{"id":39180,"date":"2022-10-27T11:31:54","date_gmt":"2022-10-27T04:31:54","guid":{"rendered":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/?p=39180"},"modified":"2022-11-11T11:50:47","modified_gmt":"2022-11-11T04:50:47","slug":"pembangunan-pariwisata-peringkat-untuk-pariwisata-indonesia-kompas-id-5-juni-2022-dewa-gs-htb","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/pembangunan-pariwisata-peringkat-untuk-pariwisata-indonesia-kompas-id-5-juni-2022-dewa-gs-htb\/","title":{"rendered":"Pembangunan Pariwisata.Peringkat untuk Pariwisata Indonesia. Kompas.id. 5 Juni 2022. Dewa GS. HTB"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"https:\/\/www.kompas.id\/baca\/artikel-opini\/2022\/06\/03\/peringkat-untuk-pariwisata-indonesia\">https:\/\/www.kompas.id\/baca\/artikel-opini\/2022\/06\/03\/peringkat-untuk-pariwisata-indonesia<\/a><\/p>\n<p><a ref=\"magnificPopup\" href=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2022\/10\/Pembangunan-Pariwisata.Peringkat-untuk-Pariwisata-Indonesia.-Kompas.id_.-5-Juni-2022.-Dewa-GS.-HTB.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-39181\" src=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2022\/10\/Pembangunan-Pariwisata.Peringkat-untuk-Pariwisata-Indonesia.-Kompas.id_.-5-Juni-2022.-Dewa-GS.-HTB.png\" alt=\"\" width=\"1413\" height=\"1346\" srcset=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2022\/10\/Pembangunan-Pariwisata.Peringkat-untuk-Pariwisata-Indonesia.-Kompas.id_.-5-Juni-2022.-Dewa-GS.-HTB.png 1413w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2022\/10\/Pembangunan-Pariwisata.Peringkat-untuk-Pariwisata-Indonesia.-Kompas.id_.-5-Juni-2022.-Dewa-GS.-HTB-300x286.png 300w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2022\/10\/Pembangunan-Pariwisata.Peringkat-untuk-Pariwisata-Indonesia.-Kompas.id_.-5-Juni-2022.-Dewa-GS.-HTB-1030x981.png 1030w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2022\/10\/Pembangunan-Pariwisata.Peringkat-untuk-Pariwisata-Indonesia.-Kompas.id_.-5-Juni-2022.-Dewa-GS.-HTB-768x732.png 768w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2022\/10\/Pembangunan-Pariwisata.Peringkat-untuk-Pariwisata-Indonesia.-Kompas.id_.-5-Juni-2022.-Dewa-GS.-HTB-705x672.png 705w\" sizes=\"auto, (max-width: 1413px) 100vw, 1413px\" \/><\/a><\/p>\n<blockquote>\n<p class=\"ksm-GMg ksm-2BC\">Kabar menggembirakan bagi pariwisata Indonesia disampaikan World Economic Forum baru-baru ini. Indonesia mencatatkan rekor pertumbuhan peringkat tertinggi, dari peringkat ke-44 pada 2020 menjadi peringkat ke-32 pada 2021. Dua kompetitor Indonesia, Thailand di peringkat ke-36 dan Malaysia di peringkat ke-38.<\/p>\n<\/blockquote>\n<p class=\"ksm-GMg ksm-2BC\">Peringkat yang membanggakan ini menunjukkan pertumbuhan (industri pariwisata) secara terus-menerus sejak tahun 2008. World Economic Forum (WEF) Report Travel and Tourism Competitiveness Index (TCCI) tahun 2019 menempatkan Indonesia di peringkat ke-40, di bawah Malaysia (peringkat ke-29) dan Thailand (peringkat ke-31).<\/p>\n<p class=\"ksm-GMg ksm-2BC\">Terdapat empat komponen dalam penilaian tersebut, di antaranya terkait kelestarian lingkungan (<i>environment sustainability<\/i>), keselamatan dan keamanan<i><\/i>(<i>safety and security<\/i>), dan infratruktur layanan wisata (<i>tourist service infrastructure<\/i>). Elemen penilaian tersebut merupakan potret kinerja industri pariwisata dan perjalanan di 140 negara di dunia yang dinilai untuk menjadi refleksi atas kebijakan yang mendukung pembangunan berkelanjutan.