{"id":74463,"date":"2020-04-23T09:08:32","date_gmt":"2020-04-23T02:08:32","guid":{"rendered":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/menelusuri-sejarah-jalan-nyamplungan-3_warga-eropa-yang-terdesak-pindah-ke-arah-pegirian-radar-surabaya-23-april-2020-hal-3-chrisyandi-tri-kartika_library\/"},"modified":"2020-04-23T09:08:32","modified_gmt":"2020-04-23T02:08:32","slug":"menelusuri-sejarah-jalan-nyamplungan-3_warga-eropa-yang-terdesak-pindah-ke-arah-pegirian-radar-surabaya-23-april-2020-hal-3-chrisyandi-tri-kartika_library","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/menelusuri-sejarah-jalan-nyamplungan-3_warga-eropa-yang-terdesak-pindah-ke-arah-pegirian-radar-surabaya-23-april-2020-hal-3-chrisyandi-tri-kartika_library\/","title":{"rendered":"Menelusuri Sejarah Jalan Nyamplungan 3_Warga Eropa yang Terdesak Pindah ke Arah Pegirian. Radar Surabaya. 23 April 2020. Hal.3. Chrisyandi Tri Kartika_Library"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-extra_large wp-image-18696\" src=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2020\/04\/Menelusuri-Sejarah-Jalan-Nyamplungan-3_Warga-Eropa-yang-Terdesak-Pindah-ke-Arah-Pegirian.-Radar-Surabaya.-23-April-2020.-Hal.3.-Chrisyandi-Tri-Kartika_Library-1500x480.jpg\" alt=\"\" width=\"1500\" height=\"480\" srcset=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2020\/04\/Menelusuri-Sejarah-Jalan-Nyamplungan-3_Warga-Eropa-yang-Terdesak-Pindah-ke-Arah-Pegirian.-Radar-Surabaya.-23-April-2020.-Hal.3.-Chrisyandi-Tri-Kartika_Library-1500x480.jpg 1500w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2020\/04\/Menelusuri-Sejarah-Jalan-Nyamplungan-3_Warga-Eropa-yang-Terdesak-Pindah-ke-Arah-Pegirian.-Radar-Surabaya.-23-April-2020.-Hal.3.-Chrisyandi-Tri-Kartika_Library-300x96.jpg 300w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2020\/04\/Menelusuri-Sejarah-Jalan-Nyamplungan-3_Warga-Eropa-yang-Terdesak-Pindah-ke-Arah-Pegirian.-Radar-Surabaya.-23-April-2020.-Hal.3.-Chrisyandi-Tri-Kartika_Library-1030x330.jpg 1030w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2020\/04\/Menelusuri-Sejarah-Jalan-Nyamplungan-3_Warga-Eropa-yang-Terdesak-Pindah-ke-Arah-Pegirian.-Radar-Surabaya.-23-April-2020.-Hal.3.-Chrisyandi-Tri-Kartika_Library-768x246.jpg 768w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2020\/04\/Menelusuri-Sejarah-Jalan-Nyamplungan-3_Warga-Eropa-yang-Terdesak-Pindah-ke-Arah-Pegirian.-Radar-Surabaya.-23-April-2020.-Hal.3.-Chrisyandi-Tri-Kartika_Library-1536x492.jpg 1536w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2020\/04\/Menelusuri-Sejarah-Jalan-Nyamplungan-3_Warga-Eropa-yang-Terdesak-Pindah-ke-Arah-Pegirian.-Radar-Surabaya.-23-April-2020.-Hal.3.-Chrisyandi-Tri-Kartika_Library-2048x656.jpg 2048w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2020\/04\/Menelusuri-Sejarah-Jalan-Nyamplungan-3_Warga-Eropa-yang-Terdesak-Pindah-ke-Arah-Pegirian.-Radar-Surabaya.-23-April-2020.-Hal.3.-Chrisyandi-Tri-Kartika_Library-705x226.jpg 705w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2020\/04\/Menelusuri-Sejarah-Jalan-Nyamplungan-3_Warga-Eropa-yang-Terdesak-Pindah-ke-Arah-Pegirian.-Radar-Surabaya.-23-April-2020.-Hal.3.-Chrisyandi-Tri-Kartika_Library-450x144.jpg 450w\" sizes=\"auto, (max-width: 1500px) 100vw, 1500px\" \/><\/p>\n<p>\u201cSaat masa kolonial, kawasan Sisi barat Nyamplungan menjadi ramai karena banyak kapal yang bersandar dari sungai Kalimas. termasuk orang-orang Eropa dulu banyak bermukim di kawasan tersebut, sehingga suku dan etnis bercampur menjadi satu,\u201d Rahmat Sudrajat.<\/p>\n<p>Menurut pustakawan sejarah Chrisyandi Tri Kartika, tanah-tanah di masa kolonial hukumnya masih berat sebelah.