, (max-width: 1414px) 100vw, 1414px\" \/><\/a><\/p>\n<p>Peluang usaha budidaya maggot terbuka lebar dengan margin minimal 40%, setahun balik modal.<\/p>\n<p>Bagi sebagian orang, bentuk maggot atau larva memggelikan atau malah menjijikkan. Namun, belakangan, larva ini naik daun karena mendatangkan cuan.<\/p>\n<p>Maggot merupakan bayi larva lalat, black soldier fly (BSF) yang mampu menguraikan sampah organik dengan sangat cepat dalam jumlah besar. Selain itu, maggot bisa menjadi pakan untuk hewan, misalnya unggas, ikan, sapi, ataupun kambing. Jadi, di samping mengatasi masalah sampah, maggot juga mendatangkan laba.<\/p>\n<p>&#8220;Kalau dibudidayakan, maggot bisa untuk konsumi ternak sendiri sehingga irit biaya pakan. Atau, dapat dijual,&#8221; jelas Datya Fiantara atau yang diakrab dipanggil Yayak, salah satu pemilik Bahtera BSF<\/p>\n<p>Yayak membuka usaha budidaya maggot Oktober 2020 dan sudah merasakan dampak ekonominya. Dalam sebulan, usaha budidaya maggot Yayak beromzet hingga Rp 100 juta. Di mengaku sudah balik modal.<\/p>\n<p>Hal serupa dialami oleh Aminudi, CEO Biomagg. Dalam sebulan penjualan maggot di Biomagg Rp 200 juta. Awalnya, Amin adalah peternak lele. L ma-lama, ia merasa harga pakan lele terlalu mahal. Padahal alokasi pakan lele itu mencapai 67% dari biaya. Alhasil Amin mengupayakan pakan sendiri dengan budidaya maggot.<\/p>\n<p>&#8220;Ternyata permintaan maggot lebih tinggi daripada lele, jadi saya lebih fokus ke maggot,&#8221; ujar Amin yang mendi rikan Biomagg tahun 2018.<\/p>\n<p>Sekarang pelaku usaha budidaya maggot makin menjamur. Tapi menurut Yayak dan Aminuddin, permintaan pasar juga besar dari para pengusaha ternak. &#8220;Sepengetahuan saya, kebutuhan impor protein untuk pakan ternak saja US$ 105 juta setiap tahun,&#8221; jelas Amin yang mengekspor maggotnya ke Malaysia, Singapura, dan Brunei. Artinya kebutuhan dalam negeri masih sangat tinggi.<\/p>\n<p>Yayak, awalnya juga membidik pasar ekspor. Namun, setelah melepas produk ke pasar, ternyata permintaan pasar lokal bikin dia kewalahan.Bahtera BSF dalam sebulan produksi 9 ton maggot basah, atau setara 3 ton maggot kering. Dia bilang, maggotnya kebanyakan dibeli pehobi ikan hias.<\/p>\n<p>Anda tertarik menjajalnya? Satu hal yang pasti Anda tidak boleh mempunyai rasa jijik. Sebab pakan maggot ini adalah sampah organik. Jadi, bisnis ini lekat dengan kotor dan bau meski maggotnya tak berbau sampah.<\/p>\n<p>Cobalah dulu untuk membudidayakan maggot secara kecil-kecilan. Pengetahuan budidaya ini bisa Anda dapat dari internet, atau ikut pelatihan yang belakangan makin banyak ditawarkan orang. &#8220;Saya pergi belajar langsung ke petani maggot di daerah Cilacap dan Kediri,&#8221; jelas Yayak yang membuka lahan budidaya maggot di Mojokerto, Jawa Timur ini. Yayak memulai dengan modal Rp 300 juta dan lahan 1.000 meter persegi. Sekarang, Yayak sudah mengelola budidaya maggot di lahan 3.500 meter persegi.<\/p>\n<p>Awalnya, dengan modal Rp 500.000, Amin mencoba budidaya maggot untuk pakan lele peliharaanya. Omzet yang di dapat dari ternak maggot itu sekitar Rp 2 juta &#8211; Rp 2,5 juta.<\/p>\n<p>Karena melihat prospeknya bagus, Amin lantas membuka lahan untuk bidudaya di lahan 100 meter persegi di Depok. Setelah bisnisnya sukses, Amin menggaet mitra dan membuka lahan budidaya di Cikarang, Lampung, dan Bogor. Kini Amin punya 27 karyawan.<\/p>\n<p>Yayak mengaku alokasi modal yang paling besar adalah untuk pembangunan area budidaya. Pengusaha harus mem buat tiga tempat berbeda untuk ternak maggot, yakni kandang BSF, penetasan telur larva, dan pembesaran maggot.<\/p>\n<p>Selain itu, pengusaha maggot juga harus membeli aneka perlatan tani, mesin pengolahan sampah sederhana, dan alat untuk mengemas. Adapun bahan baku larva gampang dibeli dari petani maggot.<\/p>\n<p>Modal awal, di luar lahan, menurut pengalaman Amin dan Yayak, bisa kembali dalam waktu setahun. &#8220;Kalau sama lahan tentu akan lebih lama balik modalnya,&#8221; jelas Yayak.<\/p>\n<p>Nah, ada catatan khusus bagi pengusaha budidaya maggot terkait pemilihan lahan.