<\/p>\n<p class=\"ksm-GMg ksm-2BC\">Peringkat Indonesia tersebut meningkat dibandingkan dengan pada 2008, di mana Indonesia menduduki peringkat ke-80, sedangkan Singapura peringkat ke-16, Malaysia peringkat ke-32, dan Thailand peringkat ke-47. Perolehan peringkat yang rendah itu salah satunya disebabkan kelemahan Indonesia dalam hal infrastruktur. Indonesia menduduki peringkat ke-98 untuk sarana transportasi darat dan peringkat ke-61 untuk transportasi udara. Sebagai pembanding, Malaysia menduduki peringkat ke-28 untuk sarana transportasi darat.<\/p>\n<p class=\"ksm-GMg ksm-2BC\">Tahun 2022 ini WEF memublikasikan perdana Travel &amp; Tourism Development Index (TTDI), sebuah evolusi dari TTCI. TTDI mengukur berbagai faktor dan kebijakan yang memungkinkan keberlanjutan dan pengembangan sektor pariwisata dan perjalanan yang pada gilirannya berkontribusi pada pembangunan di 117 negara.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"ksm-2S0 ksm-2IA\" src=\"https:\/\/dmm0a91a1r04e.cloudfront.net\/k6KPb07DVwCKPcl2WcRB5b3xXo4=\/1024x2562\/https%3A%2F%2Fasset.kgnewsroom.com%2Fphoto%2Fpre%2F2022%2F05%2F30%2F1294180e-c33a-4c4d-b535-e2760b69e11d_png.png\" sizes=\"auto, (max-width:1280px) 1280px, (max-width:720px) 720px, (max-width:1024px) 1024px, (max-width:676px) 676px, (max-width:160px) 160px, (max-width:300px) 300px, (max-width:480px) 480px\" srcset=\"https:\/\/dmm0a91a1r04e.cloudfront.net\/eS1WETjLZ77lQpLjKZ7M6TdCrl4=\/1280x3203\/https%3A%2F%2Fasset.kgnewsroom.com%2Fphoto%2Fpre%2F2022%2F05%2F30%2F1294180e-c33a-4c4d-b535-e2760b69e11d_png.png 1280w, https:\/\/dmm0a91a1r04e.cloudfront.net\/aUj5ahmyRyP1Iz8iM7iVft12FGc=\/720x1802\/https%3A%2F%2Fasset.kgnewsroom.com%2Fphoto%2Fpre%2F2022%2F05%2F30%2F1294180e-c33a-4c4d-b535-e2760b69e11d_png.png 720w, https:\/\/dmm0a91a1r04e.cloudfront.net\/k6KPb07DVwCKPcl2WcRB5b3xXo4=\/1024x2562\/https%3A%2F%2Fasset.kgnewsroom.com%2Fphoto%2Fpre%2F2022%2F05%2F30%2F1294180e-c33a-4c4d-b535-e2760b69e11d_png.png 1024w, https:\/\/dmm0a91a1r04e.cloudfront.net\/7N9EahKoPn3-p4bf5FhUuPFXmlU=\/676x1692\/https%3A%2F%2Fasset.kgnewsroom.com%2Fphoto%2Fpre%2F2022%2F05%2F30%2F1294180e-c33a-4c4d-b535-e2760b69e11d_png.png 676w, https:\/\/dmm0a91a1r04e.cloudfront.net\/btGof83iV6i0ewv24WnpCJSh-kU=\/160x160\/https%3A%2F%2Fasset.kgnewsroom.com%2Fphoto%2Fpre%2F2022%2F05%2F30%2F1294180e-c33a-4c4d-b535-e2760b69e11d_png.png 160w, https:\/\/dmm0a91a1r04e.cloudfront.net\/gGB1hnSfDJv57U2mmJQVamGyQbI=\/300x751\/https%3A%2F%2Fasset.kgnewsroom.com%2Fphoto%2Fpre%2F2022%2F05%2F30%2F1294180e-c33a-4c4d-b535-e2760b69e11d_png.png 300w, https:\/\/dmm0a91a1r04e.cloudfront.net\/Du7CZziFsMaOoWNx7OLMUEdCNiM=\/480x480\/https%3A%2F%2Fasset.kgnewsroom.com%2Fphoto%2Fpre%2F2022%2F05%2F30%2F1294180e-c33a-4c4d-b535-e2760b69e11d_png.png 480w\" alt=\"https:\/\/dmm0a91a1r04e.cloudfront.net\/k6KPb07DVwCKPcl2WcRB5b3xXo4=\/1024x2562\/https%3A%2F%2Fasset.kgnewsroom.com%2Fphoto%2Fpre%2F2022%2F05%2F30%2F1294180e-c33a-4c4d-b535-e2760b69e11d_png.png\" width=\"1024\" height=\"2562\" \/><\/p>\n<p class=\"ksm-GMg