{"id":4661,"date":"2017-02-28T14:09:42","date_gmt":"2017-02-28T07:09:42","guid":{"rendered":"http:\/\/library.uc.ac.id\/?p=4661"},"modified":"2025-05-01T12:37:20","modified_gmt":"2025-05-01T05:37:20","slug":"djisman-s-simandjuntak-keberagaman-yang-memajukan-bangsa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/djisman-s-simandjuntak-keberagaman-yang-memajukan-bangsa\/","title":{"rendered":"Djisman S Simandjuntak Keberagaman yang Memajukan Bangsa"},"content":{"rendered":"<p><a ref=\"magnificPopup\" href=\"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2017\/02\/Djisman-S-Simandjuntak_Keberagaman-Yang-Menakjubkan-Bangsa.Kompas-17-Januari-2017.Hal_.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone  wp-image-4662\" src=\"https:\/\/dieng.blob.core.windows.net\/library\/2017\/02\/Djisman-S-Simandjuntak_Keberagaman-Yang-Menakjubkan-Bangsa.Kompas-17-Januari-2017.Hal_.jpg\" alt=\"Djisman S Simandjuntak_Keberagaman Yang Menakjubkan Bangsa.Kompas 17 Januari 2017.Hal\" width=\"970\" height=\"735\" \/><\/a><\/p>\n<p><strong>Keberagaman Yang Memajukan Bangsa<\/strong><\/p>\n<p><strong>Kebiasaan ilmuwan merayakan ulang tahun dengan peluncuran buku tak berlaku bagi ekonom Djasman Sjarifuddin Simanjuntak. Ia memilih merayakan ulang tahun ke -70 secara sederhana di gedung Centre for Stategic and Internasional Studies, Tanah Abang , Jakarta, pekan lalu.<\/strong><\/p>\n<p><strong>OLEH ANDREAS MARYOTO<\/strong><\/p>\n<p>Perayaan itu tidak diisi pidato atau kesaksian, kecuali dari rekan-rekannya dan tentu Djisman sendiri . Bukan pidto resmi dan ilmiah, melainkan kenangan dan keakraban , baik sebagai sesama ilmuwan maupun\u00a0 rekan kerja . Kesan sepi-sepi saja dan sederhana tetapi bermakna tampaknya sesuai dengan sosok yang yubilaris. Ia tidak pernah meledak-ledak , tetapi menukik ke dalam . Orang melihat gambaran itu saat terlibat dan menjabat di CSIS serta Ketua Dewan Eksekutif\u00a0 Yayasan Prasetiya Mulya yang menaungi Universitas Prasetiya Mulya.<\/p>\n<p>Djisman Simandjuntak kuliah di Fakultas Ekonomi UNiversitas Parahyangan Bandung , Jawa Barat . Sempat bekerja sebagai auditor ; ia melanjutkkan studi ke Jerman untuk meraih pendidikan master dan gelar doctor ilmu ekonomi dari Universitas\u00a0 Koln tahun 1983. Lalu ia bekerja di CSIS dan kini di Prasetiya Mulya.<\/p>\n<p>Apakah makna semua perjalanan itu bagi Djisman?<\/p>\n<p>\u201cIntinya, perjumpaan dengan keberagaaman . Semula saya sangat kental dengan budaya Batak dan Protestan . Kemudian ke Bandung berjumpa dengan keberagaman. Dari segi etnisitas , saya bertemu dengan suku Sunda,Jawa, Tionghoa, dan barat tentunya karenadi antara guru-guru saya ada yang dari Eropa,\u201dtuturnya.<\/p>\n<p>Ia sempat bekerja sebagai auditor dan di tempat ia bersuara dengan nilai-nilai akuntansi yang intinya harus mempertanggungjawabkan seseuatu, baik besar maupun kecil . Di Jerman , ia berjumpa dengan kultur Jerman. Semua itu, di satu sisi, merupakan keistimewaan , tetapi juga menuntut tenggungjawab sebagai peneliti dan pendidik. Untuk itu, ia meramu semua hal yang digali dalam perjumpaan itu melalui tulisan-tulisan yang mendorong kemajuan masyarakat.<\/p>\n<p>\u201cSaya dipanggil ke sini (Universitas Prasetiya Mulya) untuk memimpin pada 1989. Sebelum di sini , saya di CSIS menjadi kepala departemen ekonomi. Prasetiya Mulya tidakasing bagi saya Karena saya pernah mengajar disini sebelumnya dan pertemuan pengurusnya kadang di CSIS sehingga saya sering menguping ,\u201d kisah Djisman di kantornya di lantai satu Universitas Prasetiya Mulya , beberapa hari setelah perayaan ulang tahunnya di CSIS.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>\u00a0<\/strong><\/p>\n<p><strong>\u00a0<\/strong><\/p>\n<p><strong>Keberagaman<\/strong><\/p>\n<p><strong>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 <\/strong>Saat memulai kerja di Prasetiya Mulya, Djisman kembali berjumpa dengan keberagaman karena lembaga itu adalah pergerakan keberagaman. Ia cocok dan malah menganggap bekerja di tempat itu sebagai panggilannnya.<\/p>\n<p>\u201cSesuatu yang kita kejar dalam panggilan adalah kemajuan manusia. Artinya , pertama percaya pada kemampuan manusia untuk memahami hukum alam dan menggunakannua untuk kesejahteraan manusia dan plestarian alam. Iini elemen kemajuan manusia,\u201dkatanya. Djisman melanjutkan , kedua adalah kemampuan manusia membebaskan diri dari belenggu naluri dan mengimbangi naluri itu dengan kemampuan berpikir ketika manjalani kehidupan.