<\/p>\n<p>Pertama, Anda harus me mastikan area budidaya jauh dari pemukiman. Maklumlah, pakan maggot adalah sampah organik yang pasti mengundang bau tak sedap dan lalat.<\/p>\n<p>Kedua, area yang Anda gunakan harus cukup luas. Karena selain untuk area budidaya, Anda harus menyiapkan area penampungan dan pengolahan sampah organick sebelum diberikan pada maggot.<\/p>\n<p><strong>Biaya angkut<\/strong><\/p>\n<p>Untuk skala industri, petani harus menyedia lahan minimal seluas 600 meter persegi. Dengan area seluas ini, Anda harus mampu menyediakan sampah organik \u00a03 ton per hari. Jadi, akses ke lokasi Anda harus bisa dilewati truk sampah.<\/p>\n<p>Ketiga, area yang digunakan lokasinya harus dekat dengan pemasok sampah organik. Misalnya saja pasar atau rumah pemotongan hewan.<\/p>\n<p>Pasar adalah sumber sampah organik yang cukup besar. Untuk mendapatkan sampah itu, lebih dulu Anda harus minta Nah, kendati pemeliharaan izin Dinas Kebersihan setempat. Sampah organik dari pasar tidak bisa langsung diberikan pada larva, tapi harus dipilah dari unsur anorganik seperti plastik dan barang berbahaya lain. Jangan memberi makan maggot dengan sampah yang sudah busuk.<\/p>\n<p>Selain pasar, ada pabrik yang menghasilkan limbah organik, misalnya pabrik kecap dengan ampas kedelai atau pabrik virgin coconut oil (VCO) yang membuang ampas kelapa. &#8220;Kebetulan lahan kami memang dekat dengan pabrik-pabrik kecap dan VCO jadi kami minta izin untuk mengambil ampas tersebut,&#8221; jelas Yayak.<\/p>\n<p>Menurut Yayak, meminta sampah dari pabrik, gampang-gampang susah. Biasa nya, ampas atau sampah itu sudah dikelola pihak lain. Al hasil, jauh hari sebelum membuat peternakan maggot, Anda harus lebih dulu memastikan pasokan sampah organik itu.<\/p>\n<p>Adapun sampah dari rumah pemotongan hewan, bisa unggas maupun sapi, biasanya berupa jerohan. Anda bisa menampungnya sebagai tambahan pakan maggot.<\/p>\n<p>&#8220;Usahakan jarak antara tempat budidaya dengan lokasi pengambilan pakan tidak lebih dari 15 kilometer, biar tidak terlalu jauh,&#8221; jelas Yayak. Di sisi lain, hal itu bisa mengirit ongkos sewa truk pengangkut sampah tersebut.<\/p>\n<p>Yayak mengungkapkan, dalam biaya produksi budidaya maggot, ongkos sewa truk pengangkut sampah ini terbilang komponen pengeluaran yang tinggi. &#8220;Tertinggi adalah biaya karyawan, setelah itu biaya sewa truk,&#8221; jelas Yayak.<\/p>\n<p>Secara keseluruhan pengeluaran usaha ini antara lain ada gaji karyawan, sewa truk, biaya perawatan, biaya pengemasan, biaya listrik dan air. &#8220;Biaya pakan untuk maggot memang tak ada, yang bayar ya biaya ang kutnya,&#8221; tukas Yayak. Dalam sebulan, Yayak bilang pengeluaran mereka sekitar Rp 50 juta &#8211; Rp 60 juta.<\/p>\n<p>Nah, kendati pemeliharaan maggot tidak rumit, pakannya sangat gampang pula, Anda tetap harus waspada. &#8220;Budidaya maggot juga mengenal gagal panen lo, ujar Yayak. Misal nya, ketika musim hujan dan kendang terlalu lembab, telur yang dihasilkan labit tidak banyak. Yayak mengaku bulan lalu mengalami gagal panen ka rena cuaca yang hujan terus menerus di Mojokerto. Alhasil dia hanya mampu menghasil kan 10% telur larva yang bisa dibudidayakan.<\/p>\n<p>&#8220;Padahal permintaan telur larva ini juga sedang tinggi,&#8221; jelas Yayak. Meski ada risiko gagal panen, maggot masih seksi bukan?<\/p>\n<p><strong>Strategi Memperluas Pasar<\/strong><\/p>\n<p>Pengalaman Aminudi dan Datya Fiantara dalam budidaya maggot terlihat lancar. Mereka sudah mampu memproduksi dalam skala besar. Aminudi melalui Biomagg dan Datya atau yang akrab dipanggil Yayak melalui Bahtera BSF, memiliki jurus marketing, hingga maggot mereka langsung terserap pasar. Aminudi mengaku aktif masuk ke beberapa komunitas ikan hias. Disana, ia memperkenalkan maggot kering produksinya. Alhasil, Biomagg dapat pelanggan kalangan penghobi ikan hias.<\/p>\n<p>Sementara, Yayak banyak mengandalkan media sosial untuk mem perkenalkan maggotnya. &#8220;Hingga saat ini saya punya 400 reseller aktif di seluruh Indonesia, mereka ini yang membantu penyerapan kami,&#8221; jelas Yayak.