{"id":42423,"date":"2023-02-01T15:06:37","date_gmt":"2023-02-01T08:06:37","guid":{"rendered":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/?p=42423"},"modified":"2023-02-06T14:52:14","modified_gmt":"2023-02-06T07:52:14","slug":"tambak-bayan-talkshow-dan-pameran-lampion-budaya-peranakan-khas-surabaya-harian-disway-21-januari-2023-universitas-ciputra","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/tambak-bayan-talkshow-dan-pameran-lampion-budaya-peranakan-khas-surabaya-harian-disway-21-januari-2023-universitas-ciputra\/","title":{"rendered":"Tambak Bayan Talkshow dan Pameran Lampion Budaya Peranakan Khas Surabaya. Harian Disway. 21 Januari 2023. Universitas Ciputra"},"content":{"rendered":"<p><a ref=\"magnificPopup\" href=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2023\/02\/UNIVERSITAS-4.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-42428 size-large\" src=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2023\/02\/UNIVERSITAS-4-1030x723.png\" alt=\"\" width=\"1030\" height=\"723\" srcset=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2023\/02\/UNIVERSITAS-4-1030x723.png 1030w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2023\/02\/UNIVERSITAS-4-300x211.png 300w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2023\/02\/UNIVERSITAS-4-768x539.png 768w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2023\/02\/UNIVERSITAS-4-1536x1078.png 1536w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2023\/02\/UNIVERSITAS-4-1500x1053.png 1500w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2023\/02\/UNIVERSITAS-4-705x495.png 705w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2023\/02\/UNIVERSITAS-4.png 2000w\" sizes=\"auto, (max-width: 1030px) 100vw, 1030px\" \/><\/a><\/p>\n<blockquote><p>Jelang Imlek, Tambak Bayan berubah menjadi kampung kreatif. memberi warna pada wajah Kota Surabaya yang beragam. Digelarlah pameran lampion serta talkshow bertajuk Jajanan, Arsitektur, dan Batik Peranakan.<\/p><\/blockquote>\n<p>Ruang aula Tambak Bayan, dengan arsitektur bangunan Tionghoa, berdinding tebal. Pilar-pilar besar, ruang yang simetris dari depan ke belakang. Berikut bekas pintu-pintu kamar. Di bagian dekat pintu utama, kursi-kursi tertata rapi.<\/p>\n<p>Siang itu, 20 Januari 2023, mahasiswa Universitas Ciputra bersama warga Tambak Bayan menggelar talkshow Jajanan, Arsitektur, dan Batik Peranakan. Menghadirkan tiga narasumber. Yakni Fendi Zein, Yohannes Somawihardja dan Freddy H istanto.<\/p>\n<p>Budaya peranakan yang tumbuh di Nusantara merupakan bentuk keberagaman budaya negeri. Dalam segi arsitektur, kuliner dan busana, budaya peranakan menciptakan identitas sendiri. &#8220;Bangunan pecinan di Surabaya dan berbagai daerah sama sekali lain dengan pecinan di negara-negara lain,&#8221; ujar Freddy.<\/p>\n<p>Layar proyektor terpampang di belakang kursi narasumber. Dibelakangnya lagi adalah karya instalasi karya Pingki Ayako, Perupa asal Surabaya, berjudul Tired to Fight, Sebuah lampion yang terbuat dari fotokopi berkas kasus hukum sengketa tanah, antara warga Tambak Bayan dan tuan tanah, yang berlangsung sejak 2007.<\/p>\n<p>Sejarah Tambak Bayan sebagai salah satu kawasan pecinan sangat panjang. Kini warga telah berbenah, menjadikan kampungnya lebih semarak dengan kegiatan-kegiatan bertema seni, berbau Tionghoa.<\/p>\n<p>Yohannes, yang dalam paparannya berbicara tentang paduan unsur Tionghoa, Jawa dan Eropa dalam bentuk batik. Salah satu kain yang dibawa, adalah batik buatan Naomi Ong, pengrajin asal Lasem. Ia membetangkan kain itu di depan pengunjung. Motifnya merupakan paduan dari ikon-ikon ala Barat dan Tionghoa. &#8220;Motif Barat disebut buketan. Terdiri dari bidang-bidang persegi dan bunga-bunga,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Menurut Yohannes, motif Buketan mengandung pesan tentang keindahan, kecantikan, keceriaan, dan cinta sejati. &#8220;Maka pemakainya akan tampak anggun, energik, cantik, dan ceria,&#8221; terang rektor Universitas Ciputra itu.<\/p>\n<p>Sedangkan motif-motif Tionghoa diwakili dalam bentuk burung dan motif pernak-pernik. Kain dengan warna setengah hijau dan merah itu disebut sebagai &#8220;Sarung Laseman&#8221;. Lazimnya dikenakan oleh perempuan. &#8220;Usia kasin ini sudah 100 tahun. Tapi warnanya tetap awet dan kainnya masih bagus,&#8221; ungkap kolektor batik itu.<\/p>\n<p>Batik pada masa lalu lebih awet dibanding batik masa kini. Seperti Sarung Laseman yang dibawa Yohannes. Sebab, kain zaman dulu menggunakan pewarna alami dan jenis kain yang berkualitas. &#8220;Pakai kain capsen. Pewarna merah dari akar mengkudu. Ditunjang dengan kualitas mineral air Lasem yang memang bagus. Sehingga daya tahannya sangat kuat,&#8221; paparnya.