ksm-2BC\">Indeks pembangunan pariwisata dan perjalanan ini terdiri dari lima sub-indeks, yaitu penciptaan lingkungan yang kondusif (<i>enabling environment<\/i>), kebijakan dan kondisi pendukung perjalanan dan pariwisata (<i>travel and tourism policy and enabling conditions<\/i>), infrastruktur (<i>infrastructure<\/i>), penggerak permintaan perjalanan dan pariwisata (<i>travel and tourism demand drivers<\/i>), serta keberlanjutan perjalanan dan pariwisata (<i>travel and tourism sustainability)<\/i>. Sub-indeks\u00a0<i>travel and tourism policy and enabling conditions<\/i>\u00a0terdiri dari tiga pilar, yaitu\u00a0<i>prioritization of travel and tourism<\/i>\u00a0(5 indikator),\u00a0<i>international openness<\/i>\u00a0(4 indikator), dan\u00a0<i>price competitiveness<\/i>\u00a0(5 indikator). Pada sub-indeks ini Indonesia masuk 10 besar<\/p>\n<p class=\"ksm-GMg ksm-2BC\">Sub-indeks\u00a0<i>travel and tourism policy and enabling conditions<\/i>\u00a0merefleksikan kebijakan khusus untuk aspek-aspek strategis yang memengaruhi sektor pariwisata dan perjalanan. Lima indikator pada pilar\u00a0<i>prioritization of travel and tourism<\/i>\u00a0memperjelas beberapa hal, antara lain peran penganggaran pemerintah untuk proyek-proyek pembangunan yang strategis,\u00a0<i>branding<\/i>, promosi dan pemasaran pariwisata nasional dan kelengkapan, serta ketepatan penyediaan data pariwisata dan perjalanan ke organisasi internasional.<\/p>\n<p class=\"ksm-GMg ksm-2BC\">Empat indikator pada pilar\u00a0<i>international openness<\/i>\u00a0terkait dengan perjanjian bilateral dalam penerbangan yang membuka koneksi antar-negara serta jumlah perjanjian perdagangan regional yang sedang dijalankan yang memungkinkan penyediaan layanan pariwisata berstandar internasional di dalam negeri. Adapun lima indikator pada pilar\u00a0<i>price competitiveness<\/i>\u00a0memotret pajak tiket pesawat dan biaya bandara yang menentukan harga tiket penerbangan, biaya hotel dan sewa akomodasi, biaya hidup, dan biaya-biaya lain yang secara langsung memengaruhi biaya perjalanan.<\/p>\n<blockquote class=\"ksm-1yU ksm-1Ao\"><p>Peringkat TTDI Indonesia ke-32 pada 2021 di tengah situasi pandemi tentu suatu prestasi yang patut disyukuri.<\/p><\/blockquote>\n<p class=\"ksm-GMg ksm-2BC\">Peringkat TTDI Indonesia ke-32 pada 2021 di tengah situasi pandemi tentu suatu prestasi yang patut disyukuri. Prestasi pemeringkatan pariwisata Indonesia ini tidak mengesampingkan fakta penderitaan pelaku wisata dan semua orang yang menggantungkan hidupnya pada industri ini.<\/p>\n<p class=\"ksm-GMg ksm-2BC\">Kini, pandemi dapat dilalui dan diatasi bersama, dan secara mengejutkan mendapatkan rekognisi dari WEF atas upaya yang dilakukan berbagai pihak pada masa-masa sulit tahun 2021, terutama terkait kebijakan pemerintah yang tepat memprioritaskan sektor pariwisata dan perjalanan, keterbukaan secara internasional, serta harga yang bersaing.<\/p>\n<p class=\"ksm-GMg ksm-2BC\">Prestasi pemeringkatan tersebut merefleksikan kemampuan pemangku kepentingan pariwisata dan perjalanan beradaptasi dengan perubahan. Setidaknya ada tujuh perubahan mendasar pasar wisatawan sebagai dampak Covid-19 yang saya rekam dari analisa pakar, pengakuan pelaku industri pariwisata dan perjalanan, serta kebijakan pemerintah merespons krisis kesehatan dan ekonomi global tersebut, yang dapat diartikan telah dipahami, \u201ddipeluk\u201d, dan \u201dmenjadi sahabat\u201d.