{"id":4145,"date":"2017-02-14T15:33:31","date_gmt":"2017-02-14T08:33:31","guid":{"rendered":"http:\/\/library.uc.ac.id\/?p=4145"},"modified":"2025-05-01T10:57:28","modified_gmt":"2025-05-01T03:57:28","slug":"ronald-walla-tentang-tantangan-industri-padat-karya_atasi-dulu-masalah-produktivitas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/ronald-walla-tentang-tantangan-industri-padat-karya_atasi-dulu-masalah-produktivitas\/","title":{"rendered":"Ronald Walla tentang Tantangan Industri Padat Karya Atasi Dulu Masalah Produktivitas"},"content":{"rendered":"<p><a ref=\"magnificPopup\" href=\"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2017\/02\/20-Januari-2016.-Ronald-Walla-tentang-Tantangan-Industri-Padat-Karya_Atasi-Dulu-Masalah-Produktivitas.-Jawa-Pos.-20-Januari-2016.Hal_.13.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-4146\" src=\"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2017\/02\/20-Januari-2016.-Ronald-Walla-tentang-Tantangan-Industri-Padat-Karya_Atasi-Dulu-Masalah-Produktivitas.-Jawa-Pos.-20-Januari-2016.Hal_.13.jpg\" alt=\"20 Januari 2016. Ronald Walla tentang Tantangan Industri Padat Karya_Atasi Dulu Masalah Produktivitas. Jawa Pos. 20 Januari 2016.Hal.1,3\" width=\"1302\" height=\"1935\" srcset=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/20-Januari-2016.-Ronald-Walla-tentang-Tantangan-Industri-Padat-Karya_Atasi-Dulu-Masalah-Produktivitas.-Jawa-Pos.-20-Januari-2016.Hal_.13.jpg 1302w, https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/20-Januari-2016.-Ronald-Walla-tentang-Tantangan-Industri-Padat-Karya_Atasi-Dulu-Masalah-Produktivitas.-Jawa-Pos.-20-Januari-2016.Hal_.13-202x300.jpg 202w, https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/20-Januari-2016.-Ronald-Walla-tentang-Tantangan-Industri-Padat-Karya_Atasi-Dulu-Masalah-Produktivitas.-Jawa-Pos.-20-Januari-2016.Hal_.13-693x1030.jpg 693w, https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/20-Januari-2016.-Ronald-Walla-tentang-Tantangan-Industri-Padat-Karya_Atasi-Dulu-Masalah-Produktivitas.-Jawa-Pos.-20-Januari-2016.Hal_.13-1009x1500.jpg 1009w, https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/20-Januari-2016.-Ronald-Walla-tentang-Tantangan-Industri-Padat-Karya_Atasi-Dulu-Masalah-Produktivitas.-Jawa-Pos.-20-Januari-2016.Hal_.13-474x705.jpg 474w, https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/20-Januari-2016.-Ronald-Walla-tentang-Tantangan-Industri-Padat-Karya_Atasi-Dulu-Masalah-Produktivitas.-Jawa-Pos.-20-Januari-2016.Hal_.13-450x669.jpg 450w\" sizes=\"auto, (max-width: 1302px) 100vw, 1302px\" \/><\/a><\/p>\n<p>Pengembangan industri padat karya tidak bisa lepas dari ironi pabrika tembakau. Digencet sana \u2013 sini. Namun, tetap menjadi pilar pada peta jalan industri nasional.<strong> SEBAGAI <\/strong>pebisnis yang bekecimpungan di industri padat karya, Presdien Direktur (Presdir) Wismilak Ronald Walla Menganggap tenaga kerja di Indonesia, papar pria yang hobi bersepeda itu, punya tantangan dala hal produkstivitas.<\/p>\n<p><strong>Perusahaan Keluarga Punya Peran Besar<\/strong><\/p>\n<p>Menurut dia, jika ingin ekonomi kuat dan Indonesia menjadi kekuatan besar dunia, daya beli masyarakat mesti dijaga. \u201cLogikanya, kalau daya beli meningkat, <em>kan <\/em>gaji karyawan pasti naik. Kalau gaji karyawan naik, otomatis produktivitasnya harus ditingkatkan dong,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Sumber daya manusia memang punya posisi yang penting dalam perussahaanya. Dulu, papar Ronald, staf yang mengurusi maslah sumber daya manusia (SDM) hanya lima orang. Sekarang sudah 30 orang. Meski tergolong tidak banyak, pertambahan jumlah staf di bidang SDM itu menunjukan keseriusan perushaan dalam memandang fungsi tenanga kerja.<\/p>\n<p>Tantangan industri rokok memang tidak ringan. Tiap tahun digencat dengan tarif cukai yang tinggi. Banyak perushaan kecil dan menengah yang berguguran. PT Wismilak Inti Makmur Rbk termasuk yang bertahan.Wismilak, yang banayk memproduksi sigaret keretek tangan (SKT), mendapat untung dari <em>market <\/em>yang terus tumbuh.