<\/p>\n<p>Karena banyaknya suku etnis yang bermukim di kawasan tersebut, sehingga lambat laun warga Eropa berpindah ke arah selatan. \u201cJadi mereka warga Eropa akhirnya terdesak dan pindah di sisi Timur, yakni di pegirian,\u201d katanya kepada Radar Surabaya.<\/p>\n<p>Chrisyandi menuturkan warga Eropa juga berpindah ke kawasan Kapasan, dan Simolawang. Karena semakin banyaknya pendatang dari bangsa Arab, sehingga kampung-kampung disana ter-kelompokkan.<\/p>\n<p>\u201cKalau melihat dari kampung di sana, ada kampung Arab karena mereka awalnya menyiarkan agama Islama, jam dan juga berdagang lambat laun bermukim di situ,\u201d terangannya.<\/p>\n<p>Seiring berubahnya zaman, juga Melayu dan kawasan Pecinan, karena kawasan sekitar Nyamplungan menjadi strategis bagi para pedagang dan akhirnya dijadikan tempat untuk bermukim.<\/p>\n<p>Selain itu karena center (pusat) berada di Ampel, maka jalan di kawasan tersebut memang jalan tua, sehingga untuk syiar agama dahulu ada menggunakan banyak jalan untuk menuju ke arah Ampel, termasuk juga Nyamplungan.<\/p>\n<p>\u201cDulu sebelum Eropa datang jalan itu menjadi tempat untuk menuju Ampel, sehingga Jalan Nyamplungan sudah lama ada, dan penduduknya dulu bermacam-macam ( semua etnis, Red),\u201d pungkasnya. <strong>(bersambung\/nur)<\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sumber: Radar Surabaya. 23 April 2020. Hal. 3<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u201cSaat masa kolonial, kawasan Sisi barat Nyamplungan menjadi ramai karena banyak kapal yang bersandar dari sungai Kalimas. termasuk orang-orang Eropa dulu banyak bermukim di kawasan tersebut, sehingga suku dan etnis bercampur menjadi satu,\u201d Rahmat Sudrajat. Menurut pustakawan sejarah Chrisyandi Tri Kartika, tanah-tanah di masa kolonial hukumnya masih berat sebelah. Karena banyaknya suku etnis yang bermukim&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":61509,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5041,5156],"tags":[],"class_list":["post-74463","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uc-news-2020-en","category-uc-news-april-2020-en"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Menelusuri Sejarah Jalan Nyamplungan 3_Warga Eropa yang Terdesak Pindah ke Arah Pegirian. Radar Surabaya. 23 April 2020. Hal.3. Chrisyandi Tri Kartika_Library - Library<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/menelusuri-sejarah-jalan-nyamplungan-3_warga-eropa-yang-terdesak-pindah-ke-arah-pegirian-radar-surabaya-23-april-2020-hal-3-chrisyandi-tri-kartika_library\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Menelusuri Sejarah Jalan Nyamplungan 3_Warga Eropa yang Terdesak Pindah ke Arah Pegirian. Radar Surabaya. 23 April 2020. Hal.3. Chrisyandi Tri Kartika_Library - Library\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"\u201cSaat masa kolonial, kawasan Sisi barat Nyamplungan menjadi ramai karena banyak kapal yang bersandar dari sungai Kalimas. termasuk orang-orang Eropa dulu banyak bermukim di kawasan tersebut, sehingga suku dan etnis bercampur menjadi satu,\u201d Rahmat Sudrajat. Menurut pustakawan sejarah Chrisyandi Tri Kartika, tanah-tanah di masa kolonial hukumnya masih berat sebelah. Karena banyaknya suku etnis yang bermukim...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/menelusuri-sejarah-jalan-nyamplungan-3_warga-eropa-yang-terdesak-pindah-ke-arah-pegirian-radar-surabaya-23-april-2020-hal-3-chrisyandi-tri-kartika_library\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Library\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-04-23T02:08:32+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2020\/04\/Menelusuri-Sejarah-Jalan-Nyamplungan-3_Warga-Eropa-yang-Terdesak-Pindah-ke-Arah-Pegirian.