<\/p>\n<h6 class=\"ksm-3u1 ksm-2HJ ksm-2v8\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/dmm0a91a1r04e.cloudfront.net\/Pg2ZS0aJaz1JaMzHDvwDHX4twuY=\/1024x683\/https%3A%2F%2Fasset.kgnewsroom.com%2Fphoto%2Fpre%2F2022%2F03%2F21%2F33e9df33-e013-40f1-8bcd-b194cdfd5783_JPG.jpg\" sizes=\"auto, (max-width:1280px) 1280px, (max-width:720px) 720px, (max-width:1024px) 1024px, (max-width:676px) 676px, (max-width:160px) 160px, (max-width:300px) 300px, (max-width:480px) 480px\" srcset=\"https:\/\/dmm0a91a1r04e.cloudfront.net\/meDBcTZWYozAConppWFm1O9H9WA=\/1280x853\/https%3A%2F%2Fasset.kgnewsroom.com%2Fphoto%2Fpre%2F2022%2F03%2F21%2F33e9df33-e013-40f1-8bcd-b194cdfd5783_JPG.jpg 1280w, https:\/\/dmm0a91a1r04e.cloudfront.net\/cpwG0bpSuUIZShhNW01l0W5YZ6s=\/720x480\/https%3A%2F%2Fasset.kgnewsroom.com%2Fphoto%2Fpre%2F2022%2F03%2F21%2F33e9df33-e013-40f1-8bcd-b194cdfd5783_JPG.jpg 720w, https:\/\/dmm0a91a1r04e.cloudfront.net\/Pg2ZS0aJaz1JaMzHDvwDHX4twuY=\/1024x683\/https%3A%2F%2Fasset.kgnewsroom.com%2Fphoto%2Fpre%2F2022%2F03%2F21%2F33e9df33-e013-40f1-8bcd-b194cdfd5783_JPG.jpg 1024w, https:\/\/dmm0a91a1r04e.cloudfront.net\/QviMtH7n6M1C9yyhhClLhZb3GQI=\/676x451\/https%3A%2F%2Fasset.kgnewsroom.com%2Fphoto%2Fpre%2F2022%2F03%2F21%2F33e9df33-e013-40f1-8bcd-b194cdfd5783_JPG.jpg 676w, https:\/\/dmm0a91a1r04e.cloudfront.net\/7jhh5F1WEz5DMhMqff1pgc0nd-I=\/160x160\/https%3A%2F%2Fasset.kgnewsroom.com%2Fphoto%2Fpre%2F2022%2F03%2F21%2F33e9df33-e013-40f1-8bcd-b194cdfd5783_JPG.jpg 160w, https:\/\/dmm0a91a1r04e.cloudfront.net\/5I_ESjnEPGKZEQUgZkLgoicTE-4=\/300x200\/https%3A%2F%2Fasset.kgnewsroom.com%2Fphoto%2Fpre%2F2022%2F03%2F21%2F33e9df33-e013-40f1-8bcd-b194cdfd5783_JPG.jpg 300w, https:\/\/dmm0a91a1r04e.cloudfront.net\/8ccvNPN2-9Og6Be0W5L0tSfMU6Y=\/480x480\/https%3A%2F%2Fasset.kgnewsroom.com%2Fphoto%2Fpre%2F2022%2F03%2F21%2F33e9df33-e013-40f1-8bcd-b194cdfd5783_JPG.jpg 480w\" alt=\"Papan tulisan di sebuah kafe tidak terurus yang berhadapan dengan tempat wisata sawah terasering di Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar, Bali, Senin (21\/3\/2022). Pandemi selama dua tahun terakhir membuat banyak tempat usaha yang berhadapan langsung dengan destinasi andalan wisatawan itu gulung tikar.\" width=\"1024\" height=\"683\" data-v-10cf58a6=\"\" \/><span class=\"ksm-3X8\" data-v-10cf58a6=\"\">\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0ERIKA KURNIA<br \/>\n<\/span><span style=\"font-size: 14px; font-weight: 600;\"><br \/>\nPapan tulisan di sebuah kafe tidak terurus yang berhadapan dengan tempat wisata sawah terasering di Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar, Bali, Senin (21\/3\/2022). Pandemi selama dua tahun terakhir membuat banyak tempat usaha yang berhadapan langsung dengan destinasi andalan wisatawan itu gulung tikar.<\/span><\/h6>\n<p class=\"ksm-GMg ksm-2BC\">Pertama, fokus kepada wisatawan Nusantara yang mengawali normalisasi. Kedua, wisawatan internasional akan datang ketika Indonesia berhasil mengatasi pandemi dan ketika pergerakan wisatawan Nusantara berhasil dan terus-menerus memulihkan suasana. Pelaku pariwisata dan perjalanan luar negeri melihat kesiapan dan keamanan Indonesia menerima wisatawan internasional.