{"id":43970,"date":"2023-06-08T14:50:29","date_gmt":"2023-06-08T07:50:29","guid":{"rendered":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/?p=43970"},"modified":"2025-09-16T10:38:06","modified_gmt":"2025-09-16T03:38:06","slug":"dosen-cbz-uc-surabaya-meneropong-tren-bisnis-fb-timesindonesia-20-oktober-2022-irra-chrisyanti-dewi-s-pd-m-s-m-cbz-uc","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/dosen-cbz-uc-surabaya-meneropong-tren-bisnis-fb-timesindonesia-20-oktober-2022-irra-chrisyanti-dewi-s-pd-m-s-m-cbz-uc\/","title":{"rendered":"Dosen CBZ UC Surabaya Meneropong Tren Bisnis F&#038;B. Timesindonesia. 20 Oktober 2022. Irra Chrisyanti Dewi, S.Pd., M.S.M. CBZ. UC"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"https:\/\/timesindonesia.co.id\/indonesia-positif\/433099\/dosen-cbz-uc-surabaya-meneropong-tren-bisnis-fb\">https:\/\/timesindonesia.co.id\/indonesia-positif\/433099\/dosen-cbz-uc-surabaya-meneropong-tren-bisnis-fb<\/a><\/p>\n<p><a ref=\"magnificPopup\" href=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2023\/06\/andini-5.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-43972 size-large\" src=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2023\/06\/andini-5-1030x618.png\" alt=\"\" width=\"1030\" height=\"618\" srcset=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2023\/06\/andini-5-1030x618.png 1030w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2023\/06\/andini-5-300x180.png 300w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2023\/06\/andini-5-768x461.png 768w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2023\/06\/andini-5-1536x922.png 1536w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2023\/06\/andini-5-1500x900.png 1500w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2023\/06\/andini-5-705x423.png 705w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2023\/06\/andini-5.png 2000w\" sizes=\"auto, (max-width: 1030px) 100vw, 1030px\" \/><\/a><\/p>\n<blockquote><p><strong>TIMESINDONESIA, SURABAYA<\/strong>\u00a0\u2013 Melihat bisnis kuliner yang berkembang sangat pesat, khususnya dalam masa dan pasca pandemi COVID19, dosen Culinary Business Universitas Ciputra Surabaya atau\u00a0<a href=\"https:\/\/www.timesindonesia.co.id\/tag\/UC-Surabaya\">UC Surabaya<\/a>, Irra Chrisyanti Dewi, S.Pd., M.S.M.\u00a0memaparkan pendapatnya mengenai trend \u00a0Bisnis Food and Beverage (F&amp;B) di Indonesia di masa yang akan datang.<\/p><\/blockquote>\n<p>Aktivitas besar dalam layanan F&amp;B lima tahun terakhir, yakni: konsep menu F&amp;B yang menarik, elemen layanan baru dan inovatif dapat langsung dilihat semacam\u00a0<em>open kitchen<\/em>. Meningkatnya minat dalam investasi untuk segmen ini dengan beberapa transaksi investasi besar yang terjadi belakangan ini, menimbulkan pertanyaan mengenai tren apa yang sedang naik daun tahun 2023 mendatang di industri F&amp;B? Bagaimana orang akan dalam mengkonsumsi makanan, berperilaku, dan dilayani di tahun 2023 mendatang? Dalam hal ini, kita melihat beberapa tren yang dapat diperkirakan akan segera menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.<\/p>\n<p>Artikel ini juga menunjukkan bahwa semua aspek positif yang terkait dalam memperkenalkan tren layanan F&amp;B tahun 2023 di mana orang sangat sadar akan kesehatan, sehingga mereka menginginkan menu sehat. Menu memainkan peran penting dalam layanan F&amp;B dan bagaimana restoran dapat menarik orang ke tempatnya dan mendapatkan keuntungan bagi restorannya.