-Radar-Surabaya.-23-April-2020.-Hal.3.-Chrisyandi-Tri-Kartika_Library.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2308\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"739\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin_library\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin_library\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"1 minute\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/menelusuri-sejarah-jalan-nyamplungan-3_warga-eropa-yang-terdesak-pindah-ke-arah-pegirian-radar-surabaya-23-april-2020-hal-3-chrisyandi-tri-kartika_library\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/menelusuri-sejarah-jalan-nyamplungan-3_warga-eropa-yang-terdesak-pindah-ke-arah-pegirian-radar-surabaya-23-april-2020-hal-3-chrisyandi-tri-kartika_library\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin_library\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"headline\":\"Menelusuri Sejarah Jalan Nyamplungan 3_Warga Eropa yang Terdesak Pindah ke Arah Pegirian. Radar Surabaya. 23 April 2020. Hal.3. Chrisyandi Tri Kartika_Library\",\"datePublished\":\"2020-04-23T02:08:32+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/menelusuri-sejarah-jalan-nyamplungan-3_warga-eropa-yang-terdesak-pindah-ke-arah-pegirian-radar-surabaya-23-april-2020-hal-3-chrisyandi-tri-kartika_library\\\/\"},\"wordCount\":241,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/menelusuri-sejarah-jalan-nyamplungan-3_warga-eropa-yang-terdesak-pindah-ke-arah-pegirian-radar-surabaya-23-april-2020-hal-3-chrisyandi-tri-kartika_library\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/04\\\/gbrr-5ea0f86936db9.jpg\",\"articleSection\":[\"UC News 2020\",\"UC News April 2020\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/menelusuri-sejarah-jalan-nyamplungan-3_warga-eropa-yang-terdesak-pindah-ke-arah-pegirian-radar-surabaya-23-april-2020-hal-3-chrisyandi-tri-kartika_library\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/menelusuri-sejarah-jalan-nyamplungan-3_warga-eropa-yang-terdesak-pindah-ke-arah-pegirian-radar-surabaya-23-april-2020-hal-3-chrisyandi-tri-kartika_library\\\/\",\"name\":\"Menelusuri Sejarah Jalan Nyamplungan 3_Warga Eropa yang Terdesak Pindah ke Arah Pegirian. Radar Surabaya. 23 April 2020. Hal.3. Chrisyandi Tri Kartika_Library - Library\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/menelusuri-sejarah-jalan-nyamplungan-3_warga-eropa-yang-terdesak-pindah-ke-arah-pegirian-radar-surabaya-23-april-2020-hal-3-chrisyandi-tri-kartika_library\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/menelusuri-sejarah-jalan-nyamplungan-3_warga-eropa-yang-terdesak-pindah-ke-arah-pegirian-radar-surabaya-23-april-2020-hal-3-chrisyandi-tri-kartika_library\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/04\\\/gbrr-5ea0f86936db9.jpg\",\"datePublished\":\"2020-04-23T02:08:32+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/menelusuri-sejarah-jalan-nyamplungan-3_warga-eropa-yang-terdesak-pindah-ke-arah-pegirian-radar-surabaya-23-april-2020-hal-3-chrisyandi-tri-kartika_library\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/menelusuri-sejarah-jalan-nyamplungan-3_warga-eropa-yang-terdesak-pindah-ke-arah-pegirian-radar-surabaya-23-april-2020-hal-3-chrisyandi-tri-kartika_library\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/menelusuri-sejarah-jalan-nyamplungan-3_warga-eropa-yang-terdesak-pindah-ke-arah-pegirian-radar-surabaya-23-april-2020-hal-3-chrisyandi-tri-kartika_library\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/04\\\/gbrr-5ea0f86936db9.