{"id":4063,"date":"2017-02-14T14:24:56","date_gmt":"2017-02-14T07:24:56","guid":{"rendered":"http:\/\/library.uc.ac.id\/?p=4063"},"modified":"2025-05-01T10:57:28","modified_gmt":"2025-05-01T03:57:28","slug":"perlu-beralih-ke-ekspor-yang-produktif","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/perlu-beralih-ke-ekspor-yang-produktif\/","title":{"rendered":"Parwati Surjaudaja tentang Kompetisi dan Kreativitas Tak Ada yang Tiba-tiba Turun dari Langit"},"content":{"rendered":"<p><a ref=\"magnificPopup\" href=\"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2017\/02\/9-Januari-2016.-Parwati-Surjaudaja-tentang-Kompetisi-dan-Kreativitas_Tak-Ada-Yang-Tiba-tiba-Turun-dari-Langit.-Jawa-Pos.9-Januari-2016.Hal_.111.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone  wp-image-4065\" src=\"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2017\/02\/9-Januari-2016.-Parwati-Surjaudaja-tentang-Kompetisi-dan-Kreativitas_Tak-Ada-Yang-Tiba-tiba-Turun-dari-Langit.-Jawa-Pos.9-Januari-2016.Hal_.111.jpg\" alt=\"9 Januari 2016. Parwati Surjaudaja tentang Kompetisi dan Kreativitas_Tak Ada Yang Tiba-tiba Turun dari Langit. Jawa Pos.9 Januari 2016.Hal.1,11\" width=\"782\" height=\"726\" srcset=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/9-Januari-2016.-Parwati-Surjaudaja-tentang-Kompetisi-dan-Kreativitas_Tak-Ada-Yang-Tiba-tiba-Turun-dari-Langit.-Jawa-Pos.9-Januari-2016.Hal_.111.jpg 1326w, https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/9-Januari-2016.-Parwati-Surjaudaja-tentang-Kompetisi-dan-Kreativitas_Tak-Ada-Yang-Tiba-tiba-Turun-dari-Langit.-Jawa-Pos.9-Januari-2016.Hal_.111-300x279.jpg 300w, https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/9-Januari-2016.-Parwati-Surjaudaja-tentang-Kompetisi-dan-Kreativitas_Tak-Ada-Yang-Tiba-tiba-Turun-dari-Langit.-Jawa-Pos.9-Januari-2016.Hal_.111-1030x956.jpg 1030w, https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/9-Januari-2016.-Parwati-Surjaudaja-tentang-Kompetisi-dan-Kreativitas_Tak-Ada-Yang-Tiba-tiba-Turun-dari-Langit.-Jawa-Pos.9-Januari-2016.Hal_.111-705x654.jpg 705w, https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/9-Januari-2016.-Parwati-Surjaudaja-tentang-Kompetisi-dan-Kreativitas_Tak-Ada-Yang-Tiba-tiba-Turun-dari-Langit.-Jawa-Pos.9-Januari-2016.Hal_.111-450x418.jpg 450w\" sizes=\"auto, (max-width: 782px) 100vw, 782px\" \/><\/a><\/p>\n<p>Didominasi penduduk usia produktif membuat Indonesia bakal mampu berbuat lebih banyak, jika diasah, kreativitas masyarakatnya bisa membuat daya saing ekonomi lebih kompetitif.<\/p>\n<p><strong>BAGI<\/strong> Parwati Surjaudaja, Indonesia termasuk negara yang memiliki modal lengkap untuk terus berkembang. Dalan sepuluh tahun mendatang, Indonesia bisa menyandang predikat negara maju.<\/p>\n<p><strong>Perlu Beralih ke Ekspor yang Produktif<\/strong><\/p>\n<p><strong>TAK ADA<\/strong><\/p>\n<p><strong>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 <\/strong>Presiden direktur Bank OCBC NISP itu menyebutkan, sumber daya alam yang kaya, usia produktif yang dominan, serta karakteristik masyarakat yang kreatif bakal membuat Indonesia lebih unggul. \u201cItu sulit ditiru. Kita punya kelebihan. Itu bisa jadi keunggulan,\u201d ujar perempuan 51 tahun tersebut.<\/p>\n<p>Bahkan, dia berani membandingkan Indoensia dengan negara besar seperti Tiongkok. Dia menyebut kreativitas orang Indonesia bisa menandingi negara dengan kue ekonomi terbesar kedua sejagat itu. Syaratnya, Indonesia bisa memanfaatkan dengan baik warisan kebudayaan dan kekayaan alam yang melimpah.<\/p>\n<p>\u201cTiongkok pasti jadi saingan. Tapi, soal kreativitas, kita bisa menang karena budaya dan kekayaan alam itu jadi harta karun yang luar biasa,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Dia menuturkan, komposisi masyarakat yang berbeda suku dan keyakinan dapat membuat ciri khas yang susah ditemui negara-negara lain. \u201cPerbedaan itu melengkapi,\u201d rambah perempuan yang setia dengan rambut pendek tersebut. Mengingat kodisi ekonomi global beberapa tahun terakhir masih tak menentu. Pelemahan tersebut menjadi tantangan bagi seluruh negara, termasuk Indonesia.