<\/p>\n<div class=\"text-center\">\n<p>Kualitas layanan dianggap sebagai faktor keberhasilan yang membanggakan dari restoran cepat saji. Manajemen restoran membutuhkan peningkatan kualitas layanan yang berkesinambungan untuk mendapatkan kepuasan pelanggan yang optimal. Pengalaman bersantap merupakan salah satu faktor penting yang berhubungan dengan penilaian pelanggan dengan membandingkan harapan pelanggan pada produk berwujud restoran (kualitas makanan dan lingkungan fisik) dan produk tidak berwujud (kualitas layanan dalam hal interaksi karyawan-pelanggan) dengan kinerja restoran yang sebenarnya.<\/p>\n<p>Inovasi adalah kunci bagi pebisnis F&amp;B ataupun pelaku di bidang F&amp;B yang ingin maju dalam persaingan dan benar-benar membedakan produk mereka dengan yang lain. Inovasi terbuka membantu memainkan peran penting dalam perusahaan F&amp;B yang ingin meningkatkan penjualan dan mengembangkan produk unik yang sesuai dengan konsumen.<\/p>\n<p>Pelaku F&amp;B diharapkan dapat melakukan inovasi menu F&amp;B yang sehat, aman dan berbahan dasar organik karena menunjukkan adanya pola pertumbuhan yang tinggi di tahun 2023. Proses inovasi di dapur restoran menunjukkan bagaimana\u00a0<em>Chef\u00a0<\/em>membuat item menu baru dengan mengandalkan proses inovasi yang umumnya mencakup tahapan seperti pembuatan ide, penyaringan, pengembangan dan pengujian konsep, komersialisasi, implementasi, dan evaluasi.<\/p>\n<p>Konsumen menuntut harga, kualitas, standar, pengalaman, fleksibilitas dan layanan (berwujud dan tidak berwujud) disampaikan dengan konsistensi, kualitas dan kreativitas. Perencanaan menu adalah proses pemilihan item menu berdasarkan pada biaya bahan baku, biaya tenaga kerja, profitabilitas item menu, tingkat keterampilan staf yang dibutuhkan, ketersediaan bahan, kebutuhan ruang dan peralatan, dan permintaan pelanggan. Faktor berinteraksi dengan konsumen dalam memberikan layanan berkualitas tinggi menghasilkan kepuasan dan sebagai hasilnya akan meningkatkan pembelian dan frekuensi kunjungan di masa depan.<\/p>\n<p><strong>\u00a0Menciptakan inovasi pada minuman\u00a0<\/strong><\/p>\n<p>Di tahun 2023, konsumen lebih memilih minuman segar yang lebih sehat dan beragam dengan dekorasi dan inovasi. Beberapa kategori minuman yang unik dan masih tren di 2023, sebagai berikut:<\/p>\n<p>1.\u00a0<em>Enhanced Waters\u00a0<\/em>&#8211; Konsumen beberapa tahun ini mulai menjauhi minuman yang berasa manis dan mereka melakukan pembelian minuman yang memberikan manfaat kesehatan. Akhirnya, ada peningkatan pada penjualan air minum dalam kemasan. Pengganti rendah kalori dengan manfaat sadar kesehatan yang tidak kita dapatkan pada air biasa semakin marak dan populer. Air yang mengandung natrium, kalsium, dan magnesium termasuk dalam daftar minuman ini.<\/p>\n<p>2.\u00a0<em>Sober Bars\u00a0<\/em>&#8211; Dengan meningkatnya permintaan untuk lebih banyak minuman non-alkohol, ada minat konsumen yang meningkat untuk\u00a0<em>sober bar<\/em>\u00a0di mana konsumen sadar akan minuman yang tidak beralkohol misalnya hanya menyajikan mocktail non-alkohol dengan bahan-bahan yang gurih, sehat, dan minuman energi.<\/p>\n<p>3.\u00a0<em>Natural Beverages\u00a0<\/em>&#8211; Teh hijau, air kelapa, cokelat panas, teh jahe, kombucha, dan anggur merah alami dan untuk beberapa nama termasuk dalam kategori ini. Konsumen fokus pada gaya hidup sehat dan mencari minuman yang alami dan organik.<\/p>\n<p>4.\u00a0<em>Low ABV (Alcohol by Volume) Beverages\u00a0<\/em>&#8211; Dari anggur hingga minuman keras seperti bir, walaupun saat ini konsumen meminta lebih banyak minuman rendah alkohol dan koktail rendah kalori seperti\u00a0<em>Skinny Mojitos, Vodka Soda, Low-Cal Moscow Mules,<\/em>\u00a0dan\u00a0<em>Gimlet<\/em>.<\/p>\n<p>5.\u00a0<em>Infused Nutritional Beverages\u00a0<\/em>&#8211; Inovasi dalam minuman non-alkohol dan minuman beralkohol makin meledak di Indonesia. Minuman yang mengandung kunyit, blueberry, bit dan kangkung menjadi trend utama karena manfaat nutrisinya.<\/p>\n<p>6.