<\/p>\n<p>\u201cKami punya strategi di SKT. Jadi, penjualannya tumbuh 20 sampai 40 persen tiap tahun,\u201d katanya saat ditemui di kantor Wismilak di Surabaya. SKT mempunyai pasar yang bagus dan kuat di Jawa Barat. Meski SKT hanyalah salah satu di anatara jenis rokok yang diproduksi Wismilak, tingginya cukai rokok tetap membuat perusahaan mempertahankan produksi SKT.<\/p>\n<p>Wismilak, menurut Ronaldtetap bertahan dan tidak melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK). Perusahaan juga tidak mengurangi jam kerja. Sebab, penjualan dan permintaan memang terus tumbuh.<\/p>\n<p>Menurut Ronald, memang ada perusahaan rokok yang memilih efisiensi dalam hal jumlah karyawan. Namun, rata \u2013 rata tindakan tersbut dilakukan oleh perusahaan <em>top leader<\/em> di industri. \u201cKami <em>kan<\/em> di level <em>small mediun.<\/em> Jadi, ruang untuk terus berkembang tetap ada,\u201d lanjutanya.<\/p>\n<p>Industri rokok punya beberapa tantangan. Bagi Ronald, cukai yang tinggi sebenarnya tidak memberatkan industri rokok. Asal, pemerintahan mampu mengembalikan manfaat cukai tersebut keapda rakyat. Industri rokok sadar bahwa tanggung jawab perusahaan terhadap masyarakat cukup tinggi. Namun, tingginya cukai yang dibayrakan oleh ondustri rokok tidak sebanding dengan apa yang ditawarkan pemerintah.<\/p>\n<p>Misalnya dalam hal pembebasan lahan untuk investasi. Pembebasan lahan masih rumit dan berbelit \u2013 belit. Selain itu, perizinan cukup membingungkan perusahaan yang akan melakukan investasi. Meski regulasi sama, sering kali penerapan proses izin usaha bisa berbeda antara satu daerah dan daerah lain. \u201cMisalnya, di Surabaya tidak boleh, di Sidoarjo boleh. Nah, pengusaha <em>kan <\/em>jadi bingung,\u201d tambah pria yang pernah bekerja sambil kuliah di Virginia AS, tersebut.<\/p>\n<p>Selain itu, pemerintah belum cukup membantu petani tembakau. Misalnya dalam hal infrastruktur, pengairan, pemupukan, dan cara panen. Ronald memaparkan, tembakau adalah tanaman yang rentan air. Biasanya, petani menanam tembakau pada April dan Mei, ketika musim hujan akan berakhir. Namun, dengan pemanasan global dan bencanaseperti El Nino, petani akhirnya asal tanam saja. \u201cTanam bibit saja bisa sampai lima kali. Berapa biayanya? Pasti mahal, <em>kan,\u201d<\/em> katanya.<\/p>\n<p>Akhirnya, produksi petani yang biasanyabisa sampai 50 ribu ton per tahun berkurang hingga 80 persen. Tu terjadi lantaran tembakau kena hujan, sementara petani tidak tahu cara yang tepat untuk mengatasi maslaah tersebut. Nah, peran pemerintah menjadi sangat penting untuk mengatasi persoalan itu. Pemerintah harus mendukung hulu industri rokok dengan komunikasi, penyuluhan, dan pendampingan yang tepat.<\/p>\n<p>Masalah lainnya adalah sikap petani yang tidak menjual hasil panen tembakaunya kepada pemberi bantuan, \u201cKami sering kasih bantuan bibit, pupuk, dan lain \u2013 lain kepada petani. Tapi, setelah panen, mereka jualnya ke siapa saja yang mau beli dengan harga tinggi,\u201d tutur putra taipan Willy Walla tersebut.<\/p>\n<p>Hal ini membuat industri rokok enggan membeli lahan sendiri untuk ditanami tembakau. Siatem beli putus pun kebanyakan menjadi solusi agar perushaan juga tidak merugi. Padahal, industri punya niat yang baik, yakni membantu dan mengedukasi petani tembakau.<\/p>\n<p>Soal perekonomian Indonesia, menurut Ronald, salah satu kuncinya ada di erusahaan keluarga. Indonesia punya banyak perusahaan keluarga di berbagai sektor dengan pengaruh yang cukup besar pada laju perekonomian domestik. Dia mengatakan, perusahaan keluarga harus kuat dan solid di level <em>top management.<\/em><\/p>\n<p>Jika tidak, level manajemen di bawah akan rusak dan kinerja perusahaan bisa terpengaruh. Persoalaan yang sering ditemui di perusahaan keluarga adalah masalah pribadi keluarga yang akhirnya berimbas ke perusahaan. Misalnya, ketidakkompakan manajemen dan meninggalnya sosok keluarga yang menjadi <em>top manajemen <\/em>perusahaan.