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/04\\\/gbrr-5ea0f86936db9.jpg\",\"width\":743,\"height\":495},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/menelusuri-sejarah-jalan-nyamplungan-3_warga-eropa-yang-terdesak-pindah-ke-arah-pegirian-radar-surabaya-23-april-2020-hal-3-chrisyandi-tri-kartika_library\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Menelusuri Sejarah Jalan Nyamplungan 3_Warga Eropa yang Terdesak Pindah ke Arah Pegirian. Radar Surabaya. 23 April 2020. Hal.3. Chrisyandi Tri Kartika_Library\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\",\"name\":\"Library\",\"description\":\"UC\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\",\"name\":\"admin_library\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin_library\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/author\\\/admin_library\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Menelusuri Sejarah Jalan Nyamplungan 3_Warga Eropa yang Terdesak Pindah ke Arah Pegirian. Radar Surabaya. 23 April 2020. Hal.3. Chrisyandi Tri Kartika_Library - Library","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/menelusuri-sejarah-jalan-nyamplungan-3_warga-eropa-yang-terdesak-pindah-ke-arah-pegirian-radar-surabaya-23-april-2020-hal-3-chrisyandi-tri-kartika_library\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Menelusuri Sejarah Jalan Nyamplungan 3_Warga Eropa yang Terdesak Pindah ke Arah Pegirian. Radar Surabaya. 23 April 2020. Hal.3. Chrisyandi Tri Kartika_Library - Library","og_description":"\u201cSaat masa kolonial, kawasan Sisi barat Nyamplungan menjadi ramai karena banyak kapal yang bersandar dari sungai Kalimas. termasuk orang-orang Eropa dulu banyak bermukim di kawasan tersebut, sehingga suku dan etnis bercampur menjadi satu,\u201d Rahmat Sudrajat. Menurut pustakawan sejarah Chrisyandi Tri Kartika, tanah-tanah di masa kolonial hukumnya masih berat sebelah. Karena banyaknya suku etnis yang bermukim...","og_url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/menelusuri-sejarah-jalan-nyamplungan-3_warga-eropa-yang-terdesak-pindah-ke-arah-pegirian-radar-surabaya-23-april-2020-hal-3-chrisyandi-tri-kartika_library\/","og_site_name":"Library","article_published_time":"2020-04-23T02:08:32+00:00","og_image":[{"width":2308,"height":739,"url":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2020\/04\/Menelusuri-Sejarah-Jalan-Nyamplungan-3_Warga-Eropa-yang-Terdesak-Pindah-ke-Arah-Pegirian.-Radar-Surabaya.-23-April-2020.-Hal.3.-Chrisyandi-Tri-Kartika_Library.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin_library","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin_library","Est. reading time":"1 minute"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/menelusuri-sejarah-jalan-nyamplungan-3_warga-eropa-yang-terdesak-pindah-ke-arah-pegirian-radar-surabaya-23-april-2020-hal-3-chrisyandi-tri-kartika_library\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/menelusuri-sejarah-jalan-nyamplungan-3_warga-eropa-yang-terdesak-pindah-ke-arah-pegirian-radar-surabaya-23-april-2020-hal-3-chrisyandi-tri-kartika_library\/"},"author":{"name":"admin_library","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"headline":"Menelusuri Sejarah Jalan Nyamplungan 3_Warga Eropa yang Terdesak Pindah ke Arah Pegirian. Radar Surabaya. 