<\/p>\n<p>Namun, dia juga mengingatkan agar Indonesia tidak terlena dengan kelebihan-kelebihan tersebut. Mengingat, kondisi ekonomi global beberapa tahun terakhir masih tak menentu. Pelemahan tersebut menjadi tantangan bagi seluruh negara, termasuk Indonesia.<\/p>\n<p>Dia menambahkan, dalam sepuluh tahun ke depan, mesin penggerak ekonomi Indonesia akan dimotori oleh sector manufaktur, industry kreatif, dan pariwisata.<\/p>\n<p>Sementara itu, tantangan ekonomi Indonesia bakal didominasi sentiman eksternal seperti normalisasai suku bunga AS dan perlambatan ekonomi Tiongkok. Bahkan, dia menyebutkan, masih akan ada sector-sektor dengan kondisi yang lebih buuk daripada saat ini. Beberapa di antranya adalah sector midas dan komoditas. Misalnya batu bara yang akan susah untuk kembali bangkit. Tetapi, lanjut Parwati, ada pula sector-sector seperti <em>consumer goods<\/em> yang semakin menunjukkan tren perbaikan.<\/p>\n<p>Kondisi suku bunga yang cukup tinggi juga dia sebut sebagai kendala bagi beberapa sector. \u201cKalau nanti ada ruang untuk suku bunga acuan turun, efeknya akan baik. Banyak orang yang menabung. Dari sisi debitor, juga nanti mereka bisa menjalankan usaha dengan baik,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Rapor ekspor yang akhir-akhir ini merah juga harus menjadi bahan koreksi. Dari yang awalnya terus-terusan berfokus pada ekspor komoditas, semestinya bisa beralih ke ekspor yang lebih produktif. Jika terus-terusan bergantung pada ekspor yang itu-itu saja, lanjut dia, Indonesia bakal susah <em>move on<\/em>. \u201cKita harus lihat dong kelebihan kita apa saja. Orang Indonesia itu jauh lebih kreatif daripada bangsa lain. Saya dukung sekali industry kreatif. Manufaktur, jasa, atau film dan <em>tourism<\/em> itu lebih baik,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Dari sisi impor, perempuan yang pernah masuk 99 Most Powerful Women 2009-2013 dari majalah <em>Globe Asia <\/em>tersebut mendorong agar Indonesia bisa meningkatkan kapasitas dan swasembada di berabgai elemen. Impor barang konsumtif yang tidak memberikan nilai tambah semestinya dapat ditekan. \u201cMemang ada hal-hal yang tidak bisa dihindari. Tapi, bagaimana bisa <em>sustain <\/em>kalau terus-terusan mengandalkan impor? Indonesia harus bisa swasembada,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>Ibu empat anak tersebut menyebutkan tantangan lain yang harus dihadapi Indonesia. Yakni, tingkat produktivitas pekerja dan disiplin yang masih bisa dibilang rendah. Sumber daya manusia yang sangat banyak, meski menjadi bonus demografi, juga dapat menjadi tantangan.<\/p>\n<p>\u201cSaya pernah baca, produktivitas orang Indonesia per kepalanya itu bisa menghasilkan USD 14 ribu dalam setahun, orang Tiongkok USD 57 ribu, orang Singapura USD 187 ribu, dan Malaysia USD 33 ribu. Dari data itu, bisa dilihat bahwa ada sesuatu yang fundamental soal efisiensi tenaga kerja kita ya,\u201d tutur perempuan yang gemar mendengarkan alunan music klasik dari composer Jerman Johann Sebastian Bach tersebut.<\/p>\n<p>Dengan mengetahui letak permasalahan yang dihadapi, selanjutnya diharapkan muncul solusi untuk menghadapi kendala tersebut. \u201cKuncinya, disiplin dan produktivitas. Soal <em>skill<\/em>, kita tidak perlu takut. <em>Attitude<\/em> orang kita baik. Yang kurang hanya disiplin dan produktivitas,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Belum rampungnya masalah infrastruktur pun, menurut dia, dapat menjadi kendala bagi kemajuan Indonesia. Sebab, ketersediaan infrastruktur yang mumpuni akan menjadikan biaya logistic dapat ditekan.<\/p>\n<p>Parwati menyebutkan tiga aspek infrastruktur yang mesti segera dibenahi, yakni, infrastruktur dalam kota, kualitas pelabuhan maupun bandara, serta ketersediaan tenaga listrik.