{"id":74644,"date":"2021-08-31T13:09:58","date_gmt":"2021-08-31T06:09:58","guid":{"rendered":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/srengganan-sisa-perjuangan-dan-penyangga-wilayah-utara-3_kawasan-percampuran-penduduk-asli-dengan-pendatang-radar-surabaya-27-juli-2021-hal-3\/"},"modified":"2021-08-31T13:09:58","modified_gmt":"2021-08-31T06:09:58","slug":"srengganan-sisa-perjuangan-dan-penyangga-wilayah-utara-3_kawasan-percampuran-penduduk-asli-dengan-pendatang-radar-surabaya-27-juli-2021-hal-3","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/srengganan-sisa-perjuangan-dan-penyangga-wilayah-utara-3_kawasan-percampuran-penduduk-asli-dengan-pendatang-radar-surabaya-27-juli-2021-hal-3\/","title":{"rendered":"Srengganan, Sisa Perjuangan dan Penyangga Wilayah Utara (3)_Kawasan Percampuran Penduduk Asli dengan Pendatang. Radar Surabaya. 27 Juli 2021. Hal. 3"},"content":{"rendered":"<p><a ref=\"magnificPopup\" href=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/08\/612dc74140643-612dc74140656Srengganan-Sisa-Perjuangan-dan-Penyangga-Wilayah-Utara-3_Kawasan-Percampuran-Penduduk-Asli-dengan-Pendatang.-Radar-Surabaya.-27-Juli-2021.-Hal.-3.png.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-large wp-image-29265\" src=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/08\/612dc74140643-612dc74140656Srengganan-Sisa-Perjuangan-dan-Penyangga-Wilayah-Utara-3_Kawasan-Percampuran-Penduduk-Asli-dengan-Pendatang.-Radar-Surabaya.-27-Juli-2021.-Hal.-3.png-1030x347.png\" alt=\"\" width=\"1030\" height=\"347\" srcset=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/08\/612dc74140643-612dc74140656Srengganan-Sisa-Perjuangan-dan-Penyangga-Wilayah-Utara-3_Kawasan-Percampuran-Penduduk-Asli-dengan-Pendatang.-Radar-Surabaya.-27-Juli-2021.-Hal.-3.png-1030x347.png 1030w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/08\/612dc74140643-612dc74140656Srengganan-Sisa-Perjuangan-dan-Penyangga-Wilayah-Utara-3_Kawasan-Percampuran-Penduduk-Asli-dengan-Pendatang.-Radar-Surabaya.-27-Juli-2021.-Hal.-3.png-300x101.png 300w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/08\/612dc74140643-612dc74140656Srengganan-Sisa-Perjuangan-dan-Penyangga-Wilayah-Utara-3_Kawasan-Percampuran-Penduduk-Asli-dengan-Pendatang.-Radar-Surabaya.-27-Juli-2021.-Hal.-3.png-768x259.png 768w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/08\/612dc74140643-612dc74140656Srengganan-Sisa-Perjuangan-dan-Penyangga-Wilayah-Utara-3_Kawasan-Percampuran-Penduduk-Asli-dengan-Pendatang.-Radar-Surabaya.-27-Juli-2021.-Hal.-3.png-1536x517.png 1536w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/08\/612dc74140643-612dc74140656Srengganan-Sisa-Perjuangan-dan-Penyangga-Wilayah-Utara-3_Kawasan-Percampuran-Penduduk-Asli-dengan-Pendatang.-Radar-Surabaya.-27-Juli-2021.-Hal.-3.png-2048x690.png 2048w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/08\/612dc74140643-612dc74140656Srengganan-Sisa-Perjuangan-dan-Penyangga-Wilayah-Utara-3_Kawasan-Percampuran-Penduduk-Asli-dengan-Pendatang.-Radar-Surabaya.-27-Juli-2021.-Hal.-3.png-1500x505.png 1500w, https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/08\/612dc74140643-612dc74140656Srengganan-Sisa-Perjuangan-dan-Penyangga-Wilayah-Utara-3_Kawasan-Percampuran-Penduduk-Asli-dengan-Pendatang.-Radar-Surabaya.-27-Juli-2021.-Hal.-3.png-705x238.png 705w\" sizes=\"auto, (max-width: 1030px) 100vw, 1030px\" \/><\/a><\/p>\n<blockquote><p>MENURUT Pustakawan Sejarah Chrisyandi Tri Kartika, kawasan Srengganan memiliki model bangunan yang lebih cenderung untuk perniaagaan. Terutama lokasinya yang dipinggir jalan menghadap ke sungai. Sedangkan Srengganan yang di tetap digunakan sebagai. pemukiman penduduk.<\/p><\/blockquote>\n<p>&#8220;Yang pinggir jalan untuk perniaagaan. Kalau yang didalam modelnya perkampungan untuk hunian,&#8221; katanya kepada Radar Surabaya.<\/p>\n<p>Chrisyandi menjelaskan, hampir semua model kawasan yang memiliki sejarah memiliki kesamaan. &#8220;Kalau saya lihat hampir semua model di foto lama pinggir jalan selalu dipakai untuk jualan atau perkantoran. Sampai saat ini konsep itu juga masih dilakukan,&#8221; jelasnya. Selain itu, jika dilihat dari riwayat sejarahnya, penduduk yang bermukim di Srengganan juga beraneka ragam. Ada yang berasal dari penduduk asli Surabaya dan pendatang. &#8220;Kemungkinan yang tinggal di area sana (Srengganan) penduduk asli Surabaya dan pendatang,&#8221; imbuhnya.