<\/p>\n<p class=\"ksm-GMg ksm-2BC\">Ketiga, isu kesehatan dan kebersihan menjadi prioritas. Implementasi CHSE (<i>cleanliness, health, safety, environmental sustainability<\/i>) di semua mata rantai industri pariwisata dan perjalanan menjadi kunci keberhasilan menciptakan kepuasan dan kenangan mendalam bagi wisatawan. Keempat,\u00a0<i>nature and ecotourism, wellness tourism, culture tourism,\u00a0<\/i>dan\u00a0<i>culinary tourism<\/i>\u00a0menjadi genre berwisata yang semakin diminati. Segmentasi ekowisata meskipun memiliki karakter selektif dalam kunjungan, tetapi diproyeksikan memiliki tingkat pengeluaran yang tinggi.<\/p>\n<p class=\"ksm-GMg ksm-2BC\">Kelima,\u00a0<i>traveling<\/i>\u00a0menjadi individual dan skala kecil, seperti\u00a0<i>staycation, family group, solo traveler<\/i>, dan\u00a0<i>free individual travelers<\/i>. Keenam, diberlakukannya\u00a0<i>new protocol\u00a0<\/i>Covid-19 di industri pariwisata dan perhotelan, seperti\u00a0<i>face mask policy, Covid cards<\/i>\u00a0sebagai bukti bebas Covid-19,\u00a0<i>contactless<\/i>, dan\u00a0<i>distancing service policy<\/i>. Ketujuh, durasi waktu perjalanan lebih pendek (3-5 hari) dan\u00a0<i>short haul trip<\/i>.<\/p>\n<p class=\"ksm-GMg ksm-2BC\">Prestasi pemeringkatan tidak otomatis sesuai dengan posisi dalam perolehan wisatawan internasional. Kiranya pemeringkatan TTDI yang merefleksikan kualitas Indonesia sebagai destinasi wisata internasional dengan kolaborasi semua pihak dapat dikonversi dengan jumlah kedatangan wisatawan internasional serta mengalahkan perolehan Thailand dan Malaysia.<\/p>\n<p class=\"ksm-GMg ksm-2BC\"><b>I Dewa Gde Satrya Widiaduta<\/b>,\u00a0<i>Dosen Hotel dan Bisnis Turisme Fakultas Pariwisata Universitas Ciputra Surabaya<\/i><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>https:\/\/www.kompas.id\/baca\/artikel-opini\/2022\/06\/03\/peringkat-untuk-pariwisata-indonesia Kabar menggembirakan bagi pariwisata Indonesia disampaikan World Economic Forum baru-baru ini. Indonesia mencatatkan rekor pertumbuhan peringkat tertinggi, dari peringkat ke-44 pada 2020 menjadi peringkat ke-32 pada 2021. Dua kompetitor Indonesia, Thailand di peringkat ke-36 dan Malaysia di peringkat ke-38. Peringkat yang membanggakan ini menunjukkan pertumbuhan (industri pariwisata) secara terus-menerus sejak tahun 2008. World Economic&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":39182,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4407],"tags":[],"class_list":["post-39180","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uc-news-juni-2022"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Pembangunan Pariwisata.Peringkat untuk Pariwisata Indonesia. Kompas.id. 5 Juni 2022. Dewa GS. HTB - Library<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/pembangunan-pariwisata-peringkat-untuk-pariwisata-indonesia-kompas-id-5-juni-2022-dewa-gs-htb\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pembangunan Pariwisata.Peringkat untuk Pariwisata Indonesia. Kompas.id. 5 Juni 2022. Dewa GS. HTB - Library\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"https:\/\/www.kompas.id\/baca\/artikel-opini\/2022\/06\/03\/peringkat-untuk-pariwisata-indonesia Kabar menggembirakan bagi pariwisata Indonesia disampaikan World Economic Forum baru-baru ini. Indonesia mencatatkan rekor pertumbuhan peringkat tertinggi, dari peringkat ke-44 pada 2020 menjadi peringkat ke-32 pada 2021. Dua kompetitor Indonesia, Thailand di peringkat ke-36 dan Malaysia di peringkat ke-38. Peringkat yang membanggakan ini menunjukkan pertumbuhan (industri pariwisata) secara terus-menerus sejak tahun 2008. World Economic...