\u00a0<em>Carbon Negative\u00a0<\/em>&#8211; Merk minuman memprioritaskan produksi karbon-netral atau negatif. Trend merk pada minuman telah mengubah kembali proses produksi untuk mengurangi dampaknya terhadap lingkungan. Tujuannya adalah untuk menghasilkan keluaran yang netral karbon atau negatif. Ada beberapa merk yang telah mencobanya seperti air hingga minuman beralkohol. Saat konsumen menyadari adanya perubahan iklim dan bagaimana merk telah memicu masalah, konsumen semakin berharap pada merk untuk memprioritaskan hal-hal seperti pengurangan limbah, penyeimbangan karbon, dan produksi ramah lingkungan. Konsumen hanya memiliki sedikit pilihan yang berdampak dalam hal konsumsi ramah lingkungan, tetapi mereka mencari merk yang membuat perubahan kecil untuk ditingkatkan.<\/p>\n<div class=\"google-auto-placed ap_container\">\n<p>&nbsp;<\/p>\n<div id=\"aswift_5_host\" tabindex=\"0\" title=\"Advertisement\" aria-label=\"Advertisement\"><iframe loading=\"lazy\" id=\"aswift_5\" src=\"https:\/\/googleads.g.doubleclick.net\/pagead\/ads?us_privacy=1---&amp;client=ca-pub-5663178406269390&amp;output=html&amp;h=280&amp;adk=3116257574&amp;adf=1538317354&amp;pi=t.aa~a.4208532027~i.33~rp.4&amp;daaos=1686192281561&amp;w=698&amp;fwrn=4&amp;fwrnh=100&amp;lmt=1686210577&amp;num_ads=1&amp;rafmt=1&amp;armr=3&amp;sem=mc&amp;pwprc=7593994018&amp;ad_type=text_image&amp;format=698x280&amp;url=https%3A%2F%2Ftimesindonesia.co.id%2Findonesia-positif%2F433099%2Fdosen-cbz-uc-surabaya-meneropong-tren-bisnis-fb&amp;fwr=0&amp;pra=3&amp;rh=175&amp;rw=698&amp;rpe=1&amp;resp_fmts=3&amp;wgl=1&amp;fa=27&amp;uach=WyJtYWNPUyIsIjEwLjE0LjUiLCJ4ODYiLCIiLCIxMTQuMC41NzM1LjEwNiIsW10sMCxudWxsLCI2NCIsW1siTm90LkEvQnJhbmQiLCI4LjAuMC4wIl0sWyJDaHJvbWl1bSIsIjExNC4wLjU3MzUuMTA2Il0sWyJHb29nbGUgQ2hyb21lIiwiMTE0LjAuNTczNS4xMDYiXV0sMF0.&amp;dt=1686210198581&amp;bpp=2&amp;bdt=10850&amp;idt=2&amp;shv=r20230601&amp;mjsv=m202306050101&amp;ptt=9&amp;saldr=aa&amp;abxe=1&amp;cookie=ID%3Db9db130448d10241-22ea0d486bd900a7%3AT%3D1674705068%3ART%3D1686210197%3AS%3DALNI_MYIyWsCoYDYBVv40xKZGcJv4_coEQ&amp;gpic=UID%3D00000bad77353a14%3AT%3D1674705068%3ART%3D1686210197%3AS%3DALNI_MYRb3wVkRShHi862n-6NRPJ4mH5cg&amp;prev_fmts=0x0%2C1110x280%2C730x280%2C698x280%2C1440x676%2C350x280%2C350x280%2C698x280%2C698x280&amp;nras=6&amp;correlator=6254128192643&amp;frm=20&amp;pv=1&amp;ga_vid=1274054564.1674705066&amp;ga_sid=1686210198&amp;ga_hid=1548360732&amp;ga_fc=1&amp;u_tz=420&amp;u_his=4&amp;u_h=900&amp;u_w=1440&amp;u_ah=812&amp;u_aw=1440&amp;u_cd=24&amp;u_sd=1&amp;dmc=8&amp;adx=181&amp;ady=4477&amp;biw=1440&amp;bih=676&amp;scr_x=0&amp;scr_y=1788&amp;eid=44759876%2C44759927%2C44759842%2C44792108%2C31075085%2C44788442&amp;oid=2&amp;pvsid=2445468429820337&amp;tmod=535415432&amp;uas=1&amp;nvt=1&amp;ref=https%3A%2F%2Fwww.google.com%2F&amp;fc=1408&amp;brdim=0%2C23%2C0%2C23%2C1440%2C23%2C1440%2C812%2C1440%2C676&amp;vis=1&amp;rsz=%7C%7Cs%7C&amp;abl=NS&amp;fu=128&amp;bc=31&amp;ifi=6&amp;uci=a!6&amp;btvi=6&amp;fsb=1&amp;xpc=rzWFqBuWw4&amp;p=https%3A\/\/timesindonesia.co.id&amp;dtd=M\" name=\"aswift_5\" width=\"698\" height=\"0\" frameborder=\"0\" marginwidth=\"0\" marginheight=\"0\" scrolling=\"no\" sandbox=\"allow-forms allow-popups allow-popups-to-escape-sandbox allow-same-origin allow-scripts allow-top-navigation-by-user-activation\" data-google-container-id=\"a!6\" data-google-query-id=\"CNKF3_OXs_8CFUWGpwod2VQLIw\" data-load-complete=\"true\"><\/iframe><\/div>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<\/div>\n<p>7.\u00a0<em>Sugar Free Drinks\u00a0<\/em>&#8211; Minuman bebas gula lebih mengarah pada diet yang sehat. Minuman ini menjadi pilihan yang lebih sehat karena tidak meningkatkan berat badan.<\/p>\n<p>8.