<\/p>\n<p>Nah, Aminudi menjual maggot basah alias hidup maupun maggot kering yang dioven. Harga maggot basah Rp 7000 &#8211; Rp 8000 per kg. Sementara maggot kering dijual seharga Rp 55.000 &#8211; Rp 60.000 per kg. Berbeda dengan Aminudi, Yayak menjual maggot dalam kondisi kering dan bubuk. &#8220;Kalau basah untuk pengiriman luar kota nantinya pasti ada penyusutan. Jadi dari awal usaha kami konsentrasi pada maggot kering dan bubuk,&#8221; jelas Yayak yang menjual maggot kering Rp 90.000 per kg. Sementara maggot bubuk dibanderol Rp 145.000 per kg. Saat ini, Yayak sedang menginvestasikan laba untuk riset dan pembelian alat untuk memproduksi maggot dalam bentuk pelet.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Kami akan inovasi supaya maggot ini bisa diproduksi dalam ben tuk pelet. Jadi, bisa untuk pakan anjing atau kucing,&#8221; jelas Yayak. Itu artinya memperluas pasar maggot.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Aminudi menjelaskan, dengan mencampurkan maggot dalam pa kan ternak ada biaya yang bisa ditekan petani atau peternak. &#8220;Kalau untuk ternak ikan konsumsi bisa menekan biaya pakan sekitar 30% sampai 50%. Kalau untuk unggas seperti bebek dan ayam bisa menekan biaya pakan hingga 75%,&#8221; jelas Aminudi.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/hutmawerfa.com\/\">Bocoran Togel Hari Ini<\/a><\/p>\n<p>Sumber: Kontan. 17-23 Januari 2022. Hal. 14-15<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Peluang usaha budidaya maggot terbuka lebar dengan margin minimal 40%, setahun balik modal. Bagi sebagian orang, bentuk maggot atau larva memggelikan atau malah menjijikkan. Namun, belakangan, larva ini naik daun karena mendatangkan cuan. Maggot merupakan bayi larva lalat, black soldier fly (BSF) yang mampu menguraikan sampah organik dengan sangat cepat dalam jumlah besar. Selain itu,&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":33048,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-33041","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Bentuknya Bikin Geli, Cuannya Bikin Happy. Kontan. 17-23 Januari 2022. Hal. 14-15 - Library<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/bentuknya-bikin-geli-cuannya-bikin-happy-kontan-17-23-januari-2022-hal-14-15\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Bentuknya Bikin Geli, Cuannya Bikin Happy. Kontan. 17-23 Januari 2022. Hal. 14-15 - Library\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Peluang usaha budidaya maggot terbuka lebar dengan margin minimal 40%, setahun balik modal. Bagi sebagian orang, bentuk maggot atau larva memggelikan atau malah menjijikkan. Namun, belakangan, larva ini naik daun karena mendatangkan cuan. Maggot merupakan bayi larva lalat, black soldier fly (BSF) yang mampu menguraikan sampah organik dengan sangat cepat dalam jumlah besar. Selain itu,...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/bentuknya-bikin-geli-cuannya-bikin-happy-kontan-17-23-januari-2022-hal-14-15\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Library\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-01-18T06:56:53+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-05-01T05:17:06+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2022\/01\/Reguk-Segarnya-Laba-Es-Teh.-Kontan-Mingguan.-6-12-Desember-2021.-Hal.-14-15.2gbr.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"493\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"315\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin_library\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin_library\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/bentuknya-bikin-geli-cuannya-bikin-happy-kontan-17-23-januari-2022-hal-14-15\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/bentuknya-bikin-geli-cuannya-bikin-happy-kontan-17-23-januari-2022-hal-14-15\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin_library\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"headline\":\"Bentuknya Bikin Geli, Cuannya Bikin Happy. Kontan. 