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/pembangunan-pariwisata-peringkat-untuk-pariwisata-indonesia-kompas-id-5-juni-2022-dewa-gs-htb\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Library\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-10-27T04:31:54+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-11-11T04:50:47+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2022\/10\/Oktober-2022-Venue-Full-14gbr.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"664\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"447\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin_library\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin_library\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/pembangunan-pariwisata-peringkat-untuk-pariwisata-indonesia-kompas-id-5-juni-2022-dewa-gs-htb\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/pembangunan-pariwisata-peringkat-untuk-pariwisata-indonesia-kompas-id-5-juni-2022-dewa-gs-htb\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin_library\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"headline\":\"Pembangunan Pariwisata.Peringkat untuk Pariwisata Indonesia. Kompas.id. 5 Juni 2022. Dewa GS. HTB\",\"datePublished\":\"2022-10-27T04:31:54+00:00\",\"dateModified\":\"2022-11-11T04:50:47+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/pembangunan-pariwisata-peringkat-untuk-pariwisata-indonesia-kompas-id-5-juni-2022-dewa-gs-htb\\\/\"},\"wordCount\":861,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/pembangunan-pariwisata-peringkat-untuk-pariwisata-indonesia-kompas-id-5-juni-2022-dewa-gs-htb\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/library\\\/2022\\\/10\\\/Oktober-2022-Venue-Full-14gbr.png\",\"articleSection\":[\"UC News Juni 2022\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/pembangunan-pariwisata-peringkat-untuk-pariwisata-indonesia-kompas-id-5-juni-2022-dewa-gs-htb\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/pembangunan-pariwisata-peringkat-untuk-pariwisata-indonesia-kompas-id-5-juni-2022-dewa-gs-htb\\\/\",\"name\":\"Pembangunan Pariwisata.Peringkat untuk Pariwisata Indonesia. Kompas.id. 5 Juni 2022. Dewa GS. HTB - Library\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/pembangunan-pariwisata-peringkat-untuk-pariwisata-indonesia-kompas-id-5-juni-2022-dewa-gs-htb\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/pembangunan-pariwisata-peringkat-untuk-pariwisata-indonesia-kompas-id-5-juni-2022-dewa-gs-htb\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/library\\\/2022\\\/10\\\/Oktober-2022-Venue-Full-14gbr.png\",\"datePublished\":\"2022-10-27T04:31:54+00:00\",\"dateModified\":\"2022-11-11T04:50:47+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/pembangunan-pariwisata-peringkat-untuk-pariwisata-indonesia-kompas-id-5-juni-2022-dewa-gs-htb\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/pembangunan-pariwisata-peringkat-untuk-pariwisata-indonesia-kompas-id-5-juni-2022-dewa-gs-htb\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/pembangunan-pariwisata-peringkat-untuk-pariwisata-indonesia-kompas-id-5-juni-2022-dewa-gs-htb\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/library\\\/2022\\\/10\\\/Oktober-2022-Venue-Full-14gbr.