\u00a0<em>The Bubble Tea Craze Goes Global\u00a0<\/em>&#8211; Meskipun\u00a0<em>bubble tea<\/em>\u00a0sudah lama diproduksi, namun popularitasnya mulai melambung sejak tahun 2019 di Indonesia. Dari berbagai negara, industri\u00a0<em>bubble tea<\/em>\u00a0telah mendunia dengan pasarnya yang bertumbuh mencapai miliaran rupiah hingga tahun 2023. Minuman berbasis teh dari Taiwan yang menyegarkan dengan gelembung tapioka atau jeli buahnya menarik bagi masyarakat akan sadar kesehatan untuk menikmati varian sehat rendah gula, dengan susu kedelai organik, teh hijau atau campuran buah serta generasi muda lebih tergoda. Aneka ombinasi rasa yang berbeda, bahkan banyak pilihan yang dapat disesuaikan membuat minuman tersebut benar-benar unik, lezat, dan menyegarkan.<\/p>\n<p>9.\u00a0<em>Fermented Drinks as a Health Booster\u00a0<\/em>&#8211; Meningkatnya kesadaran akan pentingnya nutrisi dalam tubuh kita dengan makanan dan minuman yang berkualitas dan bergizi, mendorong pertumbuhan pesat pada minuman fermentasi yang secara signifikan menduduki kategori minuman fungsional dan sehat. Diperkirakan minuman probiotik ini, dapat mencapai miliaran rupiah penjualannya menuju tahun 2023 dan hampir dua kali lipat pendapatan yang dihasilkan di seluruh dunia. Sementara itu, kombucha telah menduduki\u00a0<em>top selling<\/em>\u00a0selama beberapa tahun terakhir ini hingga mengalami persaingan. Kefir dengan jenis probiotik yang lebih beragam terbukti membantu meningkatkan sistem kekebalan dan pencernaan, mendapatkan momentum dan merayap penjualannya.<\/p>\n<p>10.\u00a0<em>Canned Cocktails with Premium Products\u00a0<\/em>&#8211; Pada saat pandemic, banyak masyarakat menikmati tutorial\u00a0<em>cocktails<\/em>\u00a0secara online dengan hasil kreasinya sendiri yang disajikan siap pakai untuk langsung dikonsumsi. Oleh sebab itu, para pebisnis F&amp;B tidak membuang waktu dan mereka menawarkan solusi sempurna dengan membuat berbagai koktail siap minum yang berkualitas ala bartender dalam kaleng. Pengembangan koktail siap saji ini, menurut hasil data meningkat pada tahun 2020. Dengan bahan-bahan berkualitas tinggi, rasa otentik, pilihan antara rendah kalori, gula dan alkohol atau minuman beralkohol premium, dan kemasan yang nyaman dan higienis \u2013 koktail siap saji akan tetap ada hingga tahun 2023.<\/p>\n<p>11.\u00a0<em>Healthy Energy Drinks\u00a0<\/em>&#8211; Popularitasnya meledak hingga beberapa tahun ini, kemungkinan besar salah satu pilihan minuman energi meningkatkan minat konsumen untuk menambah sumber energi alami dan sehat yang tidak mengandung gula. Pangsa pasar jenis minuman ini rasanya enak dan berasal dari formula sederhana tanpa pemanis buatan, warna, atau pengawet akan menarik konsumen. Sebagai cara mudah untuk meningkatkan kesehatan secara menyeluruh, beralihlah ke minuman yang fungsional di mana ada cara langsung dan mudah untuk mencapai tolok ukur kesehatan manusia dengan memanfaatkan penambahan adaptogen, probiotik, serat, vitamin, dan ekstrak akar. Beberapa pebisnis F&amp;B fokus pada membangun komunitas dan menyumbangkan 50% dari keuntungan bersihnya untuk mendukung individu dalam pemulihan dari alkohol dan tambahan obat-obatan.<\/p>\n<p>12.\u00a0\u00a0<em>Dalgona Coffee\u00a0<\/em>&#8211; Semakin banyaknya konsumen yang mengunjungi barista favoritnya secara continue di sela sela kesibukan waktu mereka. Akan tetapi, beberapa tahun ini telah ada minuman kopi dalgona dari Korea Selatan di mana kopi instan, gula, dan susu dikocok menjadi campuran berbusa menjadi popular hingga beberapa tahun mendatang dengan inovasi varian rasa yang ditambahkan.<\/p>\n<p>13.