{"id":42686,"date":"2023-02-09T09:28:49","date_gmt":"2023-02-09T02:28:49","guid":{"rendered":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/?p=42686"},"modified":"2023-02-09T14:01:54","modified_gmt":"2023-02-09T07:01:54","slug":"memangkas-kemiskinan-lewat-desa-wisata-kontan-8-februari-2023-hal-15-dewa-gde-satrya-htb-universitas-ciputra","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/memangkas-kemiskinan-lewat-desa-wisata-kontan-8-februari-2023-hal-15-dewa-gde-satrya-htb-universitas-ciputra\/","title":{"rendered":"Memangkas Kemiskinan Lewat Desa Wisata. Kontan. 8 Februari 2023. Hal. 15. Dewa Gde Satrya. HTB. Universitas Ciputra"},"content":{"rendered":"<p><a ref=\"magnificPopup\" href=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2023\/02\/Salinan-dari-UNIVERSITAS-55.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-42689 size-large\" src=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2023\/02\/Salinan-dari-UNIVERSITAS-55-688x1030.png\" alt=\"\" width=\"688\" height=\"1030\" srcset=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2023\/02\/Salinan-dari-UNIVERSITAS-55-688x1030.png 688w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2023\/02\/Salinan-dari-UNIVERSITAS-55-200x300.png 200w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2023\/02\/Salinan-dari-UNIVERSITAS-55-768x1151.png 768w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2023\/02\/Salinan-dari-UNIVERSITAS-55-1025x1536.png 1025w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2023\/02\/Salinan-dari-UNIVERSITAS-55-1001x1500.png 1001w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2023\/02\/Salinan-dari-UNIVERSITAS-55-471x705.png 471w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2023\/02\/Salinan-dari-UNIVERSITAS-55.png 1333w\" sizes=\"auto, (max-width: 688px) 100vw, 688px\" \/><\/a><\/p>\n<blockquote><p>Kegaduhan dana kementerian dan lembaga untuk memberantas kemiskinan sebesar Rp 500 triliun telah diklarifiksai oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB), Abdulloah Azwar Anas (30\/1). Sang mentero menyatakan, dana studi banding untuk program yang lebih nyata.<\/p><\/blockquote>\n<p>Memang perhatian patut ditujukan untuk pencapaian target penurunan angka kemiskinan sebesar 7% pada 2024. Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS), kemiskinan di Indonesia menurun dalam dua tahun terakhir: 9,71% pada September 2021, menjadi 9,57% di 2022. Dalam konteks ini, pariwisata menjadi sektor strategis untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat, terutama masyarakat dipedesaan.<\/p>\n<p>Ada beberapa latar belakang terkait hal itu. <em>Pertama<\/em>, indikator terpenting kemajuan sektor pariwisata, selain pemasukan negara melalui devisa negara adalah peningkatan taraf kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat khususnya di area tempat wisata.<\/p>\n<p>Sebagian besar distribusi objek dan daya tarik wisata (ODTW) berada di area pedesaan. Karena itu, amat ironis manakala target kunjugan wisatawan asing dan pendapatan devisa negara serta pembelanjaan wisatawan domestik masuk dalam hitungan tertentu yang tergolong fantastis. Tapi, sisi lain warga di sekitar tempat wisata tidak ikut merasakan dampak positifnya.<\/p>\n<p>Lebih-lebih, tujuan kepariwisataan yang diamanatkan UU 10\/2009 menegaskan hakikat mulia pariwisata untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kesejahteraan rakyat, menghapus kemiskinan, mengatasi pengangguran, melestarikan alam, lingkugan dan sumber daya, memajukan kebudayaan, mengangkat citra bangsa, memupuk rasa cinta tanah air, memperkukuh jati diri dan kesatuan bangsa, serta mempererat persahabatan antar bangsa.<\/p>\n<p>Tanpa peningkatan perekonomian masyarakat pedesaan, kemajuan pariwisata terasa koropos dan tidak menyentuh esensi dari kehidupan sebagian besar masyarakat kita.