{"id":74250,"date":"2019-07-24T10:00:04","date_gmt":"2019-07-24T03:00:04","guid":{"rendered":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/kuliner-berperadaban-tinggi-kontan-20-juli-2019-hal-19-dewa-gs_ihtb\/"},"modified":"2019-07-24T10:00:04","modified_gmt":"2019-07-24T03:00:04","slug":"kuliner-berperadaban-tinggi-kontan-20-juli-2019-hal-19-dewa-gs_ihtb","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/kuliner-berperadaban-tinggi-kontan-20-juli-2019-hal-19-dewa-gs_ihtb\/","title":{"rendered":"Kuliner Berperadaban Tinggi. Kontan. 20 Juli 2019.Hal.19. Dewa GS_IHTB"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-16401\" src=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2019\/07\/Kuliner-Berperadaban-Tinggi.-Kontan.-20-Juli-2019.Hal_.19.-Dewa-GS_IHTB.jpg\" alt=\"\" width=\"1369\" height=\"1460\" \/><\/p>\n<p>Oleh Dewa Gde Satrya (Dosen Fakultas Pariwisata Universitas Ciputra)<\/p>\n<p>Para pendahulu kita telah mewariskan tradisi luhur, yaitu makan siang bersama.<\/p>\n<p>Perjuangan dua tokoh sentral pada pilpres 2019, Joko Widodo dan Prabowo subianto belum lama ini sudah patut mendapat apresiasi. Sebagai ucapan syukur atas perjumpaan itu, semakin bermakna dengan diakhiri makan siang bersama. Hal ini mengingatkan kita akan tradisi luhur di Indonesia akan ucapkan syukur atas suatu hal dengan mengadakan makan bersama. Di Jawa dikenal dengan bancakan, di Bali namanya adalah megibung dan didaerah lainnya memiliki nama yang berbeda-beda. Tetapi maknanya sama yaitu ucapan syukur dengan makan bersama.<\/p>\n<p>Situasi serupa tampak pada perjumpaan Jokowi dan Prabowo pada Sabtu (13\/7). Menu tradisional, salah satunya sate, dan jajanan tradisional, menjadi hidangan yang disantap dipertemuan makan bersama yang bersejarah itu. Diranah ini, patut menjadi cerminan pada kehidupan sehari-hari, dialog dan solusi bisa dilakukan secara berbudaya dimeja makan.<\/p>\n<p>Tradisi makan bersama, aneka ragam bahan pangan dan cita rasa kuliner Nusantara yang beragam, menjadikan makanan nusantara sebagai elemen budaya yang penting dinegeri ini. Untungnya fakta itu diseap oleh negara dengan mengidentifikasi kuliner Nusantara sebagai salah satu bagian penting dari 14 industri kreatif.<\/p>\n<p>Semasa dimensi ekonomi kreatif dibawah satu paying dengan Kementrian Pariwisata pada kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), telah diidentifikasi 30 ikon kuliner yang diperkenalkan kepada masyarakat internasional. Daftar 30 ikon tersebut adalah ayam panggang bumbu rujak Yogyakarta, gado-gado Jakarta, Nasi goring kampung, serabi bandung, sarikayo Minangkabau, es dawet ayu banjarnegara, urap sayuran Yogyakarya, sayur nangka kapau, lumpia semarang, nagasari Yogyakarta, kue lumpur Jakarta, soto ayam lamongan, rawon Surabaya, asinan Jakarta, sate ayam Madura, sate maranggi Purwakarta.<\/p>\n<p>Ada pula Klappertaart Manado, tahu telur Surabaya, sate lilit bali, rending padang, orak arik buncis solo, pindah patin Palembang, asam padeh tongkol padang. Nasi liwet solo, es bir pletok Jakarta, kolak pisang ubi bandungm ayam goring lengkuas bandung, laksa bogor, kunyit asam solo, serta tumpeng juga masuk daftar tersebut.<\/p>\n<p>Dari 30 ikon kuliner yang terpilih, tumpeng ditetapkan sebagai ikon kuliner nasional. Hal ini dikarenakan tumoeng berupa nasi gurih berbentuk kerucut dapat ditambah dengan berbagai macam makanan pendamping sehingga tidak menutup kemungkinan ikon kuliner lainnya disajikan bersama tumpeng. Ikon kuliner sendiri ditetapkan berdasarkan tiga kriteria. Yakni dari ketersediaan bahan baku yang mudah didapat, lantas kuliner tersebut telah dikenal oleh masyarakat luas, dan yang terakhir adalah pelaku professional di kliner tersebut.<\/p>\n<p>Sementara itu, survey terhadap 100 orang di seluruh wilayah Indonesia oleh Omar Niode Foundation diperoleh kesimpulan bahwa jenis makanan yang paling disukai masyarakat Indonesia adalah gado-gado, gudeg, dan empek-empek. Selain itu, minuman yang paling digemari orang kita adalah cendol, wedang jahe, dan bajigur. Sedangkan untuk kudapan atau camilan yang paling disukai adalah martabak.<\/p>\n<p><strong>Peradaban Tinggi<\/strong><\/p>\n<p>Pesan moral implisit dalam pertemuan Jokowi-prabowo di MRT yang berakhir dimeja makan adalah tersampaikannya pesan akan peradaban tinggi di Indonesia. Sebulan lalu, ibu kota negara, Jakarta, merayakan hari jadi yang ke-492. Kemajuan sector transportasi menjadi wajah baru di Ibukota negara ini.