<\/p>\n<p>\u201cKemampuan kita bergerak dari satu titik ke titik lain itu sangat penting. Kualitas pelabuhan maupun bandara sangat menentukan. Listrik itu juga <em>basic<\/em>. Bukan tidak mungkin di kota besar seperti Jakarta itu Byarpet. Klau sudah begitu, pekerjaan akan terbengkalai, produktivitas jadi terhambat juga,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Tetapi, dia yakin bahwa Indonesia akan mampu menghadapi persaingan di kancah Asia maupun global, mengingat potensi-potensi menggiurkan yang dimiliki negeri ini. Putri perintis Bank OCBC NISP Karmana Surjaudaja tersebut juga berpesar agar setiap elemen masyarakat mendapatkan pendidikan yang layak. Hal itu pula prinsip turun-temurun yang diwariskan oleh keluarganya.<\/p>\n<p>\u201cAyah-ibu saya tidak akan mewariskan apa pun, kecuali memastikan anak-anaknya punya pendidikan yang cukup. Prinsip itu pula yang saya terapkan kepada anak-anak saya agar mereka siap terjun ke masyarakat. Tunjukkan bahwa kita semua bisa, <em>you\u2019ve got to earn it, <\/em>harus usaha, mencari, doa, niat baik. Sebab, tidak ada yang tiba-tiba turun dari langit. Karena tidak ada sesuatu yang gratis di dunia ini,\u201d bebernya.<\/p>\n<p><strong>SABTU 9 JANUARI 2016<\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Didominasi penduduk usia produktif membuat Indonesia bakal mampu berbuat lebih banyak, jika diasah, kreativitas masyarakatnya bisa membuat daya saing ekonomi lebih kompetitif. BAGI Parwati Surjaudaja, Indonesia termasuk negara yang memiliki modal lengkap untuk terus berkembang. Dalan sepuluh tahun mendatang, Indonesia bisa menyandang predikat negara maju. Perlu Beralih ke Ekspor yang Produktif TAK ADA \u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Presiden&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4067,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-4063","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Parwati Surjaudaja tentang Kompetisi dan Kreativitas Tak Ada yang Tiba-tiba Turun dari Langit - Library<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/perlu-beralih-ke-ekspor-yang-produktif\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Parwati Surjaudaja tentang Kompetisi dan Kreativitas Tak Ada yang Tiba-tiba Turun dari Langit - Library\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Didominasi penduduk usia produktif membuat Indonesia bakal mampu berbuat lebih banyak, jika diasah, kreativitas masyarakatnya bisa membuat daya saing ekonomi lebih kompetitif. BAGI Parwati Surjaudaja, Indonesia termasuk negara yang memiliki modal lengkap untuk terus berkembang. Dalan sepuluh tahun mendatang, Indonesia bisa menyandang predikat negara maju. Perlu Beralih ke Ekspor yang Produktif TAK ADA \u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Presiden...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/perlu-beralih-ke-ekspor-yang-produktif\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Library\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-02-14T07:24:56+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-05-01T03:57:28+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/9-Januari-2016.-Parwati-Surjaudaja-tentang-Kompetisi-dan-Kreativitas_Tak-Ada-Yang-Tiba-tiba-Turun-dari-Langit.-Jawa-Pos.9-Januari-2016.Hal_.1111.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1056\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1722\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin_library\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin_library\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/perlu-beralih-ke-ekspor-yang-produktif\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/perlu-beralih-ke-ekspor-yang-produktif\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin_library\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"headline\":\"Parwati Surjaudaja tentang Kompetisi dan Kreativitas Tak Ada yang Tiba-tiba Turun dari Langit\",\"datePublished\":\"2017-02-14T07:24:56+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-01T03:57:28+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/perlu-beralih-ke-ekspor-yang-produktif\\\/\"},\"wordCount\":835,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/perlu-beralih-ke-ekspor-yang-produktif\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/02\\\/9-Januari-2016.