<\/p>\n<p>Ketiga, manusia harus mampu membangun isntitusi di tengah berbagai kompleksitas. Di sinilah manusia mengelola kompleksitas itu. Akan tetapi, jika terlalu menyederhanakannya , manusia tak memecahkan masalah yang satu, malah memunculkan masalah baru .<\/p>\n<p>\u201c Kemajuan manusia itu cita-cita universal. Sebagai guru , hal itu yang selalu saya ungkapkan bahwa cita-cita manusia bukan untuk menumpuk harta, malainkan belajar untuk memajukan manusia,\u201dkatanya.<\/p>\n<p>Ia percaya, kemajuan manusia itu akan terjadi jika ada lingkungan yang mengakui keberagaman dan toleransi. Ia mengambil contoh, masyarakat Eropa maju Karena mereka toleran, yaitu memberi ruang bagi yang aneh-aneh. Dalam masyarakat yang demikian akan tumbuh basis inovasi.<\/p>\n<p>\u201cSelama kita tidak toleran, kita tidak bisa menjadi bangsa inovatif. Intoleransi adalah musuh dari inovasi bangsa,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Djisman melihat intoleransi menguat ketika masyarakat makin terfragmentasi menurut etnik dan agama. Ia menduga , ada sesuatu dengan kondisi geografi Indonesia yang menyebabkan fregmentasi itu begitu tajam. Pembangunan infrastruktur terkait konektivitas diakui bisa mengurangi masalah itu karena mempertemukan orang dengan berbagai later balakang.<\/p>\n<p>Kehadiran teknologi digital berupa gawai juga akan memudahkan komunikasi dan pertemuan anatrwarga. Akan tetapi, teknologi ini juga bersifat paradoksal, yaitu di satu sisi memajukan komunikasi, tetapi di sisi lain malah membelah-belah warga . Contohnya , masyarakat malah membuat grup-grup yang memiliki kesamaan hobi,minat,aliran , keyakinan , dan lain-lain.<\/p>\n<p>\u201cItu masyarakat granular.Kita masing-masing bergabung , tetapi sebenarnya terfragmentasi(terbelah) . Paling merusak adalah granulasi berbasis primordial . Kita perlu mencari cara dengan menerima realitas baru itu , tetapi sesuatu yang baik yang menjadi viral dikelompok-kelompok itu, bukan yang merusak ,\u201d katanya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Modal Manusia <\/strong><\/p>\n<p><strong>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 <\/strong>Ia yakin, permasalahan bangsa bisa ditangani dan kemajuan bangsa bisa dicapai jika terjadi akumulasi modal manusia ( <em>human capital<\/em> ). Pendidikan akan menumpuk modal manusia untuk perkembangan. Indonesia yang memiliki sumber daya alam perlu mengarahkan hasil dari sumber daya itu menjadi sumber daya pendidikan , Tidak banyak bangsa yang berhasil melakukan ini.<\/p>\n<p>\u201cMimpi saya adalah Indonesia yang naik kelas dalam satu generasi . Sungguh- sungguh naik kelas tuntas, paling tidak menjadi masyarakat dengan penghasilan menengah \u2013 atas dalam satu generasi karena polanya seperti itu di negara lain. Inggris , Jepang, Korea Selatan , dan Tiongkok berhasil naik kelas dalam satu generasi,\u201dkatanya.<\/p>\n<p>Ia manyayangkan dalam beberpa hal sebagai bangsa Indonesia belakangan malah mengalami kemunduran . Ada yang memberi tahapan perabadab dalam tiga tahap, yaitu takhayul,agama, dan sains teknologi. Ia mengadaikan , dari skor 1 sampai 5 , Indonesia pernah masuk skor 2,5, tetapi sekarang malah mundur ke 2,1 atau 2,2 Agama menjadi sangat kuat.<\/p>\n<p>\u201cAbad 21 mestinya menjadi renaisans kedua. Keberlanjutan perabadan harus inkulsif,biarkan agama menjadi bagian dari rombongan perabadan. ILmu pengetahuan dan teknologi tak bisa congkak. Akan tetapi, yang di luar ilmu pengetahuan juga tidak boleh congkak ,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Sayangnya, kaki yang menyokong peradaban , yaitu ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia , sangat lemah . Ilmu pengetahuan dan teknologi bukan segalanya, malainkan dibutuhkan dalam elemen evolusi peradaban . Ia akan berkembang di tengah masyarakat yang mengakui keberagaman dan toleransi. (STS)<\/p>\n<p><strong>UC \u2013 Lib Collect<br \/>\nSumber : Kompas, Selasa 17 Januari 2017<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Keberagaman Yang Memajukan Bangsa Kebiasaan ilmuwan merayakan ulang tahun dengan peluncuran buku tak berlaku bagi ekonom Djasman Sjarifuddin Simanjuntak. Ia memilih merayakan ulang tahun ke -70 secara sederhana di gedung Centre for Stategic and Internasional Studies, Tanah Abang , Jakarta, pekan lalu. OLEH ANDREAS MARYOTO Perayaan itu tidak diisi pidato atau kesaksian, kecuali dari rekan-rekannya&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4662,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-4661","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Djisman S Simandjuntak Keberagaman yang Memajukan Bangsa - Library<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/djisman-s-simandjuntak-keberagaman-yang-memajukan-bangsa\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Djisman S Simandjuntak Keberagaman yang Memajukan Bangsa - Library\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Keberagaman Yang Memajukan Bangsa Kebiasaan ilmuwan merayakan ulang tahun dengan peluncuran buku tak berlaku bagi ekonom Djasman Sjarifuddin Simanjuntak. Ia memilih merayakan ulang tahun ke -70 secara sederhana di gedung Centre for Stategic and Internasional Studies, Tanah Abang , Jakarta, pekan lalu. OLEH ANDREAS MARYOTO Perayaan itu tidak diisi pidato atau kesaksian, kecuali dari rekan-rekannya...