<\/p>\n<p>Dari situ, <em>top manajemen<\/em> punya tantangan, bagaimana membangun perusahaan yang profesional di tengah masalah yang mendera. Jika semua perusahaan keluarga mampu tetap bersikap profesional dan bisa bangkit, <em>multiplier effect \u2013<\/em>nya akan besar terhadap perekonomian Indonesia. \u201ckalau perusahaan keluarga tidak <em>stuck<\/em> dan bangkit untuk maju, perusahaan keluarga itu akan sukses dan bisa menghidupi banyak karyawan. Ekonomi pun akan ikut bergerak,\u201dtutur penerus Wismlika itu. <strong>(rin\/c11\/sof)<\/strong><\/p>\n<p>Sumber:\u00a0Jawa-Pos.-20-Januari-2016.Hal_.13<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pengembangan industri padat karya tidak bisa lepas dari ironi pabrika tembakau. Digencet sana \u2013 sini. Namun, tetap menjadi pilar pada peta jalan industri nasional. SEBAGAI pebisnis yang bekecimpungan di industri padat karya, Presdien Direktur (Presdir) Wismilak Ronald Walla Menganggap tenaga kerja di Indonesia, papar pria yang hobi bersepeda itu, punya tantangan dala hal produkstivitas. Perusahaan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4147,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-4145","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Ronald Walla tentang Tantangan Industri Padat Karya Atasi Dulu Masalah Produktivitas - Library<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/ronald-walla-tentang-tantangan-industri-padat-karya_atasi-dulu-masalah-produktivitas\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Ronald Walla tentang Tantangan Industri Padat Karya Atasi Dulu Masalah Produktivitas - Library\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pengembangan industri padat karya tidak bisa lepas dari ironi pabrika tembakau. Digencet sana \u2013 sini. Namun, tetap menjadi pilar pada peta jalan industri nasional. SEBAGAI pebisnis yang bekecimpungan di industri padat karya, Presdien Direktur (Presdir) Wismilak Ronald Walla Menganggap tenaga kerja di Indonesia, papar pria yang hobi bersepeda itu, punya tantangan dala hal produkstivitas. Perusahaan...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/ronald-walla-tentang-tantangan-industri-padat-karya_atasi-dulu-masalah-produktivitas\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Library\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-02-14T08:33:31+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-05-01T03:57:28+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/20-Januari-2016.-Ronald-Walla-tentang-Tantangan-Industri-Padat-Karya_Atasi-Dulu-Masalah-Produktivitas.-Jawa-Pos.-20-Januari-2016.Hal_.131.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1955\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1340\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin_library\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin_library\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/ronald-walla-tentang-tantangan-industri-padat-karya_atasi-dulu-masalah-produktivitas\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/ronald-walla-tentang-tantangan-industri-padat-karya_atasi-dulu-masalah-produktivitas\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin_library\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"headline\":\"Ronald Walla tentang Tantangan Industri Padat Karya Atasi Dulu Masalah Produktivitas\",\"datePublished\":\"2017-02-14T08:33:31+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-01T03:57:28+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/ronald-walla-tentang-tantangan-industri-padat-karya_atasi-dulu-masalah-produktivitas\\\/\"},\"wordCount\":776,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/ronald-walla-tentang-tantangan-industri-padat-karya_atasi-dulu-masalah-produktivitas\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/02\\\/20-Januari-2016.-Ronald-Walla-tentang-Tantangan-Industri-Padat-Karya_Atasi-Dulu-Masalah-Produktivitas.-Jawa-Pos.