<\/p>\n<p>Produk budaya peranakan lainnya ada dalam wujud bangunan, Freddy dalam presentasinya, membandingkan ciri Khas arsitektural bangunan di Tiongkok, Penang, Malaysia, dan indonesia. Bangunan-bangunan di Tiongkok dan Penang banyak memiliki kesamaan, alias masih mempertahankan keaslian arsitekturnya.<\/p>\n<p>Berbeda dengan bangunan lama Tionghoa di Indonesia. &#8220;Seperti Rumah Abu Han serta gapura Kembang Jepun yang dulu. Terlihar lebih simpel, karena itu merupakan perpaduan antara bentuk arsitektural Jawa dan Tionghoa, &#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p>Rumah Abu Han adalah contoh paling jelas. Bangunan itu memadukan tiga bentuk kultur arsitektural. Yakni Eropa, Jawa, dan Tiongkok. Secara bentuk, bangunan tersebut masih mempertahankan keaslian khas Tiongkok.<\/p>\n<p>Namun di bagian dalam, terdapat pintu gebyok ala Jawa, pilar-pilar yang didatangkan dari Glasgow, serta bentuk lorong memanjang ala bagian dalam bangunan Eropa. &#8220;Di bagian depan ada para-para yang mengadopsi kearifan lokal Jawa. Para-para didatangkan dari keratin Yogyakarta, &#8221; ungkanya.<\/p>\n<p>Kesimpulannya, bila di negara lain kawasan Pecinan masih mempertahankan sebagian besar keaslian bangunan, di Nusantara, bangunan tersebut mengadopsi tiga kebudayaan sekaligus. Sehingga menjadi bentuk yang khas.<\/p>\n<p>Dari sudut berbeda, Fendi mempresentasikan tentang jajanan pasar yang termasuk produk peranakan. Seperti kua mangkuk yang terbuat dari tepung beras. &#8220;Kue ini adalah makanan yang pertama kali dijual. Toko Kue Yasin Zein milik ibu saya,&#8221; ujarnya. Diliha dari bentuknya, roti mangkuk mirip roti kukus. Namun lebih kecil dan melebar. Selain itu Fendi menunjukkan produk-produk lain seperti kue sate pelangi yang terbuat dari singkong, arem-arem, lalampa yang dibungkus daun pisang, kue lapis dan lain-lain.<\/p>\n<p>Sejak 1996 hingga kini tokonya konsisten menjajakan jajanan pasar. Mereka memanfaatkan media sosial pula sebegai sarana promosi. &#8220;Kue kami tanpa campuran bahan pengawet apapun. Daya tannya memang tidak lama. Tapi jika ingin bertahan sehari dua hari, bisa disimpan ditempat yang sejuk,&#8221; ungkap pria 55 tahun itu.<\/p>\n<p>Hari itu juga digelar pameran lampion. Diprakarsai Pingki bersama 20 warga setempat. Lampion-lampion dari kain sprunbond dengan pengait bambu serta lampion damar kurung menyemarakkan ruang aula serta jalan utama kampung itu. <strong>(Guruh Dimas Nugraha)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jelang Imlek, Tambak Bayan berubah menjadi kampung kreatif. memberi warna pada wajah Kota Surabaya yang beragam. Digelarlah pameran lampion serta talkshow bertajuk Jajanan, Arsitektur, dan Batik Peranakan. Ruang aula Tambak Bayan, dengan arsitektur bangunan Tionghoa, berdinding tebal. Pilar-pilar besar, ruang yang simetris dari depan ke belakang. Berikut bekas pintu-pintu kamar. Di bagian dekat pintu utama,&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":42430,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4583],"tags":[],"class_list":["post-42423","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uc-news-januari-2023"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Tambak Bayan Talkshow dan Pameran Lampion Budaya Peranakan Khas Surabaya. Harian Disway. 21 Januari 2023. Universitas Ciputra - Library<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/tambak-bayan-talkshow-dan-pameran-lampion-budaya-peranakan-khas-surabaya-harian-disway-21-januari-2023-universitas-ciputra\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Tambak Bayan Talkshow dan Pameran Lampion Budaya Peranakan Khas Surabaya. Harian Disway. 21 Januari 2023. Universitas Ciputra - Library\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Jelang Imlek, Tambak Bayan berubah menjadi kampung kreatif. memberi warna pada wajah Kota Surabaya yang beragam. Digelarlah pameran lampion serta talkshow bertajuk Jajanan, Arsitektur, dan Batik Peranakan. Ruang aula Tambak Bayan, dengan arsitektur bangunan Tionghoa, berdinding tebal. Pilar-pilar besar, ruang yang simetris dari depan ke belakang. Berikut bekas pintu-pintu kamar. Di bagian dekat pintu utama,...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/tambak-bayan-talkshow-dan-pameran-lampion-budaya-peranakan-khas-surabaya-harian-disway-21-januari-2023-universitas-ciputra\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Library\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-02-01T08:06:37+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-02-06T07:52:14+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2023\/02\/WhatsApp-Image-2023-02-01-at-14.03.19.