-Parwati-Surjaudaja-tentang-Kompetisi-dan-Kreativitas_Tak-Ada-Yang-Tiba-tiba-Turun-dari-Langit.-Jawa-Pos.9-Januari-2016.Hal_.1111.jpg\",\"articleSection\":[\"Artikel Koran\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/perlu-beralih-ke-ekspor-yang-produktif\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/perlu-beralih-ke-ekspor-yang-produktif\\\/\",\"name\":\"Parwati Surjaudaja tentang Kompetisi dan Kreativitas Tak Ada yang Tiba-tiba Turun dari Langit - Library\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/perlu-beralih-ke-ekspor-yang-produktif\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/perlu-beralih-ke-ekspor-yang-produktif\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/02\\\/9-Januari-2016.-Parwati-Surjaudaja-tentang-Kompetisi-dan-Kreativitas_Tak-Ada-Yang-Tiba-tiba-Turun-dari-Langit.-Jawa-Pos.9-Januari-2016.Hal_.1111.jpg\",\"datePublished\":\"2017-02-14T07:24:56+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-01T03:57:28+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/perlu-beralih-ke-ekspor-yang-produktif\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/perlu-beralih-ke-ekspor-yang-produktif\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/perlu-beralih-ke-ekspor-yang-produktif\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/02\\\/9-Januari-2016.-Parwati-Surjaudaja-tentang-Kompetisi-dan-Kreativitas_Tak-Ada-Yang-Tiba-tiba-Turun-dari-Langit.-Jawa-Pos.9-Januari-2016.Hal_.1111.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/02\\\/9-Januari-2016.-Parwati-Surjaudaja-tentang-Kompetisi-dan-Kreativitas_Tak-Ada-Yang-Tiba-tiba-Turun-dari-Langit.-Jawa-Pos.9-Januari-2016.Hal_.1111.jpg\",\"width\":1056,\"height\":1722},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/perlu-beralih-ke-ekspor-yang-produktif\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Parwati Surjaudaja tentang Kompetisi dan Kreativitas Tak Ada yang Tiba-tiba Turun dari Langit\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\",\"name\":\"Library\",\"description\":\"UC\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\",\"name\":\"admin_library\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin_library\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/author\\\/admin_library\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Parwati Surjaudaja tentang Kompetisi dan Kreativitas Tak Ada yang Tiba-tiba Turun dari Langit - Library","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/perlu-beralih-ke-ekspor-yang-produktif\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Parwati Surjaudaja tentang Kompetisi dan Kreativitas Tak Ada yang Tiba-tiba Turun dari Langit - Library","og_description":"Didominasi penduduk usia produktif membuat Indonesia bakal mampu berbuat lebih banyak, jika diasah, kreativitas masyarakatnya bisa membuat daya saing ekonomi lebih kompetitif. BAGI Parwati Surjaudaja, Indonesia termasuk negara yang memiliki modal lengkap untuk terus berkembang. Dalan sepuluh tahun mendatang, Indonesia bisa menyandang predikat negara maju. Perlu Beralih ke Ekspor yang Produktif TAK ADA \u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Presiden...","og_url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/perlu-beralih-ke-ekspor-yang-produktif\/","og_site_name":"Library","article_published_time":"2017-02-14T07:24:56+00:00","article_modified_time":"2025-05-01T03:57:28+00:00","og_image":[{"width":1056,"height":1722,"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/9-Januari-2016.