-20-Januari-2016.Hal_.131.jpg\",\"articleSection\":[\"Artikel Koran\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/ronald-walla-tentang-tantangan-industri-padat-karya_atasi-dulu-masalah-produktivitas\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/ronald-walla-tentang-tantangan-industri-padat-karya_atasi-dulu-masalah-produktivitas\\\/\",\"name\":\"Ronald Walla tentang Tantangan Industri Padat Karya Atasi Dulu Masalah Produktivitas - Library\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/ronald-walla-tentang-tantangan-industri-padat-karya_atasi-dulu-masalah-produktivitas\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/ronald-walla-tentang-tantangan-industri-padat-karya_atasi-dulu-masalah-produktivitas\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/02\\\/20-Januari-2016.-Ronald-Walla-tentang-Tantangan-Industri-Padat-Karya_Atasi-Dulu-Masalah-Produktivitas.-Jawa-Pos.-20-Januari-2016.Hal_.131.jpg\",\"datePublished\":\"2017-02-14T08:33:31+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-01T03:57:28+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/ronald-walla-tentang-tantangan-industri-padat-karya_atasi-dulu-masalah-produktivitas\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/ronald-walla-tentang-tantangan-industri-padat-karya_atasi-dulu-masalah-produktivitas\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/ronald-walla-tentang-tantangan-industri-padat-karya_atasi-dulu-masalah-produktivitas\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/02\\\/20-Januari-2016.-Ronald-Walla-tentang-Tantangan-Industri-Padat-Karya_Atasi-Dulu-Masalah-Produktivitas.-Jawa-Pos.-20-Januari-2016.Hal_.131.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/02\\\/20-Januari-2016.-Ronald-Walla-tentang-Tantangan-Industri-Padat-Karya_Atasi-Dulu-Masalah-Produktivitas.-Jawa-Pos.-20-Januari-2016.Hal_.131.jpg\",\"width\":1955,\"height\":1340},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/ronald-walla-tentang-tantangan-industri-padat-karya_atasi-dulu-masalah-produktivitas\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Ronald Walla tentang Tantangan Industri Padat Karya Atasi Dulu Masalah Produktivitas\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\",\"name\":\"Library\",\"description\":\"UC\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\",\"name\":\"admin_library\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin_library\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/author\\\/admin_library\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Ronald Walla tentang Tantangan Industri Padat Karya Atasi Dulu Masalah Produktivitas - Library","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/ronald-walla-tentang-tantangan-industri-padat-karya_atasi-dulu-masalah-produktivitas\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Ronald Walla tentang Tantangan Industri Padat Karya Atasi Dulu Masalah Produktivitas - Library","og_description":"Pengembangan industri padat karya tidak bisa lepas dari ironi pabrika tembakau. Digencet sana \u2013 sini. Namun, tetap menjadi pilar pada peta jalan industri nasional. SEBAGAI pebisnis yang bekecimpungan di industri padat karya, Presdien Direktur (Presdir) Wismilak Ronald Walla Menganggap tenaga kerja di Indonesia, papar pria yang hobi bersepeda itu, punya tantangan dala hal produkstivitas. Perusahaan...","og_url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/ronald-walla-tentang-tantangan-industri-padat-karya_atasi-dulu-masalah-produktivitas\/","og_site_name":"Library","article_published_time":"2017-02-14T08:33:31+00:00","article_modified_time":"2025-05-01T03:57:28+00:00","og_image":[{"width":1955,"height":1340,"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/20-Januari-2016.-Ronald-Walla-tentang-Tantangan-Industri-Padat-Karya_Atasi-Dulu-Masalah-Produktivitas.-Jawa-Pos.-20-Januari-2016.Hal_.131.