23 April 2020. Hal.3. Chrisyandi Tri Kartika_Library","datePublished":"2020-04-23T02:08:32+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/menelusuri-sejarah-jalan-nyamplungan-3_warga-eropa-yang-terdesak-pindah-ke-arah-pegirian-radar-surabaya-23-april-2020-hal-3-chrisyandi-tri-kartika_library\/"},"wordCount":241,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/menelusuri-sejarah-jalan-nyamplungan-3_warga-eropa-yang-terdesak-pindah-ke-arah-pegirian-radar-surabaya-23-april-2020-hal-3-chrisyandi-tri-kartika_library\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/gbrr-5ea0f86936db9.jpg","articleSection":["UC News 2020","UC News April 2020"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/menelusuri-sejarah-jalan-nyamplungan-3_warga-eropa-yang-terdesak-pindah-ke-arah-pegirian-radar-surabaya-23-april-2020-hal-3-chrisyandi-tri-kartika_library\/","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/menelusuri-sejarah-jalan-nyamplungan-3_warga-eropa-yang-terdesak-pindah-ke-arah-pegirian-radar-surabaya-23-april-2020-hal-3-chrisyandi-tri-kartika_library\/","name":"Menelusuri Sejarah Jalan Nyamplungan 3_Warga Eropa yang Terdesak Pindah ke Arah Pegirian. Radar Surabaya. 23 April 2020. Hal.3. Chrisyandi Tri Kartika_Library - Library","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/menelusuri-sejarah-jalan-nyamplungan-3_warga-eropa-yang-terdesak-pindah-ke-arah-pegirian-radar-surabaya-23-april-2020-hal-3-chrisyandi-tri-kartika_library\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/menelusuri-sejarah-jalan-nyamplungan-3_warga-eropa-yang-terdesak-pindah-ke-arah-pegirian-radar-surabaya-23-april-2020-hal-3-chrisyandi-tri-kartika_library\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/gbrr-5ea0f86936db9.jpg","datePublished":"2020-04-23T02:08:32+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/menelusuri-sejarah-jalan-nyamplungan-3_warga-eropa-yang-terdesak-pindah-ke-arah-pegirian-radar-surabaya-23-april-2020-hal-3-chrisyandi-tri-kartika_library\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/menelusuri-sejarah-jalan-nyamplungan-3_warga-eropa-yang-terdesak-pindah-ke-arah-pegirian-radar-surabaya-23-april-2020-hal-3-chrisyandi-tri-kartika_library\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/menelusuri-sejarah-jalan-nyamplungan-3_warga-eropa-yang-terdesak-pindah-ke-arah-pegirian-radar-surabaya-23-april-2020-hal-3-chrisyandi-tri-kartika_library\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/gbrr-5ea0f86936db9.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/gbrr-5ea0f86936db9.jpg","width":743,"height":495},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/menelusuri-sejarah-jalan-nyamplungan-3_warga-eropa-yang-terdesak-pindah-ke-arah-pegirian-radar-surabaya-23-april-2020-hal-3-chrisyandi-tri-kartika_library\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Menelusuri Sejarah Jalan Nyamplungan 3_Warga Eropa yang Terdesak Pindah ke Arah Pegirian. Radar Surabaya. 23 April 2020. Hal.3. Chrisyandi Tri Kartika_Library"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/","name":"Library","description":"UC","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824","name":"admin_library","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin_library"},"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/author\/admin_library\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/74463","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=74463"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/74463\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/61509"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=74463"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=74463"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=74463"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}