-Parwati-Surjaudaja-tentang-Kompetisi-dan-Kreativitas_Tak-Ada-Yang-Tiba-tiba-Turun-dari-Langit.-Jawa-Pos.9-Januari-2016.Hal_.1111.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin_library","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin_library","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/perlu-beralih-ke-ekspor-yang-produktif\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/perlu-beralih-ke-ekspor-yang-produktif\/"},"author":{"name":"admin_library","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"headline":"Parwati Surjaudaja tentang Kompetisi dan Kreativitas Tak Ada yang Tiba-tiba Turun dari Langit","datePublished":"2017-02-14T07:24:56+00:00","dateModified":"2025-05-01T03:57:28+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/perlu-beralih-ke-ekspor-yang-produktif\/"},"wordCount":835,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/perlu-beralih-ke-ekspor-yang-produktif\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/9-Januari-2016.-Parwati-Surjaudaja-tentang-Kompetisi-dan-Kreativitas_Tak-Ada-Yang-Tiba-tiba-Turun-dari-Langit.-Jawa-Pos.9-Januari-2016.Hal_.1111.jpg","articleSection":["Artikel Koran"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/perlu-beralih-ke-ekspor-yang-produktif\/","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/perlu-beralih-ke-ekspor-yang-produktif\/","name":"Parwati Surjaudaja tentang Kompetisi dan Kreativitas Tak Ada yang Tiba-tiba Turun dari Langit - Library","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/perlu-beralih-ke-ekspor-yang-produktif\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/perlu-beralih-ke-ekspor-yang-produktif\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/9-Januari-2016.-Parwati-Surjaudaja-tentang-Kompetisi-dan-Kreativitas_Tak-Ada-Yang-Tiba-tiba-Turun-dari-Langit.-Jawa-Pos.9-Januari-2016.Hal_.1111.jpg","datePublished":"2017-02-14T07:24:56+00:00","dateModified":"2025-05-01T03:57:28+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/perlu-beralih-ke-ekspor-yang-produktif\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/perlu-beralih-ke-ekspor-yang-produktif\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/perlu-beralih-ke-ekspor-yang-produktif\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/9-Januari-2016.-Parwati-Surjaudaja-tentang-Kompetisi-dan-Kreativitas_Tak-Ada-Yang-Tiba-tiba-Turun-dari-Langit.-Jawa-Pos.9-Januari-2016.Hal_.1111.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/9-Januari-2016.-Parwati-Surjaudaja-tentang-Kompetisi-dan-Kreativitas_Tak-Ada-Yang-Tiba-tiba-Turun-dari-Langit.-Jawa-Pos.9-Januari-2016.Hal_.1111.jpg","width":1056,"height":1722},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/perlu-beralih-ke-ekspor-yang-produktif\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Parwati Surjaudaja tentang Kompetisi dan Kreativitas Tak Ada yang Tiba-tiba Turun dari Langit"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/","name":"Library","description":"UC","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824","name":"admin_library","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin_library"},"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/author\/admin_library\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4063","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4063"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4063\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5779,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4063\/revisions\/5779"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4067"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4063"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4063"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4063"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}