<\/p>\n<p>Pada peresmian MRT, selasa (19\/3), Presiden Jokowi menyatakan perlunya seluruh masyarakat membangun peradaban baru. Mulai dari budaya antre, bagaimana masuk MRT dan tidak terlambat serta tidak terjepit pintu saat akan masuk atau keluar MRT.<\/p>\n<p>Kini, pernyataan kepala negara tersebut seakan dikuatkan dengan sikap nyata membangun rekonsiliasi dengan lawan politik pasca pemilu. Betapa membangun peradaban baru tersebut tidaklah mudah, khususnya menyangkut kebiasaan perilaku baru dimasyarakat.<\/p>\n<p>Pernah beredar foto viral disosial media, perilaku pengguna MRT yang tidak tertib dan memanfaatkan stasiun MRT tidak pada tempatnya. Tradisi mengantre dan memanfaatkan hasil pembangunan dengan cara yang pantas, merupakan elemen pokok yang teramat penting bagi peradaban bangsa. Ketiadaan budaya mengantri berdampak negative dikehidupan social, terjadinya kecelakaan lalu lintas dan jatuhnya korban yang selayaknya tidak perlu terjadi.<\/p>\n<p>Mentalitas baru yang terkoneksi dengan peradaban baru mensyaratkan kemauan masyarakat untuk belajar dengan tata aturan baru, khususnya dengan bijak menggunakan kemajuan infrastruktur. Dalam penggunaan jalan tol misalnya, dibutuhkan kesadaran untuk berkendara dengan kecepatan yang sesuai aturan, pengecekan kesiapan kendaraan sebelum melintas, termasuk kesiagaan pengendara. Kebiasaan itu juga untuk membangun peradaban baru tersambungnya semua daerah di Jawa dalam jalan tol trans Jawa sepanjang lebih dari 1.000 km.<\/p>\n<p>Demikian halnya pentinya membangun peradaban baru dengan selalu melakukan rekonsiliasi dan berdialog, mengupayakan perdamaian dan persatuan diatas segala-galanya, menjadi symbol tingginya peradaban bangsa. Hal ini pararel dengan membangun peradaban MRT sebagai latihan bersama membangun mentalitas berperadaban maju.<\/p>\n<p>Peradaban baru yang mengindahkan budaya dan praktik fair play, penting diteladankan oleh para elite. Diranah ini, dua tokoh sentral yang berlaga pada pilpres 2019 yang baru saja berlangsung berhasil menunjukan apa yang ditulis Budayawan, sindhunata (2002), sebagai kekalahan yang justru kerap kali dapat dikenang manis oleh para aksi penonton sebagai permainan yang indah. Menggunakan ilustrasi permainan sepak bola yang tidak semata-mata bagaimana pelatih memiliki strategi yang efektif untuk para pemainnya supaya bisa menang, tetapi bagaimana mereka menyajikan hiburan yang menegangkan sekaligus menyenangkan kepada pemirsa.<\/p>\n<p>Para pendahulu bangsa kita dengan berbagai latar belajang budaya telah mewariskan tradisi luhur makan bersama. Yang menjadi ungkapan rasa syukur dan kegembiraan, sekaligus menjadi symbol tingginya peradaban bangsa. Demikian halnya dengan rakyat Indonesia yang merasa telah terhibur, bergembira, bersyukur, berlinang air mata haru, dan tentu saja bangga atas perjumpaan bersejarah dengan Jokowi-prabowo akhir pecan lalaudengan makan siang bersama.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sumber: Kontan. 20 Juli 2019<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh Dewa Gde Satrya (Dosen Fakultas Pariwisata Universitas Ciputra) Para pendahulu kita telah mewariskan tradisi luhur, yaitu makan siang bersama. Perjuangan dua tokoh sentral pada pilpres 2019, Joko Widodo dan Prabowo subianto belum lama ini sudah patut mendapat apresiasi. Sebagai ucapan syukur atas perjumpaan itu, semakin bermakna dengan diakhiri makan siang bersama. Hal ini mengingatkan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":60911,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5137,5145],"tags":[],"class_list":["post-74250","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uc-news-2019-en","category-uc-news-juli-2019-en"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Kuliner Berperadaban Tinggi. Kontan. 20 Juli 2019.Hal.19. Dewa GS_IHTB - Library<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/kuliner-berperadaban-tinggi-kontan-20-juli-2019-hal-19-dewa-gs_ihtb\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kuliner Berperadaban Tinggi. Kontan. 