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/library\\\/2022\\\/10\\\/Oktober-2022-Venue-Full-14gbr.png\",\"width\":664,\"height\":447},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/pembangunan-pariwisata-peringkat-untuk-pariwisata-indonesia-kompas-id-5-juni-2022-dewa-gs-htb\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pembangunan Pariwisata.Peringkat untuk Pariwisata Indonesia. Kompas.id. 5 Juni 2022. Dewa GS. HTB\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\",\"name\":\"Library\",\"description\":\"UC\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\",\"name\":\"admin_library\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin_library\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/author\\\/admin_library\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pembangunan Pariwisata.Peringkat untuk Pariwisata Indonesia. Kompas.id. 5 Juni 2022. Dewa GS. HTB - Library","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/pembangunan-pariwisata-peringkat-untuk-pariwisata-indonesia-kompas-id-5-juni-2022-dewa-gs-htb\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Pembangunan Pariwisata.Peringkat untuk Pariwisata Indonesia. Kompas.id. 5 Juni 2022. Dewa GS. HTB - Library","og_description":"https:\/\/www.kompas.id\/baca\/artikel-opini\/2022\/06\/03\/peringkat-untuk-pariwisata-indonesia Kabar menggembirakan bagi pariwisata Indonesia disampaikan World Economic Forum baru-baru ini. Indonesia mencatatkan rekor pertumbuhan peringkat tertinggi, dari peringkat ke-44 pada 2020 menjadi peringkat ke-32 pada 2021. Dua kompetitor Indonesia, Thailand di peringkat ke-36 dan Malaysia di peringkat ke-38. Peringkat yang membanggakan ini menunjukkan pertumbuhan (industri pariwisata) secara terus-menerus sejak tahun 2008. World Economic...","og_url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/pembangunan-pariwisata-peringkat-untuk-pariwisata-indonesia-kompas-id-5-juni-2022-dewa-gs-htb\/","og_site_name":"Library","article_published_time":"2022-10-27T04:31:54+00:00","article_modified_time":"2022-11-11T04:50:47+00:00","og_image":[{"width":664,"height":447,"url":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2022\/10\/Oktober-2022-Venue-Full-14gbr.png","type":"image\/png"}],"author":"admin_library","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin_library","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/pembangunan-pariwisata-peringkat-untuk-pariwisata-indonesia-kompas-id-5-juni-2022-dewa-gs-htb\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/pembangunan-pariwisata-peringkat-untuk-pariwisata-indonesia-kompas-id-5-juni-2022-dewa-gs-htb\/"},"author":{"name":"admin_library","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"headline":"Pembangunan Pariwisata.Peringkat untuk Pariwisata Indonesia. Kompas.id. 5 Juni 2022. Dewa