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/djisman-s-simandjuntak-keberagaman-yang-memajukan-bangsa\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Library\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-02-28T07:09:42+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-05-01T05:37:20+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/Djisman-S-Simandjuntak_Keberagaman-Yang-Menakjubkan-Bangsa.Kompas-17-Januari-2017.Hal_-e1488265760819.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"871\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"543\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin_library\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin_library\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/djisman-s-simandjuntak-keberagaman-yang-memajukan-bangsa\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/djisman-s-simandjuntak-keberagaman-yang-memajukan-bangsa\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin_library\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"headline\":\"Djisman S Simandjuntak Keberagaman yang Memajukan Bangsa\",\"datePublished\":\"2017-02-28T07:09:42+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-01T05:37:20+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/djisman-s-simandjuntak-keberagaman-yang-memajukan-bangsa\\\/\"},\"wordCount\":883,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/djisman-s-simandjuntak-keberagaman-yang-memajukan-bangsa\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/02\\\/Djisman-S-Simandjuntak_Keberagaman-Yang-Menakjubkan-Bangsa.Kompas-17-Januari-2017.Hal_-e1488265760819.jpg\",\"articleSection\":[\"Artikel Koran\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/djisman-s-simandjuntak-keberagaman-yang-memajukan-bangsa\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/djisman-s-simandjuntak-keberagaman-yang-memajukan-bangsa\\\/\",\"name\":\"Djisman S Simandjuntak Keberagaman yang Memajukan Bangsa - Library\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/djisman-s-simandjuntak-keberagaman-yang-memajukan-bangsa\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/djisman-s-simandjuntak-keberagaman-yang-memajukan-bangsa\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/02\\\/Djisman-S-Simandjuntak_Keberagaman-Yang-Menakjubkan-Bangsa.Kompas-17-Januari-2017.Hal_-e1488265760819.jpg\",\"datePublished\":\"2017-02-28T07:09:42+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-01T05:37:20+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/djisman-s-simandjuntak-keberagaman-yang-memajukan-bangsa\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/djisman-s-simandjuntak-keberagaman-yang-memajukan-bangsa\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/djisman-s-simandjuntak-keberagaman-yang-memajukan-bangsa\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/02\\\/Djisman-S-Simandjuntak_Keberagaman-Yang-Menakjubkan-Bangsa.Kompas-17-Januari-2017.Hal_-e1488265760819.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/02\\\/Djisman-S-Simandjuntak_Keberagaman-Yang-Menakjubkan-Bangsa.Kompas-17-Januari-2017.Hal_-e1488265760819.jpg\",\"width\":871,\"height\":543},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/djisman-s-simandjuntak-keberagaman-yang-memajukan-bangsa\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Djisman S Simandjuntak Keberagaman yang Memajukan Bangsa\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\",\"name\":\"Library\",\"description\":\"UC\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\",\"name\":\"admin_library\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin_library\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/author\\\/admin_library\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Djisman S Simandjuntak Keberagaman yang Memajukan Bangsa - Library","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/djisman-s-simandjuntak-keberagaman-yang-memajukan-bangsa\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Djisman