20 Juli 2019.Hal.19. Dewa GS_IHTB - Library\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Oleh Dewa Gde Satrya (Dosen Fakultas Pariwisata Universitas Ciputra) Para pendahulu kita telah mewariskan tradisi luhur, yaitu makan siang bersama. Perjuangan dua tokoh sentral pada pilpres 2019, Joko Widodo dan Prabowo subianto belum lama ini sudah patut mendapat apresiasi. Sebagai ucapan syukur atas perjumpaan itu, semakin bermakna dengan diakhiri makan siang bersama. Hal ini mengingatkan...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/kuliner-berperadaban-tinggi-kontan-20-juli-2019-hal-19-dewa-gs_ihtb\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Library\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-07-24T03:00:04+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2019\/07\/Kuliner-Berperadaban-Tinggi.-Kontan.-20-Juli-2019.Hal_.19.-Dewa-GS_IHTB-e1563937155853.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"386\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"372\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin_library\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin_library\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/kuliner-berperadaban-tinggi-kontan-20-juli-2019-hal-19-dewa-gs_ihtb\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/kuliner-berperadaban-tinggi-kontan-20-juli-2019-hal-19-dewa-gs_ihtb\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin_library\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"headline\":\"Kuliner Berperadaban Tinggi. Kontan. 20 Juli 2019.Hal.19. Dewa GS_IHTB\",\"datePublished\":\"2019-07-24T03:00:04+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/kuliner-berperadaban-tinggi-kontan-20-juli-2019-hal-19-dewa-gs_ihtb\\\/\"},\"wordCount\":845,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/kuliner-berperadaban-tinggi-kontan-20-juli-2019-hal-19-dewa-gs_ihtb\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/07\\\/Kuliner-Berperadaban-Tinggi.-Kontan.-20-Juli-2019.Hal_.19.-Dewa-GS_IHTB-e1563937155853.jpg\",\"articleSection\":[\"UC News 2019\",\"UC News Juli 2019\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/kuliner-berperadaban-tinggi-kontan-20-juli-2019-hal-19-dewa-gs_ihtb\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/kuliner-berperadaban-tinggi-kontan-20-juli-2019-hal-19-dewa-gs_ihtb\\\/\",\"name\":\"Kuliner Berperadaban Tinggi. Kontan. 20 Juli 2019.Hal.19. Dewa GS_IHTB - Library\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/kuliner-berperadaban-tinggi-kontan-20-juli-2019-hal-19-dewa-gs_ihtb\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/kuliner-berperadaban-tinggi-kontan-20-juli-2019-hal-19-dewa-gs_ihtb\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/07\\\/Kuliner-Berperadaban-Tinggi.-Kontan.-20-Juli-2019.Hal_.19.-Dewa-GS_IHTB-e1563937155853.jpg\",\"datePublished\":\"2019-07-24T03:00:04+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/kuliner-berperadaban-tinggi-kontan-20-juli-2019-hal-19-dewa-gs_ihtb\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/kuliner-berperadaban-tinggi-kontan-20-juli-2019-hal-19-dewa-gs_ihtb\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/kuliner-berperadaban-tinggi-kontan-20-juli-2019-hal-19-dewa-gs_ihtb\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/07\\\/Kuliner-Berperadaban-Tinggi.-Kontan.-20-Juli-2019.Hal_.19.-Dewa-GS_IHTB-e1563937155853.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/07\\\/Kuliner-Berperadaban-Tinggi.-Kontan.-20-Juli-2019.Hal_.19.-Dewa-GS_IHTB-e1563937155853.jpg\",\"width\":386,\"height\":372},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/kuliner-berperadaban-tinggi-kontan-20-juli-2019-hal-19-dewa-gs_ihtb\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kuliner Berperadaban Tinggi. Kontan. 20 Juli 2019.Hal.19. Dewa GS_IHTB\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\",\"name\":\"Library\",\"description\":\"UC\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\",\"name\":\"admin_library\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin_library\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/author\\\/admin_library\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kuliner Berperadaban Tinggi. Kontan. 20 Juli 2019.Hal.19. Dewa GS_IHTB - Library","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/kuliner-berperadaban-tinggi-kontan-20-juli-2019-hal-19-dewa-gs_ihtb\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Kuliner Berperadaban Tinggi. Kontan. 