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"618\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"284\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin_library\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin_library\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/tambak-bayan-talkshow-dan-pameran-lampion-budaya-peranakan-khas-surabaya-harian-disway-21-januari-2023-universitas-ciputra\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/tambak-bayan-talkshow-dan-pameran-lampion-budaya-peranakan-khas-surabaya-harian-disway-21-januari-2023-universitas-ciputra\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin_library\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"headline\":\"Tambak Bayan Talkshow dan Pameran Lampion Budaya Peranakan Khas Surabaya. Harian Disway. 21 Januari 2023. Universitas Ciputra\",\"datePublished\":\"2023-02-01T08:06:37+00:00\",\"dateModified\":\"2023-02-06T07:52:14+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/tambak-bayan-talkshow-dan-pameran-lampion-budaya-peranakan-khas-surabaya-harian-disway-21-januari-2023-universitas-ciputra\\\/\"},\"wordCount\":693,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/tambak-bayan-talkshow-dan-pameran-lampion-budaya-peranakan-khas-surabaya-harian-disway-21-januari-2023-universitas-ciputra\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/library\\\/2023\\\/02\\\/WhatsApp-Image-2023-02-01-at-14.03.19.jpeg\",\"articleSection\":[\"UC News Januari 2023\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/tambak-bayan-talkshow-dan-pameran-lampion-budaya-peranakan-khas-surabaya-harian-disway-21-januari-2023-universitas-ciputra\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/tambak-bayan-talkshow-dan-pameran-lampion-budaya-peranakan-khas-surabaya-harian-disway-21-januari-2023-universitas-ciputra\\\/\",\"name\":\"Tambak Bayan Talkshow dan Pameran Lampion Budaya Peranakan Khas Surabaya. Harian Disway. 21 Januari 2023. Universitas Ciputra - Library\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/tambak-bayan-talkshow-dan-pameran-lampion-budaya-peranakan-khas-surabaya-harian-disway-21-januari-2023-universitas-ciputra\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/tambak-bayan-talkshow-dan-pameran-lampion-budaya-peranakan-khas-surabaya-harian-disway-21-januari-2023-universitas-ciputra\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/library\\\/2023\\\/02\\\/WhatsApp-Image-2023-02-01-at-14.03.19.jpeg\",\"datePublished\":\"2023-02-01T08:06:37+00:00\",\"dateModified\":\"2023-02-06T07:52:14+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/tambak-bayan-talkshow-dan-pameran-lampion-budaya-peranakan-khas-surabaya-harian-disway-21-januari-2023-universitas-ciputra\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/tambak-bayan-talkshow-dan-pameran-lampion-budaya-peranakan-khas-surabaya-harian-disway-21-januari-2023-universitas-ciputra\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/tambak-bayan-talkshow-dan-pameran-lampion-budaya-peranakan-khas-surabaya-harian-disway-21-januari-2023-universitas-ciputra\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/library\\\/2023\\\/02\\\/WhatsApp-Image-2023-02-01-at-14.03.19.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/library\\\/2023\\\/02\\\/WhatsApp-Image-2023-02-01-at-14.03.19.jpeg\",\"width\":618,\"height\":284},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/tambak-bayan-talkshow-dan-pameran-lampion-budaya-peranakan-khas-surabaya-harian-disway-21-januari-2023-universitas-ciputra\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Tambak Bayan Talkshow dan Pameran Lampion Budaya Peranakan Khas Surabaya. Harian Disway. 21 Januari 2023. Universitas Ciputra\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\",\"name\":\"Library\",\"description\":\"UC\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\",\"name\":\"admin_library\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin_library\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/author\\\/admin_library\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Tambak Bayan Talkshow dan Pameran Lampion Budaya Peranakan Khas Surabaya. Harian Disway. 21 Januari 2023. Universitas Ciputra - Library","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/tambak-bayan-talkshow-dan-pameran-lampion-budaya-peranakan-khas-surabaya-harian-disway-21-januari-2023-universitas-ciputra\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Tambak Bayan Talkshow dan Pameran Lampion Budaya Peranakan Khas Surabaya. Harian Disway. 21 Januari 2023. Universitas Ciputra - Library","og_description":"Jelang Imlek, Tambak Bayan berubah menjadi kampung kreatif. memberi warna pada wajah Kota Surabaya yang beragam. Digelarlah pameran lampion serta talkshow bertajuk Jajanan, Arsitektur, dan Batik Peranakan. Ruang aula Tambak Bayan, dengan arsitektur bangunan Tionghoa, berdinding tebal. Pilar-pilar besar, ruang yang simetris dari depan ke belakang. Berikut bekas pintu-pintu kamar. Di bagian dekat pintu utama,...","og_url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/tambak-bayan-talkshow-dan-pameran-lampion-budaya-peranakan-khas-surabaya-harian-disway-21-januari-2023-universitas-ciputra\/","og_site_name":"Library","article_published_time":"2023-02-01T08:06:37+00:00","article_modified_time":"2023-02-06T07:52:14+00:00","og_image":[{"width":618,"height":284,"url":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2023\/02\/WhatsApp-Image-2023-02-01-at-14.03.19.