\u00a0<em>Potato Milk\u00a0<\/em>&#8211; Di Indonesia, jarang konsumen yang mengkonsumsi susu dari kentang. Namun, akhir-akhir ini\u00a0<em>potato milk\u00a0<\/em>masuk ke dalam sektor alternatif susu vegan. Rasanya yang lembut hampir mirip seperti susu\u00a0<em>oat\u00a0<\/em>dan susu almond yang terus menembus pasar. Alhasil ada pasar yang meningkat untuk para pebisnis F&amp;B melirik susu nabati yang akan terus bertumbuh dan populer.<\/p>\n<p><strong>Pentingnya menu F&amp;B<\/strong><\/p>\n<p>Daftar menu adalah wajah dari setiap gerai F&amp;B. Rincian tentang apa yang tersedia, jenis masakan yang ditawarkan dan kategori F&amp;B dengan harga yang tertera. Menu restoran menjadi fokus pandangan pertama konsumen. Hal ini, membantu para tamu memutuskan apa yang akan mereka makan, bahkan ada yang menanyakan rincian hidangan hotel maitre d&#8217; jika tidak diketahui oleh mereka.<\/p>\n<p>Daftar menu yang dirancang dengan baik\u00a0<em>value\u00a0<\/em>suatu bisnis F&amp;B, desain dan susunan daftar menu mencerminkan tema tempat tersebut. Gaya menu harus serupa dengan ide dan tema restoran dan mengkomunikasikan keseluruhan pengalaman bersantap secara efektif kepada tamu. Banyak restoran mencoba menciptakan pengalaman hebat dari menu.<\/p>\n<p>Menu mempertahankan posisi dominannya di restoran, karena merupakan inti dari operasi F&amp;B. Secara khusus, menu adalah instruktur yang secara jelas menentukan apa yang akan diproduksi, jenis peralatan dan bahan apa yang dibutuhkan, dan kualifikasi apa yang harus dimiliki karyawan. Menu juga berfungsi sebagai alat komunikasi dan penjualan.<\/p>\n<p>Di 2023, tamu dapat melihat daftar menu bergaya 3D di mana tamu bisa merasakan bagaimana tampilan hidangannya, keuntungannya bisa membantu dalam merangsang nafsu makannya. Kita juga bisa melihat video menu di mana tamu dapat melihat bagaimana\u00a0<em>Chef<\/em>\u00a0menyiapkan makanannya, kelebihan dari gaya ini adalah tamu mendapatkan pengetahuan tentang makanan dan minuman dan bagaimana\u00a0<em>Chef<\/em> menyiapkan makanannya secara higienis.<\/p>\n<p>Dalam hal ini Irra menyimpulkan bahwa\u00a0tren layanan F&amp;B berubah dari hari ke hari dengan kecepatan yang stabil. Tidak hanya dari sisi penyedia layanan yang ingin memperkenalkan tren baru di sektor ini, tetapi juga konsumen yang selalu mencari tren terbaru dan inovatif yang diperkenalkan di sektor F&amp;B. Saat ini konsumen dididik dan diekspos dengan baik, mereka mencari hal-hal kreatif yang menarik mereka dan tidak seperti sebelumnya.<\/p>\n<p>Saat ini, konsumen sangat nyaman dalam melakukan transaksi sejauh mereka mendapatkan nilai untuk itu. Tidak hanya makanan yang baik tetapi sesuatu yang inovatif. Konsumen pun sadar akan kesehatan dan sensitif terhadap harga. Generasi di tahun 2023 lebih banyak orang suka makan di luar rumah. Untuk itu, pebisnis F&amp;B pun harus mampu mengenal teknologi dan metode baru agar dapat membawa sektor F&amp;B ke level yang lebih tinggi. (*)<\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>https:\/\/timesindonesia.co.id\/indonesia-positif\/433099\/dosen-cbz-uc-surabaya-meneropong-tren-bisnis-fb TIMESINDONESIA, SURABAYA\u00a0\u2013 Melihat bisnis kuliner yang berkembang sangat pesat, khususnya dalam masa dan pasca pandemi COVID19, dosen Culinary Business Universitas Ciputra Surabaya atau\u00a0UC Surabaya, Irra Chrisyanti Dewi, S.Pd., M.S.M.\u00a0memaparkan pendapatnya mengenai trend \u00a0Bisnis Food and Beverage (F&amp;B) di Indonesia di masa yang akan datang. Aktivitas besar dalam layanan F&amp;B lima tahun terakhir, yakni: konsep&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":78265,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4411],"tags":[],"class_list":["post-43970","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uc-news-oktober-2022"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Dosen CBZ UC Surabaya Meneropong Tren Bisnis F&amp;B. Timesindonesia. 