<\/p>\n<p>Namun alasan bercampurnya penduduk dikarenakan kawasan itu masuk dalam tembok kota. Meskipun tembok tersebut batal untuk dikerjakan. &#8220;Kalau berdasarkan peta 1866, terlihat pada gambar kota dikelilingi oleh tembok kota. Sedang pada ujungnya di tepi laut terdapat benteng Prins Hendrik. Yang sekarang menjadi Jalan Benteng. Jadi pembangunan benteng tersebut dimulaitahun 1830-an sampai tahun 1860.N Tapi 1871 tembok benteng ini mulai dibongkar,&#8221; terangnya.<\/p>\n<p>Sehingga semua penduduk asli Surabaya harus keluar dari kota perbentengan tersebut, kecuali beberapa ratus orang yang diperlukan tenaga kerja. &#8220;Selanjutnya sejak saat itu perkembangan Kota Surabaya berkembang ke arah selatan,&#8221; pungkasnya. (bersambung\/nur)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sumber: Radar Surabaya. 27 Juli 2021. Hal. 3<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>MENURUT Pustakawan Sejarah Chrisyandi Tri Kartika, kawasan Srengganan memiliki model bangunan yang lebih cenderung untuk perniaagaan. Terutama lokasinya yang dipinggir jalan menghadap ke sungai. Sedangkan Srengganan yang di tetap digunakan sebagai. pemukiman penduduk. &#8220;Yang pinggir jalan untuk perniaagaan. Kalau yang didalam modelnya perkampungan untuk hunian,&#8221; katanya kepada Radar Surabaya. Chrisyandi menjelaskan, hampir semua model kawasan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":65196,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5036,5166],"tags":[],"class_list":["post-74644","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uc-news-2021-en","category-uc-news-juli-2021-en"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Srengganan, Sisa Perjuangan dan Penyangga Wilayah Utara (3)_Kawasan Percampuran Penduduk Asli dengan Pendatang. Radar Surabaya. 27 Juli 2021. Hal. 3 - Library<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/srengganan-sisa-perjuangan-dan-penyangga-wilayah-utara-3_kawasan-percampuran-penduduk-asli-dengan-pendatang-radar-surabaya-27-juli-2021-hal-3\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Srengganan, Sisa Perjuangan dan Penyangga Wilayah Utara (3)_Kawasan Percampuran Penduduk Asli dengan Pendatang. Radar Surabaya. 27 Juli 2021. Hal. 3 - Library\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"MENURUT Pustakawan Sejarah Chrisyandi Tri Kartika, kawasan Srengganan memiliki model bangunan yang lebih cenderung untuk perniaagaan. Terutama lokasinya yang dipinggir jalan menghadap ke sungai. Sedangkan Srengganan yang di tetap digunakan sebagai. pemukiman penduduk. &#8220;Yang pinggir jalan untuk perniaagaan. Kalau yang didalam modelnya perkampungan untuk hunian,&#8221; katanya kepada Radar Surabaya. Chrisyandi menjelaskan, hampir semua model kawasan...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/srengganan-sisa-perjuangan-dan-penyangga-wilayah-utara-3_kawasan-percampuran-penduduk-asli-dengan-pendatang-radar-surabaya-27-juli-2021-hal-3\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Library\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-08-31T06:09:58+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/08\/612dc74140643-612dc74140656Srengganan-Sisa-Perjuangan-dan-Penyangga-Wilayah-Utara-3_Kawasan-Percampuran-Penduduk-Asli-dengan-Pendatang.-Radar-Surabaya.-27-Juli-2021.-Hal.-3.png.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2244\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"756\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin_library\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin_library\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"1 minute\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/srengganan-sisa-perjuangan-dan-penyangga-wilayah-utara-3_kawasan-percampuran-penduduk-asli-dengan-pendatang-radar-surabaya-27-juli-2021-hal-3\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/srengganan-sisa-perjuangan-dan-penyangga-wilayah-utara-3_kawasan-percampuran-penduduk-asli-dengan-pendatang-radar-surabaya-27-juli-2021-hal-3\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin_library\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"headline\":\"Srengganan, Sisa Perjuangan dan Penyangga Wilayah Utara (3)_Kawasan Percampuran Penduduk Asli dengan Pendatang. Radar Surabaya. 