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin_library","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin_library","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/tambak-bayan-talkshow-dan-pameran-lampion-budaya-peranakan-khas-surabaya-harian-disway-21-januari-2023-universitas-ciputra\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/tambak-bayan-talkshow-dan-pameran-lampion-budaya-peranakan-khas-surabaya-harian-disway-21-januari-2023-universitas-ciputra\/"},"author":{"name":"admin_library","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"headline":"Tambak Bayan Talkshow dan Pameran Lampion Budaya Peranakan Khas Surabaya. Harian Disway. 21 Januari 2023. Universitas Ciputra","datePublished":"2023-02-01T08:06:37+00:00","dateModified":"2023-02-06T07:52:14+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/tambak-bayan-talkshow-dan-pameran-lampion-budaya-peranakan-khas-surabaya-harian-disway-21-januari-2023-universitas-ciputra\/"},"wordCount":693,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/tambak-bayan-talkshow-dan-pameran-lampion-budaya-peranakan-khas-surabaya-harian-disway-21-januari-2023-universitas-ciputra\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2023\/02\/WhatsApp-Image-2023-02-01-at-14.03.19.jpeg","articleSection":["UC News Januari 2023"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/tambak-bayan-talkshow-dan-pameran-lampion-budaya-peranakan-khas-surabaya-harian-disway-21-januari-2023-universitas-ciputra\/","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/tambak-bayan-talkshow-dan-pameran-lampion-budaya-peranakan-khas-surabaya-harian-disway-21-januari-2023-universitas-ciputra\/","name":"Tambak Bayan Talkshow dan Pameran Lampion Budaya Peranakan Khas Surabaya. Harian Disway. 21 Januari 2023. Universitas Ciputra - Library","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/tambak-bayan-talkshow-dan-pameran-lampion-budaya-peranakan-khas-surabaya-harian-disway-21-januari-2023-universitas-ciputra\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/tambak-bayan-talkshow-dan-pameran-lampion-budaya-peranakan-khas-surabaya-harian-disway-21-januari-2023-universitas-ciputra\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2023\/02\/WhatsApp-Image-2023-02-01-at-14.03.19.jpeg","datePublished":"2023-02-01T08:06:37+00:00","dateModified":"2023-02-06T07:52:14+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/tambak-bayan-talkshow-dan-pameran-lampion-budaya-peranakan-khas-surabaya-harian-disway-21-januari-2023-universitas-ciputra\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/tambak-bayan-talkshow-dan-pameran-lampion-budaya-peranakan-khas-surabaya-harian-disway-21-januari-2023-universitas-ciputra\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/tambak-bayan-talkshow-dan-pameran-lampion-budaya-peranakan-khas-surabaya-harian-disway-21-januari-2023-universitas-ciputra\/#primaryimage","url":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2023\/02\/WhatsApp-Image-2023-02-01-at-14.03.19.jpeg","contentUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2023\/02\/WhatsApp-Image-2023-02-01-at-14.03.19.jpeg","width":618,"height":284},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/tambak-bayan-talkshow-dan-pameran-lampion-budaya-peranakan-khas-surabaya-harian-disway-21-januari-2023-universitas-ciputra\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Tambak Bayan Talkshow dan Pameran Lampion Budaya Peranakan Khas Surabaya. Harian Disway. 21 Januari 2023. Universitas Ciputra"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/","name":"Library","description":"UC","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824","name":"admin_library","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin_library"},"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/author\/admin_library\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42423","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=42423"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42423\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":49210,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42423\/revisions\/49210"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/42430"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=42423"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=42423"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=42423"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}