17-23 Januari 2022. Hal. 14-15\",\"datePublished\":\"2022-01-18T06:56:53+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-01T05:17:06+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/bentuknya-bikin-geli-cuannya-bikin-happy-kontan-17-23-januari-2022-hal-14-15\\\/\"},\"wordCount\":1271,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/bentuknya-bikin-geli-cuannya-bikin-happy-kontan-17-23-januari-2022-hal-14-15\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/library\\\/2022\\\/01\\\/Reguk-Segarnya-Laba-Es-Teh.-Kontan-Mingguan.-6-12-Desember-2021.-Hal.-14-15.2gbr.jpg\",\"articleSection\":[\"Artikel Koran\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/bentuknya-bikin-geli-cuannya-bikin-happy-kontan-17-23-januari-2022-hal-14-15\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/bentuknya-bikin-geli-cuannya-bikin-happy-kontan-17-23-januari-2022-hal-14-15\\\/\",\"name\":\"Bentuknya Bikin Geli, Cuannya Bikin Happy. Kontan. 17-23 Januari 2022. Hal. 14-15 - Library\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/bentuknya-bikin-geli-cuannya-bikin-happy-kontan-17-23-januari-2022-hal-14-15\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/bentuknya-bikin-geli-cuannya-bikin-happy-kontan-17-23-januari-2022-hal-14-15\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/library\\\/2022\\\/01\\\/Reguk-Segarnya-Laba-Es-Teh.-Kontan-Mingguan.-6-12-Desember-2021.-Hal.-14-15.2gbr.jpg\",\"datePublished\":\"2022-01-18T06:56:53+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-01T05:17:06+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/bentuknya-bikin-geli-cuannya-bikin-happy-kontan-17-23-januari-2022-hal-14-15\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/bentuknya-bikin-geli-cuannya-bikin-happy-kontan-17-23-januari-2022-hal-14-15\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/bentuknya-bikin-geli-cuannya-bikin-happy-kontan-17-23-januari-2022-hal-14-15\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/library\\\/2022\\\/01\\\/Reguk-Segarnya-Laba-Es-Teh.-Kontan-Mingguan.-6-12-Desember-2021.-Hal.-14-15.2gbr.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/library\\\/2022\\\/01\\\/Reguk-Segarnya-Laba-Es-Teh.-Kontan-Mingguan.-6-12-Desember-2021.-Hal.-14-15.2gbr.jpg\",\"width\":493,\"height\":315},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/bentuknya-bikin-geli-cuannya-bikin-happy-kontan-17-23-januari-2022-hal-14-15\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Bentuknya Bikin Geli, Cuannya Bikin Happy. Kontan. 17-23 Januari 2022. Hal. 14-15\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\",\"name\":\"Library\",\"description\":\"UC\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\",\"name\":\"admin_library\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin_library\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/author\\\/admin_library\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Bentuknya Bikin Geli, Cuannya Bikin Happy. Kontan. 17-23 Januari 2022. Hal. 14-15 - Library","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/bentuknya-bikin-geli-cuannya-bikin-happy-kontan-17-23-januari-2022-hal-14-15\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Bentuknya Bikin Geli, Cuannya Bikin Happy. Kontan. 17-23 Januari 2022. Hal. 14-15 - Library","og_description":"Peluang usaha budidaya maggot terbuka lebar dengan margin minimal 40%, setahun balik modal. Bagi sebagian orang, bentuk maggot atau larva memggelikan atau malah menjijikkan. Namun, belakangan, larva ini naik daun karena mendatangkan cuan. Maggot merupakan bayi larva lalat, black soldier fly (BSF) yang mampu menguraikan sampah organik dengan sangat cepat dalam jumlah besar. Selain itu,...","og_url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/bentuknya-bikin-geli-cuannya-bikin-happy-kontan-17-23-januari-2022-hal-14-15\/","og_site_name":"Library","article_published_time":"2022-01-18T06:56:53+00:00","article_modified_time":"2025-05-01T05:17:06+00:00","og_image":[{"width":493,"height":315,"url":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2022\/01\/Reguk-Segarnya-Laba-Es-Teh.