27 Juli 2021. Hal. 3\",\"datePublished\":\"2021-08-31T06:09:58+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/srengganan-sisa-perjuangan-dan-penyangga-wilayah-utara-3_kawasan-percampuran-penduduk-asli-dengan-pendatang-radar-surabaya-27-juli-2021-hal-3\\\/\"},\"wordCount\":238,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/srengganan-sisa-perjuangan-dan-penyangga-wilayah-utara-3_kawasan-percampuran-penduduk-asli-dengan-pendatang-radar-surabaya-27-juli-2021-hal-3\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/08\\\/asli.png\",\"articleSection\":[\"UC News 2021\",\"UC News Juli 2021\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/srengganan-sisa-perjuangan-dan-penyangga-wilayah-utara-3_kawasan-percampuran-penduduk-asli-dengan-pendatang-radar-surabaya-27-juli-2021-hal-3\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/srengganan-sisa-perjuangan-dan-penyangga-wilayah-utara-3_kawasan-percampuran-penduduk-asli-dengan-pendatang-radar-surabaya-27-juli-2021-hal-3\\\/\",\"name\":\"Srengganan, Sisa Perjuangan dan Penyangga Wilayah Utara (3)_Kawasan Percampuran Penduduk Asli dengan Pendatang. Radar Surabaya. 27 Juli 2021. Hal. 3 - Library\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/srengganan-sisa-perjuangan-dan-penyangga-wilayah-utara-3_kawasan-percampuran-penduduk-asli-dengan-pendatang-radar-surabaya-27-juli-2021-hal-3\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/srengganan-sisa-perjuangan-dan-penyangga-wilayah-utara-3_kawasan-percampuran-penduduk-asli-dengan-pendatang-radar-surabaya-27-juli-2021-hal-3\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/08\\\/asli.png\",\"datePublished\":\"2021-08-31T06:09:58+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/srengganan-sisa-perjuangan-dan-penyangga-wilayah-utara-3_kawasan-percampuran-penduduk-asli-dengan-pendatang-radar-surabaya-27-juli-2021-hal-3\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/srengganan-sisa-perjuangan-dan-penyangga-wilayah-utara-3_kawasan-percampuran-penduduk-asli-dengan-pendatang-radar-surabaya-27-juli-2021-hal-3\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/srengganan-sisa-perjuangan-dan-penyangga-wilayah-utara-3_kawasan-percampuran-penduduk-asli-dengan-pendatang-radar-surabaya-27-juli-2021-hal-3\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/08\\\/asli.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/08\\\/asli.png\",\"width\":675,\"height\":397},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/srengganan-sisa-perjuangan-dan-penyangga-wilayah-utara-3_kawasan-percampuran-penduduk-asli-dengan-pendatang-radar-surabaya-27-juli-2021-hal-3\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Srengganan, Sisa Perjuangan dan Penyangga Wilayah Utara (3)_Kawasan Percampuran Penduduk Asli dengan Pendatang. Radar Surabaya. 27 Juli 2021. Hal. 3\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/\",\"name\":\"Library\",\"description\":\"UC\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4cffc04a138a391647832a76dc126824\",\"name\":\"admin_library\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin_library\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.ciputra.ac.id\\\/library\\\/en\\\/author\\\/admin_library\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Srengganan, Sisa Perjuangan dan Penyangga Wilayah Utara (3)_Kawasan Percampuran Penduduk Asli dengan Pendatang. Radar Surabaya. 27 Juli 2021. Hal. 3 - Library","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/srengganan-sisa-perjuangan-dan-penyangga-wilayah-utara-3_kawasan-percampuran-penduduk-asli-dengan-pendatang-radar-surabaya-27-juli-2021-hal-3\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Srengganan, Sisa Perjuangan dan Penyangga Wilayah Utara (3)_Kawasan Percampuran Penduduk Asli dengan Pendatang. Radar Surabaya. 27 Juli 2021. Hal. 3 - Library","og_description":"MENURUT Pustakawan Sejarah Chrisyandi Tri Kartika, kawasan Srengganan memiliki model bangunan yang lebih cenderung untuk perniaagaan. Terutama lokasinya yang dipinggir jalan menghadap ke sungai. Sedangkan Srengganan yang di tetap digunakan sebagai. pemukiman penduduk. &#8220;Yang pinggir jalan untuk perniaagaan. Kalau yang didalam modelnya perkampungan untuk hunian,&#8221; katanya kepada Radar Surabaya. Chrisyandi menjelaskan, hampir semua model kawasan...","og_url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/srengganan-sisa-perjuangan-dan-penyangga-wilayah-utara-3_kawasan-percampuran-penduduk-asli-dengan-pendatang-radar-surabaya-27-juli-2021-hal-3\/","og_site_name":"Library","article_published_time":"2021-08-31T06:09:58+00:00","og_image":[{"width":2244,"height":756,"url":"https:\/\/static.uc.ac.id\/library\/2021\/08\/612dc74140643-612dc74140656Srengganan-Sisa-Perjuangan-dan-Penyangga-Wilayah-Utara-3_Kawasan-Percampuran-Penduduk-Asli-dengan-Pendatang.-Radar-Surabaya.-27-Juli-2021.-Hal.