20 Juli 2019.Hal.19. Dewa GS_IHTB - Library","og_description":"Oleh Dewa Gde Satrya (Dosen Fakultas Pariwisata Universitas Ciputra) Para pendahulu kita telah mewariskan tradisi luhur, yaitu makan siang bersama. Perjuangan dua tokoh sentral pada pilpres 2019, Joko Widodo dan Prabowo subianto belum lama ini sudah patut mendapat apresiasi. Sebagai ucapan syukur atas perjumpaan itu, semakin bermakna dengan diakhiri makan siang bersama. Hal ini mengingatkan...","og_url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/kuliner-berperadaban-tinggi-kontan-20-juli-2019-hal-19-dewa-gs_ihtb\/","og_site_name":"Library","article_published_time":"2019-07-24T03:00:04+00:00","og_image":[{"width":386,"height":372,"url":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2019\/07\/Kuliner-Berperadaban-Tinggi.-Kontan.-20-Juli-2019.Hal_.19.-Dewa-GS_IHTB-e1563937155853.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin_library","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin_library","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/kuliner-berperadaban-tinggi-kontan-20-juli-2019-hal-19-dewa-gs_ihtb\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/kuliner-berperadaban-tinggi-kontan-20-juli-2019-hal-19-dewa-gs_ihtb\/"},"author":{"name":"admin_library","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"headline":"Kuliner Berperadaban Tinggi. Kontan. 20 Juli 2019.Hal.19. Dewa GS_IHTB","datePublished":"2019-07-24T03:00:04+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/kuliner-berperadaban-tinggi-kontan-20-juli-2019-hal-19-dewa-gs_ihtb\/"},"wordCount":845,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/kuliner-berperadaban-tinggi-kontan-20-juli-2019-hal-19-dewa-gs_ihtb\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/Kuliner-Berperadaban-Tinggi.-Kontan.-20-Juli-2019.Hal_.19.-Dewa-GS_IHTB-e1563937155853.jpg","articleSection":["UC News 2019","UC News Juli 2019"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/kuliner-berperadaban-tinggi-kontan-20-juli-2019-hal-19-dewa-gs_ihtb\/","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/kuliner-berperadaban-tinggi-kontan-20-juli-2019-hal-19-dewa-gs_ihtb\/","name":"Kuliner Berperadaban Tinggi. Kontan. 20 Juli 2019.Hal.19. Dewa GS_IHTB - Library","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/kuliner-berperadaban-tinggi-kontan-20-juli-2019-hal-19-dewa-gs_ihtb\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/kuliner-berperadaban-tinggi-kontan-20-juli-2019-hal-19-dewa-gs_ihtb\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/Kuliner-Berperadaban-Tinggi.-Kontan.-20-Juli-2019.Hal_.19.-Dewa-GS_IHTB-e1563937155853.jpg","datePublished":"2019-07-24T03:00:04+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/kuliner-berperadaban-tinggi-kontan-20-juli-2019-hal-19-dewa-gs_ihtb\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/kuliner-berperadaban-tinggi-kontan-20-juli-2019-hal-19-dewa-gs_ihtb\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/kuliner-berperadaban-tinggi-kontan-20-juli-2019-hal-19-dewa-gs_ihtb\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/Kuliner-Berperadaban-Tinggi.-Kontan.-20-Juli-2019.Hal_.19.-Dewa-GS_IHTB-e1563937155853.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/Kuliner-Berperadaban-Tinggi.-Kontan.-20-Juli-2019.Hal_.19.-Dewa-GS_IHTB-e1563937155853.jpg","width":386,"height":372},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/kuliner-berperadaban-tinggi-kontan-20-juli-2019-hal-19-dewa-gs_ihtb\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kuliner Berperadaban Tinggi. Kontan. 20 Juli 2019.Hal.19. Dewa GS_IHTB"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/","name":"Library","description":"UC","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824","name":"admin_library","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin_library"},"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/author\/admin_library\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/74250","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=74250"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/74250\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/60911"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=74250"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=74250"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=74250"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}