-Kontan-Mingguan.-6-12-Desember-2021.-Hal.-14-15.2gbr.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin_library","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin_library","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/bentuknya-bikin-geli-cuannya-bikin-happy-kontan-17-23-januari-2022-hal-14-15\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/bentuknya-bikin-geli-cuannya-bikin-happy-kontan-17-23-januari-2022-hal-14-15\/"},"author":{"name":"admin_library","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"headline":"Bentuknya Bikin Geli, Cuannya Bikin Happy. Kontan. 17-23 Januari 2022. Hal. 14-15","datePublished":"2022-01-18T06:56:53+00:00","dateModified":"2025-05-01T05:17:06+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/bentuknya-bikin-geli-cuannya-bikin-happy-kontan-17-23-januari-2022-hal-14-15\/"},"wordCount":1271,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/bentuknya-bikin-geli-cuannya-bikin-happy-kontan-17-23-januari-2022-hal-14-15\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2022\/01\/Reguk-Segarnya-Laba-Es-Teh.-Kontan-Mingguan.-6-12-Desember-2021.-Hal.-14-15.2gbr.jpg","articleSection":["Artikel Koran"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/bentuknya-bikin-geli-cuannya-bikin-happy-kontan-17-23-januari-2022-hal-14-15\/","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/bentuknya-bikin-geli-cuannya-bikin-happy-kontan-17-23-januari-2022-hal-14-15\/","name":"Bentuknya Bikin Geli, Cuannya Bikin Happy. Kontan. 17-23 Januari 2022. Hal. 14-15 - Library","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/bentuknya-bikin-geli-cuannya-bikin-happy-kontan-17-23-januari-2022-hal-14-15\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/bentuknya-bikin-geli-cuannya-bikin-happy-kontan-17-23-januari-2022-hal-14-15\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2022\/01\/Reguk-Segarnya-Laba-Es-Teh.-Kontan-Mingguan.-6-12-Desember-2021.-Hal.-14-15.2gbr.jpg","datePublished":"2022-01-18T06:56:53+00:00","dateModified":"2025-05-01T05:17:06+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/bentuknya-bikin-geli-cuannya-bikin-happy-kontan-17-23-januari-2022-hal-14-15\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/bentuknya-bikin-geli-cuannya-bikin-happy-kontan-17-23-januari-2022-hal-14-15\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/bentuknya-bikin-geli-cuannya-bikin-happy-kontan-17-23-januari-2022-hal-14-15\/#primaryimage","url":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2022\/01\/Reguk-Segarnya-Laba-Es-Teh.-Kontan-Mingguan.-6-12-Desember-2021.-Hal.-14-15.2gbr.jpg","contentUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2022\/01\/Reguk-Segarnya-Laba-Es-Teh.-Kontan-Mingguan.-6-12-Desember-2021.-Hal.-14-15.2gbr.jpg","width":493,"height":315},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/bentuknya-bikin-geli-cuannya-bikin-happy-kontan-17-23-januari-2022-hal-14-15\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Bentuknya Bikin Geli, Cuannya Bikin Happy. Kontan. 17-23 Januari 2022. Hal. 14-15"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/","name":"Library","description":"UC","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824","name":"admin_library","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin_library"},"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/author\/admin_library\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33041","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=33041"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33041\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":44812,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33041\/revisions\/44812"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/33048"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=33041"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=33041"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=33041"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}