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin_library","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin_library","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/ronald-walla-tentang-tantangan-industri-padat-karya_atasi-dulu-masalah-produktivitas\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/ronald-walla-tentang-tantangan-industri-padat-karya_atasi-dulu-masalah-produktivitas\/"},"author":{"name":"admin_library","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"headline":"Ronald Walla tentang Tantangan Industri Padat Karya Atasi Dulu Masalah Produktivitas","datePublished":"2017-02-14T08:33:31+00:00","dateModified":"2025-05-01T03:57:28+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/ronald-walla-tentang-tantangan-industri-padat-karya_atasi-dulu-masalah-produktivitas\/"},"wordCount":776,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/ronald-walla-tentang-tantangan-industri-padat-karya_atasi-dulu-masalah-produktivitas\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/20-Januari-2016.-Ronald-Walla-tentang-Tantangan-Industri-Padat-Karya_Atasi-Dulu-Masalah-Produktivitas.-Jawa-Pos.-20-Januari-2016.Hal_.131.jpg","articleSection":["Artikel Koran"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/ronald-walla-tentang-tantangan-industri-padat-karya_atasi-dulu-masalah-produktivitas\/","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/ronald-walla-tentang-tantangan-industri-padat-karya_atasi-dulu-masalah-produktivitas\/","name":"Ronald Walla tentang Tantangan Industri Padat Karya Atasi Dulu Masalah Produktivitas - Library","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/ronald-walla-tentang-tantangan-industri-padat-karya_atasi-dulu-masalah-produktivitas\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/ronald-walla-tentang-tantangan-industri-padat-karya_atasi-dulu-masalah-produktivitas\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/20-Januari-2016.-Ronald-Walla-tentang-Tantangan-Industri-Padat-Karya_Atasi-Dulu-Masalah-Produktivitas.-Jawa-Pos.-20-Januari-2016.Hal_.131.jpg","datePublished":"2017-02-14T08:33:31+00:00","dateModified":"2025-05-01T03:57:28+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/ronald-walla-tentang-tantangan-industri-padat-karya_atasi-dulu-masalah-produktivitas\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/ronald-walla-tentang-tantangan-industri-padat-karya_atasi-dulu-masalah-produktivitas\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/ronald-walla-tentang-tantangan-industri-padat-karya_atasi-dulu-masalah-produktivitas\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/20-Januari-2016.-Ronald-Walla-tentang-Tantangan-Industri-Padat-Karya_Atasi-Dulu-Masalah-Produktivitas.-Jawa-Pos.-20-Januari-2016.Hal_.131.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/20-Januari-2016.-Ronald-Walla-tentang-Tantangan-Industri-Padat-Karya_Atasi-Dulu-Masalah-Produktivitas.-Jawa-Pos.-20-Januari-2016.Hal_.131.jpg","width":1955,"height":1340},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/ronald-walla-tentang-tantangan-industri-padat-karya_atasi-dulu-masalah-produktivitas\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Ronald Walla tentang Tantangan Industri Padat Karya Atasi Dulu Masalah Produktivitas"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/","name":"Library","description":"UC","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824","name":"admin_library","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin_library"},"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/author\/admin_library\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4145","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4145"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4145\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9356,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4145\/revisions\/9356"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4147"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4145"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4145"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4145"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}