<\/p>\n<p><strong>Pengembangan desa wisata<\/strong><\/p>\n<p><em>Kedua<\/em>, seiring dengan perubahan tren wisatawan dunia, bahwa kepariwisataan haruslah menghargai adat-istiadat lokal, melestarikan lingkungan hidup dan memberikan efek yang nyata dan secara langsung dirasakan oleh masyarakat disekitar tempat wisata, maka keharusan pemerintah memfasilitasi percepatan pengingkatan daya saing ODTW dipedesaan.<\/p>\n<p>Dalam wujudnya yang khas, pedesaan kita laik jual dalam kacamata pariwisata. Setiap desa memiliki keunggulan yang terwujud melalui keunikan pola hidup, produk unggulan khas daerah, dan terutama mencitrakan populasi kehidupan bangsa Indonesia.<\/p>\n<p><em>Ketiga<\/em>, perihal partisipasi aktif masyarakat sebagai ujung tombak sekaligus pelaku pariwisata, maka pengembangan ratusan desa wisata yang telah dilakukan pemerintah selama beberapa tahun terakhir, ibarat laboratorium raksasa bagi masyarakat untuk melakukan fungsi-fungsi pariwisata sesuai kapasitas yang dimiliki.<\/p>\n<p>Kesejahteraan pengembangan dan kemajuan setiap destinasi wisata tidak melepaskan peran penting masyarakat lokal. Merekalah yang seharusnya disentuh terlebih dahulu untuk memperkuat positioning, daya tawar dan daya saing desa wisata sebagai produk unggulan kepariwisataan didalam negeri.<\/p>\n<p>Dalam konteks pengembangan pariwisata, partisipasi masyarakat dilakukan dalam enam bentuk. <em>Pertama<\/em>, menata lingkunga rumah sendiri dan masing-masing daerah dengan menjaga ketertiban, memberi perhatian yang lebih besar pada upaya penghijauan dan pelestarian lingkungan dengan ikut melaksanakan penghijauan\/penanaman kembali (gerakan penghijauan).<\/p>\n<p><em>Kedua<\/em>,ramah terhadap seseorang ataupun turis sebagai cerminan sikap baik dalam pergaulan. <em>Ketiga<\/em>, menyediakan sarana pariwisata yang bersih dan aman, seperti hotel dan transportasi.<em> Keempat<\/em>, mentaati peraturan. <em>Kelima<\/em>, melestarikan kesenian pedesaan. <em>Keenam<\/em>, berperan aktif melaksanakan tinadakan pencegahan terhadap kriminalitas dan tindakan-tindakan lain yang merugikan pariwisata (Soedibyo &amp; Habibie, 2005).<\/p>\n<p>Ada lima aspek yang dipergunakan sebagai parameter menilai potensi pengembangan desa wisata, yaitu originalitas, otentisitas, keunikan, kelangkaan, dan keutuhan. Lagi-lagi, pemerintah tidak dapat melepaskan masyarakat sebagai mata rantai utama yang menjadi jaminan keberhasilan lima aspek tersebut, sekaligus keberlangsungan (kontinuitas) operasional desa wisata itu sendiri.<\/p>\n<p>Sejauh mana, misalnya, masyarakat menyadari arti penting sektor pariwisata bagi kehidupan desa tempat tinggalnya sementara tidak selalu ada jaminan wisatawan berkunjung?<\/p>\n<p>Sejauhmana pula mereka mampu bertahan untuk terus menerus memepertahankan dan mengembangkan lima aspek tersebut di desa masing-masing, sementara arus modernisasi terasa lebih kuat pengaruhnya?<\/p>\n<p><em>Keempat<\/em>, di pedesaan lah sebenarnya kepariwisataan kita memiliki daya saing dan otentisitas produk yang tidak dimiliki oleh destinasi wisata di negara lain. Konsep <em>wealth created tourism\u00a0<\/em>berjalan nyata dengan mencerminkan diri sebagai bangsa yang tidak terlena dengan warisan nenek moyang atau <em>inherited wealth tourism\u00a0<\/em>(bangunan bersejarah, tari-tarian, kesenian, candi, dan sebagainya), tetapi mengeksplorasi daerah-daerah baru sebagai ODTW yang inovatif, berdaya saing dan layak jual.<\/p>\n<p>Dalam ranah ini, termasuk dalam pengembangan desa wisata itu adalah paket agrowisata, yang secara umum terdiri dari lima ODWT : kebun raya, perkebunan, tanaman pangan dan hortikultura, perikanan dan perternakan.<\/p>\n<p>Agrowisata adalah bagian tak terpisahkan dari wisata pedesaan. Maka, <em>wealth created tourism\u00a0<\/em>melalui pengembangan desa wisata sebenarnya tidak sulit dan semahal menciptakan destinasi wisata baru. Pola hidup sehari-hari masyarakat pedesaan sudah menjadi daya tarik tersendiri, tinggal bagaimana mengemas dan memasarkannya.