S Simandjuntak Keberagaman yang Memajukan Bangsa - Library","og_description":"Keberagaman Yang Memajukan Bangsa Kebiasaan ilmuwan merayakan ulang tahun dengan peluncuran buku tak berlaku bagi ekonom Djasman Sjarifuddin Simanjuntak. Ia memilih merayakan ulang tahun ke -70 secara sederhana di gedung Centre for Stategic and Internasional Studies, Tanah Abang , Jakarta, pekan lalu. OLEH ANDREAS MARYOTO Perayaan itu tidak diisi pidato atau kesaksian, kecuali dari rekan-rekannya...","og_url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/djisman-s-simandjuntak-keberagaman-yang-memajukan-bangsa\/","og_site_name":"Library","article_published_time":"2017-02-28T07:09:42+00:00","article_modified_time":"2025-05-01T05:37:20+00:00","og_image":[{"width":871,"height":543,"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/Djisman-S-Simandjuntak_Keberagaman-Yang-Menakjubkan-Bangsa.Kompas-17-Januari-2017.Hal_-e1488265760819.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin_library","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin_library","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/djisman-s-simandjuntak-keberagaman-yang-memajukan-bangsa\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/djisman-s-simandjuntak-keberagaman-yang-memajukan-bangsa\/"},"author":{"name":"admin_library","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"headline":"Djisman S Simandjuntak Keberagaman yang Memajukan Bangsa","datePublished":"2017-02-28T07:09:42+00:00","dateModified":"2025-05-01T05:37:20+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/djisman-s-simandjuntak-keberagaman-yang-memajukan-bangsa\/"},"wordCount":883,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/djisman-s-simandjuntak-keberagaman-yang-memajukan-bangsa\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/Djisman-S-Simandjuntak_Keberagaman-Yang-Menakjubkan-Bangsa.Kompas-17-Januari-2017.Hal_-e1488265760819.jpg","articleSection":["Artikel Koran"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/djisman-s-simandjuntak-keberagaman-yang-memajukan-bangsa\/","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/djisman-s-simandjuntak-keberagaman-yang-memajukan-bangsa\/","name":"Djisman S Simandjuntak Keberagaman yang Memajukan Bangsa - Library","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/djisman-s-simandjuntak-keberagaman-yang-memajukan-bangsa\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/djisman-s-simandjuntak-keberagaman-yang-memajukan-bangsa\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/Djisman-S-Simandjuntak_Keberagaman-Yang-Menakjubkan-Bangsa.Kompas-17-Januari-2017.Hal_-e1488265760819.jpg","datePublished":"2017-02-28T07:09:42+00:00","dateModified":"2025-05-01T05:37:20+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/djisman-s-simandjuntak-keberagaman-yang-memajukan-bangsa\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/djisman-s-simandjuntak-keberagaman-yang-memajukan-bangsa\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/djisman-s-simandjuntak-keberagaman-yang-memajukan-bangsa\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/Djisman-S-Simandjuntak_Keberagaman-Yang-Menakjubkan-Bangsa.Kompas-17-Januari-2017.Hal_-e1488265760819.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/Djisman-S-Simandjuntak_Keberagaman-Yang-Menakjubkan-Bangsa.Kompas-17-Januari-2017.Hal_-e1488265760819.jpg","width":871,"height":543},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/djisman-s-simandjuntak-keberagaman-yang-memajukan-bangsa\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Djisman S Simandjuntak Keberagaman yang Memajukan Bangsa"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/","name":"Library","description":"UC","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824","name":"admin_library","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin_library"},"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/author\/admin_library\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4661","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4661"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4661\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4743,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4661\/revisions\/4743"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4662"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4661"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4661"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4661"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}