-3.png.png","type":"image\/png"}],"author":"admin_library","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin_library","Est. reading time":"1 minute"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/srengganan-sisa-perjuangan-dan-penyangga-wilayah-utara-3_kawasan-percampuran-penduduk-asli-dengan-pendatang-radar-surabaya-27-juli-2021-hal-3\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/srengganan-sisa-perjuangan-dan-penyangga-wilayah-utara-3_kawasan-percampuran-penduduk-asli-dengan-pendatang-radar-surabaya-27-juli-2021-hal-3\/"},"author":{"name":"admin_library","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"headline":"Srengganan, Sisa Perjuangan dan Penyangga Wilayah Utara (3)_Kawasan Percampuran Penduduk Asli dengan Pendatang. Radar Surabaya. 27 Juli 2021. Hal. 3","datePublished":"2021-08-31T06:09:58+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/srengganan-sisa-perjuangan-dan-penyangga-wilayah-utara-3_kawasan-percampuran-penduduk-asli-dengan-pendatang-radar-surabaya-27-juli-2021-hal-3\/"},"wordCount":238,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/srengganan-sisa-perjuangan-dan-penyangga-wilayah-utara-3_kawasan-percampuran-penduduk-asli-dengan-pendatang-radar-surabaya-27-juli-2021-hal-3\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/asli.png","articleSection":["UC News 2021","UC News Juli 2021"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/srengganan-sisa-perjuangan-dan-penyangga-wilayah-utara-3_kawasan-percampuran-penduduk-asli-dengan-pendatang-radar-surabaya-27-juli-2021-hal-3\/","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/srengganan-sisa-perjuangan-dan-penyangga-wilayah-utara-3_kawasan-percampuran-penduduk-asli-dengan-pendatang-radar-surabaya-27-juli-2021-hal-3\/","name":"Srengganan, Sisa Perjuangan dan Penyangga Wilayah Utara (3)_Kawasan Percampuran Penduduk Asli dengan Pendatang. Radar Surabaya. 27 Juli 2021. Hal. 3 - Library","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/srengganan-sisa-perjuangan-dan-penyangga-wilayah-utara-3_kawasan-percampuran-penduduk-asli-dengan-pendatang-radar-surabaya-27-juli-2021-hal-3\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/srengganan-sisa-perjuangan-dan-penyangga-wilayah-utara-3_kawasan-percampuran-penduduk-asli-dengan-pendatang-radar-surabaya-27-juli-2021-hal-3\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/asli.png","datePublished":"2021-08-31T06:09:58+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/srengganan-sisa-perjuangan-dan-penyangga-wilayah-utara-3_kawasan-percampuran-penduduk-asli-dengan-pendatang-radar-surabaya-27-juli-2021-hal-3\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/srengganan-sisa-perjuangan-dan-penyangga-wilayah-utara-3_kawasan-percampuran-penduduk-asli-dengan-pendatang-radar-surabaya-27-juli-2021-hal-3\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/srengganan-sisa-perjuangan-dan-penyangga-wilayah-utara-3_kawasan-percampuran-penduduk-asli-dengan-pendatang-radar-surabaya-27-juli-2021-hal-3\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/asli.png","contentUrl":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/asli.png","width":675,"height":397},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/srengganan-sisa-perjuangan-dan-penyangga-wilayah-utara-3_kawasan-percampuran-penduduk-asli-dengan-pendatang-radar-surabaya-27-juli-2021-hal-3\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Srengganan, Sisa Perjuangan dan Penyangga Wilayah Utara (3)_Kawasan Percampuran Penduduk Asli dengan Pendatang. Radar Surabaya. 27 Juli 2021. Hal. 3"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#website","url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/","name":"Library","description":"UC","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/#\/schema\/person\/4cffc04a138a391647832a76dc126824","name":"admin_library","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/75781214a801ee0700a52770a6367c89fe1bf1dccd2c5f0a079ece6c531f4bae?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin_library"},"url":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/author\/admin_library\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/74644","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=74644"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/74644\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/65196"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=74644"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=74644"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ciputra.ac.id\/library\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=74644"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}