20 Oktober 2022. Irra Chrisyanti Dewi, S.Pd., M.S.M. CBZ. UC - Library<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/dosen-cbz-uc-surabaya-meneropong-tren-bisnis-fb-timesindonesia-20-oktober-2022-irra-chrisyanti-dewi-s-pd-m-s-m-cbz-uc\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Dosen CBZ UC Surabaya Meneropong Tren Bisnis F&amp;B. Timesindonesia. 20 Oktober 2022. Irra Chrisyanti Dewi, S.Pd., M.S.M. CBZ. UC - Library\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"https:\/\/timesindonesia.co.id\/indonesia-positif\/433099\/dosen-cbz-uc-surabaya-meneropong-tren-bisnis-fb TIMESINDONESIA, SURABAYA\u00a0\u2013 Melihat bisnis kuliner yang berkembang sangat pesat, khususnya dalam masa dan pasca pandemi COVID19, dosen Culinary Business Universitas Ciputra Surabaya atau\u00a0UC Surabaya, Irra Chrisyanti Dewi, S.Pd., M.S.M.\u00a0memaparkan pendapatnya mengenai trend \u00a0Bisnis Food and Beverage (F&amp;B) di Indonesia di masa yang akan datang. Aktivitas besar dalam layanan F&amp;B lima tahun terakhir, yakni: konsep...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/dosen-cbz-uc-surabaya-meneropong-tren-bisnis-fb-timesindonesia-20-oktober-2022-irra-chrisyanti-dewi-s-pd-m-s-m-cbz-uc\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Library\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-06-08T07:50:29+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-09-16T03:38:06+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2023\/06\/32.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"723\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"407\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin_library\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin_library\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"10 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/dosen-cbz-uc-surabaya-meneropong-tren-bisnis-fb-timesindonesia-20-oktober-2022-irra-chrisyanti-dewi-s-pd-m-s-m-cbz-uc\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/dosen-cbz-uc-surabaya-meneropong-tren-bisnis-fb-timesindonesia-20-oktober-2022-irra-chrisyanti-dewi-s-pd-m-s-m-cbz-uc\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin_library\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"headline\":\"Dosen CBZ UC Surabaya Meneropong Tren Bisnis F&#038;B. Timesindonesia. 20 Oktober 2022. Irra Chrisyanti Dewi, S.Pd., M.S.M. CBZ. UC\",\"datePublished\":\"2023-06-08T07:50:29+00:00\",\"dateModified\":\"2025-09-16T03:38:06+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/dosen-cbz-uc-surabaya-meneropong-tren-bisnis-fb-timesindonesia-20-oktober-2022-irra-chrisyanti-dewi-s-pd-m-s-m-cbz-uc\\\/\"},\"wordCount\":1700,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/dosen-cbz-uc-surabaya-meneropong-tren-bisnis-fb-timesindonesia-20-oktober-2022-irra-chrisyanti-dewi-s-pd-m-s-m-cbz-uc\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/library\\\/2023\\\/06\\\/32.jpg\",\"articleSection\":[\"UC News Oktober 2022\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/dosen-cbz-uc-surabaya-meneropong-tren-bisnis-fb-timesindonesia-20-oktober-2022-irra-chrisyanti-dewi-s-pd-m-s-m-cbz-uc\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/dosen-cbz-uc-surabaya-meneropong-tren-bisnis-fb-timesindonesia-20-oktober-2022-irra-chrisyanti-dewi-s-pd-m-s-m-cbz-uc\\\/\",\"name\":\"Dosen CBZ UC Surabaya Meneropong Tren Bisnis F&B. Timesindonesia. 