GS. HTB","datePublished":"2022-10-27T04:31:54+00:00","dateModified":"2022-11-11T04:50:47+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/pembangunan-pariwisata-peringkat-untuk-pariwisata-indonesia-kompas-id-5-juni-2022-dewa-gs-htb\/"},"wordCount":861,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/pembangunan-pariwisata-peringkat-untuk-pariwisata-indonesia-kompas-id-5-juni-2022-dewa-gs-htb\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2022\/10\/Oktober-2022-Venue-Full-14gbr.png","articleSection":["UC News Juni 2022"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/pembangunan-pariwisata-peringkat-untuk-pariwisata-indonesia-kompas-id-5-juni-2022-dewa-gs-htb\/","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/pembangunan-pariwisata-peringkat-untuk-pariwisata-indonesia-kompas-id-5-juni-2022-dewa-gs-htb\/","name":"Pembangunan Pariwisata.Peringkat untuk Pariwisata Indonesia. Kompas.id. 5 Juni 2022. Dewa GS. HTB - Library","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/pembangunan-pariwisata-peringkat-untuk-pariwisata-indonesia-kompas-id-5-juni-2022-dewa-gs-htb\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/pembangunan-pariwisata-peringkat-untuk-pariwisata-indonesia-kompas-id-5-juni-2022-dewa-gs-htb\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2022\/10\/Oktober-2022-Venue-Full-14gbr.png","datePublished":"2022-10-27T04:31:54+00:00","dateModified":"2022-11-11T04:50:47+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/pembangunan-pariwisata-peringkat-untuk-pariwisata-indonesia-kompas-id-5-juni-2022-dewa-gs-htb\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/pembangunan-pariwisata-peringkat-untuk-pariwisata-indonesia-kompas-id-5-juni-2022-dewa-gs-htb\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/pembangunan-pariwisata-peringkat-untuk-pariwisata-indonesia-kompas-id-5-juni-2022-dewa-gs-htb\/#primaryimage","url":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2022\/10\/Oktober-2022-Venue-Full-14gbr.png","contentUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2022\/10\/Oktober-2022-Venue-Full-14gbr.png","width":664,"height":447},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/pembangunan-pariwisata-peringkat-untuk-pariwisata-indonesia-kompas-id-5-juni-2022-dewa-gs-htb\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pembangunan Pariwisata.Peringkat untuk Pariwisata Indonesia. Kompas.id. 5 Juni 2022. Dewa GS. HTB"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/","name":"Library","description":"UC","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824","name":"admin_library","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin_library"},"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/author\/admin_library\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/39180","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=39180"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/39180\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":39801,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/39180\/revisions\/39801"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/39182"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=39180"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=39180"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=39180"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}