<\/p>\n<p>Maka, tak salah jika program dan kebijakan pengembangan pariwisata di pedesaan sebagai politik pariwisata yang bermaksud meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kegaduhan dana kementerian dan lembaga untuk memberantas kemiskinan sebesar Rp 500 triliun telah diklarifiksai oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB), Abdulloah Azwar Anas (30\/1). Sang mentero menyatakan, dana studi banding untuk program yang lebih nyata. Memang perhatian patut ditujukan untuk pencapaian target penurunan angka kemiskinan sebesar 7% pada 2024. Merujuk data&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":42690,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4584],"tags":[],"class_list":["post-42686","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uc-news-februari-2023"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Memangkas Kemiskinan Lewat Desa Wisata. Kontan. 8 Februari 2023. Hal. 15. Dewa Gde Satrya. HTB. Universitas Ciputra - Library<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/memangkas-kemiskinan-lewat-desa-wisata-kontan-8-februari-2023-hal-15-dewa-gde-satrya-htb-universitas-ciputra\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Memangkas Kemiskinan Lewat Desa Wisata. Kontan. 8 Februari 2023. Hal. 15. Dewa Gde Satrya. HTB. Universitas Ciputra - Library\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kegaduhan dana kementerian dan lembaga untuk memberantas kemiskinan sebesar Rp 500 triliun telah diklarifiksai oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB), Abdulloah Azwar Anas (30\/1). Sang mentero menyatakan, dana studi banding untuk program yang lebih nyata. Memang perhatian patut ditujukan untuk pencapaian target penurunan angka kemiskinan sebesar 7% pada 2024. Merujuk data...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/memangkas-kemiskinan-lewat-desa-wisata-kontan-8-februari-2023-hal-15-dewa-gde-satrya-htb-universitas-ciputra\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Library\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-02-09T02:28:49+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-02-09T07:01:54+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2023\/02\/Memangkas-Kemiskinan-Lewat-Desa-Wisata.-Kontan.-8-Februari-2023.-Hal.15.-Dewa-GS.-HTB.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"255\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"363\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin_library\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin_library\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/memangkas-kemiskinan-lewat-desa-wisata-kontan-8-februari-2023-hal-15-dewa-gde-satrya-htb-universitas-ciputra\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/memangkas-kemiskinan-lewat-desa-wisata-kontan-8-februari-2023-hal-15-dewa-gde-satrya-htb-universitas-ciputra\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin_library\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"headline\":\"Memangkas Kemiskinan Lewat Desa Wisata. Kontan. 8 Februari 2023. Hal. 15. Dewa Gde Satrya. HTB. Universitas Ciputra\",\"datePublished\":\"2023-02-09T02:28:49+00:00\",\"dateModified\":\"2023-02-09T07:01:54+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/memangkas-kemiskinan-lewat-desa-wisata-kontan-8-februari-2023-hal-15-dewa-gde-satrya-htb-universitas-ciputra\\\/\"},\"wordCount\":722,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/memangkas-kemiskinan-lewat-desa-wisata-kontan-8-februari-2023-hal-15-dewa-gde-satrya-htb-universitas-ciputra\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/library\\\/2023\\\/02\\\/Memangkas-Kemiskinan-Lewat-Desa-Wisata.-Kontan.-8-Februari-2023.-Hal.15.-Dewa-GS.-HTB.png\",\"articleSection\":[\"UC News Februari 2023\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/memangkas-kemiskinan-lewat-desa-wisata-kontan-8-februari-2023-hal-15-dewa-gde-satrya-htb-universitas-ciputra\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/memangkas-kemiskinan-lewat-desa-wisata-kontan-8-februari-2023-hal-15-dewa-gde-satrya-htb-universitas-ciputra\\\/\",\"name\":\"Memangkas Kemiskinan Lewat Desa Wisata. Kontan. 