20 Oktober 2022. Irra Chrisyanti Dewi, S.Pd., M.S.M. CBZ. UC - Library\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/dosen-cbz-uc-surabaya-meneropong-tren-bisnis-fb-timesindonesia-20-oktober-2022-irra-chrisyanti-dewi-s-pd-m-s-m-cbz-uc\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/dosen-cbz-uc-surabaya-meneropong-tren-bisnis-fb-timesindonesia-20-oktober-2022-irra-chrisyanti-dewi-s-pd-m-s-m-cbz-uc\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/library\\\/2023\\\/06\\\/32.jpg\",\"datePublished\":\"2023-06-08T07:50:29+00:00\",\"dateModified\":\"2025-09-16T03:38:06+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/dosen-cbz-uc-surabaya-meneropong-tren-bisnis-fb-timesindonesia-20-oktober-2022-irra-chrisyanti-dewi-s-pd-m-s-m-cbz-uc\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/dosen-cbz-uc-surabaya-meneropong-tren-bisnis-fb-timesindonesia-20-oktober-2022-irra-chrisyanti-dewi-s-pd-m-s-m-cbz-uc\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/dosen-cbz-uc-surabaya-meneropong-tren-bisnis-fb-timesindonesia-20-oktober-2022-irra-chrisyanti-dewi-s-pd-m-s-m-cbz-uc\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/library\\\/2023\\\/06\\\/32.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/static.uc.ac.id\\\/library\\\/2023\\\/06\\\/32.jpg\",\"width\":723,\"height\":407},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/dosen-cbz-uc-surabaya-meneropong-tren-bisnis-fb-timesindonesia-20-oktober-2022-irra-chrisyanti-dewi-s-pd-m-s-m-cbz-uc\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Dosen CBZ UC Surabaya Meneropong Tren Bisnis F&#038;B. Timesindonesia. 20 Oktober 2022. Irra Chrisyanti Dewi, S.Pd., M.S.M. CBZ. UC\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\",\"name\":\"Library\",\"description\":\"UC\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\",\"name\":\"admin_library\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin_library\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/author\\\/admin_library\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Dosen CBZ UC Surabaya Meneropong Tren Bisnis F&B. Timesindonesia. 20 Oktober 2022. Irra Chrisyanti Dewi, S.Pd., M.S.M. CBZ. UC - Library","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/dosen-cbz-uc-surabaya-meneropong-tren-bisnis-fb-timesindonesia-20-oktober-2022-irra-chrisyanti-dewi-s-pd-m-s-m-cbz-uc\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Dosen CBZ UC Surabaya Meneropong Tren Bisnis F&B. Timesindonesia. 20 Oktober 2022. Irra Chrisyanti Dewi, S.Pd., M.S.M. CBZ. UC - Library","og_description":"https:\/\/timesindonesia.co.id\/indonesia-positif\/433099\/dosen-cbz-uc-surabaya-meneropong-tren-bisnis-fb TIMESINDONESIA, SURABAYA\u00a0\u2013 Melihat bisnis kuliner yang berkembang sangat pesat, khususnya dalam masa dan pasca pandemi COVID19, dosen Culinary Business Universitas Ciputra Surabaya atau\u00a0UC Surabaya, Irra Chrisyanti Dewi, S.Pd., M.S.M.\u00a0memaparkan pendapatnya mengenai trend \u00a0Bisnis Food and Beverage (F&amp;B) di Indonesia di masa yang akan datang. Aktivitas besar dalam layanan F&amp;B lima tahun terakhir, yakni: konsep...","og_url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/dosen-cbz-uc-surabaya-meneropong-tren-bisnis-fb-timesindonesia-20-oktober-2022-irra-chrisyanti-dewi-s-pd-m-s-m-cbz-uc\/","og_site_name":"Library","article_published_time":"2023-06-08T07:50:29+00:00","article_modified_time":"2025-09-16T03:38:06+00:00","og_image":[{"width":723,"height":407,"url":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2023\/06\/32.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin_library","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin_library","Est. reading time":"10 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/dosen-cbz-uc-surabaya-meneropong-tren-bisnis-fb-timesindonesia-20-oktober-2022-irra-chrisyanti-dewi-s-pd-m-s-m-cbz-uc\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/dosen-cbz-uc-surabaya-meneropong-tren-bisnis-fb-timesindonesia-20-oktober-2022-irra-chrisyanti-dewi-s-pd-m-s-m-cbz-uc\/"},"author":{"name":"admin_library","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"headline":"Dosen CBZ UC Surabaya Meneropong Tren Bisnis F&#038;B. Timesindonesia. 