8 Februari 2023. Hal. 15. Dewa Gde Satrya. HTB. Universitas Ciputra - Library\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/memangkas-kemiskinan-lewat-desa-wisata-kontan-8-februari-2023-hal-15-dewa-gde-satrya-htb-universitas-ciputra\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/memangkas-kemiskinan-lewat-desa-wisata-kontan-8-februari-2023-hal-15-dewa-gde-satrya-htb-universitas-ciputra\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/library\\\/2023\\\/02\\\/Memangkas-Kemiskinan-Lewat-Desa-Wisata.-Kontan.-8-Februari-2023.-Hal.15.-Dewa-GS.-HTB.png\",\"datePublished\":\"2023-02-09T02:28:49+00:00\",\"dateModified\":\"2023-02-09T07:01:54+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/memangkas-kemiskinan-lewat-desa-wisata-kontan-8-februari-2023-hal-15-dewa-gde-satrya-htb-universitas-ciputra\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/memangkas-kemiskinan-lewat-desa-wisata-kontan-8-februari-2023-hal-15-dewa-gde-satrya-htb-universitas-ciputra\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/memangkas-kemiskinan-lewat-desa-wisata-kontan-8-februari-2023-hal-15-dewa-gde-satrya-htb-universitas-ciputra\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/library\\\/2023\\\/02\\\/Memangkas-Kemiskinan-Lewat-Desa-Wisata.-Kontan.-8-Februari-2023.-Hal.15.-Dewa-GS.-HTB.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/library\\\/2023\\\/02\\\/Memangkas-Kemiskinan-Lewat-Desa-Wisata.-Kontan.-8-Februari-2023.-Hal.15.-Dewa-GS.-HTB.png\",\"width\":255,\"height\":363},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/memangkas-kemiskinan-lewat-desa-wisata-kontan-8-februari-2023-hal-15-dewa-gde-satrya-htb-universitas-ciputra\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Memangkas Kemiskinan Lewat Desa Wisata. Kontan. 8 Februari 2023. Hal. 15. Dewa Gde Satrya. HTB. Universitas Ciputra\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\",\"name\":\"Library\",\"description\":\"UC\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\",\"name\":\"admin_library\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin_library\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/author\\\/admin_library\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Memangkas Kemiskinan Lewat Desa Wisata. Kontan. 8 Februari 2023. Hal. 15. Dewa Gde Satrya. HTB. Universitas Ciputra - Library","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/memangkas-kemiskinan-lewat-desa-wisata-kontan-8-februari-2023-hal-15-dewa-gde-satrya-htb-universitas-ciputra\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Memangkas Kemiskinan Lewat Desa Wisata. Kontan. 8 Februari 2023. Hal. 15. Dewa Gde Satrya. HTB. Universitas Ciputra - Library","og_description":"Kegaduhan dana kementerian dan lembaga untuk memberantas kemiskinan sebesar Rp 500 triliun telah diklarifiksai oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB), Abdulloah Azwar Anas (30\/1). Sang mentero menyatakan, dana studi banding untuk program yang lebih nyata. Memang perhatian patut ditujukan untuk pencapaian target penurunan angka kemiskinan sebesar 7% pada 2024. Merujuk data...","og_url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/memangkas-kemiskinan-lewat-desa-wisata-kontan-8-februari-2023-hal-15-dewa-gde-satrya-htb-universitas-ciputra\/","og_site_name":"Library","article_published_time":"2023-02-09T02:28:49+00:00","article_modified_time":"2023-02-09T07:01:54+00:00","og_image":[{"width":255,"height":363,"url":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2023\/02\/Memangkas-Kemiskinan-Lewat-Desa-Wisata.-Kontan.-8-Februari-2023.-Hal.15.-Dewa-GS.-HTB.png","type":"image\/png"}],"author":"admin_library","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin_library","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/memangkas-kemiskinan-lewat-desa-wisata-kontan-8-februari-2023-hal-15-dewa-gde-satrya-htb-universitas-ciputra\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/memangkas-kemiskinan-lewat-desa-wisata-kontan-8-februari-2023-hal-15-dewa-gde-satrya-htb-universitas-ciputra\/"},"author":{"name":"admin_library","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"headline":"Memangkas Kemiskinan Lewat Desa Wisata. Kontan. 8 Februari 2023. Hal. 15. Dewa Gde Satrya. HTB. Universitas Ciputra","datePublished":"2023-02-09T02:28:49+00:00","dateModified":"2023-02-09T07:01:54+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/memangkas-kemiskinan-lewat-desa-wisata-kontan-8-februari-2023-hal-15-dewa-gde-satrya-htb-universitas-ciputra\/"},"wordCount":722,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/memangkas-kemiskinan-lewat-desa-wisata-kontan-8-februari-2023-hal-15-dewa-gde-satrya-htb-universitas-ciputra\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2023\/02\/Memangkas-Kemiskinan-Lewat-Desa-Wisata.-Kontan.-8-Februari-2023.-Hal.15.-Dewa-GS.-HTB.png","articleSection":["UC News Februari 2023"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/memangkas-kemiskinan-lewat-desa-wisata-kontan-8-februari-2023-hal-15-dewa-gde-satrya-htb-universitas-ciputra\/","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/memangkas-kemiskinan-lewat-desa-wisata-kontan-8-februari-2023-hal-15-dewa-gde-satrya-htb-universitas-ciputra\/","name":"Memangkas Kemiskinan Lewat Desa Wisata. Kontan. 8 Februari 2023. Hal. 15. Dewa Gde Satrya. HTB. Universitas Ciputra - Library","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/memangkas-kemiskinan-lewat-desa-wisata-kontan-8-februari-2023-hal-15-dewa-gde-satrya-htb-universitas-ciputra\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/memangkas-kemiskinan-lewat-desa-wisata-kontan-8-februari-2023-hal-15-dewa-gde-satrya-htb-universitas-ciputra\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2023\/02\/Memangkas-Kemiskinan-Lewat-Desa-Wisata.-Kontan.-8-Februari-2023.-Hal.15.-Dewa-GS.-HTB.png","datePublished":"2023-02-09T02:28:49+00:00","dateModified":"2023-02-09T07:01:54+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/memangkas-kemiskinan-lewat-desa-wisata-kontan-8-februari-2023-hal-15-dewa-gde-satrya-htb-universitas-ciputra\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/memangkas-kemiskinan-lewat-desa-wisata-kontan-8-februari-2023-hal-15-dewa-gde-satrya-htb-universitas-ciputra\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/memangkas-kemiskinan-lewat-desa-wisata-kontan-8-februari-2023-hal-15-dewa-gde-satrya-htb-universitas-ciputra\/#primaryimage","url":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2023\/02\/Memangkas-Kemiskinan-Lewat-Desa-Wisata.-Kontan.-8-Februari-2023.-Hal.15.-Dewa-GS.-HTB.png","contentUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2023\/02\/Memangkas-Kemiskinan-Lewat-Desa-Wisata.-Kontan.-8-Februari-2023.-Hal.15.-Dewa-GS.-HTB.png","width":255,"height":363},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/memangkas-kemiskinan-lewat-desa-wisata-kontan-8-februari-2023-hal-15-dewa-gde-satrya-htb-universitas-ciputra\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Memangkas Kemiskinan Lewat Desa Wisata. Kontan. 8 Februari 2023. Hal. 15. Dewa Gde Satrya. HTB. Universitas Ciputra"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/","name":"Library","description":"UC","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824","name":"admin_library","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin_library"},"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/author\/admin_library\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42686","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=42686"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42686\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":49250,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42686\/revisions\/49250"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/42690"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=42686"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=42686"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=42686"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}