20 Oktober 2022. Irra Chrisyanti Dewi, S.Pd., M.S.M. CBZ. UC","datePublished":"2023-06-08T07:50:29+00:00","dateModified":"2025-09-16T03:38:06+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/dosen-cbz-uc-surabaya-meneropong-tren-bisnis-fb-timesindonesia-20-oktober-2022-irra-chrisyanti-dewi-s-pd-m-s-m-cbz-uc\/"},"wordCount":1700,"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/dosen-cbz-uc-surabaya-meneropong-tren-bisnis-fb-timesindonesia-20-oktober-2022-irra-chrisyanti-dewi-s-pd-m-s-m-cbz-uc\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2023\/06\/32.jpg","articleSection":["UC News Oktober 2022"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/dosen-cbz-uc-surabaya-meneropong-tren-bisnis-fb-timesindonesia-20-oktober-2022-irra-chrisyanti-dewi-s-pd-m-s-m-cbz-uc\/","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/dosen-cbz-uc-surabaya-meneropong-tren-bisnis-fb-timesindonesia-20-oktober-2022-irra-chrisyanti-dewi-s-pd-m-s-m-cbz-uc\/","name":"Dosen CBZ UC Surabaya Meneropong Tren Bisnis F&B. Timesindonesia. 20 Oktober 2022. Irra Chrisyanti Dewi, S.Pd., M.S.M. CBZ. UC - Library","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/dosen-cbz-uc-surabaya-meneropong-tren-bisnis-fb-timesindonesia-20-oktober-2022-irra-chrisyanti-dewi-s-pd-m-s-m-cbz-uc\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/dosen-cbz-uc-surabaya-meneropong-tren-bisnis-fb-timesindonesia-20-oktober-2022-irra-chrisyanti-dewi-s-pd-m-s-m-cbz-uc\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2023\/06\/32.jpg","datePublished":"2023-06-08T07:50:29+00:00","dateModified":"2025-09-16T03:38:06+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/dosen-cbz-uc-surabaya-meneropong-tren-bisnis-fb-timesindonesia-20-oktober-2022-irra-chrisyanti-dewi-s-pd-m-s-m-cbz-uc\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/dosen-cbz-uc-surabaya-meneropong-tren-bisnis-fb-timesindonesia-20-oktober-2022-irra-chrisyanti-dewi-s-pd-m-s-m-cbz-uc\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/dosen-cbz-uc-surabaya-meneropong-tren-bisnis-fb-timesindonesia-20-oktober-2022-irra-chrisyanti-dewi-s-pd-m-s-m-cbz-uc\/#primaryimage","url":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2023\/06\/32.jpg","contentUrl":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2023\/06\/32.jpg","width":723,"height":407},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/dosen-cbz-uc-surabaya-meneropong-tren-bisnis-fb-timesindonesia-20-oktober-2022-irra-chrisyanti-dewi-s-pd-m-s-m-cbz-uc\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Dosen CBZ UC Surabaya Meneropong Tren Bisnis F&#038;B. Timesindonesia. 20 Oktober 2022. Irra Chrisyanti Dewi, S.Pd., M.S.M. CBZ. UC"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/","name":"Library","description":"UC","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824","name":"admin_library","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin_library"},"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/author\/admin_library\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43970","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=43970"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43970\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":78267,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43970\/revisions\/78267"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/78265"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=43970"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=43970"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=43970"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}